BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Kajari Kuansing Lantik Dewi Shinta Dame Jabat Kasi Pidum

    By redkoranriaudotco → Senin, 19 Oktober 2026

    Foto: Kajari Kuansing Andre SH MH saat memasang lencana tanda jabatan kepada Kasi Pidum Dewi Shinta Dame Siahaan SH MH.



    KORANRIAU.co,PEKANBARU-  Dewi Shinta Dame Siahaan SH MH dilantik sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin  (19/10/26).

     
    Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuansing Andre SH MH di  Aula Kejari setempat.

    Shinta Dame dilantik menggantikan pejabat sebelumnya, Rahmad Hidayat SH. Sebelumnya, Shinta bertugas sebagai Kasi Datun di Kejari Inhu.

    Kajari Andre dalam arahannya mengatakan, bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari penataan organisasi. Selain itu, sebagai pembinaan karier aparatur untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan Kejaksaan.

    Andre berharap, para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, melanjutkan program yang telah berjalan. Kemudian memastikan pelaksanaan tugas pada masing-masing bidang berlangsung secara profesional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    “Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Kami berharap para pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing,”harapnya.

    Lebih jauh kata Andre, setiap bidang memiliki tugas strategis dalam mendukung pelaksanaan kewenangan Kejaksaan. Terutama Bidang Tindak Pidana Umum berperan dalam penanganan perkara pidana umum sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Selain Kasi Pidum, Kajari Kuansing juga melantik dua pejabat lainnya. Yakni, Kasi Datun Ahmad Syafi’i Hasibuan SH dan Kasi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Arie Daryanto SH MH. nor






     
  • Petugas Bandara SSK Pekanbaru Gagalkan Penyeludupan Narkoba Cair

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU – Tim gabungan prajurit Lanud Roesmin Nurjadin bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui jalur kargo udara pada Ahad (18/10/26).

    Penggagalan tersebut berawal dari kecurigaan petugas terhadap salah satu paket pengiriman barang yang melintas di Terminal Kargo Bandara SSK II Pekanbaru. Petugas di lapangan langsung melakukan pemeriksaan mendalam terhadap paket mencurigakan tersebut.

    Dari hasil pemeriksaan teknis, petugas menemukan paket berisi cairan yang diduga kuat mengandung unsur narkotika jenis Etomidate. Barang terlarang tersebut sengaja dikemas secara rapi untuk mengelabui alat pemindai serta kewaspadaan petugas di terminal kargo.

    Mewakili Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Dansatpom Lanud menjelaskan detail temuan tersebut. Petugas mengamankan sebanyak 16 pcs liquid merek Mafia/Yakuza XL yang diduga mengandung zat Etomidate.

    Untuk mengelabui petugas, para pelaku menggunakan modus operandi menyembunyikan cairan terlarang itu di dalam dua wadah tumbler canteen vacuum cup berkapasitas 500 mililiter. Masing-masing botol tumbler tersebut diisi delapan pcs liquid guna menyamarkan isinya.

    Berdasarkan dokumen pengiriman, paket narkotika tersebut rencananya dikirim menggunakan jasa ekspedisi dari Pekanbaru menuju Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Jalur penerbangan tersebut dijadwalkan melakukan transit terlebih dahulu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    Pascapenemuan ini, seluruh barang bukti langsung diserahkan kepada pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk ditindaklanjuti. Langkah ini dilakukan guna mempermudah proses penyelidikan dan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan di balik pengiriman tersebut.

    Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa pengawasan jalur kargo udara di Riau terus diperketat. Lanud Roesmin Nurjadin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan di area bandara guna melindungi masyarakat dari ancaman bahaya peredaran gelap narkotika. mcr
  • APBD Perubahan 2026 Pemprov Riau Masih Fokus Tunda Bayar

    By redkoranriaudotco →

    Foto: Sekdaprov Riau Syahrial Abdi.

    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 bersama Kemendagri secara virtual.


    Kegiatan ini bertujuan memastikan kebijakan fiskal di Provinsi Riau tetap responsif terhadap kebutuhan daerah sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang sehat.

    FGD tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif, tetapi juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi. Melalui forum ini, berbagai langkah penyempurnaan dirumuskan agar perubahan APBD dapat dilaksanakan secara lebih efektif, transparan, tertib, serta sesuai dengan kondisi dan kemampuan keuangan daerah.

    Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menjelaskan bahwa FGD tersebut menghasilkan sejumlah catatan penting terkait penganggaran, pendapatan, belanja, serta perkembangan pelaksanaan APBD yang berjalan hingga Oktober 2026. Ia menyebutkan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah dikumpulkan untuk menindaklanjuti hasil evaluasi, termasuk memastikan setiap kebutuhan anggaran memiliki justifikasi yang baik dan memenuhi ketentuan.

    Syahrial menambahkan bahwa pembahasan juga mencakup berbagai usulan anggaran, baik yang dapat dilaksanakan maupun yang perlu disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, percepatan pemanfaatan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) turut menjadi pembahasan di dalamnya.

    "Ada pembahasan tentang pemanfaatan bantuan presiden untuk pemadaman Karhutla sampai dengan hari ini. Alhamdulillah penanganannya untuk hotspot dan kebakaran di Riau sudah selesai. Mudah-mudahan bisa berlanjut dengan baik dan juga bisa membaik di daerah tetangga yang terdampak," ungkapnya di Kantor Gubernur Riau, Senin (19/10/26).

    Setelah proses evaluasi OPD dan verifikasi selesai, Pemerintah Provinsi Riau akan kembali menggelar rapat lanjutan. Syahrial berharap proses tersebut dapat berjalan lancar sehingga APBD Perubahan Provinsi Riau dapat diterima oleh Kementerian Dalam Negeri, dengan target penyelesaian dalam satu hingga dua pekan ke depan.

    Ia menegaskan bahwa fokus utama APBD Riau tetap diarahkan pada penyelesaian kewajiban pembayaran utang atau tunda bayar pemerintah daerah serta pemenuhan pelayanan publik yang menjadi prioritas. Untuk sektor infrastruktur, Pemprov Riau akan lebih mengutamakan pemeliharaan terhadap infrastruktur yang sudah ada daripada membangun sesuatu yang baru.

    "Fokus kita di APBD perubahan ini masih tetap memastikan mengupayakan pembayaran utang, kemudian pelayanan publik yang menjadi prioritas kita kemudian juga dari kesehatan pendidikan. Infrastruktur kita tidak bisa membuat sesuatu yang baru tapi pesan dari Gubri kita akan memeliharanya," jelas Sekda.

    Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Agus Fatoni, secara virtual menyampaikan bahwa proses evaluasi APBD Provinsi Riau diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga tahapan autentifikasi dapat berjalan lebih cepat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas APBD, baik pada anggaran murni maupun anggaran perubahan, dengan berpedoman pada kondisi riil keuangan daerah.

    “Yang paling saya tekankan, kita harus betul-betul mendorong APBD murni dan perubahan menjadi APBD yang sehat. Yaitu APBD yang benar-benar sesuai dengan kondisi pendapatan kita," ujarnya.

    Kemudian, dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027, Agus Fatoni turut menyoroti lima isu krusial yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Kelima isu tersebut adalah pendapatan yang realistis, belanja berkualitas, pembiayaan dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) nihil, pengutamaan belanja wajib dan mengikat, serta substansi baru dalam pedoman penyusunan APBD 2027. 

    Terkait prioritas belanja, pemerintah daerah diminta mengutamakan alokasi berdasarkan kapasitas riil keuangan daerah, kemudian memenuhi belanja wajib atau mandatory spending, termasuk alokasi pendidikan sebesar 20 persen, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), pajak daerah yang telah ditentukan penggunaannya, serta bagi hasil kepada desa sebesar 10 persen.

    Sementara itu, ketentuan batas belanja pegawai maksimal 30 persen belum diberlakukan pada 2027 karena pemberlakuannya ditunda melalui Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027, dengan pengendalian belanja pegawai tetap dilakukan melalui kebijakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN. mcr
  • Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru

    By redkoranriaudotco →
    Foto: Barang Bukti 47 kilogram sabu yang berhasil disita polisi.


    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu-sabu seberat 47 kilogram di Kota Pekanbaru.



    Pengungkapan kasus bernilai miliaran rupiah ini menjadi salah satu bukti ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas peredaran gelap barang haram yang kian meresahkan masyarakat.

    Selain menyita puluhan kilogram barang bukti, tim di lapangan juga bergerak cepat mengamankan pihak yang menguasai dan mengendalikan barang haram tersebut.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi penyergapan tersebut dipusatkan di kawasan Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Petugas yang telah melakukan pengintaian berhasil menyergap pelaku tanpa perlawanan berarti beserta seluruh barang bukti yang disembunyikan.

    Total barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil disita dalam penindakan tunggal tersebut mencapai 47 kilogram. Keberhasilan ini diyakini telah menyelamatkan ratusan ribu jiwa generasi muda dari bahaya ketergantungan dan kerusakan akibat penyalahgunaan Narkoba.

    Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi menyampaikan,  bahwa seluruh rangkaian penindakan berjalan dengan lancar berkat kerja keras tim Ditresnarkoba di lapangan.

    “Benar, pengungkapan dilakukan oleh Tim Ditnarkoba Polda Riau. Untuk informasi detailnya nanti akan kami sampaikan secara resmi saat kegiatan rilis pers,” ujar Kombes Pol Akmadi Senin (19/10/26).

    Akmadi menegaskan, penindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Polda Riau dalam menjalankan arahan tegas dari pimpinan tertinggi Kepolisian Republik Indonesia. Operasi ini berjalan selaras dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat untuk menindak tanpa kompromi segala bentuk peredaran narkotika.

    “Ini sesuai dengan arahan Bapak Kapolri dan Pak Kapolda Riau. Selain pengungkapan ini, kami juga terus gencar melakukan penindakan lain seperti penggerebekan kampung narkoba, razia intensif di tempat hiburan malam, serta tindakan preventif dan represif lainnya,” pungkas Akhmadi. nor
  • 82,2 Persen Warga Pekanbaru Puas dengan Kepemimpinan Agung - Markarius

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU-  Hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Survey Opini Rakyat (LSOR), tingkat kepuasan warga Pekanbaru terhadap kepemimpinan Walikota Agung Nugroho dan Wakilnya Markarius Anwar mencapai 82,2 persen.


    Sementara warga yang menyatakan tidak puas hanya 15,4 persen. Sedangkan 2,4 persen memilih untuk tidak menjawab. Artinya, kepuasan warga terhadap kinerja Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru saat ini hampir seratus persen.

    Selain menyurvei tingkat kepuasan Walikota Pekanbaru, LSOR juga memotret gambaran jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2031 saat ini. Dari survei tersebut, maka sebanyak 57 persen warga Pekanbaru akan memilih Agung Nugroho kembali.

    Artinya, jika maju kembali Pilkada Pekanbaru, maka Agung akan bisa duduk kembali sebagai Walikota Pekanbaru dengan menang satu kali putaran.

    Sementara pesaingnya yakni, Markarius Anwar yang merupakan Wakil Walikota Pekanbaru saat ini hanya mendapatkan suara 17 persen. Kemudian Zulkardi yang kini duduk sebagai Anggota DPRD Pekanbaru mendapatkan dukungan suara 4 persen.

    Sementara Muflihun, mantan Pj Walikota Pekanbaru sekaligus calon Walikota Pekanbaru periode 2025-2030 hanya mendapatkan suara 3 persen. Kemudian 17 persen warga Pekanbaru memilih calon lain dan 2 persen memilih untuk tidak menjawab.

    Ketua LSOR, Adlin, mengatakan bahwa survei ini dilaksanakan mulai 24 September hingga 15 Oktober 2026. Survei ini melibatkan 41 orang mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau sebagai pengumpul data.

    "Kemudian menjadikan 410 orang warga Pekanbaru yang telah memiliki hak pilih dengan proporsi 205 laki-laki dan 205 perempuan sebagai responden untuk diwawancarai," ujar Adlin, Senin (19/10/26).

    Adlin menyebut, dalam survei ini, metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Sampling error 5 persen dan margin error 5 persen. ck
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com