BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Tiga SMAN di Riau Belum Kembalikan Kelebihan Bayar Seragam

    By redkoranriaudotco → Minggu, 14 Juni 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU  - Sebanyak 28 sekolah dari 31 SMA Negeri di Provinsi Riau telah mengembalikan kelebihan bayar (Markup) seragam sekolah.

    Artinya masih ada tiga sekolah belum mengirimkan laporan pengembalian kelebihan bayar uang seragam sekolah siswa ke pihak Inspektorat Riau. 

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Riau Jondra Jayaputra Manurung mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah menerima laporan 28 sekolah sudah mengembalikan kelebihan bayar tersebut. 

    "Ada tiga sekolah lagi yang belum mengembalikan kelebihan bayar seragam sekolah. Ketiga sekolah itu masing-masing berada di Pekanbaru, Dumai dan Siak," kata Jondra, Ahad (14/6/2026). 

    Karena itu, ia mengimbau kepada pihak-pihak yang terkait dengan kelebihan bayar seragam tersebut untuk dapat segera melaksanakan kewajiban pengembalian tersebut. 

    "Kami mengimbau ketiga sekolah yang belum untuk segera ditindaklanjuti pengembalian kelebihan bayar tersebut," pintanya. 

    Dengan 28 sekolah telah mengembalikan kelebihan bayar seragam sekolah tersebut, maka sisa kelebihan bayar yang belum dikembalikan sebesar Rp99.915.000, dari total kelebihan bayar sebesar Rp566.265.000.

    Jondra menyebut, dari sebanyak 56 SMA Negeri, di Kota Pekanbaru 19 sekolah, Kota Dumai 3 sekolah dan Kabupaten Siak 34 sekolah yang dilakukan audit terkait pengadaan seragam siswa kelas X, sebanyak 31 sekolah yang terbukti mark-up harga. 

    "Dari hasil audit kami, terdapat 31 sekolah yang terbukti melakukan markup harga seragam sekolah, dan harus mengembalikan kelebihan bayar sebesar Rp566.265.000 kepada orang tua/wali murid," terangnya. 

    Adapun ketiga SMAN yang belum mengembalikan kelebihan bayar seragam sekolah itu di antaranya, SMAN 5 Kota Pekanbaru, SMAN 1 Kota Dumai dan SMAN 5 Tualang Siak. ck 

     

     

     

     

  • Pemprov Riau Ajak Masyarakat Sampaikan Data Valid Sensus Ekonomi

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung penuh Sensus Ekonomi 2026. Agenda tersebut akan berlangsung dua bulan setengah, dimulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. 

    Komitmen dan dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi menghadiri dan membuka pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Gubernur Riau, Ahad (14/6/26). 

    Syahrial Abdi mengatakan, sensus ekonomi ini menjadi penting untuk memberikan gambaran seutuhnya terhadap potensi ekonomi termasuk akses ekonomi bagi masyarakat.

    "Sebagai salah satu daerah yang memiliki kekuatan pada sektor industri pengolahan perdagangan jasa perkebunan realisasi serta usaha mikro kecil dan menengah. Di mana kita memerlukan data yang akurat dan mutakhir untuk merancang pembangunan ekonomi yang lebih inklusif berdaya saing dan berkelanjutan," kata Syahrial Abdi.

    Menurutnya, pelaksanaan sensus ekonomi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif dari potensi dan data yang ada guna kepentingan seluruh masyarakat Indonesia termasuk di pemerintah untuk pengambilan kebijakan, intervensi kedepan yang terbaik bagi ekonomi Indonesia.

    "Melalui sensus ini kita akan memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai jumlah sebaran dan karakteristik pelaku usaha di seluruh wilayah Provinsi Riau. Karena data tersebut akan menjadi pondasi dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah meningkatkan investasi memperluas kesempatan kerja, serta mendorong transformasi ekonomi hijau menuju Riau yang maju dan bermarwah," jelasnya. 

    Karena itu, Syahrial mengajak seluruh masyarakat Riau, seluruh pelaku usaha dan setiap insan yang berkontribusi terhadap pergerakan dan aktivitas ekonomi di Provinsi Riau agar dapat menyampaikan data yang valid kepada petugas sensus. 

    "Kami imbau untuk menyampaikan data yang valid dan yang sebenarnya, sehingga tergambarkan kebijakan yang akan diambil kedepannya. Riau menjadi salah satu daerah penyumbang ekonomi terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mendapatkan gambaran kebijakan yang terbaik ke depan," imbuhnya. 

    "Mari kira bersama-sama mensukseskan pelaksanaan sensus ekonomi 2026, saya juga mengajak masyarakat untuk menerima dan mendukung petugas sensus yang bertugas di lapangan. Perlu kita pahami bahwa data yang diberikan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik serta perencanaan pembangunan," tutupnya. rls

  • Polres Dumai Tangkap Pria Lansia Fedofil Anak Dibawah Umur

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Seorang pria lanjut usia (Lansia) berinisial MD (65) diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Dumai atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap sejumlah anak di bawah umur di Kota Dumai.


    Tersangka diduga melakukan perbuatan cabul terhadap beberapa korban anak dengan modus memberikan uang jajan antara Rp2.000 hingga Rp5.000, serta memberikan buah rambutan untuk membujuk para korban. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi tersebut diduga telah dilakukan berulang kali terhadap korban yang berbeda.

    Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mengungkapkan, bahwa kasus tersebut terungkap setelah salah satu orang tua korban melaporkan dugaan pencabulan yang dialami anaknya ke Polres Dumai pada Kamis (11/6/26).

    Pelapor berinisial RH (46), seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Bukit Kapur, mengaku mengetahui dugaan pencabulan tersebut setelah mendapat informasi dari tetangganya yang menyebutkan bahwa beberapa anak diduga menjadi korban perbuatan tersangka.

    Mendengar informasi tersebut, pelapor kemudian menanyakan langsung kepada anaknya. Dari pengakuan korban, tersangka diduga melakukan tindakan pencabulan dengan cara menarik, memeluk, mencium pipi korban, hingga memasukkan jarinya ke alat kelamin dan dubur korban.

    Merasa tidak terima atas kejadian yang dialami anaknya, pelapor kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Dumai untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Dumai segera melakukan penyelidikan dan membawa para korban untuk menjalani pemeriksaan medis serta visum di Rumah Sakit Bhayangkara.

    Setelah mengumpulkan keterangan korban dan hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mengamankan tersangka Mahadi untuk dimintai keterangan. Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencabulan terhadap sejumlah korban anak.

    Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa hasil visum para korban serta pakaian yang digunakan korban saat kejadian.

    "Korban berumur antara 7-10 tahun dan sementara terdeteksi berjumlah 7 orang menjadi korban. Saat ini tersangka telah diamankan di Polres Dumai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar AKBP Angga, Sabtu (13/6/26) kemarin.

    Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 82 Ayat (1) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 415B KUHP dan Pasal 126 Ayat (1) KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

  • Isi Draf Kesepakatan Damai AS-Iran

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Isi kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mencakup pembukaan aset miliaran dolar Teheran, pelonggaran sanksi minyak dan pembukaan Selat Hormuz.


    Keduanya disebut mencapai kesepakatan secara lisan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

    Dalam rancangan yang diperoleh Reuters dari sejumlah sumber, AS disebut akan mulai membuka akses terhadap miliaran dolar aset Iran yang selama ini dibekukan, serta memberikan pelonggaran sanksi ekspor minyak.

    Sebagai imbalannya, Iran membuka kembali Selat Hormuz yang sebelumnya ditutup setelah serangan AS dan Israel pada Februari lalu.

    Program nuklir Iran akan dibahas dalam masa negosiasi selama 60 hari. Washington menginginkan pembongkaran program nuklir Iran dan pemusnahan cadangan uranium yang telah diperkaya tinggi.

    Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan Iran ingin tetap mempertahankan uranium tersebut dalam bentuk yang telah diencerkan.

    Berdasarkan rancangan nota kesepahaman yang sedang dibahas, Iran akan membuka kembali Selat Hormuz dan AS menghentikan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

    Setelah itu, kedua negara akan melanjutkan negosiasi mengenai program nuklir Teheran yang menjadi alasan utama Washington melancarkan operasi militer sebelumnya.

    Seorang pejabat AS mengatakan kesepakatan tersebut memenuhi tujuan utama Presiden Donald Trump dan menempatkan proses negosiasi pada posisi yang sangat baik.

    "Kesepakatan ini memenuhi tujuan utama Presiden Trump dan menempatkan negosiasi pada posisi yang sangat baik," ujarnya.

    Pakistan disebut berperan sebagai mediator dalam perundingan tersebut. Sementara itu, sumber Barat menyebut penandatanganan kesepakatan berpotensi dilakukan paling cepat pada Minggu (14/6) dengan Jenewa, Swiss, menjadi lokasi yang paling mungkin dipilih.

    Seorang pejabat senior pemerintahan AS mengatakan kedua negara telah menyepakati rancangan teks perjanjian dan Washington berharap kesepakatan awal dapat ditandatangani dalam beberapa hari ke depan.

    "Kedua pihak telah menyetujui teks tersebut dan kami memperkirakan kesepakatan awal dapat ditandatangani dalam beberapa hari mendatang," kata pejabat AS yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (13/6).

    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi juga mengonfirmasi kemajuan perundingan tersebut. Meski masih ada kemungkinan perubahan dalam isi kesepakatan, ia menilai hasil sementara menunjukkan Iran keluar sebagai pihak yang lebih kuat.

    "Iran adalah pemenang perang dengan AS," kata Araqchi dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran.

    Di tengah kemajuan diplomatik itu, ketegangan militer masih terjadi. Reuters melaporkan pasukan AS menembak jatuh sejumlah drone bunuh diri Iran yang terbang menuju Selat Hormuz karena dinilai mengancam lalu lintas pelayaran komersial.

    Komando Pusat AS (CENTCOM) kemudian memastikan jalur pelayaran di kawasan tersebut tetap terbuka.

    Perkembangan menuju kesepakatan damai AS-Iran tersebut disambut positif pasar global. Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 3 persen ke level terendah dalam hampir dua bulan terakhir, sementara bursa saham dunia menguat seiring meningkatnya harapan berakhirnya konflik di kawasan Teluk.

    Meski demikian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya tidak akan menjadi bagian dari kesepakatan tersebut. Israel juga menyatakan tetap mempertahankan kebebasan bertindak terhadap ancaman yang dianggap membahayakan keamanan negaranya. cnnindonesia

  • Gol Injury Time, Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Qatar berhasil menahan imbang Swiss dengan skor 1-1 setelah berhasil mencetak gol di masa injury time babak kedua dalam laga Piala Dunia 2026 di San Francisco, Minggu (14/6) pagi WIB.


    Swiss mendominasi penuh laga lawan Qatar sejak awal pertandingan. Di babak pertama, Mereka bahkan melepaskan tujuh tembakan tepat sasaran.

    Meski demikian, Swiss hanya mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0. Gol tunggal di 45 menit awal dicetak oleh Breel Embolo. Embolo menggetarkan gawang Qatar lewat eksekusi penalti. Embolo menendang ke arah kiri sedangkan kiper Qatar, Mahmud Abunada bergerak ke arah sebaliknya.

    Penalti didapat Swiss setelah Remo Freuler dijatuhkan oleh Abunada. Setelah melakukan pengecekan lewat VAR, wasit Said Martinez memutuskan hal tersebut sebagai pelanggaran yang berujung penalti.

    Unggul 1-0 di babak pertama, Swiss terus berusaha meningkatkan serangan di babak kedua. Pada menit ke-50, tendangan Granit Xhaka dari luar kotak penalti hanya melayang tipis di atas gawang.

    Swiss terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Qatar. Sedangkan Qatar hanya bisa sesekali melancarkan serangan ke pertahanan Swiss.

    Di menit ke-74, tendangan Ruben Vargas bisa dibendung oleh Abunada. Tak lama berselang, Embolo juga tak bisa memaksimalkan peluang yang ia dapat.

    Masuk ke menit 81, giliran Johan Manzambi yang mencoba melepaskan ancaman. Namun tembakannya masih melenceng di sisi kanan gawang.

    Di tengah kegagalan Swiss mencetak gol kedua, mereka mendapat petaka di masa injury time. Qatar bisa mencetak gol penyama kedudukan lewat Boualem Khoukhi.

    Khoukhi sukses mencetak gol lewat sundulan memaksimalkan umpan silang ke kotak penalti. Laga berakhir imbang dengan skor 1-1.
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com