BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Polres Inhu Bekuk Pengedar 16 Paket Sabu

    By redkoranriaudotco → Kamis, 12 Desember 2019

    KORANRIAU.co,RENGAT- Seorang pria diduga kurir narkotika inisial RS (39) ditangkap Polisi dan dimasukkan Sel, Selasa tanggal 10 Desember 2019  sekira pukul 14.00 wib.

    Pria warga RT 05 RW 05 Desa Kampung Pulau Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau itu berurusan dengan Satreskrim Narkoba Polres Inhu karena terbukti menguasai diduga sabu tanpa izin hingga belasan paket.

    "Tersangka ditangkap di jembatan Trio Amanah Rengat tepat pada saat membawa barang bukti 16 bungkus shabu seberat 14,85," sebut Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik melalui PS paur humas Aipda Misran, Kamis (12/12/2019) membenarkan.

    Kronologi penangkapan pada hari Senin,  02 Desember 2019 sekira pukul 12.00 wib anggota Sat Res Narkoba Polres Inhu mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkoba di Jembatan Trio Amanah Rengat, Rengat.

    Setelah mendapat info tersebut Kasat Res Narkoba Iptu Jaliper L Toruan SAP memerintahkan anggota untuk melidik informasi.

    Selanjutnya ke eseokan harinya, Selasa, 10 Desember ekira pukul 14.00 wib di Jembatan Trio Amanah Rengat  tim mendapatkan nama inisial SR yang  akan melakukan transaksi Narkotika dan akan melintas di tempat kejadian perkara (TKP)

    "Melihat itu tim langsung melakukan penangkapan dan melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti," sambung Misran.

    Dilakukan pengembangan, introgasi tersangka mengakui kalau shabu tersebut adalah miliknya yang di dapatnya dari abang nya untuk dijual belikan kepada pembeli sehingga TSK  dibawa dan ditahan ke Sel Polres Inhu guna proses hukum.

    Barang Bukti (BB) yang diamankan di TKP saat dilakukan penangkapan antara 16 bungkus shabu seberat 14,85 gram,  buah HP, 1 buah dompet kecil,  1 unit sp motor merk Yamaha mio BM 4969 KS dan 1 helai celana panjang.Sandar Nababan


  • Tabrakan Bus RAPI dan Fuso di Rumbai

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Tabrakan antara Bus PT RAPI BK 7408 DE dengan truk Fuso BM 9635 AO, terjadi Kamis (12/12) sekitar pukul 7.00 WIB di Jalan Yos Sudarso, KM 65, Kecamatan Rumbai.

    Kapolsek Rumbai, Iptu Viola mengatakan, mereka yang mendapat luka itu, Merliana Saragih luka pada bagian jari sebelah Kiri dibawa ke RSUD arifin Achmad. Korban kedua, bernama Mahmud Sembiring mengalami luka ditangan kiri dibawa ke Puskesmas Muara Fajar.

    Kemudian, korban ketiga Parlilah mengalami luka di wajah, dan tangan kanan dibawa ke Puskesmas Muara Fajar. Tiga korban putus jari itu merupakan penumpang bus PT RAPI. Kamis (12/12) siang.

    Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Emil Eka Putra, tabrakan ini terjadi saat Bus PT RAPI melintas di Jalan Yos Sudarso datang dari arah utara menuju ke Selatan dari Sumut tujuan ke Lampung.

    Persisnya di KM 65 Bus PT RAPI yang kemudikan Agus Mando Manik mendahului mobil didepannya. Disaat bersamaan, datang dari arah depan truk Fuso Isuzu Warna Putih BM 9635 AO. Sehingga, karena tidak terelakkan langsung bertabrakan.

    "Akibat tabrakan, mengakibatkan mobil terbalik dan melintang di jalan. Sehingga sempat mengakibatkan arus lalin macet,"terang Emil Eka Putra, Kamis (12/12) siang.
    .
    Paska tabrakan, dari sebanyak 12 orang dinyatakan mengalami luka-luka. Rinciannya, 10 orang luka ringan dan dua orang mengalami luka berat.

    Dua orang yang mengalami luka berat diidentifikasi bernama Rabbi Eliman Saragih, karena mengalami luka patah pada bagian kaki sebelah kiri dan kanan lecet pada wajah dan dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

    Pasca dilakukan olah TKP di lokasi, didapatkan kesimpulan. Bahwa, kecelakaan ini disebabkan pengemudi Mobil Bus Rafi BK 7408 DE saat mendahului tidak memiliki pandangan yang bebas dan tidak tersedia ruang gerak yang cukup.Untuk kerugian akibat kecelakaan ini ditaksir Rp25 juta.nor
  • DPRD Pastikan Tambahan Anggaran KONI Riau Rp23 Miliar di APBD-P

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Anggaran KONI Riau yang sebelumnya  hanya di anggarkan Rp20 miliar untuk menghadapi PON XX 2020 di Papua, akan mendapatkan tambahan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

    Hal itu dipastikan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau yang menyatakan bahwasannya KONI Riau mendapat tambahan anggaran untuk menghadapi PON XX Papua pada APBD Perubahan 2020 mendatang.

    Anggota Banggar DPRD Riau, Robin P Hutagalung, mengatakan bahwa tambahan anggaran untuk KONI Riau menghadapi PON 2020 nanti akan di sahkan pada APBD Perubahan.

    "Tambahan anggaran sebesar Rp23 miliar pada APBD Perubahan tersebut akan disahkan pada bulan Juni 2020 mendatang, dan itu sudah disepakati Banggar dan TAPD," kata Robin, Kamis (12/12/2019).

    Robin menegaskan, DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah menjalin komitmen untuk penambahan anggaran untuk KONI Riau dalam menghadapi PON XX tahun 2020 mendatang di Papua.

    "Jadi, para atlet Riau yang telah lolos PON, tidak perlu khawatir. Dengan adanya tambahan dana tersebut, diharapkan bisa memberangkatkan seluruh atlet yang lolos PON," katanya.

    Ia pun menilai, jika KONI Riau hanya dibekali dengan Rp20 miliar untuk menghadapi PON, pihaknya mengaku tidak akan cukup. "Tidak ada aturannya atlet yang lolos PON tidak diberangkatkan PON," tegasnya.

    Sebelumnya, Ketua KONI Riau mengatakan, dari Rp 20 miliar yang dianggarkan untuk PON 2020 mendatang, pihaknya mengaku tidak cukup. Kalau memang diharapkan dari APBD perubahan untuk menutupi kekurangan itu, menurutnya yang menjadi polemik adalah kapan itu akan dilakukan.

    "Karena diperkirakan bahwa PON itu dilaksanakan bulan Oktober 2020. Kalau lewat dari bulan Oktober baru bisa disahkan, maka uang itu tidak begitu kita manfaatkan lagi, karena melewati waktu. Kalau memang disahkan lebih awal, insha Allah kita pasti bisa mem back up kekurangan-kekurangan itu," terangnya.

    Menurutnya, masalah anggaran ini perlu dibahas secara kongkrit, apabila Rp 23 miliar lagi yang dijanjikan di APBD perubahan tidak jadi, maka ini akan mengacaukan rencana. "Kalau memang ada di APBD perubahan, maka Rp 20 miliar ini kita gunakan untuk pembinaan atletnya, sekitar 8 bulanan, sedangkan untuk pengiriman atlet-atlet ke PON dan sebagainya, bisa kita laksanakan di APBD perubahan," imbuhnya.

    "Ini perlu disepakati, kalau tidak disepakati, maka ini akan mengganggu perencanaan kita," tegasnya.

    "Jika memang tidak ada kepastian, tidak ada jaminan. Saya pikir Rp 20 miliar itulah yang kita laksanakan. Dan kami akan menghitung secara efisien dan efektif dari dua puluh itu, berapa dana yang memungkinkan untuk mengirim atlet, ya itu yang kita kirim. Kemudian untuk aktifititas dilapangan, kita akan sesuaikan dengan dana yang tersedia," pungkasnya.Rahmat

  • PBB Pekanbaru Meningkat dari Tahun Sebelumnya, Tapi Belum Capai Target

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-PEKANBARU- Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru sudah mencapai Rp124 miliar. Dari capaian tersebut, Bapenda hanya kekurangan Rp6 miliar lagi untuk bisa mencapai target yang telah ditetapkan yaitu Rp130 miliar.

    Hal itu dikatakan oleh Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, mengatakan bahwa pencapaian pajak tahun ini merupakan yang tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Meski pendapatan pajak tinggi, Ia mengakui jika pihaknya memang belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

    "Ada pajak yang tak bisa kami prediksi pencapaiannya. Jadi, kami masih menunggu sampai akhir tahun ini," ujarnya.

    Pajak yang tak diprediksi itu kata Zulhelmi adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). "Hingga kemarin, pendapatan dari BPHTB melonjak tanpa disangka-sangka," ujarnya.

    Berbeda dengan PBB yang telah ditentukan nominal pajak yang harus dibayar setiap tahun oleh wajib pajak. Pendapatan PBB hanya sekitar Rp66 miliar pada tahun-tahun sebelumnya.

    "Saat ini, PBB sudah mencapai Rp124 miliar. Hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu," ungkapnya

    Diharapkan, target PBB sebesar Rp130 miliar tercapai hingga akhir tahun ini. Untuk BPHTB, Bapenda juga berharap ada transaksi besar jelang berakhirnya tahun 2019 ini.

    Perlu diketahui juga, bahwa hingga saat ini, Bapenda Kota Pekanbaru sudah meraup uang pajak sebesar Rp583 miliar dari seluruh sektor pajak. Capaian itu pun belum mencapai target yang telah ditetapkan sekitar Rp780 miliar.Rahmat



  • Ketua PN Pekanbaru Raih Penghargaan Pelopor Perubahan Zona Integritas dari Menpan-RB

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Ketua Pengadilan Negeri (PN) Klas I A Pekanbaru H Bambang Myanto SH MH berhasil meraih penghargaan Zona Integritas (ZI) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

    Penyerahan penghargaan kepada pimpinan perubahan ZI di unit kerja lingkup Mahkamah Agung (MA) RI itu dilaksanakan pada Selasa (10/12/19) kemarin di Hotel Bidakara Jakarta. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menpan-RB Tjahjo Kumolo.

    "Alhamdulillah, berkat dukungan semua hakim dan pegawai di jajaran PN Pekanbaru, kita berhasil meraih penghargaan Zona Integritas dari Menpan,"kata Bambang, Kamis (12/12/19) di Pekanbaru.

    Dia mengungkapkan, upaya kerja keras dalam merebut prediket ZI ini memang telah dicanangkan pihaknya setahun lalu. Berbagai upaya perubahan dalam pelayanan  administrasi di PN Pekanbaru telah dilakukan.

    "Ada enam area perubahan yang harus kita lakukan untuk mendapatkan prediket ZI itu. Pertama, area manajemen perubahan,"sebutnya.

    Kedua lanjutnya, area penataan tata laksana. Ketiga, area penataan sistem manajemen sumber daya manusia. Keempat, area penguatan akuntabilitas.

    Kelima sambungnya, area penguatan pengawasan dan terakhir area peningkatan kualitas pelayanan publik."Semua ini telah kita terapkan di PN Pekanbaru demi mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani(WBK/WBBM-red),"jelasnya.

    Oleh karena itu dia berharap, prestasi yang telah diraih dengan susah-payah ini hendaknya dapat dipertahankan. Bahkan dia meminta kepada seluruh jajaran PN Pekanbaru untuk lebih meningkatkan kinerja demi pelayanan maksimal bagi masyarakat.

    Untuk diketahui, ada 75 pimpinan unit kerja yang menerima Zona Integritas menuju WBK/WBBM di seluruh Indonesia. Penerima ZI ini terdiri dari pimpinan unit kerja Mahkamah Syariah, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama dan Pengadilan Militer.nor

  • Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Jiwasraya

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co– Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan proses kasus dugaan korupsi Direksi Lama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) masih terus bejalan. Kasus ini yang awalnya ditangani Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta kini ditarik ke Kejaksaan Agung.

    Kapuspenkum Kejagung, Mukri mengatakan, penarikan perkara ke Kejaksaan Agung dilakukan pada pekan lalu. Meskipun sudah ditarik, ia pun memastikan bahwa penanganannya tetap akan dilanjutkan dan tidak kembali dari awal. Dari penanganan yang dilakukan Kejati DKI Jakarta, kasus ini sudah masuk ke ranah penyidikan.


    "Iya, kita tinggal lanjutkan proses penyidikannya saja," kata Mukri ketika dikonfirmasi, Kamis, 12 Desember 2019.

    Adanya penyidikan terhadap dugaan korupsi di Jiwasraya berangkat dari aduan masyarakat dan Kementerian BUMN. Menanggapi hal tersebut, pihak Kejati DKI dan Kejagung pun langsung menindaklanjuti dengan memveriikasi data yang diperoleh dari keterangan puluhan saksi.

    Diharapkan, data aduan dari saksi dan Kementerian BUMN tersebut menjadi petunjuk untuk pengembangan kasus kepada stakeholder pasar modal yang terlibat diantaranya OJK selaku pegawas dan regulator, Manajer Investasi, serta Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, selain diduga dilakukan manajemen lama, kasus dugaan korupsi di Jiwasraya juga melibatkan banyak pihak.

    "Iya sejauh ini masih diverifikasi penyidik," kata Mukri.

    Seperti diketahui, dugaan praktik korupsi di tubuh Jiwasraya terjadi pada kepemimpinan Hendrisman Rahim dan Hery Prasetyo yang terkesan sembrono dalam menempatkan portofolio investasi perseroan. Di mana awal dari penempatan investasi perseroan terjadi seiring dengan dijualnya produk JS Saving Plan pada 2014 hingga 2018.

    Produk ini menawarkan persentase bunga tinggi yang cenderung di atas nilai rata-rata berkisar 6,5 hingga 10 persen. Berkat penjualan produk ini, persero memperoleh pendapatan total dari premi sebesar Rp 53,27 triliun.

    Yang mana manajemen lama menempatkan dana nasabah ditempatkan pada saham-saham gorengan yang dikelola Heru Hidayat dan Benny Tjokro seperti PT SMR Utama Tbk (SMRU), PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP), PT Hanson Internationl Tbk (MYRX), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), dan PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN).viva/nor
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com