BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Oknum Sekcam di Inhil Diduga Lecehkan Stafnya

    By redkoranriaudotco → Selasa, 29 September 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Sekretaris Camat (Sekcam) berinisial SP terhadap korban NA salah seorang staf Kantor Camat Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau yang terjadi pada Rabu (2/9/26) lalu


    Pihak keluarga korban secara resmi telah melaporkan permasalahannya ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan menyampaikan desakan agar pelaku segera ditindak tegas dan dinonaktifkan dari jabatannya.

    Desakan ini disampaikan langsung oleh MH selaku suami korban yang menegaskan bahwa insiden ini telah memberikan pukulan telak serta dampak psikologis yang mendalam bagi keluarganya. Mengingat kondisi psikis yang masih terguncang, pihak keluarga mengajukan dua tuntutan utama kepada BKPSDM Inhil.

    "Secara aturan dan secara baik-baik telah kita lakukan. Sebelumnya, permasalahan ini telah kita laporkan ke Camat namun tidak ada tindaklanjutnya, kemudian kita juga sudah melaporkan secara resmi hal ini ke BKPSDM, bahkan terakhir kali kita sampaikan langsung ke Bapak Sekdakab Inhil," ungkap MH

    Maka dari itu, pertama ia mendesak agar oknum Sekcam SP segera dinonaktifkan dari jabatannya dan dimutasi keluar dari Kantor Kecamatan tempat bertugas sebelumnya.

    "Kedua, meminta agar isteri saya sebagai korban ini dipindahkan penugasannya ke dinas yang baru, mengingat istri saya ini sudah mengalami trauma serta ketakutan yang luar biasa untuk kembali bekerja di lingkungan kerja semula " akuinya.

    Kemudian MH juga berencana akan membawa hal ini keranah hukum, jika dalam waktu dekat ini, tidak ada tindaklanjut dan kejelasan dari BKPSDM Inhil.

    "Kita heran juga sama Camat dan BKPSDM masih membiarkan pelaku masuk kantor. Disaat masih dalam tahap pelanggaran disipilin. Tentunya kami dari pihak keluarga merasa kecewa atas sikap Camat dan BKPSDM " tambah MH dengan kecewa.

     

    Sementara itu, Kaban BKPSDM Inhil Hj. Irdawati, SKM., M.M melalui Kabid PPKA Febryzaldi, SH., MH ketika dikonfirmasi beberapa hari lalu, terkait tindaklanjut laporan dugaan pelecehan tersebut. Mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan proses tindaklanjut laporan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

    " Terkait laporan dugaan pelecehan ini, telah kita proses sejak kemarin, saat ini kita sedang mengajukan untuk rapat tim penilaian kinerja, kemudian dari hasil rapat tersebut, baru kita ajukan hasilnya ke Bupati untuk di SK kan. Sementara tahapan prosesnya lainnya sesuai dengan aturan yang ada telah kita lakukan sejak kemarin " tutup Febri. rtc

  • Plt Gubri Apresiasi PMI Beri Award bagi Pendonor dan Relawan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU– Pelaksana tugas (Plt). Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menyambut baik upaya PMI memberikan penghargaan kepada masyarakat yang secara sukarela mendonorkan darah.

     

    Demikian dikatakan SF Hariyanto saat menerima Ketua PMI Provinsi Riau, Dr. Maal Mabror, MKM saat audiensi, Selasa (29/9/26) di Kantor Gubernur Riau. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan PMI dalam memperingati HUT PMI ke-81.

     

    Menurut SF Hariyanto, apresiasi dapat menjadi bentuk penghargaan atas kepedulian masyarakat dalam membantu sesama.

    "Pendonor juga perlu diberikan apresiasi atau bingkisan, misalnya telur, susu atau kebutuhan lainnya sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka dalam mendonorkan darah," katanya.

    Dia berharap, kegiatan donor darah dan berbagai program kemanusiaan PMI terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aksi kemanusiaan.

    Sementara Dr Maal Mabror mengatakan, PMI akan memberikan penghargaan kepada pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 hingga 100 kali. Apresiasi juga diberikan kepada relawan dan rumah sakit yang selama ini berkontribusi dalam kegiatan donor darah.

    "Salah satu agenda yang disiapkan adalah pemberian penghargaan kepada pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 hingga 100 kali untuk kemanusiaan, termasuk kepada relawan dan rumah sakit yang berkontribusi dalam kegiatan donor darah. Kami juga akan memberikan penghargaan kepada pendonor terbanyak yang sudah mendonorkan darahnya 50 sampai 100 kali untuk kemanusiaan, serta piagam untuk mitra seperti relawan dan rumah sakit yang berkontribusi membantu donor darah," katanya.

    Selain penghargaan, PMI Provinsi Riau menyiapkan sejumlah program untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan. Di antaranya Road to School bagi pendonor darah pemula berusia di atas 17 tahun dan program Sahabat Fasilitator.

    PMI juga menyiapkan kegiatan kepedulian lingkungan melalui koordinasi dengan pihak RAPP untuk penanaman pohon di sejumlah tempat ibadah yang berada di enam kabupaten di Riau.

    Maal mengatakan rangkaian kegiatan tersebut melibatkan PMI kabupaten/kota, relawan, pemerintah, dunia usaha, mitra PMI dan masyarakat. mcr

  • Nonton Bareng PGN Pekanbaru dan Media, Perkuat Sinergi Informasi

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Pekanbaru bersama media pers menggelar kegiatan nonton bareng di Cinepolis Living World, Selasa (29/9/26).


    Kegiatan bertajuk Media Meetup PGN Area Pekanbaru ini, merupakan sebagai wadah memperkuat hubungan dan sinergi dengan media. Iven ini sekaligus momentum bagi PGN untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan media di Kota Pekanbaru.

    Area Head PGN Pekanbaru Charly Simanullang mengatakan, hubungan antara PGN dan media tidak semata dibutuhkan ketika perusahaan menghadapi persoalan atau situasi krisis.

    Menurutnya, komunikasi dan sinergi perlu dibangun secara konsisten agar informasi mengenai energi dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

    “Jadi ini bukan hanya saat-saat momen krisis, tapi yang kita inginkan adalah bagaimana kita membangun sinergi dengan media ini dengan asas kekeluargaan, sehingga PGN tidak hanya membutuhkan media pada saat krisis saja,” kata Charly dalam kegiatan tersebut.

    Ia menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang selama ini telah membantu PGN, khususnya dalam menyampaikan informasi dan mengomunikasikan berbagai kegiatan perusahaan kepada masyarakat. Charly menyebut kolaborasi yang telah terjalin selama sekitar dua tahun terakhir menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik antara PGN dan media di Area Pekanbaru.

    “Dalam dua tahun terakhir ini bagaimana kita berkolaborasi bersama, bersinergi sehingga terwujud kerja sama yang bagus,” ujarnya.

    Menurut Charly, media memiliki peran penting dalam membantu menyampaikan informasi sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait energi.

    Karena itu, PGN berharap sinergi yang sudah terbangun dapat terus dilanjutkan. Ia juga berharap kerja sama tersebut dapat menjadi sarana untuk menyalurkan informasi dan energi positif kepada masyarakat, khususnya di Kota Pekanbaru.

    “Bagaimana peran media juga untuk mentransfer energi baik ke bumi sehingga bisa dikenal di Riau, khususnya di Area Pekanbaru. Tentu kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” tuturnya.

    Media Meetup PGN Area Pekanbaru Tahun 2026 mengusung konsep yang lebih santai. Setelah pada tahun sebelumnya kegiatan bersama media diisi dengan aktivitas lain, tahun ini PGN mengajak rekan-rekan media menikmati kegiatan bersama melalui agenda movie bersama.

    Charly mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi momen untuk mempererat hubungan antara PGN dan media dalam suasana kekeluargaan.

    “Semoga momen ini, momen spesial bagi kita,” katanya. Kegiatan Media Meetup PGN Area Pekanbaru 2026 berlangsung di Cinepolis Living World Pekanbaru, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. rls/nor
  • Pemuda Ini Todong Kasir dan Sandera Anak saat Rampok Toko di Pelalawan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PELALAWAN – Seorang pemuda berinisial H, 25 tahun, ditangkap setelah diduga melakukan pencurian dengan kekerasan di sebuah toko di Sorek I, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Dalam pelariannya, pria asal Kabupaten Indragiri Hilir itu juga diduga menyandera dan melukai seorang anak berusia 9 tahun menggunakan gunting.


    Peristiwa tersebut terjadi di Toko Sorek Mart, Jalan Lintas Timur Engkolan, RT 001/RW 015, Sorek I, sekitar pukul 08.30 WIB, Senin, 28 September 2026. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pangkalan Kuras dengan nomor LP/B/79/IX/2026/SPKT/Polsek Pkl.Kuras/Polres Pelalawan/Polda Riau.

    Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Situmeang, S.H. memerintahkan Unit Reskrim melakukan pengejaran setelah menerima informasi dari layanan Call Center 110 Polres Pelalawan.

    Berdasarkan keterangan saksi, H sebelumnya terlihat mondar-mandir di depan Toko Sorek Mart. Ia kemudian masuk dan membeli minuman Coca-Cola. Setelah itu, H mendatangi kasir berinisial WN, 23 tahun.

    "Aku rindu sama mamak ku, boleh nggak pinjam HP," kata H seperti ditirukan dalam laporan kepolisian.

    Kasir menjawab bahwa telepon seluler tersebut merupakan milik toko dan tidak dapat dipinjamkan. H kemudian memaksa masuk ke meja kasir. Korban berteriak meminta pertolongan.

    Pelaku lalu mengambil gunting yang berada di atas meja kasir dan mengarahkannya kepada korban. Karena ketakutan, korban membiarkan telepon seluler milik toko diambil.

    Seorang tukang kebun bernama Aan kemudian datang setelah mendengar teriakan korban. H kembali mengarahkan gunting kepadanya. Aan ketakutan sehingga pelaku dapat melarikan diri dari toko.

    Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian mengejar H. Pelaku sempat masuk ke Toko Echo Elektronik. Di lokasi tersebut, H diduga memiting leher seorang anak berusia 9 tahun dan menjadikannya sandera.

    Ketika warga mendekat, pelaku melepaskan anak tersebut. Namun, saat kembali dikejar warga, H diduga menusukkan gunting ke bagian punggung anak itu hingga mengalami luka.

    Warga akhirnya berhasil menangkap H. Kedua tangannya diikat sebelum diserahkan kepada anggota Polsek Pangkalan Kuras. Sementara anak yang terluka langsung mendapat perawatan.

    Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit telepon seluler Oppo A98 warna biru dan satu buah gunting yang diduga digunakan untuk mengancam korban. Kerugian dalam kejadian tersebut ditaksir sekitar Rp4 juta.

    "Benar, pelaku Hendra, warga Inhil, diamankan warga setelah melakukan curas di Sorek Mart. Modusnya meminjam HP toko, tetapi setelah ditolak pelaku menodongkan gunting. Pelaku juga melukai anak berusia 9 tahun saat dikejar warga," ujar Kapolsek Pangkalan Kuras.

    Menurut dia, atas arahan Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H., pelaku telah diamankan bersama barang bukti berupa telepon seluler Oppo A98 dan gunting. "Proses selanjutnya dilakukan di Polsek Pangkalan Kuras," katanya.

    H disangkakan melanggar Pasal 479 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Polisi menyebut dugaan motif dalam perkara tersebut adalah ekonomi. rtc

  • Mojtaba Disebut Setuju soal Rencana Baru Iran Buka Selat Hormuz

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan rencana baru Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz telah dikoordinasikan dengan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.


    Pezeshkian menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan stasiun televisi Amerika Serikat, CBS. Pernyataan tersebut kemudian dikutip kantor berita pemerintah Iran, IRNA, pada Sabtu (26/9).

    "Koordinasi dengan pemimpin revolusi (pemimpin tertinggi) telah dilakukan," kata Pezeshkian. Menurut Pezeshkian, Iran siap memenuhi kewajibannya jika AS menyetujui proposal tersebut.

    "Jika AS menerimanya dan memenuhi kewajibannya, kami akan melakukan hal yang sama, dan tidak akan ada masalah dalam hal ini," tambahnya.

    Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi pasokan minyak dunia. Selat tersebut menjadi titik utama dalam ketegangan antara Teheran dan Washington yang berlangsung selama hampir tujuh bulan.

    Pezeshkian mengatakan Iran telah membentuk tim yang terdiri dari enam orang untuk membahas rencana tersebut. Tim ini "memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan" terkait proposal pembukaan kembali Selat Hormuz.

    Tim tersebut mencakup perwakilan dari "berbagai organisasi dan lembaga, termasuk militer, parlemen, dan pemerintah".

    Sementara itu, Washington belum memberikan tanggapan secara terbuka mengenai proposal tersebut. Sejumlah laporan menyebut Presiden AS Donald Trump telah menolak rencana Iran.

    Proposal tersebut antara lain menyerukan penghentian seluruh tindakan permusuhan di kawasan Timur Tengah.

    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan persyaratan dalam proposal tersebut sama dengan yang tercantum dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Iran dan AS pada Juni.

    Dalam proposal itu, Iran meminta AS membebaskan aset Iran yang dibekukan dengan nilai setidaknya US$$12 miliar. Iran juga meminta pencabutan sanksi terhadap sektor minyak Iran serta penghentian blokade angkatan laut AS terhadap Iran.
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com