BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Perkuat Pondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

    By redkoranriaudotco → Jumat, 06 Februari 2026

     


     
    KORANRIAU.co,JAKARTA– Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memposisikan sumber daya manusia (SDM) sebagai aset utama untuk mencapai target strategis perusahaan, khususnya di tahun 2026. Oleh karena itu, PGN terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan kompetitif agar dapat mendorong produktivitas.
     
    Kualitas lingkungan kerja di PGN tercermin pada capaian positif pada beberapa parameter di tahun 2025. Tingkat keterikatan pekerja dengan perusahaan (employee engagement) mencapai 87,74%, sehingga masuk dalam Kategori Tinggi. Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.
     
    Selain itu, PGN berhasil mengelola vacancy rate di bawah 10%, menunjukkan setiap fungsi dalam perusahaan terisi oleh pekerja yang kompeten guna menunjang operasional dan layanan kepada pelanggan. Dengan total 2.752 pekerja PGN Group hingga akhir 2025, pencapaian positif tersebut menunjukkan stabilitas dan kesehatan kerja yang berkontribusi pada produktivitas pekerja yang sangat baik untuk mencapai target perusahaan.
     
    “PGN terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi untuk menunjang kompetensi pekerja di era digital. PGN telah menerapkan digitalisasi, tidak hanya untuk efisiensi proses bisnis, tetapi juga cara PGN untuk membangun kedekatan dengan pelanggan dalam rangka memberikan service excellence,” jelas Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama.
     
    Digitalisasi PGN telah terintegrasi di seluruh rantai proses bisnis gas bumi, mulai dari asset operation and maintenance, network operations sampai dengan pengelolaan pelanggan. Keamanan digital selalu menjadi prioritas, di mana pada tahun 2026, cyber security PGN berhasil mencapai tingkat keamanan 100%. Artinya, perlindungan terhadap infrastruktur digital dalam kondisi prima untuk menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan serta informasi perusahaan.
     
    Rachmat menegaskan, kompetensi SDM yang baik ini akan terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Di tengah budaya kerja yang solid, PGN memberikan ruang bagi pekerja untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi serta mengeksplorasi peluang bisnis demi keberlanjutan perusahaan.
     
    “Seluruh kontribusi pekerja di seluruh operasi juga diarahkan untuk sentiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan yang disiplin terhadap aspek HSSE,” ujar Rachmat.
     
    Pada tahun 2026, PGN melanjutkan pengembangan proyek strategis gas bumi dalam rangka perluasan pemanfaatan gas bumi nasional. Dengan CAPEX USD 353 Juta, PGN mengalokasikan sekitar 62% yang difokuskan untuk pengembangan di segmen midstream, downstream dan lainnya. Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah penguatan infrastruktur distribusi gas dan jaringan gas rumah tangga. Investasi juga akan dilakukan secara selektif dan bertahap untuk mendukung ketahanan energi. PGN percaya, dedikasi SDM yang profesional dan berintegritas merupakan motor penggerak utama untuk mencapai target perusahaan tersebut. rls/nor
  • Gajah Ditemukan Mati dengan Kepala Putus di Pelalawan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Seekor gajah ditemukan mati dalam kondisi mengenaskan kepala putus di areal sekitar konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Kematian satwa dilindungi tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian bersama tim gabungan.


    Polres Pelalawan langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) usai menerima laporan temuan bangkai gajah tersebut. Pengecekan melibatkan tim gabungan dari Polres Pelalawan, Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Riau, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Riau, Polisi Kehutanan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta pihak PT RAPP.

    Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara melalui Kasat Reskrim, AKP I Gede Yoga Eka Pranata, mengungkapkan kondisi gajah saat ditemukan sudah tidak utuh.

    "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian gajah ini melalui olah TKP dan pengambilan keterangan terhadap saksi-saksi," ujar AKP I Gede, Kamis (5/2).

    Ia menjelaskan, bangkai gajah tersebut ditemukan dalam posisi duduk dengan kondisi mengenaskan, yakni bagian kepala sudah terpotong. Hingga kini, penyebab pasti kematian satwa dilindungi tersebut masih dalam proses penyelidikan.

    Untuk mengungkap penyebab kematian, Tim Bidlabfor Polda Riau yang dipimpin Iptu Imam Yusuf Hanura telah melakukan pengambilan sampel tanah di sekitar lokasi penemuan bangkai. Sampel tersebut selanjutnya akan diuji di laboratorium guna mendukung proses penyelidikan.

    Sementara itu, pihak PT RAPP menyatakan komitmennya dalam membantu pengungkapan kasus tersebut. Humas PT RAPP menyebutkan pihak perusahaan telah berkoordinasi dengan Polres Pelalawan.

    "Kami akan bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mengetahui penyebab kematian gajah ini," katanya.

    Bangkai gajah pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Winarno pada Senin (2/2) malam. Ia mengaku menemukan bangkai satwa tersebut setelah mencium bau busuk dari dalam hutan.

    "Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi saya langsung melaporkannya ke pihak keamanan,” ujar Winarno.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Pelalawan bersama jajaran Polsek Ukui pada Selasa (3/2) langsung turun ke lokasi penemuan. Selanjutnya, pada Rabu (4/2), tim gabungan yang terdiri dari Reskrim Polres Pelalawan, Polsek Ukui, Ditreskrimsus Polda Riau, Tim Labfor Polda Riau, serta BKSDA melakukan kegiatan nekropsi di lokasi kejadian.

    Penyelidikan atas kasus kematian gajah ini masih terus berlangsung. Kepolisian berharap dapat mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

    "Kami akan terus melakukan upaya untuk melindungi satwa liar yang ada di wilayah kami," kata AKP I Gede Yoga Eka Pranata.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan atau mengetahui adanya tindak pidana terhadap satwa liar. Laporan dapat disampaikan langsung kepada pihak kepolisian atau melalui layanan panggilan darurat 110. hrc
  • Riau Terima 20 Ribu Vaksin Cegah Penyakit Mulut dan Kuku

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau melaksanakan kegiatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara serentak sebagai upaya percepatan pengendalian PMK dan perlindungan kesehatan hewan ternak di Provinsi Riau.


    Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan daerah terhadap program nasional Akselerasi Vaksinasi PMK Tahun 2026 yang dilaksanakan secara terpadu antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

    Kepala DPKH Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, Provinsi Riau telah menerima bantuan vaksin PMK sebanyak 20.000 dosis dari Pemerintah Pusat, dan hingga saat ini telah mendistribusikan 12.250 dosis ke kabupaten/kota. 

    “Target vaksinasi PMK di Provinsi Riau pada bulan Februari sebanyak 10.000 dosis dan bulan Maret sebanyak 10.000 dosis, sebagai bagian dari percepatan vaksinasi PMK tahap pertama periode Januari–Maret 2026, yang akan dilanjutkan tahap kedua pada Juli–September 2026,” katanya.

    Dilanjutkannya, vaksinasi serentak yang berasal dari Provinsi Riau dilaksanakan oleh UPT Pengembangan Ternak dan Pakan (PTP) DPKH Provinsi Riau, Dinas Peternakan Kabupaten Kampar, dan Dinas Pertanian Kota Pekanbaru dengan target vaksinasi pada hari pelaksanaan sebanyak 200 dosis.

    “Melalui kegiatan ini, DPKH Provinsi Riau berharap pelaksanaan vaksinasi PMK dapat berjalan optimal dan berkelanjutan guna melindungi kesehatan hewan ternak, menjaga produktivitas peternakan, serta mendukung ketahanan pangan di Provinsi Riau,” harapnya.

    Dipaparkan Mimi, selama kurun waktu tahun 2025 mendapatkan laporan terdapat 304 kasus PMK yang menjangkiti hewan ternak. Kasus PMK tersebut terjadi di delapan kabupaten/kota di Provinsi Riau. Dari delapan daerah tersebut Kabupaten Indragiri Hulu dilaporkan menjadi daerah yang paling banyak hewan ternaknya terjangkit PMK. Yakni sebanyak 143 kasus.

    “Selama kurun waktu tahun 2025, terdapat 304 kasus PMK di Riau. Dari ratusan ternak yang terpapar PMK tersebut, terdapat satu ternak yang mati yakni di Kota Dumai,” katanya.

    Setelah Indragiri Hulu, daerah selanjutnya yang banyak ditemukan kasus PMK yakni Kabupaten Siak yakni 65 kasus. Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu masing-masing 25 kasus. Indragiri Hilir 19 kasus.

    “Selanjutnya Kabupaten Kampar sebanyak 9 kasus, Pelalawan 6 kasus, Kuantan Singingi dan Bengkalis masing-masing 5 kasus dan Rokan Hilir 1 kasus,” paparnya.  mcr/nor
  • Danrem Wira Bima Pantau Penumbangan Sawit di TNTN

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu, memantau langsung kegiatan penumbangan pohon kelapa sawit di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kehadiean Danrem di lokasi bagian dari upaya pengurangan deforestasi dan pengembalian fungsi kawasan hutan konservasi.


    Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD, khususnya Korem 031/Wira Bima, dalam mendukung program pemerintah. Kemudian juga untuk menjaga kelestarian lingkungan serta memulihkan ekosistem hutan yang selama ini mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan.

    “Kawasan TNTN memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Upaya pengurangan deforestasi ini harus dilakukan secara bertahap, terukur, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar,” kata Danrem, Kamis (5/2/26).

    Danrem menegaskan bahwa langkah penertiban dan penumbangan sawit di kawasan TNTN bukan semata tindakan penegakan. Tetapi juga bagian dari upaya menyelamatkan hutan sebagai warisan lingkungan bagi generasi mendatang.

    Pada kesempatan ini, Danrem juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut mendukung upaya pemulihan kawasan hutan. Pria dengan bintang satu juga meminta tidak lagi melakukan aktivitas yang merusak lingkungan serta bersama-sama menjaga kelestarian TNTN.

    Danrem menegaskan akan terus bersinergi dengan instansi terkait. Baik pemerintah daerah mau pun aparat penegak hukum guna memastikan proses pemulihan kawasan TNTN berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. rls

  • Remaja Australia Ditangkap usai Ancam Bunuh Presiden Israel

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Seorang remaja di Australia ditangkap usai mengancam akan membunuh Presiden Israel Isaac Herzog.


    ABC Net melaporkan pemuda Sydney berusia 19 tahun diamankan Polisi Federal Australia (AFP) gegara membuat ancaman di media sosial X, bahwa ia akan menembak Herzog.

    Herzog dijadwalkan ke Australia pekan ini untuk kunjungan kenegaraan.

    Unggahan ancaman itu dibuat pada 19 Januari, yang juga mencakup ancaman untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

    Remaja pria bernama Darcy Tinning ini pun didakwa atas tuduhan menggunakan layanan komunikasi untuk membuat ancaman.

    Tinning sempat mengajukan permohonan pembebasan dengan jaminan atas kasus ini. Namun, permohonannya ditolak dengan alasan Tinning bisa saja membuat ancaman serupa ketika Herzog tiba di Australia.

    Kuasa hukum Tinning Brendan Green mengatakan meskipun pernyataan kliennya benar-benar "tidak pantas", namun dia tidak punya hubungan sedikitpun dengan kelompok-kelompok ekstremis. Tinning juga tidak punya catatan kriminal maupun ketidakpatuhan.

    Green juga menyebut Tinning dan keluarganya tidak punya akses terhadap senjata api.

    Hakim Daniel Covington pada Kamis (5/2) menyatakan tindakan yang dilakukan Tinning memang merupakan tindakan serius dan mengkhawatirkan. Meski begitu, ia percaya Tinning bakal mematuhi aturan apabila diberikan pembebasan bersyarat.

    Riwayat nol kriminal Tinning dan sikap kooperatifnya dengan polisi menurut hakim patut dipertimbangkan.

    Hakim akhirnya memutuskan membebaskan Tinning dengan syarat ia tak boleh keluar rumah tanpa orang tuanya dan tidak boleh menggunakan media sosial. Tinning juga diminta menyerahkan paspornya.

    Polisi Australia menangkap Tinning di rumahnya pada Rabu (4/2) gegara unggahan media sosial yang bersangkutan. Polisi menyita ponsel dan perlengkapan narkoba selama penggerebekan tersebut.

    Penangkapan ini terjadi setelah insiden penembakan di Pantai Bondi pada 14 Desember lalu menewaskan 12 orang. Serangan itu menargetkan orang Yahudi yang sedang memperingati Hanukkah.
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com