BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • SDIP Al Hikmah Kandis Juara 2 Nasional Lomba Budaya Mutu

    By redkoranriaudotco → Jumat, 18 Oktober 2019


    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Setelah perjalanan panjang tes yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Sekolah Dasar Islam Plus (SDIP) Al Hikmah di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak Sri Indrapura, Provinsi Riau, berhasil meraih Juara 2 nasional dalam Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tingkat Nasional Kategori Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).


    Kepala Sekolah SDIP Al Hikmah, Saniah SAg, berhasil meyakinkan juri dan mengalahkan 120 sekolah dasar se Indonesia, pada lomba yang diselenggarakan tanggal 15 Oktober sampai 18 Oktober 2019 di Surabaya, Jawa Timur.


    "Salah satu penunjang kami menang, dengan membawa hasil karya siswa dan kreatifitas wali murid. Hasil karya siswa dan wali murid ini merupakan bentuk ekonomi kreatif yang diterapkan di sekolah, sebagai salah satu penunjang operasional sekolah," kata Saniah kepada wartawan, Jumat (18/10/2019).


    SDIP Al Hikmah Kandis berdiri sejak 2005 lalu ini, sambung Saniah, telah menerapkan ekonomi kreatif di sekolah sejak dulu. Sekolah yang memiliki anak didik 583 orang, dengan jumlah guru 24 orang dan tenaga kependidikan 7 orang, juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Kandis dan Pemerintah Kabupaten Siak.


    "Saat HUT Kabupaten Siak, sekokah kami mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Siak dan Kecamatan Kandis, yang diserahkan langsung Camat Kandis Pak Irwan, berupa penghargaan sekolah yang peduli mutu pendidikan," ungkap Saniah.


    Gubernur Riau, Syamsuar, mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih SD Islam Plus Al Hikmah Kandis di tingkat Nasional. Ia berharap, sekolah terus meningkatkan mutu sekolahnya dan dapat menjadi motivasi bagi sekolah dasar yang ada di Provinsi Riau.


    "Alhamdulillah, selamat kepada kepala sekolah dan majelis guru, serta komite sekolah dan juga wali murid. Seyogyanya, hal ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Semoga SD Islam Plus Al Hikmah Kandis menjadi contoh baik dalam meningkatkan mutu sekolah untuk kemajuan Riau yang lebih baik dalam mencetak sumber daya manusia," jelas Syamsuar.rls/nor

  • Gubri Ajak Mahasiswa Lestarikan Budaya Bangsa

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Gubernur Riau H Syamsuar mengajak seluruh mahasiswa di daerah ini untuk terus menjaga dan melestarikan budaya bangsa, di tengah arus globalisasi.

    Harapan itu diungkapkan Gubri saat membuka Forum Group Discussion (FGD) antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Mahasiswa Se-Provinsi Riau, Jumat (18/10/19) di Hotel Arya Duta Pekanbaru.

    Gubri memaparkan, memiliki keberagaman budaya tentu memberikan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Yang terdiri dari beragam suku, agama dan ras serta budaya.

    "Tantangan bagi generasi muda bagaimana bisa melestarikan kebudayaan Indonesia ini di tengah kemajuan global. Menumbuhkan nilai-nilai kebudayaan kepada generasi muda untuk menjaga kebudayaan, sehingga kebudayaan Indonesia tidak diambil oleh bangsa lain,"kata Gubri.

    Selain itu kata Gubri, menjaga kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati bagi generasi muda Indonesia. Karena generasi muda adalah pilar yang akan mengisi kemerdekaan, agar tidak tertinggal dan dijajah oleg bangsa lain.

    Pengaruh globalisasi saat ini kata Gubri, memberikan dampak yang signifikan terhadap moralitas generasi muda. Ini masih banyaknya generasi muda yang terjerumus dalam perbuatan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

    "Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama-sama. Kerjasama yang sinergi antara pemerintah daerah masyarakat adalah solusi dari permasalahan ini,"harapnya.

    Hadir dalam forum diskusi ini, Wakil Gubernur Riau H Edy Natar Nasution, Kapolda Riau Irjen Pol Irjen Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Muhammad Fajar, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Riau dan lainnya.nor

  • Driver Ojol Nekat Cabuli Siswi SMA Pekanbaru di Kamar Hotel

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU-Seorang driver ojek online (Ojol) berinisial SR (18) dan rekannya berinisial AR (22), nekat mencabuli seorang siswi SMA di Pekanbaru di kamar hotel.

    Kapolsek Pekanbaru Kota AKP Sunarti didampingi Kanit Reskrim Iptu M Bahari Abdi mengatakan, waktu kejadian persetubuhan anak dibawah umur ini terjadi Senin (14/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Awalnya SH, kakak korban mendapat informasi bahwa adik perempuannya RH terlihat berada di Hotel City Smart kamar 336 Lantai 3.

    Kemudian, SH bersama saksi lainnya mendatangi Hotel Smart City, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Pekanbaru Kota. Di kamar hotel itu, dia mendapati adiknya bersama pelaku. SH dan saksi lainnya pun me

    "Saat adiknya ditanya apakah ada disetubuhi atau dicabuli oleh pelaku, korban pun mengakui kalau dua telah disetubuhi pelaku,"kata Bahari.

    Selanjutnya, kedua pelaku digiring ke Mapolsek Pekanbaru Kota, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari pengakuan pelaku, hubungan mereka merupakan pacaran dengan salah seorang korban.

    "RNF itu pacar saya. Ini hubungan atas suka sama suka,"kilah SR.

    Kapolsek mengungkapkan, penahanan kedua pelaku dilakukan setelah dilakukan gelar perkara guna menentukan apakah laporan tersebut terpenuhi dua alat bukti yang cukup. Dari hasil gelar perkara kedua pelaku dapat ditetapkan sebagai tersangka, sesuai pasal 81 ayat (2) dan atau pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.nor
  • Mengenang HS Dillon; Pejuang Nasib Petani dan Rakyat Miskin

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Kemarin 16 Oktober, diperingati Hari Pangan Sedunia, tanggal ketika FAO atau Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa didirikan tahun 1945. Pada tanggal ini genap satu bulan meninggalnya tokoh ekonomi pertanian dan pejuang dalam melawan kemiskinan yaitu Dr Ir Harbrinderjit Singh Dillon atau akrab dikenal HS Dillon. 

    Saya tidak dapat melupakan hari itu Senin malam 16 September 2019, berita duka saya terima melalui telepon dari saudara Troy Aldi Pratama, asisten pribadi beliau bahwa Pak Dillon baru saja menghembuskan napas terakhir pada pukul 18.27 WIT di RS Siloam Denpasar, Denpasar, Bali. Pak Dillon wafat pada usia 74 tahun. Sekitar dua pekan sebelum wafatnya saya berkesempatan membesuk beliau di ruang perawatan intensif (ICU) RS Siloam Denpasar.

    Dalam rangka mengenang dan menghormati jasa-jasa mendiang tanggal 19 September 2019 diadakan acara Celebrating Life (Merayakan Kehidupan) bagi para sahabatnya di Kantor Komnas HAM Jakarta. Pemakaman abu jenazah dilakukan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata Jakarta. Upacara pemakaman secara kenegaraan merupakan salah satu bentuk penghargaan negara kepada putra terbaiknya yang telah mendedikadikan hidup dan baktinya untuk kepentingan bangsa, negara dan kemanusiaan.

    Tokoh Indonesia keturunan India itu lahir di Medan, Sumatra Utara 23 April 1945. Menamatkan pendidikan sarjana pertanian di Universitas Sumatera Utara (USU).
    Dalam prestasi akademiknya HS Dillon meraih doktor di bidang ekonomi pertanian dari Cornell University, Ithaca, Amerika Serikat (1983) dengan disertasi berjudul Growth with Equity: the Case of the North Sumatera Smallholder Development Project.

    Sampai akhir hayat tanpa kenal lelah HS Dillon menyumbangkan pemikiran di berbagai forum mengenai pertanian dan membela nasib petani di Indonesia. Baginya, negara wajib membela nasib petani, bukan sekadar membangun pertanian.

    Menurutnya, pertanian harus menjadi prioritas dalam pembangunan di negara kita. "Impor pangan yang meminggirkan petani akan melanggengkan kemiskinan di Tanah Air tercinta. Ketahanan pangan versi konglomerat dikhawatirkan semakin meminggirkan rakyat dan memiskinkan petani kita," ujarnya.

    Persis sebagaimana diungkapkan Prof Dr Emil Salim bahwa HS Dillon adalah seorang pejuang melawan kemiskinan. Semasa hidupnya mendiang pernah menjadi pejabat eksekutif di Departemen Pertanian.

    Kepakaran dan reputasinya di bidang ekonomi pertanian diakui di tingkat dunia ketika menjadi anggota Consultative Committee Common Fund for Commodities (Amsterdam). Begitu juga sewaktu melaksanakan tugas dari Presiden Soeharto selaku Ketua GNB untuk melakukan lobby di Roma, Italia, guna memenangkan pencalonan Dr Jacques Diouf dari Senegal sebagai Director General FAO.

    Selain itu terpilih sebagai anggota International Policy Council for Food and Agricultural Trade (Washington, DC). Tugas lain dipercayakan kepadanya adalah sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (Maret 2001-Oktober 2001).

    Dalam pengabdian secara formal kepada negara dan bangsa HS Dillon menjabat sebagai anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tahun 1998-2003, anggota Dewan Ekonomi Nasional pada 1999-2000, anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dari 2000-2001, Kepala Badan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dari Maret 2001 hingga Oktober 2001, dan terakhir menjabat Utusan Khusus Presiden RI Bidang Penanggulangan Kemiskinan dari 2011 hingga 2014.

    Selain itu beliau dikenang sebagai aktivis Hak Asasi Manusia, anggota Komnas HAM periode awal yang ikut meletakkan fondasi kerja Komnas HAM. Sebagai aktivis antikorupsi, HS Dillon merupakan salah satu tokoh yang ikut membidani lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    HS Dillon di masa itu secara aktif menggalang kerjasama NU dan Muhammadiyah dalam melawan korupsi. Dia meyakinkan dua ormas Islam terbesar yaitu NU dan Muhammadiyah untuk menggalang kekuatan bersama menggusur politik busuk. Untuk meraih tujuan tersebut dia memfasilitasi kelahiran dan langkah-langkah awal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    HS Dillon menyoroti banyaknya rakyat Indonesia yang miskin. Jika bukan miskin harta, mereka miskin jiwa.

    Dalam perbincangan dengan mendiang HS Dillon di kediamannya sekitar 2017, beliau mengatakan, "Orang miskin itu bukan hanya masalah uang, tapi martabat sebagai manusia. Tugas kita adalah menyediakan tangga buat mereka agar bisa naik dan keluar dari kemiskinan."
    Menurut HS Dillon –tanpa redistribusi– ketimpangan pendapatan dan kekayaan akan sangat sukar teratasi. Untuk itu beliau menyuarakan pentingnya reforma agraria dan bank tanah. Alat untuk memerangi kemiskinan harus dibagi-bagi, berupa tanah, modal usaha dan kredit usaha bagi petani, industri kecil dan pedagang kecil.

    Reforma agraria – menurut HS Dillon – harus  menjadi agenda utama pemerintahan karena memang sudah terlalu terlambat. Penundaan kembali pelaksanaan reforma agraria akan semakin mempersulit pelaksanaan di lapangan karena selain lahan yang tersisa hanyalah lahan kurang subur dan bermasalah, biaya yang diperlukan pun akan semakin mahal karena para tuan tanah akan semakin memperkuat hak kepemilikan lahannya.republika/nor

    Penulis: M. Fuad Nasar, Anggota Badan Wakaf Indonesia (BWI)
  • Sekjen MPR Bantah Siapkan Paranormal untuk Pelantikan Presiden

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co- Sekretaris Jenderal MPR, Ma'ruf Cahyono mengatakan tidak pernah mempersiapkan paranormal untuk persiapan atau gladi bersih pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

    "Enggak ada, perencanaannya enggak itu ya," ujar Ma'ruf saat diwawancarai wartawan di Ruang Rapat Paripurna I Gedung MPR/DPR/DPD Jakarta, Jumat.

    Ia juga belum tahu siapa yang mengundang paranormal tersebut. Justru dia mau mencari tahu mengapa orang tersebut bisa datang ke gedung MPR/DPR/DPD.

    "Justru itu kenapa harus dicari tahu kenapa dia ke sana," ujar Ma'ruf.

    Menurut Sekjen MPR itu, paranormal itu sama seperti orang biasa yang datang berkunjung dan berbuat sesuatu di MPR. Kegiatannya tersebut menurut Sekjen MPR adalah sesuatu yang tak terduga.

    "Mbak, datang ke sini terus baca puisi. Kan salah juga nanti. Kecuali saya yang mengundang," ujar Ma'ruf sembari tertawa.

    Menurut dia, MPR tidak pernah mengundang seseorang untuk melakukan ritual khusus sebelum pelantikan.

    Meski demikian, MPR tidak merasa terganggu dengan kehadiran orang yang mengaku paranormal tersebut.

    "Saya kira doa juga mereka ya, tentu dengan caranya berdoa," ujar Ma'ruf.

    Apabila kegiatan itu dilakukan saat persidangan Minggu nanti, baru MPR akan merasa terganggu.

    Sekjen MPR tak mempermasalahkan karena kejadian itu sudah terjadi. Namun, ia meminta agar aparat keamanan sigap jika diperlukan.

    "Ya bagaimana lagi, itu kan sudah terjadi. Kalau memang nanti ada hal-hal yang berpotensi tentu ada sanksi pasti," ujar Ma'ruf. Jumat tadi, media sosial diramaikan dengan postingan video seorang lelaki dengan busana serba hitam yang diketahui bernama Ki Sabdo.

    Dalam video berdurasi pendek sekitar dua menit, terlihat Ki Sabdo duduk bersila atau bersemedi tepat di depan pintu gedung Nusantara V.

    Hampir sekitar 20 detik lebih, Ki Sabdo bersemedi, sampai akhirnya menangkupkan kedua belah tangannya di wajah.

    Lantas, dirinya berdiri dan menyampaikan apa yang sedang dilakukannya. Setelah ada sebuah pertanyaan dari seseorang yang tak terlihat di dalam video.

    Ki Sabdo menyampaikan, bahwa dirinya sedang berada di gedung DPR dan melakukan gladi bersih.antara/nor

  • Pemerintah Resmi Kuasai 95,9 Persen Saham Tuban Petro

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Pemerintah resmi memiliki 95,9 persen saham di PT Tuban Petrochemical Industries (Tuban Petro). Kepemilikan ini merupakan hasil konversi atas piutang pada Tuban Petro berupa pokok Multi Years Bond (MYB) sebesar Rp 2,62 triliun menjadi saham pada Tuban Petro.

    Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN Kemenkeu) Isa Rachmatarwata menuturkan, pihaknya berharap pengembangan Tuban Petro akan berkontribusi pada industri nasional. Di antaranya dengan menghasilkan deviden.

    "Selain itu, dapat membayar pajak," ujarnya dalam diskusi dengan media di kantornya, Jakarta, Jumat (18/10).

    Keputusan konversi tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Penambahan PMN Republik Indonesia ke dalam Modal Saham PT Tuban Petrochemical Industries. Beleid ini resmi diundangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada 23 September 2019.

    Sebelumnya, pada September, tingkat penguasaan pemerintah terhadap saham Tuban Petro hanya 70 persen. Dengan tuntasnya konversi MYB. pemerintah memasuki era baru pengembangan industri petrokimia nasional. Tuban Petro dan anak usahanya kinl dapat dioptimalkan oleh negara untuk mendukung pengembangan industri nasional dan pengurangan defisit transaksi berjalan.

    Konversi ini menyelesaikan sebagian permasalahan piutang negara dan sekaligus memperbaiki struktur permodalan perusahaan. Pada gilirannya, Tuban Petro akan mampu beroperasi secara Iebih sehat dan lebih berkapasitas untuk dikembangkan.

    Pengembangan Tuban Petro akan berkontribusi bagi industri nasional. Salah satunya adalah pasokan petrokimia bagi industri di dalam negeri bakal lebih terjamin. Optimalisasi aset Tuban Petro dalam jangka panjang diprediksi akan dapat menghemat devisa hingga 6,6 miliar dolar AS pada tahun 2030.

    Selain itu, Isa menambahkan, pengembangan Tuban Petro juga dapat efektif dalam menunjang kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja. "Kami perkirakan, 1.000 sampai 1.500 orang tambahan dapat bekerja langsung di pabrik-pabrik Tuban Petro," tuturnya.

    Tidak hanya dampak langsung, Isa menuturkan, beroperasinya Tuban Petro secara lebih berkapasitas juga menghasilkan multiplier effect secara tidak langsung. Isa memproyeksikan, sekitar 12 ribu sampai 15 ribu orang yang ikut terdampak dari keberadaan pabrik ini.republika/nor
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com v1IOyZ.jpg v1IbZG.jpg