BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Pemotor Tewas Terlindas Truk Tangki di Pekanbaru

    By redkoranriaudotco → Sabtu, 30 Mei 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU — Kecelakaan maut yang merenggut nyawa kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas seketika setelah terlindas oleh truk tangki di Jalan Soekarno Hatta jalur barat, tepatnya di depan Hotel Ema Graha, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru pada Jumat (29/5/2026) sekira pukul 12.30 WIB.


    Korban diketahui bernama Aperius Halawa (38), seorang wiraswasta yang merupakan warga Jalan Perkasa V, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Saat kejadian, ia tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat Street dengan nomor polisi BM 5306 ABY.

    Kronologi peristiwa bermula ketika korban melaju dari arah selatan menuju ke utara di jalur barat Jalan Soekarno Hatta. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lokasi kejadian, korban diduga mencoba mendahului mobil Toyota Truk Tangki Colt Diesel warna biru bernomor polisi BM 9220 AQ dari sisi sebelah kiri.

    Naas, ruang gerak sepeda motor korban saat menyalip tidak cukup luas, sehingga memicu benturan keras dengan sisi kiri truk tangki tersebut. Akibat tabrakan itu, korban terjatuh dan mengalami luka berat pada bagian kepala hingga meninggal dunia langsung di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

    Pasca-kecelakaan, pengemudi truk tangki tidak berada di lokasi. Aparat kepolisian menduga bahwa sang sopir sengaja melarikan diri dan saat ini keberadaannya masih dalam tahap pencarian.

    “Truk tangki yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Polresta Pekanbaru guna proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan sopir,” jelas Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B. W. Wicaksana, S.I.K., M.H., setelah personelnya melakukan olah TKP.

    Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada bagian depan serta bodi samping kanan motor korban, dengan taksiran kerugian materi berkisar Rp300 ribu. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas sedang di jalan satu arah tersebut. Petugas juga telah memeriksa dua orang saksi di sekitar lokasi guna mendalami penyebab pasti kecelakaan dan melacak pengemudi truk tangki yang melarikan diri tersebut. rtc
  • PGN Pekanbaru dan Unri Tanam 100 Pohon Lindung,

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- PT Perusahaan Gas Negara (PGN) area Pekanbaru, bersama Universitas Riau memperkuat kolaborasi di bidang lingkungan dan pendidikan melalui kegiatan penghijauan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau (Unr


    Kegiatan tersebut dilaksanakan bersempena Hari Ulang Tahun PGN ke-61, dan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan, sekaligus dukungan terhadap terciptanya kawasan kampus yang hijau dan nyaman. Dengan menanam 100 bibit pohon lindung kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau. Bibit pohon tersebut terdiri dari tabebuya, tanjung, dan ketapang kencana yang mulai ditanam di sejumlah titik kawasan kampus FEB Unri.

    Dari total bantuan tersebut, sebanyak 33 pohon tabebuya menjadi perhatian utama karena dinilai cocok dengan karakteristik iklim Kota Pekanbaru yang cenderung panas. Pohon asal Amerika Selatan itu dikenal tahan terhadap paparan sinar matahari, dan memiliki perawatan yang relatif mudah melalui penyiraman serta pemupukan rutin.

    Selain memperkuat kawasan hijau kampus, pohon tabebuya juga diharapkan dapat menjadi peneduh alami di lingkungan FEB Unri yang cukup terik pada siang hari.

    Kegiatan penghijauan tersebut dihadiri oleh perwakilan PGN Area Pekanbaru dan disambut langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, Alvi Furwanti Alwie, didampingi jajaran bagian umum FEB Unri.

    Prosesi kegiatan diawali dengan penyerahan bibit pohon dan dilanjutkan dengan penanaman simbolis sebagai bentuk sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian lingkungan. Alvi Furwanti Alwie menyampaikan apresiasi atas kontribusi PGN dalam mendukung penghijauan kawasan kampus.

    “Terima kasih atas bantuan bibit pohon yang diberikan. Semoga bermanfaat bagi lingkungan kampus dan menjadi amal kebaikan untuk kita semua,” ujar Alvi.

    Menurut pihak kampus, pohon tabebuya umumnya mulai berbunga pada sekitar April dan September. Masa mekarnya berlangsung selama tiga hingga empat hari sebelum bunga berguguran. Dengan usia tanam saat ini, pohon-pohon tersebut diperkirakan mulai berbunga dalam kurun waktu 2,5 hingga 3 tahun atau sekitar tahun 2028 mendatang.

    Sementara itu, Area Head Charly Simanullang, mengatakan kegiatan penghijauan tersebut merupakan bagian dari komitmen PGN untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya melalui layanan energi, tetapi juga melalui kontribusi sosial dan lingkungan.

    “Momentum HUT ke-61 PGN menjadi pengingat bahwa keberadaan perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Melalui penanaman pohon ini, kami ingin meninggalkan jejak kebaikan yang dapat dirasakan dalam jangka panjang, khususnya bagi civitas akademika FEB Universitas Riau,” kata Charly.

    Dikatakan Charly, kolaborasi antara PGN dan FEB Universitas Riau diharapkan dapat terus berkembang, tidak hanya pada aspek lingkungan, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

    “Pohon tabebuya yang ditanam hari ini bukan hanya simbol penghijauan, tetapi juga simbol harapan. Ketika nanti mulai berbunga pada tahun-tahun mendatang, kami berharap semangat kolaborasi antara PGN dan Universitas Riau juga semakin tumbuh dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” jelasnya.

    Menurut Charly, lingkungan kampus memiliki peran penting sebagai ruang tumbuh generasi masa depan. Karena itu, menciptakan kawasan kampus yang hijau dan nyaman dinilai menjadi bagian dari investasi sosial jangka panjang.

    “Kami percaya lingkungan belajar yang baik akan melahirkan energi positif, kreativitas, dan semangat belajar yang lebih kuat bagi mahasiswa. PGN ingin menjadi bagian dari perjalanan tersebut,” tutupnya.

    Semangat penghijauan tersebut sejalan dengan nilai yang terus dibangun oleh FEB Universitas Riau sebagai ruang tumbuh bersama bagi mahasiswa dan alumni.

    “FEB Unri more than just a campus, it is a second home of our students and alumni.”

    Melalui momentum ulang tahun perusahaan, PGN Area Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan melalui kolaborasi berkelanjutan dengan institusi pendidikan di Provinsi Riau. rls/nor
  • Pemko Pekanbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla

    By redkoranriaudotco → Jumat, 29 Mei 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun ini. Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk percepatan kesiapsiagaan seluruh elemen daerah dalam mengantisipasi potensi lonjakan titik api akibat peralihan musim.

    Ketetapan hukum mengenai status siaga tersebut tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Kebijakan ini dijadwalkan akan berlaku dalam jangka waktu yang cukup panjang, yakni mulai dari 21 Mei hingga 30 November 2026 mendatang.

    "Sudah ditandatangani. Mulai 21 Mei hingga 30 November 2026, Kota Pekanbaru telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla," konfirmasi Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, saat memberikan keterangan resmi kepada media pada Kamis (28/5/2026).

    Agung memaparkan bahwa penetapan status siaga ini bukan tanpa alasan, melainkan merujuk pada akumulasi laporan insiden dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru. Berdasarkan data rekapitulasi sepanjang Januari hingga Mei 2026, tercatat sudah terjadi 61 peristiwa kebakaran lahan di wilayah setempat dengan total luas area yang hangus mencapai 34,9 hektar.

    Selain mengacu pada data kejadian di lapangan, kebijakan Pemko Pekanbaru ini diperkuat oleh peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru. Pihak BMKG memprediksi wilayah Pekanbaru akan segera memasuki musim kemarau El Nino dengan intensitas moderat hingga kuat, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada rentang bulan Juni sampai November 2026.

    Langkah hukum ini juga menjadi bentuk sinergi berjenjang, karena mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Riau terkait penetapan status serupa di tingkat provinsi. Rekomendasi penetapan status untuk Kota Pekanbaru sendiri lahir secara mufakat melalui Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar pekan lalu.

    "Hasil rapat Forkopimda disepakati untuk merekomendasikan kepada Wali Kota Pekanbaru agar segera menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan demi keselamatan masyarakat," imbuh Agung.

    Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, langsung mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan warga agar tidak memicu kebakaran, seperti dilarang membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan metode pembakaran. Ia meminta masyarakat segera melapor ke layanan darurat Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 jika melihat titik api, serta mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih selama menghadapi dampak kemarau panjang El Nino. mcr

     

  • Tabrakan dengan Truk, Pemotor Wanita Tewas di Pelalawan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Km 92, Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.


    Seorang wanita pengendara sepeda motor Yamaha Fazzio, Giti Listiani, 25 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh.

    Peristiwa ini terjadi, Kamis (28/5/2026), sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil truk Colt Diesel BM 9981 TK dengan sepeda motor Yamaha Fazzio BM 4167 CAA.


    Akibat kecelakaan itu, seorang wanita pengendara sepeda motor Yamaha Fazzio, Giti Listiani, 25 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh.

    Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kcelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fazzio yang dikendarai korban bergerak dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci dengan kecepatan sedang.

    Setibanya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului mobil Colt Diesel BM 9981 TK yang dikemudikan Ilyas (27).

    Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sebuah truk yang melebar ke kanan jalan untuk menghindari kendaraan tronton yang sedang terparkir rusak di sisi kiri jalan. Melihat kondisi tersebut, pengendara Yamaha Fazzio disebut melambat secara mendadak di sisi kiri jalan.

    Karena jarak yang sudah terlalu dekat, mobil Colt Diesel yang berada di belakang korban tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang sepeda motor. Benturan keras menyebabkan korban terpental ke badan jalan.

    “Korban mengalami luka robek dan benturan di bagian kepala, keluar darah dari telinga, serta luka robek pada kaki kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar AKP Tatit Rizkyan Hanafi.

    Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kuras II. Sementara itu, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan material yang ditaksir mencapai Rp1 juta.

    Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian kedua pengendara. Pengendara sepeda motor diduga memotong jalur secara tiba-tiba tanpa memperhitungkan ruang gerak kendaraan lain. Sementara pengemudi Colt Diesel diduga kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan.

    AKP Tatit Rizkyan Hanafi turut mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, tidak mendahului secara berbahaya, serta memastikan kondisi aman sebelum mengambil jalur. Keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama,” katanya.

    Satlantas Polres Pelalawan telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, hingga melakukan input data kecelakaan ke sistem DORS dan IRSMS.

    Kondisi lalu lintas di lokasi kejadian diketahui berada di kawasan permukiman penduduk dengan kondisi jalan beton semenisasi, jalan lurus menurun landai, serta arus kendaraan sedang saat kejadian berlangsung. rtc

  • Lansia WN Korsel Tewas Bersimbah Darah di Tambun Selatan Bekasi

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Seorang lansia yang merupakan Warga Negara (WN) Korea Selatan (Korsel) inisial S (66) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.


    S ditemukan pada Rabu (27/5) sore oleh putrinya dalam kondisi sudah tak bernyawa. Polisi menyebut ada tanda kekerasan pada WN Korsel tersebut. Jasad korban pun diautopsi untuk menemukan penyebab kematian.

    "Ya nanti disimpulkan dalam penyelidikan ya, sedang diautopsi. Nanti baru diketahui penyebab pasti kematiannya," kata Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti saat dihubungi wartawan, Kamis (28/5) dikutip dari detik.com.

    "Tetapi yang jelas di tubuh korban ditemukan banyak bekas trauma kekerasan, seperti itu," sambung Wuryanti, "Iya, ada (kekerasan) benda tumpul, diduga ya. Ya, diduga benda tumpul dan benda tajam."

    Wuryanti menerangkan jasad korban ditemukan sudah tak bernyawa dalam kondisi bersimbah darah oleh putrinya pada Rabu sore lalu.

    "Ya kronologinya kemarin sore jam 15.00 WIB, beliau ditemukan oleh putrinya. Sudah dalam kondisi meninggal," kata Wuryanti.

    Sebelum ditemukan, diduga korban sedang sendirian di dalam rumah tersebut.

    Selain masih diselidiki kepolisian, aparat penegak hukum juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korsel yang ada di Jakarta.

    "Kemudian polisi melakukan langkah-langkah penyelidikan, karena beliau warga negara asing, kami sudah berkoordinasi memberitahukan ke Kedubes (Korsel). Di Kedubesnya yang ada di Jakarta," tuturnya.
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com