Browsing "Older Posts"

  • Dana Pilkada Serentak, Pemprov Riau Gelontorkan Rp364 Miliar

    By redkoranriaudotco → Kamis, 27 Februari 2020

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyiapkan anggaran dana hibah sebesar Rp364 miliar lebih, untuk KPU dan Bawaslu di 9 kabupaten/kota yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

    Informasi ini disampaikan  Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekdaprov Riau, Sudarman. Menurutnya, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) 9 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada sudah ditandatangani.

    "Total anggarannya Rp364 miliar lebih.  Saat ini tinggal pendistribusian dana ke daerah yang akan melakukan Pilkada serentak 2020,"terang Sudarman.

    Dia mengungkapkan, dari sembilan daerah melaksanakan Pilkada serentak, KPU dan Bawaslu Kabupaten Bengkalis paling banyak kecipratan anggaran yakni Rp50 miliar. KPU Bengkalis menerima Rp40 miliar dan Bawaslunya Rp10 miliar.

    Tingginya anggaran yang diterima KPU dan Bawaslu Bengkalis itu, karena memang banyaknya juumlah tempat pemungutan suara (TPS). Selain itu, jumlah pemilih yang banyak dibanding daerah lainnya.

    Delapan daerah lainnya yang menerima dana hibah untuk Pilkada ini diantaranya, Kota Dumai untuk KPU sebesar Rp28,5 miliar dan Bawaslu Rp8,72 miliar. Kabupaten Pelalawan, KPU sebesar Rp29,9 miliar dan Bawaslu Rp13,9 miliar. Kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing), KPU sebesar Rp29,4 miliar dan Bawaslu Rp12,2 miliar.

    Kemudian, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) KPU Rp27,6 miliar dan Bawaslu Rp10 miliar. Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) KPU sebesar Rp28,5 miliar dan Bawaslu Rp14,5 miliar. Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) KPU Rp32,3 miliar dan Bawaslu Rp13 miliar. Kabupaten Kepulauan Meranti KPU sebesar Rp 22,1 miliar dan Bawaslu Rp9 miliar. Terakhir Kabupaten Siak, KPU Rp26,4 miliar dan Bawaslu Rp10,8 miliar.nor
  • Sidang 40 Kilo Sabu, Tiga Terdakwa Akui Keterangan Saksi

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Sidang kasus kepemilikan 40 kilogram sabu-sabu asal Malaysia kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, dengan mendengarkan keterangan saksi dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau.

    Para saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Itje Linda Rosita SH diantaranya, Aipda Hendri Yantara, Bripka M Pribadi dan Bripda Arianto. Ketiganya merupakan polisi yang melakukan penangkapan terhadap para terdakwa yakni, Sugeng Perdana, Agus Meli Andri dan Robby Yance.

    Dihadapan majelis hakim yang dipimpin Mahyudin SH MH, saksi menceritakan kronologis penangkapan. Para terdakwa ditangkap Jumat (11/10/19) dinihari di Komplek Villa Bali View Luxury, Pekanbaru.

    "Berawal dari sehari sebelumnya kami mendapat informasi akan ada penjemputan dan pengantaran shabu-shabu dari Kabupaten Bengkalis dengan tujuan Kota Pekanbaru dalam jumlah yang sangat besar yang akan dilakukan oleh Terdakwa,"kata saksi.

    Tim kemudian melakukan pengintaian dan berhasil mengamankan terdakwa  Sugeng dan Agus. Polisi menanyakan dimana shabu-shabunya disimpan, akan tetapi saat itu  kedua terdakwa tidak mengakuinya.

    "Kemudian disaksikan sekuriti komplek, dilakukan penggeledahan di kamar D-5 penginapan Villa Baliview Luxury yang  ditempati terdakwa. Dari penggeledahan itu, ditemukan satu pucuk senjata air soft gun jenis revolver serta 6 (enam) butir peluru yang terselip dicelana bagian pinggang milik terdakwa Agus,"jelas saksi.

    Selain itu, polisi juga menemukan paket kecil sabu-sabu, uang ringgit dan barang bukti lainnya. Kepada polisi, Agus juga mengakui pernah empat kali mengantarkan sabu-sabu dari Bengkalis ke Sumut dan Sumsel atas perintah Sugeng.

    Pada saat interograsi itu, handphone terdakwa Sugeng berdering dan ada pesan via whatsaap (WA) atas nama 'BOS' alias Jon yang berada di Malaysia, yang menanyakan 'Barang sudah naik?'. Namun saat itu, terdakwa Sugeng tidak menjawabnya.

    Polisi yang curiga langsung memeriksa percakapan via WA di HP milik terdakwa Sugeng. Ternyata dalam WA itu, para terdakwa sedang melakukan transaksi peredaran sabu-sabu. Dimana, Sugeng memerintahkan Robby dan Dede Prima Rinanda alias Desta (DPO) untuk menjemput shabu-shabu dari Rustam Efendi (DPO) yang telah membawa shabu-shabu dari Tenggayun Kabupaten Bengkalis, di Simpang Tiga Perawang Kabupaten Siak dengan menggunakan kendaraan mobil jenis Honda Brio warna putih dan mobil jenis Mitsubishi Pajero warna abu-abu dengan nomor polisi B-189-WNY.

    Kemudian polisi melakukan pemgembangan dengan menemukan keberadaan mobil Pajero warna abu-abu tersebut yang terparkir di rumah adik perempuan Robby bernama Desi di Perumahan Dwi Utama Raya Jalan Tengku Bay Ujung Kelurahan Simpang Tiga, Bukit Raya Kota Pekanbaru. Sementara Dede kabur melarikan diri usai meletakkan mobil.

    "Dari hasil penggeledahan itu, kita menemukan dua buah tas warna hitam di bangku belakang mobil. Di dalam tas itu ditemukan 40 bungkus plastik warna hijau bertuliskan huruf China yang berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis shabu-shabu,"jelas saksi.

    Terkait keterangan saksi itu, ketiga terdakwa tidak membantahnya. Sidang kemudian ditunda hakim hingga satu pekan mendatang.

    Atas perbuatannya, JPU menjerat para terdakwa dengan pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.nor

  • RTRW Pekanbaru Belum Rampung, Tunggu KLHS Diverifikasi Pemprov

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pekanbaru masih terus berjalan. Namun, hingga saat ini RTRW tersebut masih terkendala satu syarat lagi yang harus dilengkapi.

    Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi, bahwa penyusunan RTRW ini sudah sejak tahun 2012 lalu. Setiap rangkaian materi terus dilakukan dan di update di tata runagnya.

    "Tata ruang kita ini harus ada dua hal yang harus dipenuhi. Pertama rekomendasi dari Badan Informasi Geospasial kemudian yang kedua KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis)," kata Indra, Kamis (27/2/2020).

    "Kemarin kami diundang ke Cibinong untuk ekpos berkaitan dengan peta-peta dasar dan peta tematik dari RTRW kita sendiri dan Insya Allah sudah direkomendasikan. Jadi kita hanya tinggal satu lagi yaitu KLHS," ucapnya.

    "KLHS nanti sudah kita susun, sudah konsultasi publik, dan Insya Allah akan segera kita verifikasi di Provinsi. Mudah-mudahan KLHS ini bisa selesai dalam satu atau dua minggu kedepan, dalam bulan Maret ini sudah bisa kita realisasikan," ungkapnya.

    Ia mengatakan, dalam peta RTRW tersebut sudah tergambar kawasan-kawasan gambut. Khusus kawasan gambut yang masuk dalam SK Menteri DLHK akan tetap menjadi kawasan gambut.

    Kemudian terkait permukiman warga yang sudah banyak berdiri di zona RTRW, pihaknya akan melakukan upaya untuk mengeluarkannya dari zona tersebut.

    "Dan itu ada prosesnya, nanti ada timnya di daerah, kita lengkapi evidence-nya. Nanti kita usulkan untuk dilakukan holding zone. Setelah itu, baru kita revisi RTRW kita lima tahun ke depan," pungkasnya.Rahmat
  • Jamaah Umrah Indonesia di Saudi Bisa Tetap Lanjutkan Ibadah

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co- Jemaah umrah asal Indonesia yang sedang berada di wilayah Arab Saudi masih bisa melanjutkan kegiatan ibadah seperti biasa, termasuk berziarah ke Madinah, menyusul penangguhan sementara akses masuk warga negara asing ke negara itu akibat wabah virus corona atau COVID-19.

    Melalui keterangan tertulisnya, Kamis, KJRI Jeddah melaporkan hasil pantauan di Bandara Internasional King Abdulaziz.

    Berdasarkan pantauan tersebut, jemaah umrah Indonesia telah mendarat pukul 7.25 waktu setempat pada Kamis, dengan pesawat Saudia Airlines.

    Informasi yang diperoleh dari otoritas Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah menyebutkan penangguhan sementara penerbangan jemaah umrah ke Arab Saudi dari seluruh negara.

    Larangan masuk ke Arab Saudi juga diberlakukan bagi warga asing dari negara-negara yang terpapar virus corona atau COVID-19, yang oleh otoritas kesehatan Saudi dinilai berbahaya.

    Pemegang visa non-umrah yang terlanjur mendarat di bandara Arab Saudi akan menjalani pemeriksaan berkenaan dengan aktivitasnya selama dua pekan terakhir, apakah pernah bepergian ke negara-negara yang terpapar virus tersebut.

    Arab Saudi juga menangguhkan penggunaan kartu identitas nasional oleh warga negara Saudi dan warga negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) untuk melakukan perjalanan dari dan ke Arab Saudi.

    Pengecualian dikhususkan bagi warga Saudi yang berada di luar negeri dan ingin kembali ke negaranya, serta warga negara GCC yang saat ini berada di Arab Saudi yang ingin pulang ke negaranya.

    Sebagai tindakan pencegahan, pemerintah Arab Saudi memberlakukan sistem verifikasi terhadap para pemegang identitas nasional Arab Saudi di pintu perlintasan (entry), berdasarkan arah negara kedatangan mereka sebelum memasuki wilayah Saudi, serta memberlakukan prosedur pemeriksaan kesehatan terhadap mereka.

    Namun, pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa prosedur tersebut hanya bersifat sementara dan akan terus dievaluasi oleh pihak berwenang. Ketentuan ini mulai berlaku pada 27 Februari 2020.antara/nor

  • LSM Payung Serantau Taja Sosialisasi Cegah Karhutla

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,MERANTI- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Payung Serantau yang konsen pada lingkungan dan sosial masyarakat, menggagas kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Rangsang tepatnya di Desa Sei Gayung Kiri dan Desa Tanjung Medang, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau.

    Kegiatan Sosialiasi tersebut di helat di Balai Desa Sei Gayung Kiri dan Tanjung Medang pada Selasa, (26/2/20). Dalam sosialisasi tersebut LSM Payung Serantau menggandeng BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan PT Sumatera Riang Lestari mewakili perusahaan yang ada di Pulau Rangsang sebagai narasumber. Sedianya LSM Payung Serantau juga mengundang Polsek dan Danramil sebagai perwakilan penegak hukum, namun berhalangan hadir karena ada kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan.

    Hadir sebagai peserta ketua RT, RW, tokoh masyarakat, warga petani kelapa dan perwakilan pelajar di masing-masing desa untuk mendengarkan materi dari nara sumber. Ajir Dahlan, ketua LSM Payung Serantau menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat akan bahaya dari Karhutla, serta pencegahan sejak dini terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

    Apalagi menurut prediksi BMKG, Provinsi Riau akan dilanda kemarau panjang sejak awal Maret hinggi Oktober 2020.Kepala Desa Gayung Kiri, Ace M Saleh dalam sambutannya saat membuka acara di Desa Sei Gayung Kiri menjelaskan bahwa berkaca pada tahun 2019, desa sudah disibukkan dengan pemadalam sejak awal tahun.

    "Sejak Februari hingga April 2019 warga dibantu SRL, TNI/ Polri dan bapak-bapak BPBD sudah berjibaku memadamkan api. Alhamdulillah tahun ini belum ada kasus kebakaran di Desa Gayung Kiri, " ucapnya.

    Hal ini tentunya tidak terlepas oleh motivasi dari PT SRL yang memberikan penghargaan 100 juta rupiah jika areal desa tidak terbakar sehingga warga dan perangkat desa yang menjadi garda terdepan dalam menjaga areal dari ancaman karhutla.

    Menurut Ace selain menguras tenaga waktu dan fikiran, pemadaman juga menguras biaya yang tidak sedikit.

    Warga dan perangkat desa telah sepakat, jika ketahuan ada lahan warga yang terbakar apalagi dengan sengaja, maka seluruh operasional pemadaman harus ditanggung pemilik lahan, belum lagi ancamam pidana dari kepolisian. Selain itu desa yang harusnya mendapat reward 100 juta rupiah dari SRL jika dapat menjaga lahan desa tidak terbakar, kini hanya mendapat 50 juta saja karena adanya kelalaian pihak yang tak bertanggung jawab.

    Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh masyarakat desa agar bisa saling menjaga dan mengingatkan agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan.

    Lain hal dengan Suripto, Kepala Desa Tanjung Medang. Mengingat ancaman Karhutla yang tiap tahun melanda, ia menggagas program 1001 embung dan 101 baliho himbauan. Namun tetap saja Karhutla terjadi di Tanjung Medang.

    Suripto mengisahkan, dibantu oleh PT SRL, ia bersama warga telah bahu membahu membuat ratusan embung air dan baliho imbauan di titik-titik rawan kebakaran Desa Tanjung Medang. Sialnya masih ada saja areal yang terbakar dan setelah ditelusuri kebun milik warga dari desa tetangga 2019 lalu.

    "Akhirnya reward dari SRL yang sedianya dapat 100 juta, hanya bisa terealisasi 50 juta karena adanya arealnya yang terbakar tersebut. Namun jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya angka kebakaran sangat jauh berkurang, " ucap Kades.

    Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kab Meranti yang diwakilkan Kasi Kesiap-siagaan Mukhtarom menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berada pada kategori rawan kebakaran. "Apalagi wilayah Meranti termasuk wilayah gambut, sehingga jika terjadi kebakaran akan sangat sulit dipadamkan," ungkapnya. 

    Untuk itu, Ia mengajak agar potensi kebakaran dapat diminimalisir sedini mungkin salah satunya dengan cara sosialisasi seperti yang dilakukan saat ini.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Pj Kepala Seksi Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Pj Kepala Seksi Pencemaran, Cameron Bernart menerangkan betapa bahayanya jika terjadi kebakaran hutan dan lahan.

    Kebakaran dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, ekosistem, mengganggu kesehatan dan bahkan kerugian ekonomi. Jika sudah terbakar hutan dan lahan juga membutuhkan waktu yang lama untuk dipulihkan.

    Sementara itu Amizar, Kabid Perkebunan Dinas Perkebunan Kepulauan Meranti menjelaskan bahwa tidak saatnya lagi bagi warga untuk membuka lahan dengan cara membakar. Dari segi waktu dan ekonomi mungkin dinilai paling murah dan cepat. Cukup menyediakan bensin secukupnya satu orang saja bisa mebersihkan areal 1 hektar.

    Namun membuka lahan dengan membakar malah akan merusak mikro organisme yang berfungsi untuk menyuburkan tanah, memadatkan tanah dan yang pasti akan menyebabkan asap yang mengganggu kesehatan.

    Ia menawarkan solusi kepada petani untuk membuat cuka kayu. "Daripada semak atau belukar yang ada di kebun dibakar, lebih baik dimanfaatkan menjadi pupuk yang disebut dengan cuka kayu," jelas Amizar.

    "Selain bisa bermanfaat untuk menjadi pupuk, cuka katu juga dapat dimanfaatkan untuk fungisida, bahkan yang grade A bisa dimanfaatkan menjadi obat kulit. Pastinya nilai ekonomisnya semakin tinggi, " kata dia.

    Untuk bimbingan atau teknis lebih lengkap, kami siap menerima bapak-bapak dan adik-adik pelajar yang datang ke kantor untuk belajar membuatnya.

    Sementara itu,  diakhir sosialisasi Ajir Dahlan mengapresiasi PT SRL yang telah membuat program Free Fire Village di Sei Gayung Kiri dan Tanjung Medang. Ia menilai bahwa rangkaian program SRL yang melibatkan warga dan LSM sebagai mitra efektif dalam menekan jumlah kebakaran di dua desa tersebut.

    Setelah ini dalam waktu dekat kami dari LSM Payung Serantau juga akan melanjutkan rangkaian sosialisasi bahaya Karhutla ini melalui program sosialiasi ke sekolah dan pemutaran film di desa pungkas Ajir Dahlan.Ahmad
  • Sempat Bilang Belum, Syamsuar Akhirnya Ambil Formulir Calon Ketua DPD Golkar Riau

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU-Sempat mengatakan belum mengambil formulir pendaftaran Calon Ketua DPD I Golkar Riau, Gubernur Riau H Syamsuar akhirnya mengutus Tim suksesnya mendatangi Sekretariat Kantor DPD I Golkar Riau di Jalan Diponegero,Pekanbaru, Kamis (27/2/20).

    Ulil Amri bersama rekannya yang merupakan Tim Syamsuar dari Pengurus DPD II Golkar Siak itu datang mengambil formulir. Mereka disambut Tim Penjaringan yakni Aprison dan Safitri.

    "Iya betul, barusan ada utusan dari Syamsuar. Mereka mengambil formulir penjaringan calon ketua umum,"kata Aprison.

    Aprison mengatakan, Syamsuar merupakan salah satu kandidat yang pertama kali mengambil formulir. Namun dia belum memastikan, kapan formulir itu akan dikembalikan oleh Tim Syamsuar.

    "Yang jelas kita tunggu saja kapan dikembalikan (formulir-red). Nanti akan ada verifikasi menjelang rekom pada Musda,"ulas Aprison.

    Pengambilan formulir oleh Tim Syamsuar ini termasuk mengejutkan juga. Apalagi beberapa jam sebelumnya, Syamsuar mnegatakan belum mengisyaratkan untuk mengambil formulir calon Ketua DPD I Golkar Riau.

    Gubernur Riau H Syamsuar sejauh ini belum mengambil formulir pendaftaran untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD I Golkar Riau.

    Kepastian itu disampaikan Gubri saat dikonfirmasi hal tersebut, Kamis (27/2/20) saat menghadiri pelantikan Pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Riau di Gedung Daerah."Belum lagi,"kata Syamsuar singkat.

    Namun dia tidak menjelaskan lebih jauh apakah memang berniat ingin maju menjadi kandidat Ketua DPD I Riau atau tidak dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Riau yang akan digelar pada tanggal 1-2 Maret 2020 mendatang.nor



  • Disaksikan Gubri, Presiden DMDI Lantik Pengurus Baru

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Tan Seri Ali Mohammad Rustam melantik Pengurus DMDI Riau Periode 2019-2022, di Balai Serindit Gedung Daerah, Kamis (27/2/20).

    Pelantikan ini disaksikan langsung Gubernur Riau H Syamsuar selaku Dewan Pembina. Tan Seri Ali Mohammad Rustam melantik Datok H Azis bin Manaf sebagai Ketua Umun DMDI Provinsi Riau.

    Datok H Azis mengatakan, fokus organisasi diantaranya mewujudkan ekonomi masyarakat. Salah satu ekonomi kerakyatan yang akan dikembangkan pada bidang perkebunan serai yang dianggap potensial membangkitkan ekonomi masyarakat.

    Menurutnya, kandungan minyak pada perkebunan Serai, memiliki prospek dipasaran ditengah keterpurukan sawit dan karet."Oleh sebab itu saya meminta bantuan semua pihak, agar DMDI sesuai dengan tema yakni menggerakkan ekonomi kemasyarakatan,"sebutnya.

    Aziz juga mengingatkan, agar fokus terhadap atas rencana kerja yang sudah direncanakan. Kepengurusan DMDI juga diharapkan tidak menjadikan organisasi untuk mencari sumber anggaran terlebih untuk kepentingan diluar organisasi.

    "Tetapi yang diharapkan, bagaimana tema bersama kita wujudkan ekonomi masyarakat bisa terwujud. Uang bukan segala-galanya dalam menggerakan organisasi, walau pun tanpa uang kita juga tak bisa berbuat apa-apa,"bebernya.

    Sementara Gubri mengharapkan dengan DMDI ini akan memperkuat kerjasama beberapa negara yang tergabung dalam DMDI."Karena di DMDI ini juga ada Kamboja, jadi kita berharap saling menguntungkan antar negara,"sebut Gubri.

    Pemprov Riau sendiri kata Gubri, akan mendukung penuh program kegiatan DMDI khususnya yang berkenaan dengan peningkatan perekomian kerakyatan. Pihaknya akan mendorong Kepala OPD berkoordinasi dengan kepengurusan DMDI untuk program kesejahteraan masyarakat.nor

  • Gubri Syamsuar Belum Ambil Formulir Calon Ketua DPD Golkar

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Gubernur Riau H Syamsuar sejauh ini belum mengambil formulir pendaftaran untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD I Golkar Riau.

    Kepastian itu disampaikan Gubri saat dikonfirmasi hal tersebut, Kamis (27/2/20) saat menghadiri pelantikan Pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Riau di Gedung Daerah."Belum lagi,"kata Syamsuar singkat.

    Namun dia tidak menjelaskan lebih jauh apakah memang berniat ingin maju menjadi kandidat Ketua DPD I Riau atau tidak dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Riau yang akan digelar pada tanggal 1-2 Maret 2020 mendatang.

    Sebelumnya, Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Riau mulai Kamis (27/2/20) hari ini, mulai melakukan penjaringan para calon Ketua DPD I Periode 2020-2025.

    Ketua Steering Comittee (SC) Musda DPD Golkar Riau H Masnur menyebutkan, pihaknya diberi waktu selama tiga hari untuk melakuakn penjaringan calon. Rinciannya, dua hari menerima pendaftaran calon dan satu hari melakukan verifikasi administrasi dan faktual para calon.

    "Jadi mulai besok selama dua hari yakni tanggal 27 sampai 28 Februari, kita menerima pendaftaran para calon. Kemudian satu hari yakni tanggal 29 Februari kita melakukan verifikasi,"kata Masnur, Rabu (26/2/20) kemarin.

    Masnur mengungkapkan, penjaringan dan verifikasi para calon itu harus dilakukan sebelum dilaksanakannya Musda. Direncanakan, Musda akan digelar pada tanggal 1-2 maret 2020 mendatang.nor


  • Polres Inhu Launching Aplikasi SIPEKA

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,RENGAT- Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Grand Launching Aplikasi SIPEKA Polres Inhu dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Kamis (27/2/20) pagi di GOR Tribrata Polres Inhu.

    Tampak hadir, Bupati Inhu H. Yopi Arianto SE, Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIk, Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Hendra Roza SIP, Waka II DPRD Inhu Suwardi Ritonga SH, Unsur Forkopimda Inhu, Pimpinan Bank, FKUB, LAMR, Satpol PP, Ormas LMP, PP, Katang Taruna, Mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para tamu undangan lainnya.

    Kapolres Inhu dalam sambutannya mengatakan,  Grand Launcing Aplikasi SIPEKA ini merupakan sesuatu yang bisa kami (Polri,) berikan untuk masyarakat Kabupaten Inhu tentunya yang bermanfaat bagi masyarakat untuk mempermudah kedekatan, pelayanan Polri kepada masyarakat.

    Kapolres menceritakan, asal usul terciptanya Aplikasi SIPEKA padaa saat dirinya menghubungi teman tim IT di Jakarta untuk membuatkan aplikasi tersebut. Kapolres memyebutkan konsep aplikasi yang berkeinginan selalu dekat dengan masyarakat dan pelayanan.

    "Hal ini menjadi satu genggaman, kapanpun, di manapun dan jam berapa pun. Dengan beberapa fitur yang ada di SIPEKA yang saat ini sudah mendownload sekitar 14 ribu lebih. Polri akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten Inhu tentunya memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat yang memberikan rasa aman," ujar AKBP Efrizal.

    Kapolres himbau, masyarakat dapat mendownload melalui Android HP melalui Play Store yang ada di HP Android HP. "Kalau HP iPhone itu tidak bisa hanya Android di playstore," tambahnya.

    Sementara itu, Bupati Inhu H. Yopi Arianto SE mengapresiasi kinerja Polres Inhu dalam menciptakan pelayanan berbasis aplikasi. Menurutnya, hal ini merupakan Gebrakan luar biasa dalam mempermudah pelayanan masyarakat.

    Yopi juga mengapresiasi kepada Kapolres yang baru menjabat kurang lebih 4 bulan ini mampu membuat terobosan trobosan luar biasa. Bupati juga berbicara terkait beberapa aplikasi ciptaan pemkab Inhu selama dirinya menjabat Bupati Inhu. Tidak mau kalah, Bupati melalui  Satpol PP juga telah menciptakan Aplikasi si ATAN dalam membantu Polres inhu dalam melayani masyarakat.

    Ada beberapa diantaranya 19 produk aplikasi dari Bupati salah satunya Aplikasi Si Abang dalam bidang pembangunan yang juga diciptakan pemkab Inhu.

    "Saya merasa tersaingi dengan Polres Inhu, tersaing dalam hal yang Positif. Kapolres Baru 4 bulan sudah membuat trobosan luar biasa dan memberantas kriminal serta sindikat narkobat, Alhamdulillah saya kurang lebih 9 tahun ini sudah menciptakan beberapa produk aplikasi," ucap Yopi.

    Kemudian, Bupati, kapolres beserta forkopimda melakukan pelepasan balon ke udara pertanda telah resmi aplikasi SIPEKA dimasyarakat. Kemudian selanjutnya, akan terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat kabupaten Inhu.Sandar Nababan



  • BI dan Polda Riau Perkuat Pedoman Kerja Penegakan Hukum

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU– Bank Indonesia (BI) dan Polda Riau memperkuat persoalan kerja terhadap penegakan hukum di lingkup wilayah Provinsi Riau.

    Bentuk kerja sama ini tertuang dalam pedoman kerja yang ditandatangani oleh Pimpinan BI Perwakilan Riau dan Pimpinan Polda Perwakilan Riau.

    Penandatanganan Pedoman Kerja tersebut merupakan tindaklanjut kerjasama antara BI dan Polri sesuai dengan Nota Kesepahaman antara Gubernur Bank Indonesia dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No.21/7/NK/GBI/2019 dan No.B/105/VIII/2019 tanggal 30 Agustus 2019 tentang Kerjasama dalam rangka Mendukung Pelaksanaan Tugas dan Kewenangan Bank Indonesia dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    “Nota Kesepahaman tersebut kemudian diturunkan di tingkat daerah dalam bentuk 4 Pedoman Kerja yang hari ini kami tandatangani bersama,” kata Kepala Perwakilan BI Riau, Decymus.

    Adapun 4 pedoman kerjanya tersebut diantaranya, tata cara Pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan terhadap Badan Usaha Jasa Pengamanan yang Melakukan Kegiatan Usaha Kawal Angkut Uang dan Pengelolaan Uang Rupiah.

    Kedua, pelaksanaan dan Penanganan Tindak Pidana Terkait Sistem Pembayaran dan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB). Ketiga,tata Cara Pelaksanaan Penanganan Dugaan Tindak Pidana terhadap Uang Rupiah, Tindak Pidana dan/atau Pelanggaran terhadap Kewajiban Penggunaan Uang Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

    Keempat, Pelaksanaan Pengamanan Bank Indonesia dan Pengawalan Barang Berharga Milik Negara. Secara umum, ruang lingkup kerjasama dan koordinasi dalam rangka pelaksanaan tugas dan kewenangan Bank Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut mencakup: Tukar menukar data dan/atau informasi, pengamanan dan pengawalan, pengawasan, penegakan hukum; dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

    “Jangka waktu pedoman kerja ini merujuk pada jangka waktu Nota Kesepahaman antara Gubernur Bank Indonesia dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yaitu sampai tanggal 30 Agustus 2024,” kata Decymus.Ridwan

  • Kadisdik Lapor ke Gubri Soal Kepsek SMA/SMK Bermasalah

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Rudyanto telah melaporkan sejumlah kepala sekolah (Kepsek) SMA/SMK di kabupaten/kota yang bermasalah kepada Gubernur Riau H Syamsuar.

    Adanya laporan Kadisdik itu, juga dibenarkan oleh Gubri."Iya, Pak Rudy (Kadisdik-red) telah menyampaikan ke saya,"kata Gubri, Rabu (26/2/20).

    Gubri mengatakan, Kadisdik menyampaikan ada beberapa Kepsek yang bermasalah karena orientasinya selalu proyek di sekolah. Misalnya soal pengadaan seragam sekolah dan lainnya.

    Bagi Kepsek seperti ini lanjut Gubri, pihaknya tidak akan mentolerir. Bahkan termasuk sanksi pencopotan.

    "Ini nanti akan kita evaluasi. Terutama yang banyak persoalan itu tadi,"tegas Gubri.nor


  • Saudi Hentikan Visa, WNI Tak Bisa Umrah Sementara Waktu

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Kedutaan Besar RI di Riyadh mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang kena imbas larangan umrah sementara yang dikeluarkan Arab Saudi hari ini, Kamis (27/2/20).

    Penangguhan visa umrah itu dikeluarkan Saudi di tengah penyebaran virus corona yang terus melonjak terutama di kawasan Timur Tengah.

    "Ya, betul (WNI juga tidak bisa melaksanakan umrah sementara)," ucap  Duta Besar Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.

    Agus menuturkan saat ini pemerintah Indonesia tengah berdialog dengan Saudi untuk meminta kejelasan nasib WNI yang sedang dan tengah memiliki rencana menunaikan umrah dalam waktu dekat.

    "Kami sedang berusaha melobi Saudi karena Indonesia tidak termasuk negara yang terpapar corona," ucap Agus.

    Aturan penangguhan umrah dirilis Kerajaan Arab Saudi pada Kamis dini hari. Dalam rilis itu, Kementerian Luar Negeri Saudi menuturkan akan melarang sementara warga negara asing yang ingin masuk ke negara dalam rangka ibadah umrah dan mengunjungi Masjid Nabawai di Madinah.

    Selain berhenti mengeluarkan visa umrah, Saudi juga menyetop pemberian visa wisata bagi wisatawan asing yang berasal dari negara-negara yang memiliki kasus virus corona.

    Saudi juga akan menghentikan lalu lintas keluar masuk warga negara anggota Dewan Kerja Sama Negara Teluk Arab (GCC) ke wilayahnya dengan menggunakan kartu penduduk.

    Saudi turut meminta warganya untuk tidak berpergian sementara waktu ke negara-negara terpapar Covid-19.

    "Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut di atas adalah sementara dan penerapannya akan terus dievaluasi oleh lembaga pemerintah terkait," bunyi pernyataan Kemlu Saudi.cnnindonesia/nor

  • Korupsi Proyek Transmigrasi, Kejati Tahan Dua Oknum Pejabat Pemprov Riau

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menahan dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, berinisial J dan D yang diduga terjerat korupsi proyek permukiman kawasan transmigrasi di Desa Tanjung Melayu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

    Kedua tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Pekanbaru usai menjalani serangkaian proses administrasi panjang hingga Rabu malam ini di Gedung Kejati Riau, Kota Pekanbaru.

    "Hari ini (kemarin), kami menerima penyerahan dua tersangka dan barang bukti perkara dugaan korupsi proyek permukiman kawasan transmigrasi. Ada dua tersangka, yaitu tersangka J dan D," kata Kepala Ssksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan.

    Ia mengatakan para tersangka tersebut merupakan oknum ASN yang bertugas di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat perkara rasuah itu terjadi. Tersangka J merupakan Kuasa Pengguna Anggara (KPA) dan D merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam proyek tersebut.

    "Keduanya oknum PNS di Pemprov Riau," lanjut mantan Kasi Perdata dan Tata Usaha (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru itu.

    Sebelum ditahan, kata dia, kedua tersangka diperiksa kesehatannya oleh tim medis. Selain itu, seluruh kelengkapan administrasi tahap II juga tak luput dari pemeriksaan Jaksa.

    Usai tahap II, lanjutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menyiapkan berkas dakwaan sebelum dilimpahkan ke pengadilan. Dia menargetkan, dalam waktu dekat para pesakitan itu akan menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

    "Ada 10 Jaksa yang bertindak sebagai Penuntut Umum. Empat orang dari Kejati, dan enam orang dari Kejari Inhil," pungkas Muspidauan.

    Sebelumnya, tindakan yang sama juga diberikan kepada tiga orang tersangka dari pihak swasta. Mereka adalah MS dan GT selaku rekanan proyek dari PT Bahana Prima Nusantara (BPN), serta MSH selaku konsultan pengawasan dari CV Saidina Consultant. Keduanya telah ditahan pada pekan lalu.

    Untuk diketahui, perkara tersebut terjadi pada waktu bulan Juli hingga Desember 2016. Dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima Kejati Riau, tempat kejadian perkara berada di Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuala Indragiri, Inhil.

    Berdasarkan data yang dihimpun, pengerjaan proyek itu menggunakan biaya yang bersumber dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2016 yang digarap Disnakertrans Provinsi Riau.

    Program Pengembangan Wilayah Transmigrasi masing-masing sebesar Rp24.018.503.200 dan Rp19.315.574.036 atau 80,41 persen realisasi tesebut di antaranya digunakan untuk pekerjaan pembangunan pemukiman penduduk sebanyak 146 unit dengan nilai sebesar Rp15.683.315.000.

    Pengerjaan itu dituangkan dalam surat perjanjian (kontrak) antara KPA selaku PPK dengan PT BPN Nomor : 305/Disnakertransduk.P3T/2016 tanggal 16 Agustus 2016. Nilai kontraknya Rp16.229.895.000. Jangka waktu penyelesaiannya selama 120 hari kalender dan pada 25 Desember 2016 harus sudah selesai.

    Namun, dalam proses pelaksanaan pekerjaan, kontrak tadi diubah. Dari Adendum I Nomor : 2158/ADD.FINAL/Disnakertransduk.P3T/2016 tanggal 3 November 2016, yaitu mengatur pengurangan pekerjaan sebesar Rp141.000.000 dan penambahan pekerjaan sebesar Rp1.710.342.000.

    Sehingga mengubah nilai kontrak menjadi Rp17.799.201.000. Jangka waktu pelaksanaannya 150 hari kelender atau berakhir 13 Januari 2017. Kemudian pada Adendum II Nomor 2158/ADD.FINAL/Disnakertransduk.P3T/2016 tanggal 22 Desember 2016, yaitu mengatur pengurangan volume pekerjaan dengan mengubah nilai kontrak menjadi sebesar Rp15.683.315.000. Pengurangan itu di antaranya adalah penyiapan lahan dari 368 hektare menjadi 160 hektare.

    Pembangunan jalan desa sepanjang 2 kilometer dan jalan poros sepanjang 5 kilometer tidak jadi dilaksanakan sesuai dengan kontrak awal. Pengawas pekerjaan tersebut adalah CV Saidina Consultant. Nilainya sebesar Rp343.750.000. Proyek itu dinyatakan selesai sesuai dengan kontrak Adendum Nomor : 2158/ADD.FINAL/Disnakertransduk.P3T/2016 tanggal 3 November 2016.

    Bahkan, telah diterima melalui serahterima pertama hasil pekerjaan (PHO) Nomor BA.455/DISNAKER TRANSDUK-PHO/2016 tanggal 19 Desember 2016. Tak hanya itu, pekerjaan telah dibayar sebesar Rp15.679.721.000 dengan tiga kali pembayaran pada 29 Desember 2016.antara/nor

  • BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap Pantau Pergerakan Harimau di Tol Muara Fajar

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU-BBKSDA Riau memasang kamera trap, menyusul adanya informasi Harimau Sumatera kerap melintas di Jalan Tol Seksi I Muara Fajar Minas.

    Atas informasi itu Kepala BBKSDA Riau, Suharyono langsung menurunkan tim. Tim Balai Besar BBKSDA Riau dipimpin M Surya Abdul Haris.

    Suharyono mengatakan, tim langsung melakukan kegiatan pantauan dan pemasangan camera trap di Minas.Tim melakukan pemasangan kamera trap di Lintasan Jalan Tol Muara Fajar dan jalur lintasan Trek Jungle Run Tahura Sultan Syarif Hasyim, Minas, Selasa (25/2/20).

    Karena kawasan Tahura Sultan Syarief Hasim akan di gelar junggle run. Jumlah kamera trep yang dipasang menurut Suharyono adalah 4 unit.

    "Kamera trap dipasang di sekitar kawasan lintasan Tol Muara Fajar. Sehingga kita dapat memantau pergerakan harimau tersebut,"jelasnya, Rabu (26/2/20).

    Suharyono menyebutkan, tim BBKSDA Riau juga memasang 10 unit camera trap di jalur perlintasan Jungle Run Tahura Sultan Syarif Hasyim.nor
  • Musuh Pancasila adalah Musuh Agama

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Kalau melihat aneka tanggapan dan kritik terhadap pernyataan kontroversial Ketua BPIP Yudian Wahyudi yang menyebut agama adalah musuh terbesar Pancasila, kesannya tidak ada lagi pertentangan esensial antara agama (Islam) dan Pancasila.

    Di dalam Pancasila sudah terkandung nilai-nilai agama Islam, terutama dalam konteks (meminjam bahasa budayawan Sujiwo Tedjo) puncak-puncak sosio-kulturalnya atau dalam istilah sejarawan Kuntowijoyo, bahwa Pancasila itu adalah “objektivikasi” Islam (Kuntowijoyo, 2000).

    Dengan demikian, apa yang disebut musuh Pancasila sebenarnya adalah musuh agama juga. Sebutlah masalah kemiskinan, ketimpangan sosial, korupsi, radikalisme, atau ekstremisme agama, semua itu tak sejalan dengan nilai Pancasila dan agama sekaligus.

    Memang kalau menyimak risalah sidang-sidang BPUPKI 1945 dan sidang-sidang Konstituante 1950-an, pernah terjadi pertentangan keras antara ideologi Islam dan Pancasila. Namun, hal tersebut mesti dimaknai dalam konteks dialektika pemikiran the founding fathers dalam mencari dan menemukan format pedoman hidup bersama sebagai bangsa. Namun, dalam perjalanannya, aneka kepentingan politik kemudian kerap menyubordinasi Pancasila.

    Pada masa Orde Lama, pemaknaan Pancasila dihegemoni golongan berkuasa yang dipengaruhi paham komunis untuk mengikis pengaruh kelompok agama dan pro-demokrasi. Pelaku kekuasaan mengeklaim paling Pancasilais, tetapi sebenarnya justru menyelewengkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri.

    Pada masa Orde Baru, penyimpangan Pancasila lebih sistemis. Pada mulanya juga tidak ada kesan terjadinya perbenturan agama dan Pancasila.

    Namun, hegemoni makna atas Pancasila dari penguasa justru, antara lain, dengan mendiskreditkan kelompok-kelompok yang dianggap tidak Pancasialis. Stigmatisasi atas kelompok-kelompok Islam tertentu sebagai anti-Pancasila akhirnya seolah mengafirmasi adanya kelanjutan pertentangan ideologi Islam dan Pancasila.

    Otoritarianisasi Pancasila akhirnya membawa implikasi serius. Aneka kebijakan pemegang kuasa politik dan hasil-hasilnya justru mencerminkan pengkhianatan terhadap nilai-nilai dasar negara itu sendiri.

    Pada tahap ini, yang terjadi bukan lagi soal perbenturan Pancasila dan agama, melainkan terputusnya korespondensi antara Pancasila dan kenyataan. Maraknya KKN pada masa Orde Baru, termasuk di lingkungan keluarga Soeharto, merupakan contoh pengkhianatan serius terhadap kelima sila Pancasila.republika/nor
  • Pengakuan Para Sarjana Barat Soal Majunya Peradaban Islam

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Banyak pihak mengakui bahwa peradan yang berkembang di negeri Barat banyak dipengaruhi peradaban Islam. Bahkan, beberapa orang Eropa sendiri sebagian mengakui bahwa mereka tak mungkin mengenal kebudayaan dan peradaban sekarang ini kalau tidak diberikan oleh para intelektual Muslim.

    Berikut ini beberapa ilmuwan Barat yang mengakui kemajuan peradaban Islam.

    a. Prof Dr Charles Singer (seorang dokter)

    ''Di Barat, ilmu tasrih (anatomi) dan ilmu kedokteran sebenarnya tidak ada. Ilmu mengenal penyakit dipergunakan dengan cara yang bukan-bukan. Seperti dengan jengkalan jari, tumbuh-tumbuhan, tukang jual obat, dan takhayul sebagai sarana pengobatan.''

    b. Prof HAR Gibb (guru besar London University)

    ''Sastra Barat berasal dari sastra Muslim. Hal itu tidak perlu dipertentangkan atau diperselisihkan lagi.''

    c. Prof Leo Weiner (sastrawan Barat)

    ''Konflik pengaruh sastra Islam dengan sastra Eropa dimulai pada abad ke-8 Masehi.''

    d. Dr Peter Du Berg

    ''Seorang pendeta bernama Peter the Venerable pernah berangkat ke Toldeo hendak menyalin Alquran. Tetapi, pendeta itu takjub ketika melihat orang Yahudi yang beragama Islam sedang menulisnya di atas benda tipis yang halus (kertas). Kemudian, ia membawa kepandaian umat Islam itu dalam membuat kertas di Prancis.''

    e. Ibnu Tumlus di Alcira (ilmuwan Barat dalam bidang ilmu ukur, ahli musik, ilmu bintang, dan aritmatika)

    ''Orang Islam telah jauh melampaui kepandaian orang-orang Barat.''

    f. Prof Kodrad dalam bukunya Uber den Usprung Deermite literchen Minnesang yang diterbitkan di Swiss tahun 1918 menulis, ''Eropa yang mendapatkan sastra dan nyala api peradaban modern berasal dari Islam.''

    g. Pernyatan sejumlah orientalis

    ''Ilmu filsafat yang ditulis dua filsuf Barat kenamaan, Raymond Lull dan Raymond Martin, sebagian besar merupakan buah pikiran ahli filsafat Islam, yaitu Ibnu Rusyd dan Al-Ghazali.''

    Pernyataan ini menunjukkan bahwa peradaban Islam, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan, telah banyak memengaruhi ilmuwan Barat.republika/nor 

     

  • Puluhan Kios Pasar Rumbai Inhil Ludes Terbakar

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Sebanyak 20 unit kios di simpang Pasar Rumbai, Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir ludes terbakar. Kamis (27/2) dini hari.

    "Kebakaran kios pasar tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul 02.50 WIB dan api baru bisa dipadamkan sekira pukul 04. 00 WIB," sebut Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Indra Duaman melalui Kasubag Humas, AKP Warno Amka.

    Mantan Kapolsek Mandah ini menuturkan bahwa pemadaman dilakukan oleh BPBD, Damkar, PSMTI, TNI, Polri dan masyarakat setempat.

    "Pemadaman tersebut didukung 1 unit kendaraan roda 4 dan 3 unit kendaraan roda 2," tuturnya.

    Sementara itu kerugian atas kebakaran 20 unit kios ini mencapai Rp450 juta dan tidak terdapat korban jiwa.

    "Untuk penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan," tutur Warno.antara/nor
  • Aksi Curanmor Terekam CCTv di Inhu, Diduga Satu Pelaku Perempuan

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali beraksi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Aksi pelaku berhasil terekam kamera pengintai CCTV.

    Kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.15 Wib di lahan parkiran Puskesmas Sipayung, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu.

    Kali ini korban pelaku Curanmor itu seorang perawat yang bekerja di puskesmas tersebut, akibatnya sepeda motor merek Honda Beat dengan nomor polisi BM 4102 BB milik Veti Mita, raib disikat curanmor.

    Dalam vidio berdurasi 70 detik itu terekam pelaku curanmor, yang berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor merek honda beat, tidak lama berselang pelakupun berhasil menggondol sepeda motor yang sama dibawa pelaku tersebut.

    Saat dikonfirmasi Kanit Pidana Umum, Polres Inhu Ipda Daniel menuturkan pelaku kedua pelaku yang terekam CCTV tersebut  diduga adalah pelaku yang sama saat melakukan aksi curanmor beberapa waktu lalu di parkiran Kantor Bupati Inhu.

    "Kita menduga kedua pelaku adalah orang yang sama saat melakukan aksinya beberapa waktu lalu," tutur Daniel.

    Mirisnya lagi, Daniel menduga bahwa aksi curanmor tersebut tidak hanya dilakukan pria, namun aksi curanmor tersebut terekam juga yang diduga kuat seorang wanita.

    "Dugaan sementara pelaku curanmor tadi ada perempuan yang ikut serta," jelasnya.Sandar Nababan



  • Petugas Kesulitan Air Atasi Karhutla di Rangsang Pesisir

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,MERANTI- Proses pendinginan terhadap kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)  di Desa Telesung dan Desa Tanjung Kedabu sudah berlangsung selama tiga hari.  Sulitnya mendapatkan sumber air dan angin kencang menjadi kendala petugas dilapangan.

    Seperti yang diakui Kepala Polisi Resort (Kapolres) Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH,  Rabu (26/2/2020). Bahkan ia ikut membantu proses pendinginan.

    "Kuatnya angin yang berhembus dapat menimbulkan kembali titik api dari sisa-sisa kebakaran.  Karena kemungkinan sisa api masih ada di dalam tanah gambut. Kemudian, sulitnya mendapat sumber air untuk melakukan pemadaman karhutla,"ungkapnya.

    Selain itu, sulitnya akses menuju titik api juga menjadi kendala petugas.  "Akses jalan untuk masuk ke lokasi jauh dan harus merintis atau membuka jalan," keluhnya.

    Ia mengungkapkan luas lahan yang terbakar di dua desa yang berdekatan ini lebih kurang 10 hektar.  Kondisi lahan gambut juga menjadi penyebab api sulit dipadamkan.

    "Walaupun di permukaan terlihat sudah padam,  namun dibawah lahan gambut bara api masih ada.  Sehingga saat angin bertiup kencang,  api kembali hidup, " terang Kapolres.

    Orang nomor satu di Polres Meranti ini menerangkan kondisi dilapangan tidak terlihat lagi kobaran api. Namun lokasi yang terbakar masih mengeluarkan asap.

    Lebih jauh AKBP Taufiq menjelaskan,  selain melakukan pendinginan,  penyelidikan terhadap penyebab kebakaran juga sedang dilakukan.  "Kita masih lidik.  Nama pemilik lahan juga sudah kita kantongi," ujarnya.

    Selain dari kepolisian,  tim pemadam juga terdiri dari TNI,  BPBD,  MPA dan tim fire PT SRL.

    Sebelumnya,  Kasi Karhutla dan Kecelakaan BPBD Meranti,  Ekaliptus mengaku pada malam hari api berpotensi hidup kembali.  Karena pada malam hari angin sangat kuat berhembus dilokasi Karhutla.

    "Tadi malam beberapa titik api api kembali hidup.  Tapi sudah dipafamkan.  Kami masih terus stamby membuat posko di sekitar lokasi karhutla bersama TNI,  Polri dan MPA, " ucapnya.

    Api Menuju Lokasi PT SRL

    Karhutla yang terjadi di Desa Telesung dan Tanjung Kedabu ini terus diantisipasi.  Selain mulai mengarah ke pemukiman warga,  juga mengarah ke lokasi konsesi HTI PT SRL.

    Hal itu diakui Humas PT SRL,  Agil.  Ditemui,  Rabu (26/2/2020) ia mengaku api mulai menuju perbatasan wilayah konsesi.  Namun petugas sudah disiagakan agar api tidak masuk ke wilayah mereka.

    "Petugas kita terus siaga untuk memadamkan.  Termasuk alat berat.  Supaya kepala api bisa diatasi dan api tidak terus menjalar, " kata Agil yang baru keluar dari lokasi Karhutla.

    Dia menerangkan bahwa selain melakukan upaya pemadaman,  patroli juga dilakukan.  Bahkan melibatkan masyarakat tempatan.

    "Kita melibatkan masyarakat desa untuk membantu melakukan patroli.  Sehingga jika terjadi Karhutla,  bisa segera diatasi," katanya.Ahmad
  • Tiga Naga Diperkuat 4 Pemain Baru di Liga 2

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- KS Abadi Tiga Naga diperkuat 29 pemain untuk hadapi kompetisi Liga 2 tahun 2020 ini.  Empat diantaranya merupakan pemain baru yang didatangkan.

    Hal itu dikatakan oleh Manajer Tim Tiga Naga, Hidayat, bahwa pada kompetisi Liga 2 ini Tiga Naga hanya mendatangkan 4 pemain senior dari klub lain. Selebihnya diambil dari akademi Tiga Naga dan beberapa pemain senior yang memperkuat tim dari Liga 3 tahun 2019 lalu.

    "Empat pemain baru yang didatangkan itu ada Joko Sasongko, M Yoga Pratama, Wisnu Nugroho, dan Jones Einsgerika Sado," kata Hidayat, Rabu (26/2/2020).

    "Selain empat pemain yang kita datangkan dari klub lain, kita juga mengambil lima pemain dari Akademi Tiga Naga. Dimana, mereka yang bina disini juga diberi kesempatan untuk bermain di Liga 2 Indonesia ini," katanya.

    Total pemain kata Hidayat, seluruhnya ada 29 pemain. Selain diisi pemain baru, lebih dari separuh skuad Tiga Naga diisi oleh pemain yang memperkuat Tiga Naga saat di Liga 3 tahun 2019 lalu.

    Diketahui, 29 pemain yang memperkuat Tiga Naga di Liga 2 nanti di antaranya, Ahmad Haikal, Ahmad Rizky Yulianto, Alan Sabilah, Alfa Desanto Imanuel, Taemnanu, Andi Irfan, Dadang Tri Sismon, Dicky Nanda Satria, Dilivio Richard Mamuka, Dominikus Romouldus Lede.

    Ghulam Fatkur Rachman, Ilham Syafri Noer, Jefri Wibowo Suliarno, M Asyraaf  Ramadhani, M Deno Rizqy Nabila, M Nazli Gifaldi Sanali, Mohammad Dhia Ulhaq, Rahma Nico, Reza, Riahdo Yanuardi Purba, Roberto Rigyaldi, Saktiawan Sinaga, Surya Rozky Saputra, Syarifudin Hidayatulloh, Yoseph Ostanika Malau.

    Hidayat mengatakan, menjelang kick off Liga 2, pihaknya akan menggelar launching pemain beserta dengan jersey baru Tiga Naga."Kita masih menunggu sponsor yang dalam proses lobi. Namun jika tidak ada sponsor, kita tetap akan launching seminggu jelanh kick off," pungkasnya.Rahmat 
  • Besok, Penjaringan Calon Ketua Golkar Riau Dimulai

    By redkoranriaudotco → Rabu, 26 Februari 2020

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Riau mulai Kamis (27/2/20) besok, mulai melakukan penjaringan para calon Ketua DPD I Periode 2020-2025.

    Ketua Steering Comittee (SC) Musda DPD Golkar Riau H Masnur menyebutkan, pihaknya diberi waktu selama tiga hari untuk melakuakn penjaringan calon. Rinciannya, dua hari menerima pendaftaran calon dan satu hari melakukan verifikasi administrasi dan faktual para calon.

    "Jadi mulai besok selama dua hari yakni tanggal 27 sampai 28 Februari, kita menerima pendaftaran para calon. Kemudian satu hari yakni tanggal 29 Februari kita melakukan verifikasi,"kata Masnur, didampingi Anggota SC Musda DPD Golkar Riau lainnya, Rabu (26/2/20) di Pekanbaru.

    Masnur mengungkapkan, penjaringan dan verifikasi para calon itu harus dilakukan sebelum dilaksanakannya Musda. Direncanakan, Musda akan digekar pada tanggal 1-2 maret 2020 mendatang.

    "Jadi siapa saja kader yang mau mendaftar, silahkan datang besok ke Sekretariat Kantor DPD pukul 09.00 Wib untuk mengambil formulir. Batas waktu pengembalian formulir Jumat (28/2/20) pukul 17.00 Wib,"jelasnya.

    Bagi para calon yang ingin mendaftar papar Masnur, harus melampirkan beberapa persyaratan penting sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 tahun 2020. Diantaranya, para calon harus mendapatkan dukungan 30 persen dari pemegang suara.

    Masnur menjelaskan, dukungan dari pemegang suara itu diantaranya dari Pengurus DPD II kabupaten/kota, DPD I, DPP, Dewan Pertimbangan dan organisasi pendiri seperti AMPI dan SOKSI.

    Selain itu, para calon merupakan pengurus atau kader yang aktif selama berturut-turut."Tidak pernah menjadi pengurus atau kader partai lain dan persyaratan lainnya,"beber Masnur.

    Nantinya lanjut Masnur, Tim SC akan melakukan verifikasi faktual atas persyaratan para calon. Bagi pelamar yang memenuhi persyaratan akan diajukan dalam Musda Golkar DPD I Riau.

    "Kita tidak ada batasan berapa jumlah calon yang akan mendaftar. Berapa pun jumlah pendaftarnya akan kita terima, asalkan memenuhi kriteria Juklak Partai Golkar,"ulasnya lagi.nor



  • BI Riau Dorong Perluas Akses Pasar dengan Pemasaran Digital

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Mendorong pertumbuhan ekonomi dengan penguatan strategi kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan digital,  Bank Indonesia Provinsi Riau menyelenggarakan Workshop Onboarding UMKM Riau Tahun 2020.

    Kegiatan yang diselenggarakan Rabu dan Kamis 26-27 Februari 2020, di Ruang Public Interest Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau ini dengan tema “Memperluas Akses Pasar dengan Pemasaran Digital”.

    Melalui workshop ini peserta akan mendapatkan edukasi terkait:
    Cara mengambil gambar atau poto untuk produk UMKM dengan metode yang sederhana namun tetap menarik dan berkualitas. Juga bagaimana strategi membuat caption menarik untuk meningkatkan penjualan produk UMKM di pasar digital.

    Selain itu,  juga tentang pemanfaatan platform “market place” melalui sharing dengan Shopee dan Tokopedia selaku penyedia platform market place nasional.

    Workshop Onboarding UMKM Riau Tahun 2020 ini bersinergi dengan Shopee dan Tokopedia guna meningkatkan pengetahuan UMKM mengenai pemanfaatan sarana digital untuk memperluas akses pasar dan pembiayaan.

    "Oleh sebab itu, pelaksanaan kegiatan onboarding ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah UMKM yang terhubung dengan e-commerce," ujar Iskandar, Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau kepada wartawan, Rabu (26/2/2020)

    Kegiatan workshop onboarding ini diikuti oleh ± 50 orang peserta dari UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia yang telah eksis pada bidang usahanya minimal 2 (dua) tahun.

    Adapun bidang usaha UMKM tersebut antara lain kerajinan/souvenir, makanan/kuliner, kopi liberica, fashion, tenun, produk olahan sagu, komoditas klaster pangan seperti sayuran dan cabai organik, dan lainnya.Ridwan

  • Harimau Muncul di Kebun Sawit PT SBP Pelalawan

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Dua ekor harimau sumatera muncul di areal perkebunan kelapa sawit milik PT Surya Bratasena Plantation (SBP) di Desa Terantang Manuk Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Riau pada Senin (25/2/20) malam lalu.

    Keberadaan harimau di kebun PT SBP telah dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau. Pemerintah kecamatan beserta unsur Upika dan perusahaan langsung berkoordinasi dengan BKSDA. Memberitahukan penemuan jejak serta cerita kemunculan dua ekor satwa langka itu.

    "Kemarin tim masih melakukan mitigasi di lokasi lain, kemungkinan hari ini baru bisa ke Pangkalan Kuras" kata Kepala Bidang KSDA Wilayah I Riau, Andri Hansen Siregar, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (26/2/2020).


    Hansen menyebutkan, tim yang akan turun untuk melakukan mitigasi serta observasi.

    Pihaknya ingin memastikan jejak tersebut milik harimau sumatera atau satwa lain yang berkeliaran di kebun perusahaan.

    Hansen mengingatkan, agar pihak perusahaan, karyawan, maupun masyarakat untuk tidak memasang jerat di sekitar kebun sawit PT SBP.

    Meskipun tujuannya untuk menjerat babi hutan ataupun binatang lain, akan berpengaruh buruk terhadap keberadaan Si Belang yang berkeliaran di areal tersebut.

    Jika babi hutan dan binatang lain yang menjadi mangsa harimau habis ditangkap, tentu binatang buas itu akan mencari mangsa lain yang tidak biasa.

    Selain itu, jerat tersebut juga bisa mencelakai Sang Datuk seperti yang terjadi di daerah-daerah lain.

    "Tim juga akan menyisir pemasangan jerat di lokasi. Kita ingin tak ada korban, baik dari satwa maupun manusia," tambah Hansen.

    Pihaknya mengimbau agar karyawan, pekerja perusahaan, serta masyarakat mengurangi aktivitas di lokasi kemunculan harimau jika malam hari. BKSDA juga mengingatkan agar tidak melakukan perburuan ilegal terhadap satwa yang dilindungi negara itu.tpc/nor



  • Dituduh Korupsi Rp 37 Triliun, Raden Sebut JK dan Ngaku Tak Dapat Sepeser pun

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co- Kejaksaan Agung (Kejagung) mendakwa mantan Kepala BP Migas, Raden Priyono korupsi USD 2,7 miliar atau setara Rp 37,8 triliun (kurs Rp 14 ribu) di kasus kondensat TPPI. Raden tidak menerima tuduhan itu karena ia menjalankan kebijakan negara atas perintah Jusuf Kalla yang saat itu menjadi Wapres, dan tidak makan uang sepeser pun dari kebijakan itu.

    "Kasus kondensat BP Migas - TPPI berawal dari adanya Rapat di Istana Wapres pada tanggal 21 Mei 2008, dengan agenda Pengembangan Pusat Industri Petrokimia Tuban, dengan tujuan adalah khusus tentang pemanfaatan kapasitas produksi dan optimalisasi peran TPPI dalam penyediaan suplai BBM untuk kawasan Jawa Timur," kata kuasa hukum Raden Priyono, Tumpal H Hutabarat, kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

    Kabareskrim Merasa Tak Perlu Periksa Wapres JK Terkait Kasus TPPI
    Rapat yang dipimpin oleh Wapres Jusuf Kalla tersebut dihadiri antara lain oleh Menteri ESDM Dirjen Anggaran, Dirjen Kekayaan Negara mewakili Menteri Keuangan RI, Dirut Pertamina dan Kepala BPH Migas (bukan BP MIGAS). Tujuan dilaksanakannya rapat tersebut membahas tentang permasalahan mengenai sektor migas, khususnya industri Hilir Migas

    "Latar belakang dilaksanakannya rapat yang dipimpin Wapres Bapak Jusuf Kalla tersebut adalah, PT TPPI suatu perusahaan yang bergerak di bidang migas yang sahamnya mayoritas dikuasai oleh Pertamina dan Pemerintah RI (60 persen), pada saat itu TPPI berhenti berproduksi karena harga outputnya lebih rendah dari harga inputnya," ujar Tumpal.detikcom/nor

  • Mahfud Bakal Panggil Jaksa Agung Terkait Pelanggaran HAM Berat di Paniai

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co- Komnas HAM telah menyimpulkan kasus yang terjadi di Paniai 7-8 Desember 2014 sebagai pelanggaran HAM berat. Kesimpulan itu telah diberikan ke Kejaksaan Agung.

    Terkait hal ini, Menko Polhukam Mahfud mengatakan, semuanya itu harus menunggu kerja dari Kejagung. Karena memang prosesnya seperti itu.

    "Komnas HAM itu adalah lembaga negara yang dibentuk undang-undang. Oleh sebab itu produknya harus diterima sebagai produk lembaga. Sebagai produk lembaga dia menyampaikan keputusannya atau temuannya itu ke Kejaksaan Agung. Biar Kejaksaan Agung yang mengolah itu. Sekarang Kejaksaan Agung sedang mengolah itu," kata Mahfud di kantornya, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

    Dia menuturkan, ada kemungkinan dirinya akan langsung memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menjelaskan hal ini.

    "Nanti dalam waktu seminggu ke depan mungkin saya panggil Jaksa Agung untuk menjelaskan," jelas Mahfud.

    Belum Tentukan Sikap

    Soal sikapnya sendiri, apakah berpandangan ini sebagai kasus pelanggaran HAM berat atau tidak, Mahfud menegaskan, belum melihat kesimpulan dari Komnas."Saya kan tidak dapat suratnya (laporannya)," katanya.merdeka/nor
  • Dihajar Bayern, Chelsea Telan Kekalahan Kandang Terbesar di Kompetisi Eropa

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co- Chelsea takluk 0-3 saat menjamu Bayern Munich di leg pertama 16 besar Liga Champions. Ini kekalahan kandang terbesar yang ditelan The Blues di kompetisi Eropa.

    Chelsea kalah 0-3 di tangan Bayern dalam laga di Stamford Bridge, Rabu (26/2/2020) dini hari WIB. Sama kuat di babak pertama, tuan rumah gagal membendung sang tamu yang menaikkan level di paruh kedua dan kebobolan oleh Serge Gnabry (2 gol) dan Robert Lewandowski.

    Bayern secara keseluruhan mendominasi pertandingan, menguasai bola hingga 63% dan melepaskan 16 tembakan dengan enam yang on target. Sedang Chelsea punya sembilan percobaan di mana sepertiganya mengarah ke gawang.

    Kalah di kandang dan kebobolan tiga gol tak ayal bikin kans Chelsea lolos berat. Artinya skuad besutan Frank Lampard ini perlu menang dengan selisih empat gol saat melawat ke Allianz Arena pada leg kedua nanti.

    Opta mencatat kekalahan 0-3 di Stamford Bridge ini merupakan hasil terburuk yang ditelan Chelsea sepanjang sejarah keikutsertaan di kompetisi Eropa. Ini juga menandai kekalahan kandang kedelapan mereka di seluruh kompetisi.

    Chelsea telah menelan kekalahan kandang terbanyak dalam satu musim sejak musim tersebut. Rinciannya adalah lima kekalahan ditelan di Liga Inggris, satu lainnya di Piala Liga Inggris, dan dua sisanya di Liga Champions.detikcom/nor
  • Eks Presiden Mesir Meninggal hingga PM Timor Leste Undur Diri

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Kabar meninggalnya mantan Presiden Mesir, Husni Mubarak hingga keputusan PM Timor Leste Taur Matan Ruak untuk mengundurkan diri mengisi kilas internasional, Selasa (25/2).

    Eks Presiden Mesir Husni Mubarak Meninggal di Rumah Sakit

    Mantan Presiden Mesir, Husni Mubarak, meninggal dalam usia 91 tahun. Dia dilaporkan wafat di sebuah rumah sakit di Ibu Kota Kairo.

    Seperti dilansir Associated Press, Selasa (25/2), Mubarak dilaporkan meninggal ketika menjalani operasi di rumah sakit tersebut. Namun, tidak dipaparkan secara rinci alasan mengapa dia harus menjalani bedah.

    Mubarak dikenal sebagai pemimpin Mesir yang memerintah selama tiga dekade. Namun, dia lengser setelah aksi unjuk rasa besar-besaran selama 18 hari pada 2011.

    Pengadilan Mesir menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Mubarak karena tidak berusaha mencegah aksi kekerasan yang dilakukan aparat keamanan. Tindakan represif itu membuat sebanyak 900 demonstran meninggal.

    Pertama dalam Sejarah, Raja Arab Saudi Jamu Rabi Israel

    Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saudi dilaporkan bertemu dan menyambut pendeta Yahudi berbasis di Israel, rabi David Ronsen, di istana kerajaan di Riyadh, pada pekan lalu.

    Momen ini disebut sebagai yang pertama kali terjadi dalam sejarah modern. Jamuan Raja Salman ini juga dianggap sejumlah pihak menandakan keinginan Saudi untuk lebih membuka diri terhadap dunia Barat.

    "Itu adalah pertemuan yang menakjubkan. Pengalaman yang benar-benar istimewa. Dan bukan hanya pertemuan dengan raja. Hal yang paling menarik adalah bertemu dengan para pemuda dan pandangan mereka terhadap transformasi yang sedang terjadi di negara mereka," kata Ronsen kepada Times of Israel, Senin (24/2).

    Jamuan itu dilakukan Raja Salman saat menggelar Dialog Pusat antar-Budaya dan antar-Agama Raja Abdullah (KAICIID).

    Pertemuan antar-kelompok agama ini juga yang pertama digelar oleh Raja Salman sebagai pemimpin jajaran direksi KAICIID yang dibentuk delapan tahun lalu. Selama ini, Raja Saudi tak pernah mengundang jajaran direksi KAICIID secara personal ke kediamannya.

    Koalisi Bubar, PM Timor Leste Mengundurkan Diri

    Taur Matan Ruak mengatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri Timor Leste pada Selaa (25/2). Keputusan pengunduran dirinya dilakukan setelah partai pendukungnya menyatakan bubar.

    Taur mengatakan telah mengajukan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Fransisco Guterres. Ia mengatakan alasan pengunduran dirinya sebagai sebuah jalan 'buntu'.

    "Saya sudah bertemu dengan Presiden Guterres dan telah mengajukan pengunduran diri dari posisi sebagai perdana menteri," kata Ruak seperti mengutip AFP.

    Ia mengatakan akan tetap menjalankan tanggung jawab sebagai perdana menteri sampai permohonan pengunduran dirinya disetujui oleh presiden.cnnindonesia/nor
  • Belasan Pelaku Usaha Ikuti Festival UMKM Riau

    By redkoranriaudotco → Selasa, 25 Februari 2020

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Riau menggelar Festival UMKM Riau, Go Digital Go Global. Kegiatan yang digelar 29 Februari hinga 1 Maret 2020 di Mall Living World Pekanbaru itu diikuti belasan usaha UMKM di Riau.

    Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Teguh Setiadi mengatakan, Festival UMKM Riau: Go Digital, Go Global ini merupakan salah satu langkah BI Riau mendorong UMKM Riau untuk naik kelas dengan cara terhubung melalui platform digital ataupun sistem pembayaran terkini (Go Digital), sehingga dapat memperluas akses pasar tidak hanya di Riau tapi juga Indonesia dan Mancanegara (Go Global).

    Kegiatan ini lanjut Teguh Setiadi, sesuai visi BI untuk menjadi bank sentral yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian RI. "BI memiliki peran untuk memperbaiki struktur neraca barang dan jasa, sehingga dapat menjaga stabilitas nilai rupiah dari sisi eksternal," jelas Teguh Setiadi.

    Terkait dengan itu, lanjutnya, BI menjalankan bauran kebijakan untuk mengelola CAD dengan meningkatkan net ekspor barang atau jasa melalui sumber-sumber pertumbuhan ekspor yang baru, salah satunya adalah dengan pengembangan UMKM yg berorientasi ekspor.

    Lanjutnya, pada Festival UMKM ini akan ada 3 kegiatan utama yaitu, pertama, Onboarding & Coaching Clinic, yakni bagaimana cara terhubung dengan platform digital dan aspek-aspek teknis lainnya.

    Kedua, Talkshow, Success story UMKM di Indonesia yg go digital dan go global dan ketiga, Showcasing (pameran UMKM, startup, lembaga keuangan, yg mendukung UMKM uuntuk go global dan go digital).Ridwan 
  • Jadi Perhatian KPK, Gubri Syamsuar Ingatkan Kepala OPD Segera Umumkan RUP

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Gubernur Riau H Syamsuar mengingatkan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau untuk segera mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) kegiatan tahun 2020.


    Menurut Gubri, laporan yang diterimanya dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Riau hingga Februari ini masih banyak OPD belum umumkan RUP. Bahkan hal ini menjadi perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Saya ingatkan segeralah RUP diumumkan. Ini juga menjadi masukan KPK,"kata Gubri, Selasa (25/2/20) di Pekanbaru.

    Gubri menambahkan, KPK akan terus memonitor nilai pengadaan yang nampaknya belum tinggi. Hal inilah salah satu yang menjadi penilaian KPK.

    Oleh karena itu, Gubri mendesak Kepala OPD untuk segera mengumumkan semua RUP itu."Bukan diumumkan sedikit-sedikit, tetapi diumumkan semuanya,"bebernya.

    Karena menurut Gubri, jika kegiatan pemerintah cepat dikerjakan, maka semakin cepat uang bergulir di tengah masyarakat. Pada akhirnya pertumbuhan ekonomi masyarakat menjadi meningkat.

    "Kita berharap, mudah-mudahan tahun ini ada perubahan. Sehingga progres kegiatan itu tidak lagi di ujung akhir tahun,"jelasnya.

    Jika tidak lanjut Gubri, akibatnya nanti kepala OPD menambah 50 hari kerja ke rekanan untuk menyelesaikan kegiatan. Seperti tahun 2019 lalu, proyek Jembatan Sail di Dinas PUPR Riau yang melewati kalender kerja.nor

  • Waka DPRD Meranti Desak PT RAPP Ganti Rugi 260 Hektar Lahan Kelompok Tani

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,SELATPANJANG- Wakil Ketua (Waka) DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti H Khalid Ali meminta agar PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) segera membayar ganti rugi 260 hektar lahan milik kelompok tani usaha bersama yang berada di Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau. Pasalnya, lahan tersebut sudah ditanami akasia oleh perusahaan itu sejak 2014 lalu.

    "Lokasi lahannya di perbatasan Kelurahan Teluk Belitung dengan Desa Lukit,  Kecamatan Merbau. Kami sudah berusaha meminta proses ganti rugi sejak 2014 lalu,  tapi tak pernah ditanggapi," tegasnya,  Selasa (25/2/20).

    Ia menilai tidak ada iktikad baik dari perusahaan milik Tanoto itu untuk menyelesaikan hal ini.  Sehingga kelompok tani sudah melaporkan hal ini kepada Polres Meranti.

    "Kelompok tani sudah pernah melaporkan kepada Polres Meranti pada Tahun 2016 lalu.  Namun saat itu belum ditanggapi.  Saat ini,  kelompok tani kembali melaporkannya ke Polres Meranti, "ungkapnya.

    Politisi PDIp ini merincikan ada sebanyak 24 orang anggota yang berada didalam Kelompok Tani Usaha Bersama.  Ia tidak ingin kesabaran anggota kelompok tani ini habis.

    "Memang sudah beberapa kali perwakilan perusahaan menemui kelompok tani.  Namun orang yang diutus perusahaan (RAPP),  bukan orang yang berwenang mengambil keputusan.  Sehingga tak pernah selesai," ucapnya.

    Khalid berharap ada solusi yang jelas dan pasti dari perusahaan HTI tersebut. Agar potensi konflik sosial bisa diredam.

    "Sebagai perwakilan masyarakat di DPRD,  saya akan terus berjuang.  Supaya tidak ada masyarakat yang dirugikan dengan keberadaan perusahaan HTI ini," ungkap Khalid.

    Kapolres Kepulauan Meranti,  AKBP Taufiq Nurhidayat SIK MH yang dikonfirmasi,  Selasa (25/2/2020) membenarkan bahwa kelompok tani sudah melaporkan hal itu kepadanya.  Ia juga sudah memerintahkan Kasat Intel untuk memediasi persoalan tersebut.  Sehingga tidak timbul gejolak yang mengakibatkan konflik sosial.

    "Kita memfasilitasi mediasi untuk mengantisipasi konflik sosial yang berpotensi terjadi.  Kita tidak ingin hal itu terjadi.  Kita berharap ini bisa diselesaikan," kata AKBP Taufiq.

    Terkait persoalan lahan yang terjadi di Pulau Padang, Manager Coorporate Communication PT RAPP,  Budhi Firmansyah menyebutkan perusahaan selalu berupaya semaksimal mungkin untuk mencari solusi yang terbaik kepada semua pihak. "Adapun mengenai upaya penyelesaian sagu hati lahan, perusahaan senantiasa mengacu kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku, serta terus berkomitmen dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, " ujarnya.Ahmad

  • Karhutla di Tanjung Kedabu Proses Pendinginan

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,MERANTI- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Tanjung Kedabu,  Kecamatan Rangsang Pesisir Kepulauan Meranti sudah berhasil dipadamkan.  Meski begitu,  proses pendinginan masih terus dilakukan oleh Tim Satgas.

    Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Nurhidayat SIK MH mengatakan saat ini tim masih berjibaku dilapangan.  Namun ia merasa bersyukur api sudah berhasil dipadamkan. 

    "Tadi malam saya masih dilapangan dan ikut membantu proses pemadaman yang dilakukan tim.  Alhamdulillah api sudah padam dan saat ini tim sedang melakukan proses pendinginan," ungkapnya,  Selasa (25/2/2020).

    Menurutnya angin kencang menjadi kendala dilapangan.  Karena dapat membuat api mudah hidup dan membesar.

    Dalam proses pemadaman, tim terdiri dari BPBD,  TNI,  Polri,  MPA dan Perusahaan SRL.  Apalagi Karhutla hampir memasuki lahan HTI di Pulau Rangsang itu. "Tim dilapangan sudah cukup solid untuk membantu proses pemadaman," ujarnya.

    Kapolres menjelaskan lahan yang terbakar terdiri dari semak belukar dan kebun sagu.  Hingga kini belum ada tersangka dalam kejadian kebakaran di Tanjung Kedabu.

    "Karhutla di Tanjung Kedabu masih lidik.  Jadi belum ada tersangka," tambahya.

    Danramil 02 Tebingtinggi Mayor Irwan yang dikonfirmasi lewat seluler mengaku sudah tiga hari berada di lokasi Karhutla.  Ia menjelaskan kebakaran sudah terjadi sejak Ahad (22/2/2020).

    "Sudah tiga hari kami berada di lokasi kebakaran.  Saat ini memang sudah dalam proses pendinginan, " ucapnya.

    Mayor Irwan menyebutkan angin kencang menjadi kendala.  Sebab api yang sudah padam kembali hidup setelah ditiup angin.

    "Beberapa titik api mulai hidup setelah ditip angin kencang.  Terutama yang mengarah ke perusahaan.  Tapi tim pemadam mereka (PT SRL)  sudah siaga mengantisipasi dengan memaksimalkan pemadaman," terangnya.Ahmad


  • Korupsi Dana Hibah Rp475 Juta, Eks Anggota DPRD Bengkalis Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- H Yudhi Veryantoro, mantan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis periode tahun 2009-2014, dituntut jaksa selama 2 tahun 3 bulan penjara, karena terbukti melakukan korupsi dana hibah APBD Tahun 2012.

    Jaksa penuntut umum (JPU) Doli Novaisal SH dalam tuntutannya yang dibacakan pada sidang Selasa (25/2/20) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru menyatakan, terdakwa Yudhi terbukti bersalah melanggar pasal 3 junto pasal 18 Undang-Undang  Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan  Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    "Menuntut terdakwa Yudhi Veryantoro dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 3 bulan penjara, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,"kata Doli.

    JPU juga membebankan kepada terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp50 juta. Apabila tidak dibayarkan, maka dapat diganti dengan 5 bulan kurungan.

    Selain itu, JPU juga membebankan terdakwa untuk membayar uang pengganti (UP) kerugian negara sebesar Rp475 juta. Jika tidak dibayarkan, dapat diganti dengan satu tahun kurungan. Namun belakangan, terdakwa telah menitipkan UP itu kepada jaksa sebesar Rp120 juta.

    Atas tuntutan JPU itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan (pledoi) pada sidang mendatang. Majelis hakim yang dipimpin Dahlia Panjaitan SH, menunda sidang hingga Kamis (27/2/20) lusa, dengan agenda mendengatkan pledoi terdakwa.

    Dalam dakwaan jaksa disebutkan, bahwa terdakwa pada September 2012 selaku Anggota Badan Anggaran DPRD Bengkalis bersama-sama dengan Suhendri Asnan, Jamal Abdillah selaku Ketua DPRD dan Ketua Badan Anggaran DPRD Bengkalis, Hidayat Tagor Nasution selaku Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Bengkalis, Rismayeni, Tarmizi, Purboyo selaku anggota DPRD Bengkalis, H Herliyan Saleh selaku Bupati Bengkalis dan Azrafiany Aziz Raof selaku Kabag Keuangan Setda Kabupaten Bengkalis (masing-masing dilakukan penuntutan secara terpisah dan telah berkekuatan hukum tetap), telah melakukan mark-up terhadap penyaluran dana hibah dan memotong penyaluran dana hibah.

    Terdakwa melalui Bobi Sugara (dituntut terpisah dan telah berkekuatan hukum tetap-red) diminta mencari kelompok masyarakat yang bisa diusulkan untuk diajukan mendapat dana hibah. Bobi menginformasikan kepada orang-orang terdekat perihal tersebut. Dari sana banyak masyarakat yang mengetahui akan hal tersebut lalu meminta kepada bobi untuk bisa membantu membuatkan proposal untuk mendapatkan bantuan hibah tersebut.

    Karena banyaknya masyarakat yang meminta bantuan, terdakwa bersama Bobi menjanjikan akan mengabulkan proposal bantuan itu dengan syarat dipotong sebanyak 50 persen dari dana hibah yang diberikan. Dari 140 proposal yang diusulkan, hanya 22 proposal kelompok masyarakat yang dikabulkan terdakwa.

    Setiap proposal yang diloloskan itu, terdakwa langsung memotong dananya kisaran 50-70 persen. Total dana yang diterima oleh terdakwa dari hasil pemotongan dana hibah itu mencapai Rp475 juta.

    Adapun kelompok-kelompok masyarakat Bengkalis yang menerima dana hibah itu antara lain, Group Kompang Al-Mubarak seharusnya Rp50 juta tetapi yang diterima kelompok ini hanya Rp15 juta. Sisanya Rp35 juta dipotong terdakwa.

    Hal yang sama juga dialami Grup Rebana Maratul Jannah, Grup Rebana Darul Hikmah, Kelompok Rebana Assabur, Kelompok Kompang Al-Jihad, Kelompok Rebana Nurul Hikmah, Grup Rebana Nurul Ikhsan, Kelompok Zapin Tuah Anak Melayu, Grup Rebana Maratul Hasanah, Kelompok Rebana Nurhidayah, Grup Kompang Melayu Batin Sendrak.

    Kemudian, Grup Rebana Assoleha, Grup Kompang Nur Jannah, Kelompok Seni Silat Batu Ampar, Kelompok Seni Tarian Gendong Suku Asli, Kelompok Rebana Al-Kautsar, Grup Rebana Hubbul Wathon, Kelompok Kompang Tunas Baru, Kelompok Zapin Budaya Lestari, Kelompok Rebana SMP Annida, Kelompok Rebana Al-Hidayah SMPN 4 Bantan dan  Kelompok Kompang SMANDA Grup SMAN 2 Bantan.

    Bobi Sugara melakukan penyerahan uang potongan proposal dana hibah tersebut secara bertahap diserahkan kepada terdakwa di rumahnya di Jalan Kelapa Pati Darat Kelurahan Kelapa Pati, Kecamatan Bengkalis. Bahkan ada juga menyerahkan uang potongan proposal dana hibah tersebut melalui via Rekening milik terdakwa di Bank Mandiri Nomor 1080004281169.nor





  • Anwar Ibrahim, Jokowi, Anies, M Natsir: Pergiliran Kekuasaan

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co-Setidaknya tiga kali penulis sempat bertatap muka dengan Anwar Ibrahim di Jakarta. Uniknya ketiganya berada di tempat makan. Ada yang di sebuah mall di bilangan Cassablanka. Yang lainnya makan ‘basamo’ di Restoran Padang Natrabu yang ada di depan toko kaset legendaris, 'Duta Swara' di Jalan Sabang, Menteng.

    Mentor pertemuan itu, tidak salah lagi almarhum Adi Sasono yang merupakan sahabat Anwar Ibrahim. Lazimnya Anwar datang ke Jakarta untuk suatu keperluan mulai sekedar seminar, talk show di televisi, atau untuk bertemu secara pribadi dengan para sahabatnya lainnya, seperti Taufik Ismail hingga mendiang Presiden BJ Habibie. Salah satunya adalah ketika di Indonesia muncul ‘geger’ TKI di Malaysia hingga soal sebutan pejoratif ‘indon’ kepada orang Indonesia yang berada di Malaysia. Berkat Anwar yang berbicara di depan media Indonesia polemik isu itu surut.

    Yang paling diingat adalah pertemuan Anwar bersama Mas Adi (cara kami memanggil Adi Sasono) usai Pilpres 2014. Sembari menyantap makanan Padang asli (bukan rasa Padang-Jawa) yang enak di Natrabu dia berkelakar banyak. Perasaan saya Anwar sudah tahu bila Mas Adi Sasono itu pendukung berat Jokowi. Suasana santai ini makin mendukung karena masakan di sana itu sesedap makanan di Restoran Padang 'Aie Badarun' di dekat Rumah Budaya-nya Fadl Zon di Aie Angek, Padang Panjang (6 km sebelum Bukittinggi). Atau juga sama lezatnya dengan restoran masakan Padang yang ada di seberang Istana Bung Hatta dan di sudut lapangan 'Jam Gadang'  Bukittinggi.

    “Jokowi hebat. Dia datang dari daerah sebagai orang biasa, lalu jadi gubernur, jadi presiden. Luar biasa. Kapan Malaysia bisa seperti itu,’’ seloroh Anwar Ibrahim yang kala itu terlempar dari kekuasaan karena tersangkut hukum. Perdana Malaysia kala itu yang juga dijabat Mahatir Muhammad membawa kasusnya ke pengadilan serta kemudian Anar mendapat vonis hukum atas kasus sodomi. Anwar mendekam berapa lama dalam penjara.

    Uniknya, para sahabatnya Anwar – termasuk Adi Sasono, tak percaya.’’Itu karena soal politik. Biasa,’’ ujar Adi Sasono yang juga sama-sama pengaum perdana menteri pertama RI, M Natsir.

    Bahkan saking kagumnya kepada Natsir, Anwar dengan candaan di dekat Adi Sosono sempat mengucap bahwa pemikirannya seperti sungai yang jernih.’’Beda dengan Ciliwung-lah yang berair pekat itu,’’ kata Anwar sembari tertawa. Dia mengaku akrab dengan Ciliwung selain sempat tinggal di Jakarta, dahulu memang pun sempat ikut training pengkaderan HMI. Bahkan semasa kecil ibundanya dahulu sering bercerita soal Ciliwung sungai Ciliwing yang sampai sekarang terus diributkan sebagai biang banjir ibu kota.

    Memang dari gestur tubuh dan cara bicara Adi Sasono terlihat jelas dia penyokong berat Jokowi. Bahkan ini kerap diungkapanya secara terbuka kepada para yuniornya  misalnya DR Syahganda, Jumhur Hidayat, hingga Mahmud Rakasiwi. Omongan khas Mas Adi ketika ada yang mengkritik Jokowi begini:’’Sudahlah dia orang baik.”

    Mengapa hubungan Adi Jokowi dan juga Anwar Ibrahim begitu terasa emosional. Jawabnya, ketiganya punya jejak masa lalu yang akrab. Anwar misalnya sejak muda kerap bertemu Adi yang kala itu sudah ‘digadang’ sebagai pemimpin masa depan Indonesia dan Malaysia. Kedua merupakan kader generasi muda Muslim. Tokoh lain yang harus dicatat adalah mendiang Immadudin Abdurrahim, mentor utama para aktivis Masjid Salam ITB. Tokoh cendekia lainnya adalah Nurcholish Madjid.

                 ****

    Sedangkan khusus dengan Jokowi, bagi Adi Sasono situasinya juga hampir sama dengan Anwar Ibrahim. Mungkin anda kaget bila saya katakan Jokowi itu kader Adi Sasono. Ingat dahulu pada pemilu 1999, ketika Adi mendirikan Partai Daulat Rakyat, Jokowi adalah satu pengurusnya partai ini di wilayah Solo. Adi ‘kesengsem’ sama Jokowi karena kiprah kerakyaktannya di Solo. Ini sebangun dengan impresi Adi pada ekonomi rakyat. Adi dari dahulu tak suka ekonomi yang dikuasai konglomerat.

    Dan  tak hanya Jokowi dan Anwar Ibrahim, Adi Sasono ternyata juga telah berjasa menyibak jalan awal Gus Dur menjadi tokoh Indonesia. Pada LSM yang didirikannya pada awal 1970-an dengan tujuan untuk menyantuni para tahanan politik —termasuk eks angggota PKI— Gus Dur itulah pertama kali beraktivitas di Jakarta dari ‘guru ngaji’ yang gemar naik vespa di Jombang. Perhatiannya kepada Gus Dur sempat dilhat saat dia jadi presiden dengan bicara memakai bahasa Inggrisnya yang medok.’’Eh dia sudah bisa bahasa Inggris to,’’ kata Adi sambil tersenyum dalam perbincangan di kantonya yang berwarna kuning di Jalan Cik Di Tiro, Menteng.

    Makanya bila kemudian Jokowi sempat terpilih menjadi tokoh perubahan media yang asuhnya ‘Republika’, Adi Sasono terlihat senang bukan main. Dalam beberapa pertemuan dengan awal redaksi ekpresi dia terlihat puas. Bukti kedekatan antara Jokowi dan Adi Sasono terlihat saat dia sakit dan meninggal, Jokowi beberapa kali menjenguk dan melayatnya.

    "Beliau adalah perjuangannya di bidang usaha kecil terutama di pertanian dan koperasi, merupakan sebuah perjuangan tiada henti. Sampai terakhir beliau seperti itu," kata Jokowi kala itu usai melayat jenazah Jokowi. Sayangnya, Adi tak melihat situasi yuniornya ini ketika menduduki jabatannya pada periode kedua.republika/nor

  • Neraca Perdagangan Riau 2019 Surplus 10,9 Miliar Dolar AS

    By redkoranriaudotco →

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Neraca perdagangan di Provinsi Riau selama 2019 mengalami surplus sebesar 10,95 miliar dolar AS, meski kinerja ekspor menurun.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau di Pekanbaru, baik sektor minyak dan gas (migas) dan nonmigas Riau secara keseluruhan masih surplus pada 2019 karena nilai impor juga turun pada saat ekspor juga melemah.

    "Neraca perdagangan Provinsi Riau Januari-Desember 2019 mengalami surplus sebesar 10,95 miliar dolar AS, yang dipicu oleh surplus sektor nonmigas sebesar 10,32 miliar dolar AS dan sektor migas 634,73 juta dolar AS," kata Kepala BPS Riau, Misfaruddin, Selasa (25/2/20).

    Dari sisi volume perdagangan, ia mengatakan pada periode Januari-Desember 2019 Riau mengalami surplus sebesar 20,32 juta ton. Hal tersebut didorong oleh surplusnya neraca volume perdagangan sektor nonmigas sebesar 18,90 juta ton dan sektor migas sebesar 1,42 juta ton.

    Kinerja ekspor dari Provinsi Riau secara kumulatif pada Januari-Desember 2019 mencapai 12,39 miliar dolar AS, atau mengalami penurunan sebesar 22,27 persen dibanding periode yang sama tahun 2018.

    Anjloknya nilai ekspor Riau 2019 disebabkan oleh turunnya ekspor migas dan juga nonmigas, masing-masing turun sebesar 70,55 persen dan 12,43 persen.

    "Penurunan ekspor migas disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 78,80 persen, dan ekspor industri pengolahan hasil minyak (turun) sebesar 14,83 persen," katanya.

    Penurunan ekspor nonmigas sebesar 12,43 persen disebabkan oleh turunnya ekspor industri sebesar 12,56 persen, dan ekspor pertambangan dan lainnya sebesar 100 persen dibanding periode yang sama tahun 2018.

    Pada periode Januari-Desember 2019, ekspor nonmigas ke 10 negara tujuan utama memberikan kontribusi sebesar 65,21 persen terhadap total nilai ekspor nonmigas Riau.

    Dari 10 negara tujuan utama, lima di antaranya memberikan kontribusi terbesar. Tiongkok merupakan yang terbesar yakni mencapai 2,07 miliar dolar AS (17,90 persen), selanjutnya India 1,50 miliar dolar AS (12,97 persen), Belanda 791.68 juta dolar AS (6,83 persen), Malaysia 672,87 juta dolar AS (5,80 persen), dan Pakistan 557,73 juta dolar AS (4,81 persen).

    "Kontribusi kelimanya mencapai 48,31 persen sedangkan lima negara lainnya memberikan kontribusi sebesar 16,90 persen," ujarnya.

    Di sisi lain, ia mengatakan secara kumulatif nilai impor Riau pada Januari-Desember 2019 sebesar 1,44 miliar dolar AS atau mengalami penurunan sebesar 8,42 persen dibanding periode yang sama tahun 2018.

    "Demikian juga impor nonmigas sebesar 1,28 miliar dolar AS, atau mengalami penurunan sebesar 4,03 persen," katanya.antara/nor
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com y1GyIO.jpg yLx3F0.jpg