Sempat Dilaporkan Hilang, Seorang Pemuda di Kuansing Ini Ditemukan Mengapung di Danau Rawa
KORANRIAU.co,PEKANBARU - RF (22), seorang pemuda asal Desa Kebun Ladimo, Kecamatan Singingi, sempat hilang selama dua hari. Namun, saat dicari ditemukan sudah mengapung di danau rawa desa setempat Jumat (18/9/2026) kemarin sekira pukul 10.45 WIB.
RF, (22) ditemukan dalam posisi terlungkup di
danau rawa yang tak jauh dari Jalan Raya Desa Kebun Lado. Persisnya berdekatan
dengan Pondok Ikan Bakar, dengan jarak sekitar 300 meter.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana,
SH. SIK. MH melalui Kapolsek Singingi AKP Azhari, SH menyebutkan, penemuan
berawal ketika dua warga mencari RF (22) karena telah hilang sejak Rabu 16
September 2026.
Saat dilakukan pencarian menuju Jalan Pulau
Pondok, Desa Kebun Lado, kedua warga ini melintas di sekitar danau rawa
tersebut. Salah seorang dari keduanya melihat seseorang dalam posisi terlungkup
di dalam air yang diduga merupakan mayat manusia.
Rekan yang mencari menduga orang yang ditemukan
tersebut adalah RF (22) karena pakaian yang dikenakan sama dengan pakaian
terakhir yang diketahui digunakan korban sebelum dinyatakan hilang.
"Atas penemuan itu, kemudian disampaikan
kepada salah seorang tokoh masyarakat Desa Kebun Lado. Lalu, melaporkan
penemuan tersebut kepada Polsek Singingi," ujar Azhari.
Mendapat laporan itu, Polsek Singingi bersama
personel Satreskrim Polres Kuantan Singingi mendatangi lokasi untuk melakukan
pengamanan, pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Di TKP petugas menemukan sejumlah barang bukti,
berupa dua unit smartphone di dalam saku celana korban, satu bungkus rokok
Sampoerna.
Serta satu unit sepeda motor Kawasaki KLX warna
hitam tanpa nomor polisi yang ditemukan di dalam danau, satu sandal sebelah
kanan warna hitam merek Swallow serta satu pisau lipat.
Sepeda motor Kawasaki KLX tersebut ditemukan dalam
kondisi stang bengkok, batok lampu depan hilang dan spakbor depan mengalami
goresan.
Pihak Kepolisian telah meminta keterangan dari
sejumlah saksi untuk mendalami peristiwa tersebut. Setelah dilakukan
pemeriksaan awal di lokasi, jenazah dibawa ke BLUD UPTD Puskesmas Muara Lembu
untuk pemeriksaan medis.
Dari hasil pemeriksaan dokter UPTD Puskesmas Muara
Lembu, penyebab kematian korban belum dapat diketahui secara pasti.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jenazah kemudian
dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan dan
autopsi oleh dokter forensik.
Pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan
terhadap penemuan tersebut, termasuk mendalami keterangan para saksi dan hasil
pemeriksaan forensik untuk mengetahui penyebab kematian korban.
"Polsek Singingi masih melakukan pendalaman.
Terkait penyebab kematian korban kita menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi
dokter forensik," kata AKP Azhari. rtc


.jpeg)





