Abrasi di Inhil, Tujuh Rumah Rusak dan Lansia Nyaris Terseret Arus
By redkoranriaudotco →
Minggu, 19 Juli 2026
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.50 WIB itu berlangsung di Jalan Almujahiddin RT 002/RW 004 dan Jalan Nirwana RT 001/RW 005. Selain merusak permukiman dan fasilitas umum, seorang warga lanjut usia bernama Hj Marwiyah (65) nyaris menjadi korban setelah tidak sempat keluar dari rumah saat tanah longsor terjadi dan sempat terbawa arus.Beruntung, korban berhasil diselamatkan warga sekitar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Inhil Raja Arliansyah mengatakan sebanyak tujuh rumah yang dihuni delapan kepala keluarga (KK) atau 25 jiwa terdampak dalam bencana tersebut.
Selain itu, satu pelabuhan tambat kapal dan sekitar 200 meter jalan jerambah kayu juga mengalami kerusakan. Nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
"Tim Reaksi Cepat BPBD telah melakukan kaji cepat di lokasi, berkoordinasi dengan pemerintah setempat, serta mendata seluruh dampak yang ditimbulkan akibat abrasi," ujar Raja Arliansyah.
Ia menambahkan, abrasi dipicu hantaman ombak laut yang terus mengikis bibir pantai ditambah kondisi kontur tanah yang labil. Karena itu, potensi abrasi susulan masih tetap ada apabila kondisi gelombang laut terus terjadi.
"Kami merekomendasikan pengamanan lokasi, percepatan penyaluran bantuan kepada warga terdampak, serta kajian teknis penanganan abrasi agar kejadian serupa tidak semakin meluas. Untuk keselamatan, aliran listrik di rumah yang terdampak juga diputus sementara," tambahnya. rpc




