BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Bapenda Riau ‘Rayu’ Warga Bayar Pajak, dengan Hadiah Emas Batangan dan Motor

    By redkoranriaudotco → Sabtu, 28 Maret 2026

    Foto: Ninno Wastikasari 

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Untuk menciptakan budaya taat pajak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau meluncurkan program "Gebyar Apresiasi Wajib Pajak Patuh 2026" sebagai langkah strategis mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).


    Program tersebut dirancang khusus untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat yang taat menunaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor mereka tepat waktu tanpa menunggu masa pemutihan.

    Kepala Bapenda Provinsi Riau Ninno Wastikasari menjelaskan, kebijakan tahun ini merupakan terobosan haru. Jika tahun lalu pemerintah fokus pada keringanan berupa pemutihan denda pajak yang berlangsung hampir setahun penuh, maka tahun 2026 ini fokus beralih pada pemberian reward bagi wajib pajak yang disiplin.

    "Langkah ini diambil untuk menciptakan budaya patuh pajak yang berkelanjutan di Riau. Karena pajak yang dibayar akan kembali untuk pembangunan daerah," katanya.

    Ninno menjelaskan, program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bapenda Riau dengan Jasa Raharja, yang diperuntukkan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP). Ketentuan utamanya adalah kendaraan roda dua maupun roda empat yang terdaftar di Samsat wilayah Provinsi Riau dan memiliki plat nomor kendaraan ber-seri BM. Peserta yang melakukan pembayaran tepat waktu akan otomatis masuk ke dalam sistem undian elektronik milik Samsat.

    Pengundian reward akan dibagi menjadi dua periode dengan hadiah yang fantastis. Untuk periode pertama (1-31 Maret 2026), wajib pajak berkesempatan memenangkan dua logam mulia masing-masing seberat 1 gram yang akan diundi pada April mendatang. Sementara itu, periode kedua (1 April-30 Juni 2026) menawarkan hadiah yang lebih besar, mulai dari unit sepeda motor hingga emas batangan dengan berat total yang lebih tinggi.

    Data rincian hadiah periode kedua mencakup Grand Prize berupa emas batangan 5 gram, hadiah utama dua unit sepeda motor Yamaha, serta hadiah kedua berupa dua unit sepeda motor Honda. Selain itu, tersedia pula dua logam mulia seberat 2,5 gram dan dua logam mulia seberat 1 gram. Bagi masyarakat yang tanggal jatuh temponya berada setelah masa periode program, tetap diperbolehkan membayar lebih awal agar bisa ikut serta dalam undian.

    Persyaratan administrasi yang ditetapkan pun cukup ketat guna menjamin validitas peserta. Wajib pajak harus memiliki STNK dan Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) yang sah selama periode Maret hingga Juni 2026. Selain itu, peserta dipastikan tidak memiliki tunggakan pajak pada tahun berjalan maupun tahun-tahun sebelumnya. Pembayaran dapat dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari Samsat konvensional, Samsat Drive Thru, hingga aplikasi Signal.

    Untuk menjaga integritas program, proses pengundian akan dilakukan secara transparan menggunakan basis data NIK dan nomor polisi yang terekam otomatis.

    "Proses pengundian dilaksanakan secara terbuka dan disiarkan melalui live streaming media sosial resmi kami. Pelaksanaannya juga disaksikan langsung oleh notaris, pihak kepolisian, dan Dinas Sosial agar benar-benar akuntabel," katanya.

  • Kapolda Sebut Karhutla di Dumai Terkendali

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, untuk memastikan penanganan karhutla berjalan maksimal di lapangan.


    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi oleh Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung serta unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga relawan yang selama ini terlibat dalam upaya pemadaman.

    Kehadiran Kapolda guna memastikan langsung kondisi riil di lapangan. Bahkan, Kapolda bersama Rocky Gerung sempat turun ke titik api dan ikut dalam proses pemadaman bersama tim gabungan.

    Berdasarkan data terkini, di wilayah Dumai masih terdapat 11 hotspot, dengan rincian 2 titik di Dumai Timur dan 9 titik di Medang Kampai, dengan status kategori medium. Sementara total luas lahan terdampak kebakaran mencapai sekitar 87,25 hektare.

    Meski demikian, kondisi di lapangan menunjukkan tren yang mulai terkendali. Jumlah titik api yang sebelumnya mencapai puluhan kini mulai menurun secara signifikan.

    Kapolda Riau menegaskan, kehadirannya di lokasi merupakan bagian dari upaya memastikan penanganan berjalan secara nyata dan terkoordinasi.

    “Hari ini saya hadir langsung di lokasi di Kecamatan Dumai Timur. Saya didampingi oleh Pak Rocky dari Tumbuh Institute yang sejak beberapa hari terakhir terus bersama kami, mulai dari Rupat, Pelalawan, hingga hari ini di Dumai,” ujar Kapolda, Jumat (27/3/26).

    Ia menekankan bahwa capaian penurunan titik api tidak terlepas dari kerja kolaboratif lintas sektor yang terus dijaga di lapangan.

    “Di Dumai Timur ini ada penurunan yang cukup signifikan. Dari sebelumnya puluhan titik api, alhamdulillah saat ini tinggal delapan titik yang terus kita tangani. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh unsur, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, Manggala Agni, MPA, relawan, hingga dukungan pihak swasta,” jelas lulusan Akpol 1996 ini.

    Menurutnya, kunci utama dalam penanganan karhutla adalah kerja bersama yang tidak terputus, serta kemampuan merespons cepat setiap kendala di lapangan.

    “Kita tidak bisa bekerja parsial. Semua harus gotong royong. Apa yang menjadi kendala di lapangan harus segera kita jembatani, baik dari sisi peralatan, dukungan water bombing, maupun langkah-langkah lain seperti modifikasi cuaca yang sudah kita komunikasikan,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih cukup berat, terutama memasuki periode puncak musim kemarau pada pertengahan tahun.

    “Menghadapi situasi yang lebih panjang ke depan, terutama Juni sampai Agustus, kerja kolaboratif ini harus terus kita jaga. Ini bukan kerja satu pihak, ini kerja bersama,” tambahnya.

    Sementara itu, Rocky Gerung menilai langkah cepat yang dilakukan aparat di lapangan menjadi titik penting dalam memutus pola berulang karhutla yang selama ini terjadi.

    “Seratus hari ke depan ini adalah fase ujung dari El Nino, artinya akan ada panas yang ekstra. Kita tahu ini masalah yang berulang setiap tahun. Tapi saya melihat ada inisiatif yang baik ketika aparat turun lebih awal untuk memulai penanganan,” ujar Rocky.

    Ia menekankan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan pendekatan teknis, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

    “Kita bisa lakukan water bombing, kita bisa modifikasi cuaca, teknologi bisa membantu. Tapi yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga hubungan dengan alam. Kalau itu tidak dijaga, masalah ini akan terus berulang,” katanya.

    Rocky juga menegaskan bahwa persoalan karhutla pada akhirnya adalah refleksi dari hubungan manusia dengan lingkungan.

    “Alam punya hukumnya sendiri. Kita bisa padamkan api, tapi kalau relasi kita dengan alam bermasalah, maka kebakaran akan terus terjadi. Karena itu dibutuhkan keterlibatan semua pihak, dari negara, masyarakat, hingga akademisi, untuk memastikan kebakaran tidak meluas,” tambahnya.

    Kunjungan Kapolda Riau ke Dumai ini menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya bertumpu pada aparat, tetapi merupakan kerja bersama lintas sektor.

    Dengan kolaborasi yang terus diperkuat dan respons cepat di lapangan, diharapkan kebakaran dapat dikendalikan dan tidak berkembang menjadi bencana asap yang lebih luas di Provinsi Riau. rls

  • 2 Kapal Tanker RI Diberi Iran Lampu Hijau Keluar Selat Hormuz

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Sebanyak dua kapal tanker Republik Indonesia yang sempat tertahan di Selat Hormuz resmi mendapat lampu hijau dari Iran untuk melintas keluar.


    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A Mulachela, mengatakan sejak awal Kementerian Luar Negeri RI bersama dengan Kedutaan Besar RI di Teheran aktif menjalin komunikasi dengan pihak Iran.

    "Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran," kata Nabyl terkait perkembangan negosiasi kapal tanker Pertamina di Jakarta, Jumat (27/3), dikutip dari Antara.

    Menurut Nabyl, Teheran memberikan respons positif, sehingga sejumlah pihak langsung melanjutkan langkah-langkah operasional untuk kapal tanker itu. Namun, hingga kini belum ditentukan waktu pasti kapan kapal-kapal itu bisa keluar dari Selat Hormuz.

    Pada 4 Maret lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah sedang melakukan upaya negosiasi terkait dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang masih berada di Selat Hormuz.

    Namun, Bahlil menegaskan keberadaan dua kapal tanker itu tidak mengancam ketahanan energi Indonesia, karena pemerintah telah mencari alternatif pasokan energi dari negara lain.


    Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto, menyatakan pemerintah terus memperkuat komunikasi dengan Iran untuk memastikan keselamatan kapal‑kapal itu.

    Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya mengizinkan kapal dari "negara sahabat" melintasi Selat Hormuz.

    Meski demikian, kapal dari Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara yang dianggap agresor tetap tidak diperbolehkan lewat.

    Sejumlah negara sahabat yang diberi lampu hijau termasuk China, Rusia, India, Pakistan, Irak, dan Malaysia.

    Berdasarkan data MarineTraffic pada 20-22 Maret, sekitar 1.900 kapal dilaporkan tidak bisa bergerak di sekitar Selat Hormuz, menurut laporan Anadolu Agency. antara

  • Reaksi Pelatih Saint Kitts and Nevis Usai Dihajar Indonesia 0-4

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Pelatih Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, buka suara setelah timnya digilas 0-4 oleh Timnas Indonesia dalam pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (27/3).


    Timnas Indonesia langsung unggul 2-0 pada babak pertama berkat borongan gol dari Beckham Putra yang bekerja sama dengan Ole Romeny.

    Pada babak kedua, giliran Romeny mencatatkan nama di papan skor, ditambah dengan gol lain dari pemain pengganti, Mauro Zijlstra.


    Kemenangan itu membuat Indonesia lolos ke final FIFA Series 2026 grup ini melawan Bulgaria. Sedangkan St. Kitts and Nevis menghadapi Kepulauan Salomon.


    "Bicara soal pertandingan, saya harus bilang ini negara yang indah dengan fans yang besar. Meski stadion tidak penuh kita bisa lihat semangat mereka," ujar Serrano.

    "Jadi saya ingin berterima kasih untuk Indonesia atas yang mereka berikan kepada kami," ucap Serrano menambahkan.

    Serrano menyayangkan dengan sikap pemainnya yang membuang sejumlah peluang gol. Pada awal-awal permainan Saint Kitts and Nevis terlihat memiliki peluang bagus, tetapi urung menjadi gol.

    "Soal pertandingan, kami terorganisasi dengan baik selama 25 menit pertama sebelum gol-gol itu datang," kata Serrano.

    "Kami mendapat peluang pertama di laga ini dan bisa saja jadi gol."

    Satu hal yang disayangkan Serrano adalah kelengahan di lini belakang yang membuat Beckham Putra bergerak cukup bebas dan mencetak dua gol pada babak pertama.

    "Dua gol awal datang dari kesalahan yang sama dengan bek kami. Ada pemain yang bagus memanfaatkan ruang itu," tutur Serrano.
    cnnindonesia

  • Pemprov Riau Siapkan Tambahan Modal untuk BRK Syariah dan Jamkrida

    By redkoranriaudotco → Jumat, 27 Maret 2026

    Foto: M Job Kurnian.

    KORANRIAU.co,PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau memfokuskan penambahan penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) di sektor perbankan serta Jamkrida di bidang penjaminan kredit.


    Langkah ini dilakukan sebagai upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Pembahasan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Riau, Jumat (27/3/2026). Dalam pembahasan tersebut ditegaskan bahwa penanaman modal untuk BRK Syariah direncanakan pada tahun 2027, sementara untuk Jamkrida akan direalisasikan pada tahun 2026.Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat peran kedua BUMD tersebut dalam mendukung pembiayaan dan akses permodalan bagi masyarakat serta pelaku usaha di daerah.

    Dalam kesempatan tersebut, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, menyampaikan bahwa kebijakan penambahan penyertaan modal difokuskan pada sektor strategis yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian daerah.

    “Fokus kita adalah memperkuat BUMD yang bergerak di sektor perbankan dan penjaminan kredit agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara lebih luas,” ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa penanaman modal pada BRK Syariah direncanakan pada tahun 2027 dengan mempertimbangkan kesiapan dan kondisi keuangan daerah.

    “Sementara untuk Jamkrida, penambahan penyertaan modal akan kita lakukan pada tahun 2026 ini agar dapat segera memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha,” jelasnya.

    Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja BUMD secara berkelanjutan.
    “Dengan permodalan yang kuat, kami berharap BUMD dapat lebih optimal dalam menjalankan perannya serta memberikan kontribusi nyata terhadap PAD,” tambahnya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil telah melalui proses kajian dan evaluasi yang matang.
    “Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara terukur, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD dalam mengoptimalkan pemanfaatan penyertaan modal.
    “Kolaborasi yang baik akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

    Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan peran BRK Syariah dan Jamkrida semakin kuat dalam mendukung pembiayaan dan penjaminan kredit di daerah.
    “Kami optimistis langkah ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. mcr
     
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com