Bandar Narkoba Batam Basri Lewaimang Ditangkap Bareskrim di Malaysia
KORANRIAU.co-- Bareskrim Polri menangkap bandar narkoba wilayah Batam, Kepulauan Riau, Basri Lewaimang di negara Malaysia.
Kanit III Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri,Kompol Drago menyebut penangkapan dilakukan oleh tim gabungan bersama Interpol Hubinter Polri setelah diterbitkan daftar pencarian orang (DPO).
"Untuk DPO Basri ini kerja sama dengan
Hubinter Polri dan Interpol, yang mana yang bersangkutan terpantau di daerah
Johor Baru, Malaysia. Jadi diamankan sekitar pukul 00.30 waktu Malaysia,"
ujarnya kepada wartawan, Kamis (20/8).
Drago menjelaskan pasca penangkapan
tersebut Basri langsung dibawa ke Bareskrim Polri untuk ditahan dan menjalani
pemeriksaan lanjutan.
Ia menambahkan dalam penangkapan itu pihaknya juga
turut menyita dua handphone serta beberapa pecahan mata uang rupiah, dolar
Singapura, ringgit. Selain itu tiga rangkap tulisan catatan yang diduga rekapan
narkotika.
"Diduga ada keterlibatan dari Basri ini
selaku koordinator di tempat hiburan malam tersebut yang diduga mengedarkan
narkotika di P1, P2, dan P3," ujarnya.
Sebelumnya, Basri sempat dinyatakan sebagai
buronan yang masuk DPO Dittipid Narkoba Bareskrim Polri sesuai nomor
DPO/134/VIII/2026/Dittipidnarkoba.
Dari informasi yang dibagikan penyidik, Basri
diketahui merupakan pria kelahiran Alor, 01 Oktober 1975. Dengan perawakan
rambut hitam ikal, memiliki brewok, kumis, kulit sawo matang, dan bentuk bibir
tidak terlalu tebal.
"Peran BASRI selaku Pengelola THM Planet 1,2
dan 3 sekaligus sebagai Bandar Narkoba yang menyediakan berbagai jenis Narkoba yang
diedarkan di THM [tempat hiburna malam] Planet 1,2,3," ungkapnya.
Sementara dari hasil penyidikan, Eko menyebut
peredaran narkoba di THM yang dikelola Basri terbilang besar, setiap bulan
kurang lebih 40.000 butir ekstasi dijual oleh tersangka ke para pengunjung.
"Didapatkan Fakta bahwa jumlah Ekstasi yg
diedarkan di THM Planet Batam setiap bulannya minimal sekitar 40.000 butir, dan
bisa lebih dari itu ketika pengunjung sedang dalam kapasitas maksimal,"
ucapnya.
cnnindonesia




