BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Sempat Geger, Polres Dumai Bekuk Maling Sayat Leher Korbannya

    By redkoranriaudotco → Sabtu, 06 Juni 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dumai berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sempat menghebohkan warga Kota Dumai.


    Pelaku yang diketahui menyayat leher korbannya saat beraksi akhirnya berhasil ditangkap bersama seorang penadah barang hasil kejahatan.

    Peristiwa tersebut terjadi di Gang Anggrek, Kelurahan Dumai Kota, Kecamatan Dumai Kota, pada Ahad (15/2/26) sekitar pukul 03.20 WIB. Korban, Merianti (32), saat itu berada di rumahnya ketika pelaku masuk dan melakukan pencurian.

    Aksi pelaku diketahui oleh korban. Namun, bukannya melarikan diri, pelaku justru melakukan kekerasan dengan menyayat bagian leher korban sebelum kabur membawa satu unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp200 ribu.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian leher dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kerugian materi yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp2,8 juta.

    Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang menjelaskan, berdasarkan laporan korban, Satreskrim Polres Dumai segera melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya, pada Jumat (5/6/26) sekitar pukul 03.15 WIB berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial NAA alias NIA di wilayah Kelurahan Bagan Besar Timur, Kecamatan Bukit Kapur.

    Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan satu unit HP yang diketahui merupakan milik korban Merianti. Dari hasil interogasi, NIA mengungkap identitas pelaku utama pencurian dengan kekerasan tersebut, yakni RJ alias Rahmat (28), warga Kecamatan Dumai Kota.

    "Berbekal informasi tersebut, tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Rahmat di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pulau Payung, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan," ungkap AKBP Angga kepada media ini, Sabtu (6/6/26).

    Tersangka kemudian dibawa ke Polres Dumai bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Selain menangkap pelaku utama, ditambahkan Kasat Reskrim Polres Dumai AKP I Putu Adi Juniwinata, penyidik juga menetapkan NIA sebagai tersangka penadahan. Ia diduga membeli dan menguasai barang hasil kejahatan berupa handphone milik korban. Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan mendalam dan gelar perkara.

    "Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat, terlebih dalam kasus ini pelaku tidak hanya melakukan pencurian tetapi juga melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius," imbuhnya.

    Polres Dumai juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan tempat tinggal serta segera melaporkan setiap tindak pidana yang diketahui kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti secepatnya. rtc
     
  • Momen Hari Lingkungan Hidup, Plt Gubri Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengambil langkah nyata dalam upaya mitigasi perubahan iklim di wilayah perkotaan. Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 di tingkat provinsi ditandai dengan aksi konkret penanaman puluhan bibit pohon yang dipusatkan di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (6/6/26).


    Dalam aksi peduli lingkungan kali ini, sebanyak 50 batang pohon pelindung dan produktif ditanam secara serentak di area hijau sekitar stadion. Jenis pohon yang dipilih pun tidak sembarangan, melainkan dikelompokkan pada varietas pohon berkayu keras dan rindang yang meliputi pohon Ulin, Mahoni, Pulai, Trambesi, serta Meranti.

    Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, menegaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah untuk menciptakan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan. Ia menyebut bahwa pohon bukan sekadar elemen penghias estetika kota, melainkan benteng alami utama yang krusial untuk melawan dampak buruk perubahan iklim global serta polusi udara di Pekanbaru.

    "Kita berharap, dengan cinta yang kita berikan kepada pohon, kita juga mendapatkan cinta dari pohon. Dan yang paling penting, gerakan ini akan sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan generasi kita selanjutnya," ujar SF Hariyanto saat memberikan pengarahan di lokasi penanaman.

    SF Hariyanto juga menggarisbawahi bahwa agenda ini bukanlah sekadar acara seremonial tahunan untuk memenuhi protokol kedinasan semata. Baginya, setiap bibit yang ditanam hari ini merupakan bentuk investasi hijau yang sangat berharga demi mendongkrak kualitas udara segar, menjaga kesehatan warga, serta memperkuat ketahanan iklim Provinsi Riau di masa depan.

    Guna menjamin keberlangsungan hidup tanaman tersebut, SF Hariyanto menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau untuk segera berkoordinasi dengan pihak pengelola Stadion Utama. Langkah ini diperlukan untuk membentuk tim khusus yang bertanggung jawab melakukan perawatan harian secara intensif, mulai dari penyiraman berkala hingga pemberian pupuk secara rutin.

    "Setelah ditanam, saya minta untuk ditempatkan petugas khusus di sini. Supaya pohon-pohon ini bisa dipelihara dengan baik, jangan sampai berhenti di seremonial penanamannya saja," tegasnya.

    Sebagai program lanjutan, Pemprov Riau juga menargetkan akan kembali menanam 1.000 batang pohon baru yang dijadwalkan bertepatan dengan momen perayaan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau mendatang, selaras dengan tema nasional tahun 2026 yaitu "Saatnya Bekerja Untuk Iklim".  rls/nor
  • Iran Klaim Tembak Rudal ke 2 Kapal Perusak AS di Teluk Oman

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Militer Iran mengeklaim menembakkan "rudal peringatan" ke arah dua kapal perusak Amerika Serikat di Teluk Oman, yang memaksa kedua kapal tersebut meninggalkan wilayah itu.


    Melalui kantor berita IRNA, militer Iran menyebut kedua kapal perusak itu meninggalkan Teluk Oman "setelah penembakan rudal peringatan" oleh pasukannya.

    Operasi tersebut disebut sebagai respons terhadap "pelanggaran maritim dan tindakan provokatif, serta pembajakan kapal dagang dan tanker minyak oleh pasukan angkatan laut teroris Amerika Serikat," kata pihak militer Iran.

    Namun, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) dengan cepat membantah insiden tersebut terjadi.

    "Pasukan Iran TIDAK menyerang atau menembaki kapal perang Angkatan Laut AS. Tindakan seperti itu akan menjadi pelanggaran serius terhadap gencatan senjata," kata CENTCOM seperti dikutip AFP.

    CENTCOM menambahkan pasukannya "tetap beroperasi secara bebas di perairan regional" dan sedang menjalankan blokade tandingan AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

    Insiden ini menjadi episode terbaru yang mengguncang gencatan senjata yang diumumkan pada 8 April antara AS-Iran,

    Upaya mengakhiri perang melalui perundingan langsung maupun mediasi sejauh ini pun masih gagal.

    Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Rabu mengatakan Washington "tidak lagi melakukan serangan berkelanjutan" terhadap Iran karena Operation Epic Fury, nama operasi serangan AS terhadap Iran, telah berakhir.

    Ia menambahkan Amerika Serikat telah menghancurkan apa yang "tersisa dari angkatan udara Iran" serta "melumpuhkan seluruh angkatan laut konvensional mereka".

    Sejak perang pecah, Iran memberlakukan blokade laut di Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang menghubungkan Teluk Oman dengan Samudra Hindia.

    Amerika Serikat kemudian membentuk blokadenya sendiri terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

    Dalam masa damai, sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati jalur sempit strategis tersebut.
    cnnindonesia

  • Serba Pertama Usai Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di GBK

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Timnas Indonesia tampil garang saat mengalahkan Oman 3-0 dalam laga uji coba FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6).


    Tim Garuda tampil solid di laga ini. Anak asuh John Herdman tidak membiarkan Oman mengembangkan permainan mereka di Stadion GBK.

    Hasilnya tiga gol bisa diciptakan. Bek tengah Justin Hubner membuka keunggulan lewat gol sundulan pada menit ke-13.

    Laga Baru Rampung, Herdman Langsung Kasih Masukan ke Ole Romeny
    Indonesia bisa menambah dua gol lagi. Gol kedua dijaringkan oleh Romeny pada menit ke-27 dan Ragnar Oratmangoen mencetak gol pada menit ke-56 yang membantu Timnas Indonesia menang 3-0.


    Hasil ini membuat Timnas Indonesia mengakhiri puasa kemenangan atas Oman selama 38 tahun. Kemenangan terarkhir Indonesia atas Oman terjadi pada ajang King's Cup di Bangkok, Thailand dengan skor 3-0 tahun 1988.

    Berikut serba pertama Timnas Indonesia usai menghajar Oman 3-0 di Stadion GBK:

    1. Gol melalui sundulan yang dicetak Justin Hubner menjadi yang pertama buatnya bersama Timnas Indonesia. Gol itu dicetak pemain Fortuna Sittard di pertandingan ke-21.

    2. Mathew Baker melakoni debut bersama Timnas Indonesia di laga ini yang sekaligus membuatnya jadi pemain termuda yang melakukannya. Baker masuk menggantikan Rizky Ridho pada menit ke-80.

    3. Emil Audero untuk kali pertama menggagalkan penalti lawan bersama Timnas Indonesia. Kiper Cremonese itu menggagalkan tendangan penalti pemain Oman, Hatem Sultan Alrushadi.


    4. Trio Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner pertama kali main bareng di jantung pertahanan Timnas Indonesia. Ketiganya tampil cukup baik meski Hubner sempat membuat kesalahan yang berujung penalti buat Oman.

    5. Dony Tri Pamungkas masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Untuk pertama kali, pemain Persija Jakarta itu dimainkan sebagai pemain sayap kanan oleh pelatih John Herdman.
    cnnindonesia

  • Kevin Sanjaya Bagikan Perjuangan Menembus Audisi Umum PB Djarum

    By redkoranriaudotco → Jumat, 05 Juni 2026



    KORANRIAU.co,JAKARTAKevin Sanjaya Sukamuljo mencuri perhatian tatkala ia hadir mengisi meet & greet di booth Djarum Foundation di Polytron Indonesia Open 2026, Istora GBK, Jakarta, Jumat (5/6).


    Di Hadapan ratusan badminton lovers, Kevin berbagi pengalaman ketika ia berjuang menembus PB Djarum yang menjadi ‘pintu gerbang’ kariernya sebagai pebulutangkis elit dunia.


    Kevin memulai kariernya sebagai pebulutangkis dengan mengikuti Audisi Umum PB Djarum pada 2006. Ketika itu, Kevin menelan pil pahit karena tidak lulus Audisi Umum. Pantang menyerah, pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur itu mencoba kembali mengikuti Audisi Umum pada tahun selanjutnya dan akhirnya diterima sebagai atlet muda PB Djarum. Menurut Kevin, kegagalan pada percobaan pertama justru memacu dirinya untuk berlatih lebih keras dan membuktikan kemampuan yang dimiliki.


    "Saya pertama kali ikut Audisi Umum PB Djarum tahun 2006, tetapi saat itu belum berhasil lolos. Setelah itu saya berlatih lebih keras lagi karena memang target saya adalah bisa masuk PB Djarum. Saya tidak mau menyerah begitu saja. Tahun berikutnya saya mencoba lagi dan akhirnya diterima. Dari situ saya belajar bahwa kegagalan bukan alasan untuk berhenti, justru harus menjadi motivasi untuk bangkit dan mencoba kembali," ujar Kevin.


    Bergabung dengan PB Djarum membuat peluang Kevin menjadi pebulutangkis terbaik dunia terbuka lebar. Melalui latihan yang intens, Kevin membuktikan diri dengan menyandang berbagai gelar di kejuaraan level dunia di sektor ganda putra. Bahkan, Kevin mencetak hattrick kemenangan di Indonesia open pada 2018, 2019 dan 2021 (tidak ada Indonesia Open pada 2020).


    Untuk itu, Kevin berpesan kepada pebulutangkis belia yang ingin mengikuti Audisi Umum PB Djarum, tingkatkan kemampuan diri dan tanamkanlah jiwa pantang menyerah dalam menjalani proses seleksi di hadapan Tim Pencari Bakat PB Djarum.


    "Proses setiap atlet berbeda-beda. Ada yang langsung berhasil, ada juga yang harus mencoba beberapa kali. Yang terpenting adalah terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan tetap percaya dengan kemampuan diri sendiri. Saya pernah mengalami gagal lebih dulu sebelum akhirnya bisa bergabung dengan PB Djarum," kata Kevin.


    Pada meet & greet ini, hadir pula legenda bulutangkis Indonesia, Sigit Budiarto yang juga Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini Audisi Umum PB Djarum diselenggarakan di tiga kota yakni Pekanbaru (7–12 Juli), Makassar (4–9 Agustus) dan Kudus (8–13 September).


    Sigit menuturkan, Audisi Umum PB Djarum bukan sekadar proses seleksi atlet muda untuk menjadi bagian dari PB Djarum, melainkan salah satu upaya menjaga keberlangsungan ekosistem bulutangkis Indonesia. Melalui Audisi Umum, atlet-atlet berbakat dari berbagai penjuru Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama dalam menunjukkan potensi terbaik mereka.


    "Tujuan utama kami adalah mencari pemain-pemain muda yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Selain itu, audisi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem bulutangkis Indonesia agar terus berjalan dan melahirkan generasi-generasi baru yang mampu mengharumkan nama bangsa," ujar Sigit.


    Ia menambahkan, guna menjawab tantangan persaingan yang semakin kompleks d panggung bulutangkis global, Indonesia membutuhkan regenerasi yang berkelanjutan agar prestasi bulutangkis tetap terjaga di level internasional. Karena itu, proses pencarian bakat tidak bisa hanya mengandalkan pemantauan turnamen, tetapi juga harus dilakukan secara aktif melalui audisi terbuka.


    "Dengan adanya audisi umum, kesempatan menjadi lebih luas. Anak-anak dari berbagai daerah bisa datang, bertanding, dan menunjukkan kemampuan mereka. Kami tidak hanya mencari bakat, tetapi juga ingin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap bulutangkis sejak usia dini. Ketika mereka sudah mencintai olahraga ini, maka akan muncul semangat untuk berkembang dan berprestasi," jelasnya.


    Dengan menjaga nyala api bulutangkis tetap menyala melalui Audisi Umum PB Djarum, Sigit optimistis Indonesia akan terus melahirkan pemain-pemain hebat seperti generasi sebelumnya apabila proses pembinaan dan pencarian bakat dilakukan secara konsisten.


    "Saya yakin akan selalu ada Kevin-Kevin baru, atlet-atlet hebat baru yang lahir dari Indonesia. Tugas kami adalah menemukan mereka lebih awal dan memberikan pembinaan yang tepat agar potensi tersebut bisa berkembang maksimal," tambahnya.


    Tahun ini Audisi Umum PB Djarum menyasar atlet kelompok usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri.Rangkaian seleksi diawali dengan tahap screening menggunakan sistem gugur. Pertandingan berlangsung satu game hingga 21 poin tanpa deuce, dengan perpindahan lapangan saat poin ke-11. Peserta yang lolos akan melanjutkan perjuangan ke tahap turnamen yang juga menggunakan sistem gugur.


    Untuk pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar, Super Tiket akan diberikan kepada juara putra dan putri. Sementara di Kudus, Super Tiket diberikan kepada semifinalis sektor putra dan finalis sektor putri. Para peraih Super Tiket selanjutnya akan mengikuti tahap karantina.


    Tahap karantina berlangsung selama empat minggu setelah seluruh rangkaian audisi di tiga kota selesai digelar, yakni pada 14 September hingga 9 Oktober 2026. Selama periode tersebut akan dilakukan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober 2026, sebelum pengumuman hasil akhir Audisi Umum PB Djarum 2026 pada 10 Oktober 2026. Peserta yang lolos akan menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis dan resmi bergabung dengan PB Djarum.


    Pendaftaran Audisi Umum PB Djarum 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi PB Djarum dan telah dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB. Peserta yang lolos tahap administrasi wajib melakukan daftar ulang pada 8 September 2026 pukul 09.00–15.00 WIB sebelum mengikuti seleksi di Kudus.


    Untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026, calon peserta dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis. Rls/nor

     

     

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com