BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Delapan Kali, PT Pegadaian Dinobatkan Sebagai Best Company to Work For in Asia

    By redkoranriaudotco → Rabu, 10 Juni 2026


     

    KORANRIAU.co,JAKARTA – PT Pegadaian kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tempat kerja terbaik dengan kembali dinobatkan sebagai Best Company to Work For in Asia 2026 oleh HR Asia untuk kedelapan kalinya. Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan Pegadaian dalam menjadi rumah bagi talenta terbaik yang berdaya saing tinggi, serta kemampuannya menciptakan lingkungan kerja dengan tingkat kepuasan karyawan yang luar biasa di seluruh Asia. Malam penganugerahan tersebut diselenggarakan langsung di Jakarta, pada Jumat (5/6/26).

     

    Dalam ajang tahun ini, Pegadaian memborong lima penghargaan, lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya memborong empat kategori penghargaan. Hal ini menegaskan keunggulannya kinerja HC Pegadaian di berbagai pilar pengelolaan sumber daya manusia.

     

    Kelima penghargaan tersebut meliputi HR Asia Best Company to Work For 2026 Indonesia Chapter, HR Asia Diversity, Equity & Inclusion Awards 2026, HR Asia Tech Empowerment Awards 2026, HR Asia People Transformation Awards 2026, serta HR Asia Sustainable Workplace Awards 2026. Pencapaian ini mencerminkan bahwa komitmen Pegadaian dalam mengelola karyawannya telah mencakup aspek inklusivitas, adopsi teknologi modern, transformasi berkelanjutan, hingga kesejahteraan lingkungan kerja.

     

    Menanggapi capaian membanggakan tersebut, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan Pegadaian kembali meraih penghargaan bergengsi tingkat Asia tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi budaya kerja, pengembangan talenta, dan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif telah diakui secara internasional.

     

    “Penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi seluruh Insan Pegadaian di Indonesia, termasuk
    kami yang berada di Kantor Wilayah II Pekanbaru. Raihan ini menunjukkan bahwa Pegadaian tidak hanya berhasil membangun kinerja bisnis yang kuat, tetapi juga mampu menghadirkan lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan mendukung pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Tentu hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan visi perusahaan mengEMASkan Indonesia,” ujar Agus.

     

    Agus menambahkan bahwa berbagai program pengembangan kompetensi, penguatan budaya kerja, serta implementasi nilai-nilai AKHLAK yang dijalankan secara konsisten di seluruh lini perusahaan telah menjadi fondasi penting dalam membentuk talenta-talenta unggul yang adaptif terhadap perubahan dan tantangan industri.

     

    “Keberhasilan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan utama Pegadaian terletak pada kualitas insan di dalamnya. Karena itu, kami di Kantor Wilayah II Pekanbaru terus berkomitmen mendukung berbagai inisiatif perusahaan dalam menciptakan tempat kerja yang produktif, kolaboratif, dan memberikan ruang bagi setiap karyawan untuk bertumbuh, berinovasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

     

    Menurut Agus, penghargaan yang diraih untuk kedelapan kalinya tersebut semakin memperkuat optimisme seluruh insan perusahaan untuk terus melanjutkan transformasi, memperkuat layanan kepada nasabah, serta mendukung berbagai langkah strategis Pegadaian dalam memperluas bisnis dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

     

    Saat ini, Pegadaian diperkuat oleh lebih dari 14.000 karyawan yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Ribuan talenta ini bekerja secara aktif, solid, dan harmonis tanpa membeda-bedakan golongan, suku, agama, ras, maupun budaya. Sinergi yang kokoh dan inklusif dari seluruh Insan Pegadaian inilah yang menjadi pondasi utama bagi perusahaan untuk tetap berdiri tegak mengarungi usia yang kini telah melewati 125 tahun.

     

    Fleksibilitas budaya kerja ini pula yang berhasil mengawal Pegadaian melakukan berbagai lompatan transformasi besar, mulai dari digitalisasi sistem layanan, pembaruan produk, hingga adaptasi budaya perusahaan yang relevan dengan perkembangan zaman. Keberhasilan dalam mengelola talenta internal secara digital dan transformatif ini pada akhirnya berdampak langsung pada akselerasi bisnis perusahaan, di mana kini Pegadaian sukses memperluas core bisnisnya
    dengan mempelopori ekosistem bullion melalui Layanan Bank Emas Pegadaian yang diakui di
    tingkat nasional, serta mengekspansi bisnisnya ke kancah internasional dengan membuka outlet luar negeri pertama di Timor-Leste.
    rls/nor

     

  • BRI Cabang Perawang Apresiasi Langkah APH Usut Dugaan Fraud Kredit di Koto Gasib dan Lubuk Dalam

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Perawang menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menerapkan prinsip ‘zero tolerance to fraud’c menyusul pemberitaan terkait pemberian Kredit Umum, termasuk Kupedes di BRI Unit Koto Gasib dan Unit Lubuk Dalam. 

     

    Pemimpin Cabang BRI Perawang, Ivon Septiandri, menjelaskan bahwa pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang tengah berjalan dan bersikap kooperatif dalam pengungkapan kasus tersebut. Walaupun pihak BRI menjadi korban dengan adanya kejadian kredit fiktif. 

     

    “BRI menjadi korban dengan kerugian finansial dan reputasi dalam kasus korupsi kredit fiktif yang dilakukan oleh oknum berinisial EM. Kami mengapresiasi tindakan cepat aparat penegak hukum atas proses penanganan laporan yang telah dilaksanakan secara profesional, transparan,” ujar Ivon Septiandri, Rabu (10/6).

     

    “Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BRI menghormati proses hukum yang sedang berlangsung termasuk ikut aktif dan kooperatif dalam pengungkapan perkara tersebut,” tambahnya. 

     

    Dijelaskannya, pihaknya mengapresiasi Aparat Penegak Hukum (APH), dan kasus tersebut ditangani oleh Kejaksaan Negeri Siak dan saat ini telah  masuk dalam persidangan. BRI secara tegas menerapkan Zero Tolerance to Fraud, yang terus digalakkan dalam beberapa tahun terakhir.

     

    “Dalam setiap operasional bisnisnya, BRI senantiasa menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta terus memperkuat komitmen terhadap integritas dan kepercayaan publik,” jelasnya.

     

    Ivon menegaskan bahwa dalam setiap aktivitas operasional, BRI senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

     

    “Dalam setiap operasional bisnisnya, BRI senantiasa menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta terus memperkuat komitmen terhadap integritas dan kepercayaan publik,” tutupnya.

     

    Dengan komitmen tersebut, BRI memastikan akan terus menjaga transparansi serta integritas dalam menjalankan bisnis, sekaligus mendukung penuh proses hukum yang berlaku. Rls/nor

     

  • Plt Gubri Perintahkan Kadis PUPR dan UPT Turun ke Lapangan, Jangan Tunggu Laporan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU – Pelaksa tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau beserta seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah masing-masing.

     

    Arahan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja di Kantor Dinas PUPR Provinsi Riau, Rabu (10/6/26). Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur berjalan optimal serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Melalui pengawasan langsung di lapangan, berbagai kerusakan maupun kebutuhan perbaikan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terukur.


    Dalam arahannya, Plt Gubernur Provinsi Riau, SF Hariyanto menegaskan pentingnya peran aktif jajaran Dinas PUPR dan kepala UPT dalam memantau kondisi infrastruktur di lapangan. Menurutnya, kehadiran langsung di lokasi akan mempercepat proses identifikasi permasalahan sekaligus memastikan penanganan yang dilakukan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

    Ia meminta seluruh kepala UPT untuk tidak hanya menerima laporan dari bawahannya, tetapi juga secara rutin melakukan peninjauan ke lapangan. Dengan demikian, berbagai persoalan yang berkaitan dengan jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya dapat diketahui secara langsung dan segera ditindaklanjuti.

    "Saya minta Kadis PUPR dan seluruh kepala UPT lebih sering turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Jangan hanya menerima laporan, tetapi pastikan sendiri kondisi di lapangan agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran," tegas SF Hariyanto.

    Ia juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat terkait infrastruktur. Menurutnya, pelayanan yang baik harus dibarengi dengan kecepatan dalam mengambil langkah perbaikan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Riau. 

    Pada kesempatan itu juga, Plt Kadis PUPR Provinsi Riau, Zulfahmi menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Plt Gubernur Riau dalam meningkatkan pengawasan dan pemantauan infrastruktur di seluruh wilayah. Menurutnya, jajaran Dinas PUPR akan terus memperkuat koordinasi dengan UPT agar berbagai permasalahan di lapangan dapat segera ditangani.

    Ia mengatakan bahwa pengawasan rutin menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan kondisi jalan dan infrastruktur lainnya tetap terjaga dengan baik. Selain itu, hasil pemantauan di lapangan juga akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan dan pemeliharaan infrastruktur.

    "Kami siap melaksanakan arahan Bapak Plt Gubernur untuk lebih aktif turun ke lapangan dan memastikan setiap laporan maupun keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Pengawasan yang optimal akan membantu kami dalam menjaga kualitas infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi," tuturnya.

    Zulfahmi menambahkan, pihaknya akan terus mendorong seluruh UPT agar meningkatkan responsivitas terhadap berbagai kondisi yang memerlukan penanganan segera. Dengan langkah tersebut, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik dan pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau dapat terlaksana secara optimal. mcr

     

     

  • Istri Wapres Selvi Gibran Jenguk Anak Penderita Kanker di RSUD Arifin Achmad

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Istri Wakil Presiden (Wapres) RI, Selvi Gibran Rakabuming bersama Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih meninjau berbagai layanan kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).

    Kunjungan tersebut mencakup kegiatan sosialisasi kesehatan, pemeriksaan pap smear, cek darah, hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

    Kegiatan meninjau daerah yang berfokus meningkatkan kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan tersebut rencananya akan dilaksanakan tiap tahunn. Tahun ini, Provinsi Riau terpilih menjadi daerah yang dikunjungi, bertepatan dengan moment Hari Jadi ke-50 RSUD Arifin Achmad Riau.

    Di sela-sela kunjungannya, Selvia menjenguk pasien kanker anak-anak. Dalam kesempatan itu, ia langsung mengajak pasien berdialog layaknya seorang ibu dan anak.

    "Pingin mainan apa? Senang mainan apa?," tanya Selvi kepala anak penderita penyakit kanker sambil memberikan bingkisan.

    Direktur RSUD Arifin Achmad Riau, Yusi Prastiningsih mengatakan, ibu Wapres dan Seruni menilai kinerja RSUD Arifin Achmad Riau sudah baik.

    "Kita bersyukur momen kunjungan ibu Wapres bersama ibu-ibu Seruni KMP bertepatan dengan Hari Jadi RSUD Arifin Achmad Riau. Setiap tahun memang ada daerah yang dikunjungi Bidang I Seruni, namun kali ini momennya bertepatan dengan 50 Tahun RSUD," ungkapnya.

    Yusi mengatakan, Seruni mengunjungi talkshow yang membicarakan tentang campak dan kanker. Para Ibu Seruni juga dikatakan meninjau langsung tempat pemeriksaan papsmear serta pemeriksaan kesehatan lainnya.

    "Tadi ibu-ibu ke talkshow tentang campak dan kanker, mengunjungi pemeriksaan papsmear, pemeriksaan cek darah, dan pelayanan BKKBN,'

    Meskipun sudah dinilai baik, Yusi mengatakan bahwa Seruni memberikan arahan pada RSUD untuk terus memberikan yang lebih baik kepada masyarakat. Diharapkan, kualitas pelayanan RSUD AA akan semakin meningkat. rls

     

     

     

     

  • Polisi Tangkap Oknum Satpol PP dan Kadus Bengkalis terlibat Narkoba

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,BENGKALIS- Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Bengkalis mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis.


    Di antara mereka terdapat seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) diketahui bertugas di lingkungan Satpol PP Bengkalis dan oknum kepala dusun (Kadus) di Desa Pangkalan Batang Barat.

    Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Bazrah mengatakan kedua oknum tersebut, berinisial ZH (42)merupakan seorang ASN dan RA (39) Kadus.

    Selain itu, polisi juga mengamankan tiga tersangka lainnya INF (25), DZ (18) dan WS (30).

    Menurut Juliandi, pengungkapan berawal dari kegiatan tes urine terhadap aparatur desa di Desa Pangkalan Batang Barat yang dilaksanakan tim gabungan Satresnarkoba Polres Bengkalis bersama Polsek Bengkalis pada awal Juni 2026.

    Dari hasil penyelidikan yang dikembangkan secara berkelanjutan, petugas kemudian memperoleh sejumlah informasi yang mengarah kepada para terduga pelaku.

    Selanjutnya, kelima orang tersebut berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Hasil tes urine menunjukkan seluruh terduga pelaku positif mengandung methamphetamine atau sabu. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa tiga unit telepon genggam.

    Saat ini, kelima orang tersebut telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka disangkakan melanggar Pasal 127 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. rtc
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com