BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Dahlan Iskan Siap Bersaksi di Pengadilan Perkara Rida K Liamsi

    By redkoranriaudotco → Kamis, 09 Juli 2026
    Dahlan Iskan


    KORANRIAU.co, PEKANBARU – Dukungan terhadap pendiri Riau Pos Group, H Rida K Liamsi, terus mengalir menjelang proses persidangan yang dihadapinya. 


    Kali ini, mantan Menteri BUMN sekaligus mantan Chairman Jawa Pos Group, Dahlan Iskan, disebut siap memberikan kesaksian apabila diperlukan dalam persidangan.


    Kesiapan tersebut dinilai memiliki arti penting mengingat Dahlan Iskan merupakan salah satu sosok yang mengetahui perjalanan awal berdirinya Riau Pos Group serta hubungan kerja sama antara Jawa Pos dan Riau Pos pada masa-masa awal pengembangannya. Keduanya juga memiliki hubungan panjang sejak sama-sama berkiprah di dunia jurnalistik sejak di Majalah Tempo.


    Menurut sejumlah pihak yang mengikuti perkembangan perkara tersebut, kesaksian Dahlan diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai sejarah berdirinya Riau Pos, peran Rida K Liamsi dalam membangun perusahaan media itu dari nol, hingga proses kerja sama strategis dengan Jawa Pos yang kemudian mendorong perkembangan Riau Pos menjadi salah satu kelompok media terbesar di Sumatera. 


    Dahlan Iskan diketahui merupakan salah satu tokoh yang mendorong Rida K Liamsi untuk mendirikan surat kabar di Riau pada tahun 1990-an. 


    Dari hubungan profesional itulah kemudian lahir kerja sama yang menjadi tonggak perkembangan Riau Pos hingga berkembang ke berbagai daerah di Sumatera.


    Dukungan dari Dahlan Iskan menambah daftar tokoh nasional dan daerah yang menyatakan keprihatinan atas perkara yang menjerat Rida K Liamsi. 


    Sebelumnya, mantan Gubernur Riau H Saleh Djasit juga menyatakan kesiapannya hadir di pengadilan sebagai bentuk dukungan kepada pendiri Riau Pos tersebut.


    Pihak pendukung Rida berharap proses persidangan berjalan secara objektif dengan menghadirkan fakta-fakta sejarah, termasuk mendengarkan keterangan para saksi yang mengetahui secara langsung perjalanan lahir dan berkembangnya Riau Pos Group. 


    Mereka menilai kesaksian tokoh-tokoh yang terlibat sejak awal akan membantu majelis hakim memperoleh gambaran yang utuh mengenai perkara yang sedang disidangkan. IR/Rls

  • Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Terkait Kasus Korupsi

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Kejaksaan Agung (Kejagung) buka suara terkait aksi penggeledahan yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) dan Polda Metro Jaya terkait kasus korupsi TPPU dan suap kasus batu bara hingga Asabri.


    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna mengatakan upaya hukum penggeledahan dan penyitaan itu sepenuhnya kewenangan dari kepolisian.

    Ia memastikan Kejagung menghormati seluruh proses penyidikan yang sedang berlangsung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    "Kejaksaan Agung menunggu hasil penyidikan yang sedang dilakukan oleh penyidik kepolisian, termasuk mengenai objek penggeledahan, barang bukti, maupun pihak-pihak yang dikaitkan dalam proses tersebut," ujarnya dalam keterangan video yang dibagikan.

    Dalam kesempatan yang sama, Anang juga meminta publik agar tidak langsung membuat kesimpulan dan mengaitkan proses hukum yang berjalan dengan sosok tertentu.

    "Kami mengimbau publik agar tidak membangun kesimpulan maupun opini yang mengaitkan seseorang atau suatu institusi dengan dugaan tindak pidana hanya berdasarkan informasi yang berkembang di media massa atau media sosial," kata Anang.

    Ia juga mendorong agar seluruh proses penegak hukum tetap dilakukan dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

    Kejagung, kata dia, menghormati penuh independensi dan kewenangan setiap aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas masing-masing.

    Anang mengatakan pihaknya meyakini bahwa setiap proses penegakan hukum dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah dan mekanisme hukum yang berlaku.

    "Kami juga mengimbau masyarakat agar memperoleh informasi resmi dari aparat penegak hukum yang menangani perkara tersebut," kata Anang.
    cnnindonesia

  • Sekdaprov Riau Minta BKD Integrasikan Sistem Layanan Digital

    By redkoranriaudotco →

    Foto: Sekdaprov Riau H Syahrial Abdi (kiri) dan Kepala BKD Riau Budi Fakhri.

    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Upaya percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan terus diperkuat melalui penerapan layanan berbasis teknologi di lingkungan perangkat daerah guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

    Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan peninjauan dan monitoring yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Kamis (9/7/2026).

    Kegiatan monitoring ini difokuskan untuk mengevaluasi sejauh mana penerapan layanan berbasis digital telah memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Evaluasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat integrasi sistem digital antarperangkat daerah sehingga transformasi teknologi mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, cepat, dan akuntabel.

    Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi menyampaikan bahwa transformasi digital di lingkungan perangkat daerah tidak boleh dimaknai sebatas pemanfaatan teknologi, tetapi harus mampu menghadirkan perubahan nyata dalam kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. 

    "Kemarin kita baru saja mengevaluasi pelayanan publik di Dinkes Riau. Hari ini saya berkunjung ke BKD untuk memetakan layanan internal kepada pegawai di Pemprov Riau," kata Syahrial Abdi.

    Menurutnya, digitalisasi harus menjadi instrumen untuk meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses pelayanan, serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan.

    "Setiap perangkat daerah perlu memastikan bahwa layanan berbasis digital yang dikembangkan benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat dan mendukung pencapaian kinerja organisasi. Karena itu, evaluasi secara berkala diperlukan agar berbagai inovasi digital yang telah dibangun dapat berjalan secara optimal dan terintegrasi," terangnya.

    "Kenapa hal ini menjadi penting? Sebab jumlah pegawai kita itu mencapai 30 ribuan, baik dari ASN, PPPK penuh waktu maupun PPPK paruh waktu. Setelah kita petakan tadi, kita ingin layanan kepada ASN ini mudah, murah bahkan tidak berbiaya sama sekali dan ada interaksi layanan, jadi kita satu arah sekarang ini," ucap Syahrial.

    Oleh sebab itu, menurut Syahrial Abdi, transformasi digital harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan.

    Di sisi lain, digitalisasi juga harus mampu meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan dan mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah melalui sistem pelayanan yang lebih tertib, terukur, dan akuntabel.

    "Kita berharap seluruh perangkat daerah terus memperkuat sinergi dan inovasi dalam mengembangkan layanan berbasis teknologi. Dengan demikian, transformasi digital dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan birokrasi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta daya saing daerah," harapnya.

    Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau Budi Fakhri, menyebutkan transformasi digital menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan mutu layanan kepegawaian.

    Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi turut mendukung penyederhanaan proses pelayanan sekaligus meningkatkan efisiensi tata dan data pegawai Pemprov Riau.

    "Kita di BKD terus melakukan penguatan berbagai layanan berbasis digital, mulai dari pengelolaan data, sistem administrasi, hingga peningkatan integrasi informasi terkait kepegawaian kita. Upaya ini dilakukan untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, transparan, dan mampu memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi seluruh ASN di lingkup Pemprov Riau," sebut Budi.

    "Digitalisasi memberikan peluang besar bagi kita untuk pengumpulan, pengolahan data dan informasi ASN, termasuk sistem bantu pengambilan keputusan, untuk menghadirkan layanan yang semakin efektif dan berorientasi pada kebutuhan pegawai. Oleh sebab itu, kami terus berupaya membangun sistem pelayanan yang terintegrasi agar pegawai kita dapat memperoleh layanan dan informasi yang lebih cepat, nyaman, dan berkualitas," ungkapnya.

    Ia menambahkan, evaluasi dan monitoring yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau menjadi momentum untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam pengembangan layanan pengumpulan dan pengolahan data serta informasi terkait pegawai berbasis digital. 

    "Modul existing yang sudah ada dan aktif di sistem Sigma ada beberapa bidang seperti bidang PPPK, bidang Mutasi, bidang pendayagunaan, UPT Penkom dan fitur lainnya seperti TTD elektronik, Q&A, pengaduan serta broadcast email dan WhatsApp. Kita optimistis transformasi teknologi yang berjalan secara berkelanjutan akan semakin memperkuat kualitas data yang diperoleh dan meningkatkan transformasi layanan digital yang bisa diakses dari pimpinan daerah tertinggi seperti Gubernur hingga pegawai biasa," tandasnya. mcr/nor

     

  • Kebakaran Hebat di Jalan Agus Salim Pekanbaru, 11 Rumah Kontrakan Ludes Dilalap Api

    By redkoranriaudotco →


    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Suasana pagi yang tenang di kawasan padat penduduk Jalan Agus Salim, Kecamatan Pekanbaru Kota, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Kamis (9/7/26), sekitar pukul 08.49 WIB. Setidaknya, 11 unit rumah kontrakan ludes dilalap api.

     

    Kobaran api dengan cepat membesar, dipicu oleh material bangunan yang mudah terbakar dan jarak antar-rumah yang sangat rapat. Asap hitam pekat membubung tinggi ke langit Pekanbaru, memicu kepanikan massal ketika warga berlarian menyelamatkan diri dan barang-barang berharga seadanya.

    Mendapat laporan darurat tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru langsung bergerak cepat. Tidak tanggung-tanggung, armada tempur berkekuatan sembilan unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi demi menjinakkan amukan api.

    Medan yang padat dan ruang gerak yang sempit menjadi tantangan berat bagi para petugas di lapangan. Di tengah hawa panas yang menyengat, para personel DPKP harus berjibaku dan berkejaran dengan waktu agar dinding-dinding api tidak merembet ke area permukiman warga lainnya.

    Perjuangan keras tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah hampir dua jam baku hantam melawan kobaran api. Petugas berhasil mengendalikan situasi, mengisolasi titik api, dan langsung melanjutkan dengan proses pendinginan intensif untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang tersisa.

    Kepala Dinas DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personelnya yang telah memberikan dedikasi maksimal di garis depan. Kecepatan respons dan ketangguhan petugas dinilai menjadi kunci utama keberhasilan lokalisir api di kawasan padat tersebut.

    “Begitu menerima informasi, kami langsung mengerahkan sembilan unit mobil pemadam beserta personel ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam hingga api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan,” ujar Zarman Candra saat dikonfirmasi.

    Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 11 unit rumah kontrakan dilaporkan hangus menjadi arang akibat insiden memilukan ini. Beruntung, meski kerugian materiil diprediksi mencapai angka yang besar, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.

    "Hingga saat ini, garis polisi telah terpasang di lokasi kejadian dan penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang," ucapnya.

    Zarman pun menutup dengan imbauan keras agar masyarakat selalu waspada dan rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik guna mencegah tragedi serupa terulang kembali. mcr

     

  • Meski Anggaran Terbatas, UPTJJ V PUPR Riau Tetap Perbaiki Jalan Lintas Petapahan-Gelombang

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Meski keterbatasan anggaran, perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


    Hal itu dibuktikan dengan perbaikan fungsional Jalan Lintas Petapahan-Gelombang di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. 

    Perbaikan jalan tersebut dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Dinas PUPR-PKPP) Riau melalui Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Wilayah V. 

    Di mana UPTJJ Wilayah V bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi ruas jalan tersebut yang mengalami kerusakan dan berlubang.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi melalui Plt Kepala UPTJJ Wilayah V, Basharuddin mengatakan, perbaikan ruas jalan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah. 

    "Perbaikan fungsional jalan ruas jalan Petapahan-Gelombang ini menindaklanjuti arahan Plt Gubernur Riau, yang meminta seluruh UPT untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat," kata Basharuddin, Kamis (9/7/26). 

    Atas arahan Plt Gubernur Riau tersebut, perbaikan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama UPTJJ Wilayah V, termasuk Jalan Lintas Petapahan-Gelombang itu. 

    Penanganan jalan tersebut dilakukan secara bertahap dengan fokus pada titik-titik kerusakan paling parah. Metode ini diterapkan agar perbaikan dapat berjalan efektif, terukur, dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

    "Apalagi ruas jalan Petapahan-Gelombang ini dilewati oleh kendaraan berat, seperti kendaraan material, truk CPO, truk pengangkut hasil kebun kepala sawit dan lainnya," sebutnya. 

    Basharuddin menjelaskan, bahwa pendekatan bertahap juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pekerjaan infrastruktur agar lebih tahan lama dan memberikan manfaat jangka panjang.

    "Kita kerjakan secara bertahap pada titik-titik yang menjadi prioritas. Tujuannya jelas, meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang melintas di ruas jalan ini," katanya. 

    Dengan adanya penanganan cepat ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan, sekaligus turut menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki agar dapat bertahan lebih lama dan digunakan secara optimal.

    Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Riau dalam perbaikan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. rls/nor
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com