BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Intelijen AS: Rusia Berpotensi Serang NATO, Polandia Bisa Jadi Target

    By redkoranriaudotco → Minggu, 09 Agustus 2026



    KORANRIAU.co-Hasil analisis intelijen Amerika Serikat (AS) teranyar menyebut, Presiden Rusia Vladimir Putin berpotensi untuk melancarkan serangan ke NATO dalam beberapa tahun mendatang.


    Penilaian intelijen itu menguraikan beberapa skenario yang kemungkinan akan diambil Rusia. Di antaranya adalah serangan siber hingga serangan skala kecil yang bertujuan untuk menantang persatuan NATO.


    Kendati demikian, laporan tak menyebutkan bagaimana dan kapan Putih akan melancarkan serangan tersebut. Hanya saja, diprediksi serangan akan terjadi dalam rentang waktu tahun ini hingga beberapa tahun mendatang.

    Salah satu sumber juga mengatakan, kemungkinan besar Putin akan meningkatkan eskalasi dengan menargetkan negara Baltik atau Polandia.

    "Para pejabat AS dan NATO sendiri telah meyakini bahwa Putin akan meningkatkan eskalasi jika ia tak mampu mendapatkan jalan keluar - dari perang dengan Ukraina," ujar sumber yang tak disebutkan namanya, melansir CNN. BeritaDunia

    Juru Bicara Militer NATO Martin O'Donnel menolak berkomentar soal penilaian intelijen rahasia tersebut. Yang jelas, menurutnya, NATO selalu mempersiapkan diri untuk berbagai skenario.

    "NATO sedang awas dan kami siap untuk mencegah dan membela diri jika diperlukan," ujar dia.

    Selama beberapa tahun terakhir, Rusia telah beberapa kali melanggar wilayah NATO. Pada Mei lalu, sebuah drone yang membawa bahan peledak menghantam sebuah gedung apartemen di Rumania. September lalu, jet tempur NATO menembak jatuh beberapa drone Rusia yang melanggar wilayah udara Polandia selama serangan ke Ukraina.

    Baru-baru ini, AS menilai, sebuah drone bermuatan bahan peledak ditemukan di bandara Jerman pada Rabu (5/8). Drone itu disebut dimiliki oleh dinas intelijen Rusia.
    cnnindonesia

  • Gagal di AFF, Herdman Tunggu Jay Idzes dkk di FIFA ASEAN Cup 2026

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.coSetelah gagal total di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia bakal menurunkan kekuatan terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026.Referensi


    Timnas Indonesia harus mengubur mimpi juara Piala AFF untuk kesekian kalinya setelah hanya mampu imbang 1-1 lawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat (7/8).

    Hasil imbang itu memastikan Indonesia finis ketiga di bawah Vietnam dan Singapura yang berada di dua peringkat teratas Grup A.


    Meski gagal meraih trofi, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih melihat sisi positif dari perjalanan timnya di turnamen regional tersebut.

    Ia menilai pengalaman menghadapi berbagai situasi sulit menjadi bagian penting dalam proses perkembangan skuad Garuda.

    Herdman juga sudah mengalihkan fokus ke agenda berikutnya, termasuk FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, turnamen tersebut akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menebus kegagalan di Piala AFF.Referensi Geografis

    "Kita harus bersabar menanti trofi pertama kita. Seperti yang sudah saya katakan, ada agenda September-Oktober serta turnamen FIFA ASEAN mendatang. Ini akan menjadi kesempatan emas bagi kita untuk melangkah maju dan memetik pelajaran dari turnamen ini," ujar Herdman dalam konferensi pers seusai pertandingan.

    Pelatih asal Inggris itu menilai para pemain telah mendapatkan pengalaman berharga, terutama ketika menghadapi pertandingan sulit maupun keputusan wasit yang menantang.

    "Menghadapi situasi sulit-baik itu pertandingan yang berat maupun keputusan wasit yang menantang-tentu saja merupakan bagian dari proses pembelajaran tersebut. Bagaimana kita mengendalikan emosi dan tetap fokus pada tugas yang ada," kata Herdman.

    Herdman juga optimistis kekuatan Timnas Indonesia akan meningkat. Kehadiran sejumlah pemain yang berkarier di kompetisi Eropa diharapkan bisa menambah daya ledak tim Merah Putih.

    "Saya rasa kehadiran Kevin Diks, Jay Idzes, dan beberapa pemain lainnya di tim ini akan membuat langkah kita semakin maju. Itulah kesempatan kita selanjutnya setelah melewatkan peluang di sini [AFF]," tutur Herdman.

    Selain kualitas individu, Herdman mengaku puas dengan identitas permainan yang mulai dibangun Timnas Indonesia. Terutama soal keberanian melakukan pressing tinggi dan mendominasi penguasaan bola.Referensi Geografis

    "Sebagai staf pelatih dan pemain, kita telah meletakkan fondasi budaya yang baik. Para pemain telah berjuang untuk satu sama lain," ujarnya.

    "Secara taktik, Anda dapat melihat ada identitas yang jelas. Kita bermain tandang, kita melakukan pressing tinggi, kita mendo
    cnnindonesia

  • 143 Hotspot Terdeteksi di Riau, Rohil Terbanyak

    By redkoranriaudotco → Sabtu, 08 Agustus 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Sebanyak 143 titik panas (hotspot) terdeteksi di Provinsi Riau, Sabtu (8/8/26). Dari 12 kabupaten/kota, Rokan Hilir paling banyak yakni 48 hotpsot.

    Jumlah tersebut menjadi salah satu penyumbang hotspot kedua tertinggi di wilayah Sumatera yang secara keseluruhan mencapai 804 titik.

    Forecaster on duty BMKG Pekanbaru Indah DN mengatakan Kabupaten Rokan Hilir menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak, yakni 48 hotspot.

    "Selain Rokan Hilir, hotspot juga terdeteksi di Bengkalis sebanyak 24 titik, Indragiri Hulu 14 titik, Pelalawan 13 titik, Rokan Hulu 13 titik, serta Kota Dumai 11 titik," ujar Indah.

    Selanjutnya, sebanyak tujuh hotspot terdeteksi di Siak, lima titik di Kampar, lima titik di Indragiri Hilir, dan tiga titik di Kuantan Singingi.

    "Dengan total 143 hotspot, Riau menjadi salah satu provinsi dengan jumlah titik panas cukup tinggi di Sumatera. Jumlah tersebut berada di bawah Sumatera Selatan yang mencatat 254 hotspot," katanya. ck

     

  • IRT Tewas Dersimbah Darah, Ditebas Mantan Suami

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Warga kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru digegerkan dengan ditemukannya Rosdiana dengan kondisi bersimbah darah di rumahnya yang berdiri di Jalan Surya Jumat (07/08/26). Wanita 55 tahun itu ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.


    Usut punya usut, perempuan itu diduga menjadi korban pembunuhan oleh mantan suaminya yang berinisial MH (64). MH sendiri saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh petugas kepolisian.

    Kanit Reskrim Polsek Binawidya IPTU Marten menjelaskan korban meninggal akibat sabetan sebilah parang yang ditemukan tak jauh dari badan korban.

    "Ada dua orang saksi yang juga berada dalam rumah tersebut. Mereka sempat mendengar suara pintu kamar digedor dan teriakan pelaku. Setelah keluar kamar dan memeriksa keduanya mendapati korban sudah terbaring di lantai dan bersimbah darah," terangnya.

    Keduanya kemudian meminta tolong kepada warga sekitar. Saat warga datang, MH diketahui juga berada di depan rumah korban yang kemudian diamankan dan diserahkan ke petugas kepolisian.

    "Kita sudah amankan pelaku dan barang bukti parang yang digunakan untuk membacok pelaku," terangnya.

    Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara guna menjalani pemeriksaan medis dan autopsi. Sementara polisi juga tengah mendalami motif pembacokan yang dilakukan oleh mantan suami korban tersebut. rtc

  • Pelaku Penembakan di Sekolah Thailand Diduga Belajar dari Internet

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Pelaku penembakan di sekolah elite Debsirin, Distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi, Thailand diduga mempelajari seluk beluk aksi penembakan massal dari hasil pencarian di internet.


    Polisi menyatakan bahwa pelaku sempat mencari dan melihat situs-situs web terkait penembakan massal sebelum insiden tersebut terjadi pada Jumat (7/8).


    Polisi menyita sembilan komputer atau perangkat elektronik dari rumah tersangka sebagai bagian dari penyelidikan atas serangan hari Jumat itu, yang menewaskan sedikitnya tiga siswa dan tiga guru.

    Pelaku sendiri tewas diduga akibat bunuh diri setelah menjalani aksi brutalnya melakukan penembakan.

    Pelaku juga diduga membunuh kakek dan neneknya di rumah sebelum melancarkan aksi penembakan.

    Polisi menyatakan bahwa nenek dan kakek dari remaja pelaku penembakan kemudian ditemukan tewas di rumah mereka, tempat pelaku juga tinggal.

    Mereka diduga tewas sebelum pelaku melancarkan aksi penembakan brutal di sekolah tersebut.

    Dengan demikian, tersangka penembakan sekolah di distrik Bang Kruai di provinsi Nonthaburi di Thailand menewaskan total delapan orang.


    Pertama, dia menembak mati kakek dan neneknya, menggunakan pistol kakeknya, demikian keterangan pihak kepolisian nasional Thailand, dikutip dari the Guardian. Ia lalu pergi ke sekolahnya, Debsirin Nonthaburi di pinggiran Bangkok, dan membunuh tiga guru dan tiga siswa.

    Komandan polisi provinsi Nonthaburi, Letkol Dechrapee Kongdee, membenarkan bahwa ⁠pelaku penembakan itu bunuh diri.

    Pelaku merupakan seorang pelajar, menembakkan 26 butir peluru dan 34 butir amunisi lainnya ditemukan di tempat kejadian, kata polisi dalam sebuah pernyataan.


    Kongdee mengatakan kepada BBC, bahwa pelaku duduk di bangku kelas sembilan, biasanya berusia sekitar 14 tahun.

    Kepolisian Thailand hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif pelaku melancarkan penembakan di sekolah yang menewaskan delapan orang.
    cnnindonesia
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com