Browsing "Older Posts"

  • Pemotor Tewas Terlindas Truk Tangki di Pekanbaru

    By redkoranriaudotco → Sabtu, 30 Mei 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU — Kecelakaan maut yang merenggut nyawa kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas seketika setelah terlindas oleh truk tangki di Jalan Soekarno Hatta jalur barat, tepatnya di depan Hotel Ema Graha, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru pada Jumat (29/5/2026) sekira pukul 12.30 WIB.


    Korban diketahui bernama Aperius Halawa (38), seorang wiraswasta yang merupakan warga Jalan Perkasa V, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Saat kejadian, ia tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat Street dengan nomor polisi BM 5306 ABY.

    Kronologi peristiwa bermula ketika korban melaju dari arah selatan menuju ke utara di jalur barat Jalan Soekarno Hatta. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lokasi kejadian, korban diduga mencoba mendahului mobil Toyota Truk Tangki Colt Diesel warna biru bernomor polisi BM 9220 AQ dari sisi sebelah kiri.

    Naas, ruang gerak sepeda motor korban saat menyalip tidak cukup luas, sehingga memicu benturan keras dengan sisi kiri truk tangki tersebut. Akibat tabrakan itu, korban terjatuh dan mengalami luka berat pada bagian kepala hingga meninggal dunia langsung di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

    Pasca-kecelakaan, pengemudi truk tangki tidak berada di lokasi. Aparat kepolisian menduga bahwa sang sopir sengaja melarikan diri dan saat ini keberadaannya masih dalam tahap pencarian.

    “Truk tangki yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Polresta Pekanbaru guna proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan sopir,” jelas Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B. W. Wicaksana, S.I.K., M.H., setelah personelnya melakukan olah TKP.

    Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada bagian depan serta bodi samping kanan motor korban, dengan taksiran kerugian materi berkisar Rp300 ribu. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas sedang di jalan satu arah tersebut. Petugas juga telah memeriksa dua orang saksi di sekitar lokasi guna mendalami penyebab pasti kecelakaan dan melacak pengemudi truk tangki yang melarikan diri tersebut. rtc
  • PGN Pekanbaru dan Unri Tanam 100 Pohon Lindung,

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- PT Perusahaan Gas Negara (PGN) area Pekanbaru, bersama Universitas Riau memperkuat kolaborasi di bidang lingkungan dan pendidikan melalui kegiatan penghijauan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau (Unr


    Kegiatan tersebut dilaksanakan bersempena Hari Ulang Tahun PGN ke-61, dan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan, sekaligus dukungan terhadap terciptanya kawasan kampus yang hijau dan nyaman. Dengan menanam 100 bibit pohon lindung kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau. Bibit pohon tersebut terdiri dari tabebuya, tanjung, dan ketapang kencana yang mulai ditanam di sejumlah titik kawasan kampus FEB Unri.

    Dari total bantuan tersebut, sebanyak 33 pohon tabebuya menjadi perhatian utama karena dinilai cocok dengan karakteristik iklim Kota Pekanbaru yang cenderung panas. Pohon asal Amerika Selatan itu dikenal tahan terhadap paparan sinar matahari, dan memiliki perawatan yang relatif mudah melalui penyiraman serta pemupukan rutin.

    Selain memperkuat kawasan hijau kampus, pohon tabebuya juga diharapkan dapat menjadi peneduh alami di lingkungan FEB Unri yang cukup terik pada siang hari.

    Kegiatan penghijauan tersebut dihadiri oleh perwakilan PGN Area Pekanbaru dan disambut langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, Alvi Furwanti Alwie, didampingi jajaran bagian umum FEB Unri.

    Prosesi kegiatan diawali dengan penyerahan bibit pohon dan dilanjutkan dengan penanaman simbolis sebagai bentuk sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian lingkungan. Alvi Furwanti Alwie menyampaikan apresiasi atas kontribusi PGN dalam mendukung penghijauan kawasan kampus.

    “Terima kasih atas bantuan bibit pohon yang diberikan. Semoga bermanfaat bagi lingkungan kampus dan menjadi amal kebaikan untuk kita semua,” ujar Alvi.

    Menurut pihak kampus, pohon tabebuya umumnya mulai berbunga pada sekitar April dan September. Masa mekarnya berlangsung selama tiga hingga empat hari sebelum bunga berguguran. Dengan usia tanam saat ini, pohon-pohon tersebut diperkirakan mulai berbunga dalam kurun waktu 2,5 hingga 3 tahun atau sekitar tahun 2028 mendatang.

    Sementara itu, Area Head Charly Simanullang, mengatakan kegiatan penghijauan tersebut merupakan bagian dari komitmen PGN untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya melalui layanan energi, tetapi juga melalui kontribusi sosial dan lingkungan.

    “Momentum HUT ke-61 PGN menjadi pengingat bahwa keberadaan perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Melalui penanaman pohon ini, kami ingin meninggalkan jejak kebaikan yang dapat dirasakan dalam jangka panjang, khususnya bagi civitas akademika FEB Universitas Riau,” kata Charly.

    Dikatakan Charly, kolaborasi antara PGN dan FEB Universitas Riau diharapkan dapat terus berkembang, tidak hanya pada aspek lingkungan, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

    “Pohon tabebuya yang ditanam hari ini bukan hanya simbol penghijauan, tetapi juga simbol harapan. Ketika nanti mulai berbunga pada tahun-tahun mendatang, kami berharap semangat kolaborasi antara PGN dan Universitas Riau juga semakin tumbuh dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” jelasnya.

    Menurut Charly, lingkungan kampus memiliki peran penting sebagai ruang tumbuh generasi masa depan. Karena itu, menciptakan kawasan kampus yang hijau dan nyaman dinilai menjadi bagian dari investasi sosial jangka panjang.

    “Kami percaya lingkungan belajar yang baik akan melahirkan energi positif, kreativitas, dan semangat belajar yang lebih kuat bagi mahasiswa. PGN ingin menjadi bagian dari perjalanan tersebut,” tutupnya.

    Semangat penghijauan tersebut sejalan dengan nilai yang terus dibangun oleh FEB Universitas Riau sebagai ruang tumbuh bersama bagi mahasiswa dan alumni.

    “FEB Unri more than just a campus, it is a second home of our students and alumni.”

    Melalui momentum ulang tahun perusahaan, PGN Area Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan melalui kolaborasi berkelanjutan dengan institusi pendidikan di Provinsi Riau. rls/nor
  • Pemko Pekanbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla

    By redkoranriaudotco → Jumat, 29 Mei 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun ini. Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk percepatan kesiapsiagaan seluruh elemen daerah dalam mengantisipasi potensi lonjakan titik api akibat peralihan musim.

    Ketetapan hukum mengenai status siaga tersebut tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Kebijakan ini dijadwalkan akan berlaku dalam jangka waktu yang cukup panjang, yakni mulai dari 21 Mei hingga 30 November 2026 mendatang.

    "Sudah ditandatangani. Mulai 21 Mei hingga 30 November 2026, Kota Pekanbaru telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla," konfirmasi Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, saat memberikan keterangan resmi kepada media pada Kamis (28/5/2026).

    Agung memaparkan bahwa penetapan status siaga ini bukan tanpa alasan, melainkan merujuk pada akumulasi laporan insiden dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru. Berdasarkan data rekapitulasi sepanjang Januari hingga Mei 2026, tercatat sudah terjadi 61 peristiwa kebakaran lahan di wilayah setempat dengan total luas area yang hangus mencapai 34,9 hektar.

    Selain mengacu pada data kejadian di lapangan, kebijakan Pemko Pekanbaru ini diperkuat oleh peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru. Pihak BMKG memprediksi wilayah Pekanbaru akan segera memasuki musim kemarau El Nino dengan intensitas moderat hingga kuat, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada rentang bulan Juni sampai November 2026.

    Langkah hukum ini juga menjadi bentuk sinergi berjenjang, karena mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Riau terkait penetapan status serupa di tingkat provinsi. Rekomendasi penetapan status untuk Kota Pekanbaru sendiri lahir secara mufakat melalui Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar pekan lalu.

    "Hasil rapat Forkopimda disepakati untuk merekomendasikan kepada Wali Kota Pekanbaru agar segera menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan demi keselamatan masyarakat," imbuh Agung.

    Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, langsung mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan warga agar tidak memicu kebakaran, seperti dilarang membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan metode pembakaran. Ia meminta masyarakat segera melapor ke layanan darurat Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 jika melihat titik api, serta mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih selama menghadapi dampak kemarau panjang El Nino. mcr

     

  • Tabrakan dengan Truk, Pemotor Wanita Tewas di Pelalawan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Km 92, Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.


    Seorang wanita pengendara sepeda motor Yamaha Fazzio, Giti Listiani, 25 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh.

    Peristiwa ini terjadi, Kamis (28/5/2026), sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil truk Colt Diesel BM 9981 TK dengan sepeda motor Yamaha Fazzio BM 4167 CAA.


    Akibat kecelakaan itu, seorang wanita pengendara sepeda motor Yamaha Fazzio, Giti Listiani, 25 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh.

    Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kcelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fazzio yang dikendarai korban bergerak dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci dengan kecepatan sedang.

    Setibanya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului mobil Colt Diesel BM 9981 TK yang dikemudikan Ilyas (27).

    Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sebuah truk yang melebar ke kanan jalan untuk menghindari kendaraan tronton yang sedang terparkir rusak di sisi kiri jalan. Melihat kondisi tersebut, pengendara Yamaha Fazzio disebut melambat secara mendadak di sisi kiri jalan.

    Karena jarak yang sudah terlalu dekat, mobil Colt Diesel yang berada di belakang korban tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang sepeda motor. Benturan keras menyebabkan korban terpental ke badan jalan.

    “Korban mengalami luka robek dan benturan di bagian kepala, keluar darah dari telinga, serta luka robek pada kaki kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar AKP Tatit Rizkyan Hanafi.

    Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kuras II. Sementara itu, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan material yang ditaksir mencapai Rp1 juta.

    Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian kedua pengendara. Pengendara sepeda motor diduga memotong jalur secara tiba-tiba tanpa memperhitungkan ruang gerak kendaraan lain. Sementara pengemudi Colt Diesel diduga kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan.

    AKP Tatit Rizkyan Hanafi turut mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, tidak mendahului secara berbahaya, serta memastikan kondisi aman sebelum mengambil jalur. Keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama,” katanya.

    Satlantas Polres Pelalawan telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, hingga melakukan input data kecelakaan ke sistem DORS dan IRSMS.

    Kondisi lalu lintas di lokasi kejadian diketahui berada di kawasan permukiman penduduk dengan kondisi jalan beton semenisasi, jalan lurus menurun landai, serta arus kendaraan sedang saat kejadian berlangsung. rtc

  • Lansia WN Korsel Tewas Bersimbah Darah di Tambun Selatan Bekasi

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Seorang lansia yang merupakan Warga Negara (WN) Korea Selatan (Korsel) inisial S (66) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.


    S ditemukan pada Rabu (27/5) sore oleh putrinya dalam kondisi sudah tak bernyawa. Polisi menyebut ada tanda kekerasan pada WN Korsel tersebut. Jasad korban pun diautopsi untuk menemukan penyebab kematian.

    "Ya nanti disimpulkan dalam penyelidikan ya, sedang diautopsi. Nanti baru diketahui penyebab pasti kematiannya," kata Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti saat dihubungi wartawan, Kamis (28/5) dikutip dari detik.com.

    "Tetapi yang jelas di tubuh korban ditemukan banyak bekas trauma kekerasan, seperti itu," sambung Wuryanti, "Iya, ada (kekerasan) benda tumpul, diduga ya. Ya, diduga benda tumpul dan benda tajam."

    Wuryanti menerangkan jasad korban ditemukan sudah tak bernyawa dalam kondisi bersimbah darah oleh putrinya pada Rabu sore lalu.

    "Ya kronologinya kemarin sore jam 15.00 WIB, beliau ditemukan oleh putrinya. Sudah dalam kondisi meninggal," kata Wuryanti.

    Sebelum ditemukan, diduga korban sedang sendirian di dalam rumah tersebut.

    Selain masih diselidiki kepolisian, aparat penegak hukum juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korsel yang ada di Jakarta.

    "Kemudian polisi melakukan langkah-langkah penyelidikan, karena beliau warga negara asing, kami sudah berkoordinasi memberitahukan ke Kedubes (Korsel). Di Kedubesnya yang ada di Jakarta," tuturnya.
    cnnindonesia

  • Kebakaran Asrama Putri di Kenya, 16 Anak Tewas

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Kebakaran besar melanda sebuah asrama putri di Nakuru, Kenya, Kamis (28/5). Sebanyak 16 anak tewas dan 79 lainnya terluka akibat kebakaran tersebut.


    Api mulai membakar gedung Utumishi Girls Academy sekitar pukul 01.00 waktu setempat.

    Menteri Pendidikan Kenya, Julius Migos Ogamba mengatakan hingga kini, aparat setempat masih mengidentifikasi para korban.

    "16 orang meninggal dunia. Ini adalah insiden yang sangat tragis," ujar Ogamba dikutip AFP, Kamis.

    Suasana kepanikan menyelimuti area sekolah ketika para orang tua dengan cemas menunggu kabar dan kondisi anak mereka di luar gedung sekolah.

    Aparat keamanan membatasi akses sambil tim investigasi bekerja mengidentifikasi korban.

    Presiden Kenya, William Ruto, turut menyampaikan belasungkawa. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai tragedi yang tak terbayangkan.

    "Hati dan doa kami menyertai keluarga yang telah kehilangan putri-putri tercinta mereka," ujar Ruto melalui media sosial X.

    Sekolah tersebut diketahui berafiliasi dengan National Police Service Kenya, dan sebagian besar siswinya merupakan anak anggota kepolisian.

    Menteri Dalam Negeri Kenya, Kipchumba Murkomen meminta publik bersabar hingga proses penyelidikan selesai dan mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi.

    Kenya telah beberapa kali mengalami kebakaran sekolah yang menelan banyak korban jiwa. Sistem sekolah berasrama masih umum diterapkan di negara itu sebagai warisan era kolonial dan misionaris Inggris.

    Sebuah laporan mencatat terdapat 63 kasus kebakaran sekolah sepanjang 2018.

    Pada 2001, kebakaran asrama di Kabupaten Machakos menewaskan 67 siswa.

    Sementara pada 2024, sebanyak 21 siswa laki-laki tewas setelah api melahap asrama di Hillside Endarasha Academy, Kabupaten Nyeri.
    cnnindonesia

  • Kiper PSG Latihan Ekstrem Antisipasi Sepak Pojok Mematikan Arsenal

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Paris Saint-Germain (PSG) berlatih dengan ekstrem untuk mengantisipasi sepak pojok mematikan Arsenal menjelang final Liga Champions Eropa.


    Dari foto-foto yang beredar di media sosial dan terukang media-media Prancis, Luis Enrique membuat sesi latihan khusus untuk kiper. Ini latihan yang tidak biasa untuk kiper.

    Dilansir dari Ici C'est Paris, latihan anomali ini sudah diterapkan Enrique dalam sepakn terakhir. Pelatih asal Spanyol ini benar-benar tak ingin kecolongan dari sepak pojok. 

    Simulasi yang dibuat Enrique, kiper mendapat kotak fisik yang maksimal. Tiga hingga empat staf kepelatihan Enrique mengganggu pergerakan kiper selama simulasi sepak pojok.


    Musim 2025/2026 ini tendangan penjuru Arsenal memang tiada tanding. Total ada 18 gol yang diawali dari sepak pojok. Arsenal menjadi dengan statistik paling ampuh saat sepak pojok.

    The Gunner, julukan Arsenal, juga tidak sama dengan Bayern Munich, yang ditaklukkan PSG pada babak semifinal. Arsenal tidak bermain seterbuka Bayern asuhan Vincent Kompany. 

    Sebaliknya Arsenal menjadi tim dengan statistik pertahanan paling ampuh. Gawang Arsenal hanya kebobolan 27 dalam Liga Inggris dan hanya enam dalam pentas Liga Champions.

    Sudah solid dalam bertahan, Arsenal biasa memang dengan skor tipis, 1-0. Salah satu skema kemenangan 1-0 itu tercipta lewat sepak pojok. Itu mengapa Enrique menerapkan strategi khusus.

    Adapun final Liga Champions Eropa 2025/2026 antara PSG versus Arsenal akan berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria pada Minggu (30/5) malam. 
    cnnindonesia

  • Ini Penyebab Terpapar dan Positif Ganja Meski tak Menghisapnya

    By redkoranriaudotco → Kamis, 28 Mei 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Sebanyak 13 orang yang terjaring razia di tempat hiburan malam di Pekanbaru pada Minggu (24/5/2026) dini hari dinyatakan positif narkoba jenis Etomidate. Salah satunya adalah anak seorang pejabat daerah di Riau. 

     

    13 orang yang diamankan terdiri dari delapan laki-laki dan lima perempuan. Mereka berasal dari Pekanbaru, Kampar, dan Pelalawan dengan inisial KS (32), RR (22), GSA (21), PT (28), AF (21), MAY (24), IMF (22), MA (22), NR (23), SAP (23), SA (23), dan ALS (23).

     

    Selain itu, tiga dari 13 yang terjaring itu, juga dinyatakan positif narkoba jenis ganja. Namun, satu dari tiga yang positif narkoba tersebut tidak mengkonsumsi ganja alias pasif. Dia terpapar ganja secara pasif karena berada dalam satu ruangan toilet tertutup yang sempit   dengan dua org yang  sedang mengisap ganja. Mereka bertiga berbicara  dalam toilet. 

     

    Dokter Spesialis Paru, dr Indra Yopi menjelaskan, seseorang bisa saja terpapar asap ganja dan dinyatakan positif tanpa menghisapnya. 

     

    "Sama seperti asap rokok biasa, terhisap bisa terpapar. Di tes pun positif, terpapar karena dia tidak mengisap secara aktif tapi didalam ruangan yang ada asap rokok atau ganja atau vape ya positif. Kalau rokok tak menyalahi hukum, kalau ganja ya menyalahi," kata Dokter Indra Yopi melalui sambungan telepon, Kamis (28/5/2026). 

     

    Dijelaskan Indra Yopi, efek positif paparan dari asap ganja itu akan hilang seiring berjalannya waktu. "Kalau di rambut lama sampai satu bulan, kalau di urine dua minggu," ungkapnya. 

     

    Efek paparan asap ganja dalam ruangan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat seseorang itu dinyatakan positif secara pasif. 

     

    "Sebentar saja bisa. Intinya bisa terpapar walaupun tidak menghisap ganja (pasif). Untuk kembali negatif tinggal tunggu saja," pungkasnya. 

     

    Penting untuk diketahui, menghirup asap ganja secara pasif dapat menyebabkan seseorang mendapatkan hasil positif pada tes narkoba. Meskipun kemungkinannya lebih kecil dibandingkan pengguna aktif, beberapa faktor kunci yang memengaruhi hasil tes tersebut, seperti sirkulasi udara.

     

    Risiko hasil positif jauh lebih tinggi jika paparan terjadi di dalam ruangan tertutup dengan ventilasi yang sangat buruk, misalnya di dalam mobil atau toilet umum. Rls/nor

     

  • Peduli Momen Idul Adha, PGN Salurkan 7 Kambing Kurban ke Masjid di Riau

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,, PEKANBARU -- Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PGN Area Pekanbaru menyalurkan bantuan hewan kurban berupa tujuh ekor kambing kepada sejumlah masjid dan musholla di wilayah operasional Area Pekanbaru, Riau. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata di sekitar wilayah layanan energi PGN.


    Tujuh hewan kurban tersebut disalurkan ke sejumlah rumah ibadah yang tersebar di Kabupaten Pelalawan, Siak, dan Indragiri Hulu. Bantuan diberikan kepada Musholla Assalam di Perumahan Taman Mutiara, Pangkalan Kerinci, Masjid Roisyam di kawasan Gg 2000 Pangkalan Kerinci, Masjid Nurul Ikhlas di Jalan BTN Lama Pangkalan Kerinci.

    Masjid Al-Fikriyah di Desa Pinang Sebatang Barat, Kabupaten Siak, Musholla Baiturrahman di Pinang Sebatang Timur, Masjid Besar Nurul Iman di Ukui Satu, Pelalawan; serta Masjid Raya Al Muhajirin di Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu.

    Area Head PGN Pekanbaru, Charly, menyampaikan bahwa momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi ruang memperkuat nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan kebersamaan antara perusahaan dengan masyarakat.

    “Penyaluran hewan kurban ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian PGN kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat yang menerima,” ujarnya.

    Dijelaskan Charly, keberadaan perusahaan energi nasional tidak hanya dituntut menghadirkan layanan energi yang andal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Karena itu, kegiatan sosial keagamaan seperti penyaluran hewan kurban menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai kemanusiaan dan kedekatan sosial perusahaan.

    Sejumlah pengurus masjid dan musholla penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PGN. Bantuan tersebut dinilai tidak hanya membantu masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga mempererat hubungan antara perusahaan dan lingkungan sekitar.

    Momentum Idul Adha tahun ini memang menjadi bagian dari meningkatnya kepedulian sosial berbagai institusi di Indonesia. Pemerintah, lembaga, hingga perusahaan BUMN turut menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat sebagai bentuk penguatan solidaritas sosial dan kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan.

    PGN berharap kegiatan sosial kemasyarakatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan energi yang tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat. rls/pri
  • Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Rohil dan Siak

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua wilayah di Provinsi Riau, yakni di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Rabu (27/5/26).

    Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, pemadaman di Pasir Limau Kapas dilakukan oleh Tim Manggala Agni Daops III Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara, sedangkan penanganan di Kandis dilakukan oleh Manggala Agni Daops IV Pekanbaru.

    “Untuk lokasi Pasir Limau Kapas, kondisi hingga sore tadi masih terdapat asap tipis dan pemadaman akan dilanjutkan kembali besok pagi,” ujar Ferdian, Rabu malam.

    Ia menjelaskan, kebakaran di Pasir Limau Kapas terjadi di lahan gambut yang merupakan kebun masyarakat dengan estimasi luas terbakar sementara mencapai sekitar delapan hektare.

    Sementara itu, kondisi kebakaran di Kandis, Kabupaten Siak, hingga sore hari masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman darat yang turut dibantu operasi water bombing dari satgas udara.

    “Pelaksanaan pemadaman di Kandis dilakukan dengan strategi penyekatan kepala api agar kebakaran tidak meluas ke area lain,” jelasnya.

    Ferdian menyebutkan, estimasi awal luas lahan terbakar di wilayah Kandis mencapai sekitar 20 hektare. Seluruh area yang terbakar berada di lahan gambut milik masyarakat.

    "Estimasi luasan awal untuk yang Pasir Limau Kapas 8 ha, untuk yang Kandis estimasi sore ini 20 ha. Ini masih estimasi awal," jelasnya.

    Menurutnya, kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan saat ini adalah cuaca panas ekstrem yang menyebabkan proses pemadaman cukup berat. Meski demikian, sumber air untuk kebutuhan pemadaman masih tersedia walaupun debitnya mulai berkurang.

    “Kondisi di lapangan sangat panas. Air masih tersedia, tetapi mulai terus berkurang sehingga personel harus memaksimalkan sumber air yang ada,” katanya.

    Untuk mempercepat respons pemadaman, personel Manggala Agni yang bertugas di Pasir Limau Kapas memutuskan menginap lebih dekat dengan titik kebakaran. Personel menumpang di rumah warga sekitar lokasi kebakaran.

    “Karena akses menuju lokasi cukup jauh, tim memutuskan menginap di rumah warga terdekat agar proses pemadaman besok bisa lebih cepat dilakukan,” ungkap Ferdian.

    Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera memastikan operasi pemadaman di kedua lokasi akan terus dilanjutkan hingga kondisi api benar-benar padam dan area dinyatakan aman. mcr

     

  • Tahanan Rutan Pekanbaru yang Kabur Akhirnya

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Pelarian tahanan kasus pencurian, Nasriyanto alias Cili, akhirnya berakhir setelah aparat berhasil menangkapnya di kawasan permukiman warga di Jalan Teluk Leok, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Rabu (27/5/26).

    Sebelumnya, Cili melarikan diri dari Rumah Tahanan Kelas I Pekanbaru pada Ahad (24/5/26) menjelang waktu Magrib. Ia diduga kabur dengan cara melompati pagar dan tembok rumah tahanan.

    Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar, membenarkan penangkapan tersebut.“Benar, yang bersangkutan sudah berhasil ditangkap,” ujar Erwin, Rabu malam.

    Hal senada disampaikan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Boni Hasiholan Manullang. Ia mengatakan, penangkapan dilakukan berkat kerja sama aparat penegak hukum dan warga setempat.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Cili mengaku nekat melarikan diri karena takut bertemu dengan rekannya sesama tersangka yang juga akan dipindahkan ke Rutan Kelas I Pekanbaru.

    Menurut Boni, ketakutan itu dipicu persoalan pribadi yang terjadi di antara keduanya sebelum menjalani masa penahanan.

     “Karena merasa tertekan dan takut bertemu dengan yang bersangkutan di dalam rutan, warga binaan ini nekat melarikan diri,” kata Boni.

    Meski demikian, pihak rutan menegaskan aksi pelarian tersebut dilakukan secara spontan tanpa perencanaan matang maupun keterlibatan pihak lain.

    Saat ini, Cili masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait pelariannya dari rutan.

    “Masih dilakukan pendalaman,” ujar Boni.

    Pihak rutan juga tengah menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan tahanan tersebut berhasil melarikan diri. ck

     

     

     

     

  • Remaja Tewas Tenggelam dalam Kolam Kerambah di Pelalawan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PELALAWAN - Seorang remaja laki-laki berinisial RT, 16 tahun, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di kolam kerambah bekas galian pasir di Jalan Syarif Kasim, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Rabu (27/5/26).


    Korban diketahui merupakan pelajar kelas IX SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci dan berdomisili di Jalan Lintas Timur Gang 2000, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur.

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu berenang bersama tiga rekannya di lokasi kolam kerambah bekas galian tanah tersebut.

    Adapun saksi yang berada di lokasi yakni Rion Akbar Sinaga, Muhammad Ridho, dan Kevin Pranata Tarigan, yang sama-sama masih berstatus pelajar.

    Menurut keterangan saksi, sekitar lima menit setelah berenang, korban tiba-tiba terhanyut di dalam kolam. Ketiga rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban tidak berhasil diselamatkan karena diduga tenggelam ke dasar kolam.

    Melihat kondisi tersebut, salah seorang saksi langsung meminta bantuan warga sekitar. Tak lama berselang, tim gabungan bersama warga melakukan pencarian di lokasi kejadian.

    Tim BNPB Kabupaten Pelalawan bersama masyarakat akhirnya berhasil menemukan korban sekitar pukul 17.00 WIB. Saat diangkat ke permukaan, korban sudah dalam keadaan tidak bernapas dan dinyatakan meninggal dunia.

    Jenazah kemudian dibawa ke RS Amelia Medika untuk dilakukan visum sebelum selanjutnya dipulangkan ke rumah duka di Jalan Lintas Timur Gang 2000, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur.

    Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan barang bukti berupa pakaian yang digunakan korban saat kejadian.

    Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Pelalawan AKP Thomas Bernandes Siahaan, S.Sos membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com