BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Istri Wapres Jusuf Kalla Puji Keindahan Mandeh

    By redkoranriaudotco → Minggu, 15 September 2019

    KORANRIAU.co- Mufidah Jusuf Kalla mengunjungi Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

    Mufidah Jusuf Kalla memuji keindahan wisata mandeh. Beliau baru mengetahui adanya kawasan wisata yang indah dan tidak kalah dengan keindahan wisata raja empat.

    "Saya baru mengetahui ada tempat bagus dan sangat indah disini, dan keindahan disini tidak kalah dengan keindahan wisata raja empat,"ungkapnya.

    Menurutnya, kawasan ini masih sangat asri dan keindahan alamnya dari ketinggian ini mampu memberikan kesuguhan bagi pengunjung.

    "Dari awal perjalanan kita bersama rombongan sangat menikmati setiap titik tertinggi dengan alam yang melintang di setiap kawasan ini," ujar Mufidah Jusuf Kalla yang menyempatkan diri berkunjung ke mamdeh di sela-selah kunjungan kerja ke Provinsi Sumbar

    Lanjutnya, Mufidah berpesan, keindahan ini harus di jaga sebai-baiknya, dan lebih indah lagi disepanjang jalan kawasan wisata mandeh ini ditambah dengan menanamkan bunga-bungaan."Jadi, kawasan ini semakin indah dan cantik,"katanya

    Lanjutnya lagi, ia berharap kedepannya wisata nan indah ini makin berkembang kedepannya. "Muda-mudahan dimasa mendatang mandeh semakin lebih baik dan makin dikenal," ujarnya.

    Puncak Paku yang terkenal memiliki view indah untuk berswafoto menjadi tempat persinggahan pertama ibu negara Mufidah.Dari Puncak Paku, perjalanan dilanjutkan ke Puncak Langgani. Pada titik ini  rombongan kembali disuguhi keindahan pamandangan kawasan Mandeh.dok/nur

  • Gubri Bersama Panglima dan Kapolri Tinjau Karhutla di Pelalawan

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Gubernur Riau H Syamsuar melakukan peninjauan lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Kerumutan dan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Ahad (15/9/19).

    Dalam peninjauannya itu, Gubri mengaku jika udara di lokasi bersih."Waktu ninjau tadi udaranya bersih, tak seperti di sini (Pekanbaru-red) gelap," kata Gubri.

    Perbedaan itu kata Gubri sangat jelas saat diudara, ketika bertolak dari lokasi ke Pekanbaru. Asap tebal yang menyelimuti Pekanbaru jelas terlihat.

    Gubri emudian mendapatkan penjelasan dari laporan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) bahwa kebetulan faktor angin. Asap yangdi dihasilkan dari titik Karhutla ini bergerak membawa ke Pekanbaru.

    "Pernyataan BMKG tadi, karena faktor angin. Katanya dari laporan yang disampaikan, anginnya bergerak ke Pekanbaru. Di Pekanbaru justru anginnya bergerak lambat,"jelasnya.

    Gubri mengakui alasan pihaknya meninjau lokasi itu, karena di sana juga terdapat 109 titik sumur minyak. Ini yang menjadi perhatian agar tidak berakibat fatal.nor


  • Penghasilan Petani Garam Kini Lebih Kecil dari Kuli Bangunan

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Musim kemarau semestinya menjadi masa yang menggembirakan bagi para petani garam. Pasalnya, di musim itu mereka mulai memproduksi dan memanen garam di tambak. Dari situlah, mereka memperoleh penghasilan untuk menghidupi keluarga.

    Namun, kondisinya berbeda pada musim kemarau tahun ini. Para petani garam kini justru gigit jari. Betapa tidak, stok garam mereka sisa panen 2018 lalu masih menumpuk.

    Baca Juga
    Produksi Garam Nasional Perlu Miliki Skala Ekonomi yang Masif Harga Garam Petambak Anjlok, Susi: Kebanyakan Impor Lintas Ekbis: Harga Garam Anjlok di Musim Panen

    Tumpukan itu kini semakin bertambah dengan datangnya musim kemarau 2019. Harga garam pun terjun bebas, tak sesuai dengan biaya produksi dan kerja keras mereka.

    Hal itu seperti yang dirasakan oleh para petani garam di sentra tambak garam Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Salah satunya adalah Vindy Ferdiansyah (30 tahun).

    Vindy mengatakan, garam hasil produksinya masih menumpuk di dalam gudang. Dia memiliki gudang berukuran 6x12 meter. Gudang itu berkapasitas 100 ton dan saat ini kondisinya sudah penuh dengan garam.

    Vindy mengaku tak tahu pasti kapan seluruh garam itu bisa terjual. Pasalnya, saat ini harga garam masih rendah. Dia baru akan melepas simpanan garamnya jika harganya sudah mulai membaik.

    "Saya tahan dulu supaya ruginya tidak terlalu besar," kata Vindy, saat ditemui di Kecamatan Krangkeng, akhir pekan kemarin.republika/nor
  • Nama Baru Abu Hurairah dan Tantangan Menghafal Hadis

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co– Siapa yang tak mengenal Abu Hurairah. Dia adalah salah satu sabahat Nabi Muhammad SAW yang banyak meriwayatkan hadis. Ada sekitar 5.374 hadis yang diriwayatkannya.

    Ibnu Hisyam mengatakan bahwa nama asli Abu Hurairah adalah Abdullah bin Amin. Meski ada pula yang mengatakan nama asli Abu Hurairah adalah Abdurahman bin Shakhr al-Azdi. Bahkan sebelum memeluk Islam atau masa jahiliyah namanya bernama Abdus Syams (penyembah matahari).

    Abu Hurairah berasal dari kabilah Bani Daus di Yaman. Kecintaannya terhadap hewan terutama kucing membuatnya dijuluki Abu Hurairah yang berarti bapak kucing.

    Dalam sebuah riwayat, Abdullah bin Raafi pernah menanyakan tentang penamaan Abu Hurairah langung kepada empunya nama.

    Abu Hurairah pun menjelaskan bahwa dulunya dia pernah mengembala kambing. Saban mengembala terdapat seekor kucing yang mememani disampingnya. Jika malam tiba, Abu Hurairah menaruh kucing itu disebatang pohon. Sedang pada siang hari dia akan kembali ke pohon itu dan bermain dengan kucing itu. Sebab itulah dia dijuluki Abu Hurairah.

    Namun, mengutip Kisah Sahabat Rasul Vol 1 Abu Hurairah, Rasululullah mengganti nama Abu Hurairah ketika dia masuk Islam. Abu Hurairah memeluk Islam, setelah Thufail bin Amr seorang pimnpinan Bani Daus bertemu Rasulullah dan memeluk Isalm.

    Thufail kemudian mengajak orang-orangbBani Daus untuk memeluk Islam. Abu Hurairah pun mengikuti ajkakan Thufail meski sebagian besar orang-orang Bani Daus menolak. Setelah itu Abu Hurairah pergi menemui Rasul dan mendapatkan nama baru.

    “Ketika Abu Hurairah pergi bersama Thufail bin Amr ke Makkah, Nabi Muhammad SAW mengubah nama Abu Hurairah menjadi Abdurrahman (yang bermakna hamba Mahapengasih).

    Abu Hurairah tetap tinggal bersama orang-orang Bani Daus beberapa tahun setelah dirinya memeluk Islam. Namun, pada 679 M dia bergabung dengan kaum muhajirin di Madinah.

    Setelah masuk Islam, Abu Hurairah adalah sahabat yang selalu menyertai Nabi Muhammad. Dia banyak meriwayatkan hadis Nabi. Bahkan banyak perawi hadis yang meriwayatkan hadis darinya misalnya saja Ibnu Abbas, Ibnu Umar dan Anas bin Malik.

    Sementara Imam Bukhari menyebut ada sekitar 800 perawi dari kalangan sahabat dan tabiin yang meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah.

    Abu Hurairah sangat kuat dalam hafalannya. Marwan bin Hakam pun pernah menguji tingkat hafalan Abu Hurairah terhadap hadis Nabi.

    Kala itu Marwan meminta Abu Hurairah menyebutkan sejumlah hadis. Hadis yang disebutkan Abu Hurairah itu pun dicatat sekretaris Marwan bin Hakam.

    Setahun kemudian, Marwan bin Hakam kembali menguji Abu Hurairah untuk menyampaikan seluruh hadis yang pernah disampaikan setahun lalu.

    Abu Hurairah pun mampu menyampaikan hadis-hadis itu tanpa tertinggal satu huruf pun. Sementara itu, Syekh as-Subki pernah menghimpun fatwa-fatwa Abu Hurairah dalam kitab Fatwa Abi Hurairah.republika/nor

  • Pemilihan Pimpinan DPD RI Diperkirakan Bakal Ramai

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Analis politik dari Voxpol Center Reseach and Consulting Pangi Syarwi Chaniago memperkirakan peta pemilihan pimpinan DPD RI akan berlangsung ramai. Sebab, adanya dua faksi di internal DPD RI yang sama-sama ingin memimpin DPD RI periode 2019-2024.

    "Kedua faksi tersebut adalah faksi yang dipimpin Gusti Kanjeng Ratu Hemas serta faksi yang dipimpin oleh Oesman Sapta," kata Pangi Syarwi dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (14/9).

    Menurut Pangi, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas yang terpilih lagi sebagai anggota DPD RI dengan suara tertinggi dari Provinsi DI Yogyakarta akan tampil sebagai calon pimpinan DPD RI periode 2019-2024. GKR Hemas sebelumnya adalah wakil ketua DPD RI periode 2009-2014 dan periode 2014-2017.

    Di sisi lain, Oesman Sapta yang tidak maju lagi sebagai calon anggota DPD RI menampilkan Nono Sampono anggota DPD RI terpilih dari Provinsi Maluku sebagai calon pimpinan DPD RI periode 2019-2024. Nono Sampono sebelumnya adalah wakil ketua DPD RI periode 2017-2019.

    Selain ada dua faksi di DPD RI, Pangi menambahkan, ada juga kekuatan lainnya yang baru muncul dan tidak terlibat dengan kedua faksi tersebut juga ingin tampil sebagai calon pimpinan DPD RI periode 2019-2024. Ia menengarai, ada partai politik yang akan turut mendorong figur tertentu menjadi pimpinan DPD RI, meskipun tidak terlibat langsung di DPD RI.

    "Kepentingan partai politik tersebut adalah, ingin mendorong pimpinan MPR RI dari DPD RI yang memiliki kesamaan visi dan sikap," katanya.

    Anggota DPD RI terpilih dari Provinsi Sulawesi Selatan, Tamsil Linrung, mengatakan, pimpinan DPD RI idealnya ada lima orang. Jumlah itu mewakili gugus-gugus wilayah seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, serta wilayah Timur lainnya. Namun, UU Nomor 2 tahun 2018 tentang MD3 menyebutkan pimpinan DPD RI hanya tiga orang.

    Anggota DPD RI terpilih dari Provinsi Riau, Edwin Pratama Putra, mengatakan, pemilihan pimpinan DPD RI periode 2019-2024 akan menggunakan aturan Tata Tertib DPD RI. Edwin menjelaskan, dalam Tata tertib itu, mengatur calon pimpinan DPD RI diusulkan berdasarkan keterwakilan wilayah, yakni dari 34 provinsi di Indonesia akan dibagi menjadi dua, Indonesia Barat dan Indonesia Timur, masing-masing 17 provinsi.

    Untuk mengakomodasi calon pimpinan yang lebih banyak, menurut dia, maka wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur masing-masing akan dibagi menjadi dua bagian. Indonesia Barat 1, adalah seluruh provinsi di Pulau Sumatera kecuali Lampung. Indonesia Barat 2, adalah seluruh Provinsi di Pulau Jawa plus Lampung dan Bali.

    Kemudian, Indonesia Timur 1, meliputi seluruh provinsi di Kalimantan plus Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Indonesia Timur 2 meliputi, Seluruh provinsi di Sulawesi, Maluku dan Maluku Utara serta Papua dan Papua Barat.

    Edwin juga menyebut sejumlah nama anggota DPD RI terpilih sudah disebut-sebut akan maju sebagai calon pimpinan DPD RI. Mereka adalah, Abdullah Puteh (Aceh), Jimly Asshiddiqie (DKI Jakarta), Gusti Kanjeng Ratu Hemas (DI Yogyakarta), dan La Nyala Mattaliti (Jawa Timur), dari Indonesia Barat. Kemudian, Tamsil Linrung (Sulawesi Selatan), Fadel Muhammad (Gorontalo), Mahyudin (Kalimantan Timur), Abdul Rachman Thaha (Sulawesi Tengah), dan Nono Sampono (Maluku).republika/nor
  • 3 Langkah Sederhana Membangun Romantisme Suami-Istri

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co– Islam memberikan tuntunan dalam segala segi kehidupan, termasuk dalam membangun rumah tangga yang sakinah.

    Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama, Mohsen, mengatakan kehidupan rumah tangga akan selalu bahagia ketika pasangan suami-istri menjadikan Islam sebagai pegangan hidup.

    "Ketentraman hati, kedekatan emosional, dan spiritual Islam itulah sejatinya menjadi nutrisi terbaik dan utama untuk hadirnya romantisme terindah yang seharusnya diimpikan pasangan suami-istri," kata Mohsen, melalui pesan elektronik kepada Republika.co.id, Sabtu (14/9).

    Dalam hal ini, dia menjelaskan tiga hal untuk membangun romantisme antara suami-istri menurut tuntunan Islam. Pertama, kata Mohsen, perlu adanya kesadaran spiritual bahwa pernikahan merupakan wujud manifestasi cinta karena Allah SWT.

    Dia mengatakan, cinta karena Allah adalah ruh dari cinta itu sendiri. Sementara nutrisi dari cinta itu akan terwujud dalam ketulusan kepada pasangan. Dalam hal ini, tulus dalam mencintai menurutnya akan memberikan ketenangan, kebahagiaan, kelapangan jiwa, dan energi itu bisa dirasakan keduanya.

    "Dari situ, lahirlah senyuman, perhatian, dan kasih sayang. Romantisme berasal dari sana. Sakralitas cinta karena Allah itu pulalah yang melanggengkan romantisme pasutri dalam rumah tangga," ujarnya.

    Kedua, pasangan suami-istri perlu melakukan hal-hal yang dapat memperbarui cinta dan romantisme. Hal ini salah satunya bisa dilakukan dengan berusaha berpenampilan menarik dan saling memberikan hadiah.

    Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, "Saling memberi hadiahlah. Niscaya kalian akan saling mencintai." (HR BUkhari).

    Ketiga, pasangan bisa melakukan ibadah berjamaah. Mohsen mengatakan, ibadah bersama pasangan suami-istri akan meningkatkan romantisme dalam rumah tangga.

    Allah akan memberkahi keluarga jika di dalam keluarga tersebut terwujud amal agama. "Iman suami ada pada istri dan iman istri tergantung kepada keimanan suami. Saling memotivasi untuk beribadah akan menyuburkan bibit-bibit cinta yang akan membuahkan romantisme dalam keluarga," tambahnya.

    Sebenarnya, romantisme sendiri telah dipraktikkan Rasulullah SAW kepada istri-istrinya. Mohsen mengatakan, ada sejumlah riwayat yang menunjukkan betapa Rasulullah adalah sosok yang romantis dengan istri-istrinya.republika/nor

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com