BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Tipu Rekan Bisnis Sawit Ratusan Juta, Pria Ini Dibekuk Polsek Rumpes

    By redkoranriaudotco → Minggu, 27 September 2020


    KORANRIAU.co,PEKANBARU-Polsek Rumbai Pesisir (Rumpes) telah mengamankan seorang laki-laki dewasa terkait kasus tindak pidana penipuan uang ratusan juta yang terjadi di dalam area PT.Chevron, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Ahad (27/9/2020).


    Pasangan suami istri korban penipuan berkedok kerjasama jual beli buah sawit, dengan men-transfer sejumlah uang melalui Bank Mandiri yang berlokasi di area Komplek PT. Chevron, Kecamatan.Rumbai Pesisir.


    Kapolresta Pekanbaru, Kombes.Pol. H.Nandang Mu'min Wijaya., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Rumbai Pesisir, AKP. Maitertika.SH.M.H membenarkan, telah melakukan penangkapan tersangka inisial B alias A Bin MS (36), warga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau pada hari Jumat tanggal 25 September 2020 sekira pukul 16.00.WIB. "Tersangka datang ke Polsek Rumbai Pesisir kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Menindaklanjuti laporan pengaduan dari korban pada hari Minggu tanggal 24 November 2019 pukul 13.30.WIB," kata Kapolsek.


    Dikatakan Kapolsek Rumbai Pesisir, diawali dengan kerjasama kedua belah pihak yang telah dibuat perjanjian sebelumnya dengan surat perjanjian nomor: 1333/leg/2019 tanggal 08 Januari 2019, korban Rigolen dan Syamsiar sebagai pemodal, sedangkan tersangka sebagai agen peron atau penampung buah Sawit dari masyarakat, dan nantinya buah Sawit itu akan dijual ke Pabrik Kelapa Sawit. Namun uang yang telah disetor kepada tersangka dipergunakan untuk kepentingan pribadi dan tidak dikembalikan kepada korban.


    "Dalam perjanjian kesepakatan itu, tersangka akan memberikan keuntungan kepada korban setiap 6 (enam) bulan sekali dari usaha jual beli buah Sawit, dan jatuh tempo selama enam bulan tersangka harus mengembalikan uang modal kepada korban, pada hari Rabu tanggal 10 Januari 2019 pukul 13.45.WIB, korban mentransfer uang melalui rekening istri tersangka bernama Junainiyah sebesar Rp.350.000.000 (tiga ratus lima puluh juta rupiah)," tambah Kapolsek.


    Pada Jumat tanggal 25 September 2020 sekira pukul 10.00.WIB, tersangka mendatangi Polsek Rumbai Pesisir dan dilakukan pemeriksaan tersangka  berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka dan telah memenuhi unsur tindak pidana penipuan. Selanjutnya Kapolsek Rumbai Pesisir memerintahkan Kanit Reskrim, IPDA.Febry Hermansyah, S.Tr.K.M.H melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka untuk memudahkan proses penyidikan," ujar Kapolsek.


    Dalam penyidikan kasus tersebut, dilakukan penyitaan barang bukti dari tersangka 1 (satu) rangkap surat perjanjian Nomor : 1333/leg/2019, tanggal 08 Januari 2019, 1 (satu) lembar slip setoran Bank Mandiri.Bowo

  • Polda Riau Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Pengusaha Rental Mobil di Siak

    By redkoranriaudotco →


    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Jajaran Polda Riau berhasil mengungkap kasus pembunuhan dengan korban M Alhadar, seorang pengusaha Rental Mobil yang jasadnya ditemukan dalam keadaan terikat di dalam sumur, di Jalan Pangkal Baru, Desa Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.


    Kapolda Riau, Irjen.Pol. Agung Setya Imam Effendi menjelaskan bahwa, tidak jauh dari TKP (Tempat Kejadian Perkara), jaraknya 50 meter di sebuah rumah milik pelaku, ditemukan barang bukti berupa minyak wangi, satu unit handphone merk xiomi, Alquran dan Sarung.


    Hasil pengeledahan oleh tim, ditemukan di dalam rumah banyaknya bercak darah disekitar rumah dan di Botol Minyak wangi juga ditemukan bercak darah korban," ucap Kapolda, Minggu (27/9/2020).


    Lanjut Kapolda, hasil dari penemuan barang bukti tersebut, Tim Direskrimum Polda Riau langsung bergerak dan berhasil menangkap dua dari empat pelaku kasus pembunuhan yang dikenal lihai dan licin yang berinisial AN (24) dan DV (31) di Panti Pijat, jalan Binjai, Simpang Diski, Kab.Binjai, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jumat (25/9/2020).Sedangkan untuk dua pelaku yang turut terlibat yakni DD (38) dan IR (27) saat ini sedang dalam pengejaran pihak kepolisian.


    "Para pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara dipukul menggunakan benda tumpul dan juga benda tajam secara berulang kali untuk menguasai mobil milik korban. Bahkan, pelaku menusuk badan korban berulang kali. Para pelaku berhasil melarikan mobil milik korban jenis Daihatsu Xenia yang plat dan warna mobil-nya sudah diganti oleh para pelaku dengan plat asli BM 1516 PB diganti menjadi BK 1888 MQ untuk menghilangkan jejak para pelaku," ungkap Kapolda Riau.


    Dari hasil pemeriksaan dua orang pelaku oleh Tim Direskrimum Polda Riau, AN alias Andre (24) berperan sebagai penyewa menghubungi korban, sesampainya di rumah, korban ditusuk di bagian perut dengan menggunakan Pisau sebanyak empat kali lalu mengikat korban menggunakan tali Nilon. Kemudian pelaku DV alias Devi (31) memukul bagian kepala, dada dan punggung dengan benda tumpul.


    Sedangkan, kedua pelaku yang tengah buron turut menganiaya korban dengan membacok leher korban menggunakan parang dan juga menusuk ulu hati korban. “Pelaku ini terbilang lihai dan licin, barang bukti berupa mobil korban dilarikan keluar daerah, di sana warna dan Nomor Polisi diganti, rencananya akan dijual pelaku. Motifnya hanya ingin menguasai barang milik korban,” kata Agung.


    Terhadap para pelaku, akan dikenakan pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan pasal berlapis yakni pasal 340 KUHPidana, pasal 338 KUHPidana dan pasal 365 ayat (3) KUHPidana. “Dengan ancaman pidana hukuman mati atau hukum selama 20 Tahun penjara.


    “Untuk itu, diharapkan pembuktian kita ini akan sempurna sehingga apa yang menjadi ancaman hukuman Undang - Undang KHUPidana bisa diputus oleh Hakim nantinya. Apa bila bisa diberikan fakta-fakta kasus ini kepada Jaksa Penuntut, agar bisa melihat hal ini sebagai kasus  pembunuhan yang sudah terencana," tutupnya.Bowo


  • Benarkah ijazah Jokowi palsu? Cek faktanya

    By redkoranriaudotco →


    KORANRIAU.co- Sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menyebut ijazah Presiden Joko Widodo palsu beredar pada pertengahan September 2020.


    Unggahan salah satu pemilik akun Facebook itu membandingkan dua ijazah dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Ijazah pertama milik Bambang Nurcahyo Prastowo dari Fakultas Matemika dan Ilmu Pengetahuan Alam.


    Kemudian, ijazah kedua milik Joko Widodo dari Fakultas Kehutanan. Dalam narasinya, pemilik akun pun menuduh ijazah Jokowi palsu dan mengaitkannya dengan sertifikasi penceramah agama.


    Berikut narasi lengkap pemilik akun yang ditambahan dalam unggahannya:


    "GUA PENGUASANYA, NAPE LO.. !!!


    JANJI BOLEH PALSU

    JATIDIRI BOLEH PALSU

    IJAZAH BOLEH PALSU

    IBU KANDUNG BOLEH PALSU


    GILIRAN ULAMA HARUS DISERTIFIKASI."


    Namun, benarkah ijazah Jokowi dari UGM merupakan ijazah palsu? 


    Penjelasan:


    Unggahan hoaks yang menyebut ijazah sarjana Presiden Joko Widodo sebagai ijazah palsu merupakan kabar bohong yang kembali dimunculkan di media sosial.


    Unggahan itu sempat muncul pada awal 2020 dengan menyebut foto dalam ijazah bukanlah foto Joko Widodo.


    Kementerian Komunikasi dan Informatika, dalam laporan tangkal hoaks pada 19 Februari 2020, menyebut ijazah sarjana Fakultas Kehutanan dari UGM merupakan ijazah asli. "UGM menjamin bahwa Jokowi memiliki ijazah asli. Ijazah Jokowi itu dikeluarkan pada 5 November 1985 dan ditandatangani oleh Dekan UGM Prof Dr Soenardi Prawirohatmodjo M.S, M.D dan Rektor UGM Prof DR T Jacob M.S M.D," demikian laporan Kominfo.


    Jokowi lulus dengan skripsi "Stusi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis Pada Pemakaian Akhir di Kota Madya Surakarta".antara/nor


  • Hari Ini Riau Tambah 202 Kasus Covid-19

    By redkoranriaudotco →


    KORANRIAU.co,PEKANBARU-Terjadi penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau sebanyak 202 kasus. Total, 6779 kasus hingga kini.


    Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir terkait tambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau. Penambaham terbanyak dari kota Pekanbaru dengan 87 kasus. 


    Mimi merincikan, dari 202 penambahan positif itu, untuk Kabupaten Bengkalis 8 orang, Dumai 28 orang, Inhil 3 orang."Kemudian, Inhu 13, Kampar 14, Siak 17, Rohul 12, Pelalawan16 dan Pekanbaru 87 orang,"paparnya. 


    Kabar baiknya sebut Mimi, terdapat penambahan 199 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Kabar duka, terdapat penambahan 6 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karna Covid-19. 


    Dari total kasus terkonfirmasi 6.779 kasus itu lanjutnya, yang melakukan Isolasi Mandiri 2.439 orang. Dirawat di Rumah Sakit 857 orang, sembuh 3.340 orang dan 143 meninggal dunia.


    Sementara itu untuk suspek di provinsi Riau secara kumulatif turut mengalami penambahan."Suspek yang Isolasi mandiri berjumlah 9.838 orang, Isolasi di Rumah Sakit berjumlah 171 orang,"


    Sedangkan, selesai Isolasi berjumlah 20.072 orang, meninggal berjumlah 85 orang. Total Suspek berjumlah 30.166 orang. 


    Dia juga menjelaskan, 202 Kasus Konfirmasi di Provinsi Riau yang di umumkan berasal dari 1.412 Spesimen yang diperiksa sebelumnya. Spesimen di periksa berjumlah 1.412 sampel dan jumlah orang di periksa berjumlah 1.109 orang. 


    Terakhir, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 90.338 spesimen.nor


     


     

  • Gubri Syamsuar Resmikan Mangrove Education Center di Bengkalis

    By redkoranriaudotco →

     


    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Gubernur Riau H Syamsuar meresmikan Ekowisata Mangrove Education Center di Desa Pangkalan Jambi, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Ahad (27/09/2020).


    Dalam peresmian tersebut, pihak yang hadir menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Sebelum memasuki area ekowisata, seluruh tamu undangan diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan mengecek suhu tubuh.


    Gubri mengapresiasi dan merasa bangga melihat kinerja masyarakat yang tetap bisa produktif walaupun di tengah pandemi Covid19. Menurutnya, berkat semangat warga desa, mangrove dapat terjaga dengan baik.


    Ia menyebutkan, kelompok harapan bersama Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Bengkalis ini memiliki ikhtiar yang luar biasa dalam mengembangkan dan memelihara mangrove sekaligus menahan abrasi.


    "Semoga ekowisatanya dikelola dengan baik serta tetap mentaati protokol kesehatan, pengunjung wajib memakai masker bila datang kesini, bila perlu ibu-ibu disini menyediakan dan menjual masker bagi para pengunjung yang tak pakai masker," ucapnya.


    Syamsuar berharap, dengan adanya peresmian ekowisata ini dapat membangkitkan usaha mikro sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bahkan bisa meningkatkan pendapatan asli desa setempat.


    Selain itu juga, Datuk Seri Setia Amanah ini mengharapkan supaya kreativitas dan inovasi Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk membangkitkan potensi daerahnya sekaligus mencegah dari abrasi.


    "Bisa dicontoh oleh daerah-daerah lain yang mengalami abrasi. Ada ikhtiar menahan abrasi sekaligus membudidayakan hasil dari mangrove, termasuk juga usaha perikanan yang selama ini masyarakat mendapatkan hasilnya yang kurang memuaskan tapi sekarang sudah ada budidaya ikan nila dan kepiting," ujarnya.


    Tokoh masyarakat perintis wisata mangrove, Alpan mengaku bahagia dan mengucapkan terimakasih kepada Gubri beserta rombongan yang bersedia hadir dan meresmikan ekowisata yang dirintisnya sejak tahun 2004 lalu.


    Ia mengaku, inisiatif memulai untuk melestarikan mangrove ketika ia bersama warga desa melihat abrasi semakin parah di daerah tersebut.


    "Terimakasih telah berkunjung. Alhamdulillah abrasi kini berhasil dicegah, walaupun belum semua," ucap Alpan.


    Turut hadir Kepala Dinas PUPR Taufik OH, Kepala Dinas LHK Mamun Murod dan Kepala Dinas Perindagkop UMKM Provinsi Riau Asrizal, serta Asisten III Riau yang sekaligus Sebagai Penjabat Bupati Bengkalis, Syahrial Abdi.mcr/nor

  • Gasak Emas, HP dan Uang Tunai, Pencuri Ini Akhirnya Ditangkap

    By redkoranriaudotco →


    KORANRIAU.co,PEKANBARU-Kendati berhasil membobol rumah korbannya dan menggasak harta benda korbannya, namun tersangka RZ alias R (31) ini berhasil dibekuk jajaran Polsek Bukit Raya.


    Tersangka diamankan Polsek Bukit Raya setelah melakukan tindak pidana pencurian di jalan Rambutan I, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Sabtu (26/9/2020).


    Kapolresta Pekanbaru, Kombes. Pol. H.Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K. M.H melalui Kapolsek Bukit Raya, Kompol Bainar, S.H. M.H membenarkan telah mengamankan seorang tersangka inisial RZ alias R Bin Z (31). Pelaku merupakan warga Kecataman Sail, Kota Pekanbaru, tersangka telah melakukan pencurian di rumah korban, Tengku Rosnelly pada hari Kamis, tanggal 17 September 2020 sekira Pukul 11.00.WIB di Jl.Rambutan I, Perumahan Palma Residence,  Blok C No 03 RT.04 RW.07, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.


    Dikatakan Kapolsek, berawal dari korban Tengku Rosnelly meninggalkan rumah dan pergi bersama temanya pada hari Kamis tanggal 17 September  2020  sekira pukul 11.00.WIB, selang lebih kurang 1 jam, kemudian korban kembali ke rumah dan membuka pintu, korban terkejut melihat tersangka keluar dari balik pintu dan melarikan diri. Korban pun berteriak "Maling Maling" dan masyarakat sekitar langsung mengejar pelaku pencurian.


    "Korban memeriksa keadaan di dalam rumah, melihat pintu dan jendela telah di rusak, besi terali jendela sudah dipatahkan, potongan terali besi dan 1 buah kunci "T" ditemukan di atas Kulkas, korban memeriksa Kamar-nya, melihat 1 (satu) rantai Kalung Emas, 1 (satu) Gelang Emas, 1 (satu) Jam Tangan merek AC, 1 (satu) unit Handphone merek Apple, dan uang tunai sebesar Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah) sudah tidak ada di tempatnya," ujar Kapolsek.


    "Tetangga korban  bernama Teddy Akmal dan Bima Wardana yang sedang bekerja di lokasi Hutan Taman Kota, jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru pada hari Jum'at tanggal 25 September 2020 Sekira Pukul 20.00.WIB. Melihat seorang laki-laki mirip dengan tersangka RZ pelaku pencurian di rumah korban, kemudian  tersangka dibawa ke Pos untuk dipertemukan dengan korban.


    Setelah dilakukan interogasi, tersangka mengakui telah melakukan pencurian di rumah korban, tersangka pun dibawa dan diserahkan  ke Polsek Bukit Raya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolsek Bukit Raya Kompol Bainar melalui Kanit Reskrim, IPTU. Abdul Halim memerintahkan Bripka. Goodwin melakukan penangkapan tersangka," tambah Kapolsek.


    Barang bukti yang disita dari tersangka, 1 (satu) buah Kunci Besi T, 1 (satu) batang potongan besi Terali, 1 (satu) pasang sandal warna hitam merek Eiger, 1 (satu) helai baju Kaos oblong warna merah merek Hugo, 1 (satu) helai celana Jeans merek Levis 501 warna biru.Bowo

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com yLx3F0.jpg