BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Kemenkop Puji Pemprov Riau Dorong Percepatan Koperasi Merah Putih

    By redkoranriaudotco → Jumat, 13 Maret 2026


    KORANRIAU.co,PEKANBARU
    - Kementerian Koperasi (Kemenkop) Republik Indonesia memberikan pujian kepada Pemerintah Provinsi Riau atas komitmen dan langkah nyata dalam mendukung percepatan program Koperasi Merah Putih.


    Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Daerah Pemerintah Provinsi Riau kepada pemerintah kabupaten dan kota di Balai Serindit, Jumat (13/3/26).

    Staf Ahli Menteri Koperasi bidang Kebijakan Publik Koko Haryono mengatakan, baru Provinsi Riau yang melakukan inisiatif seperti ini untuk percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih.

    Ia mengapresiasi Provinsi Riau yang berkomitmen luar biasa, hingga menjadi yang tercepat keempat dalam pemetaan lahan  dan 10 besar untuk pembangunannya di Indonesia.

    "Pemprov Riau juga setahu saya satu-satunya yang paling taat pelaporan. Pemprov Riau konsisten melapor mulai dari pembentukan, pembangunan, hingga administrasinya, ada datanya di BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan," ujarnya.

    Koko Sampaikan, kunci dari percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih adalah kekompakan dan sinergi lintas pemerintah, baik pusat daerah dan kabupaten kota. Hal itu guna mewujudkan administrasi, tata kelola dan lokasi pembangunan yang strategis.

    Ini bukanlah tahap akhir. Harus ada pengawalan ke depannya agar prosesnya lebih cepat dan gagasan besar presiden tercapai.

    Mengapresiasi inisiasi Provinsi Riau, Koko berharap Riau bisa menjadi daerah percontohan provinsi lain, khususnya Wilayah III. Riau disebutkannya bisa menjadi bench-marking dan acuan dari provinsi lain.

    "Kami mengharapkan adanya Rapat Koordinasi Nasional Wilayah III, agar Riau jadi percontohan yang baik. Undang Gubernur Bengkulu, Sumatera Barat, dan Jambi untuk lakukan koordinasi," terangnya.

    Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan terus bersama mengawal proses ini. Dikarenakan, Koperasi Merah Putih ada untuk membantu perputaran ekonomi mulai dari desa dan kelurahan.

    "Seperti peribahasa 'seikat bagai sirih, serumpun bagai serai'. Ketika kita saling bersatu menguatkan, tujuan besar akan tercapai," ujarnya.

    Ia mengingatkan, perjuangan untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat belum selesai. Semua berada di komitmen pemerintah untuk mengelola seluruh asetnya demi mencapai mimpi bersama.

    "Perjuangan kita belum selesai, dengan bersama-sama bahu membahu semua akan lebih ringan. Mudah-mudahan Riau menjadi negeri yang makmur, damai, dan penuh berkah," harapnya. mcr/nor
     
     
  • Plt Gubri: Jembatan Merah Putih Bantu Masyarakat Terpencil

    By redkoranriaudotco →

     



    KORANRIAU.co,PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menghadiri kegiatan Gerakan Membayar Zakat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau, Jumat (13/3/26).

    Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Program Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau kepada Polda Riau.

    SF Hariyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil, khususnya dalam mempermudah akses transportasi dan pendidikan.

    Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah memberikan perhatian lebih kepada masyarakat di daerah terpencil.

    “Jembatan ini untuk masyarakat yang terpencil-terpencil itu. Perintah Pak Presiden Prabowo agar tidak ada lagi anak yang pergi sekolah harus menyeberang sungai sampai mencopot sepatu saat berangkat ke sekolah. Inilah harapan kita dengan adanya Baznas,” ujar SF Hariyanto.

    Ia juga mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Namun demikian, keberadaan Baznas menjadi salah satu solusi dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan pembangunan.

    “Memang kita mengetahui kondisi keuangan kita masih berat. Tapi Tuhan masih memberi jalan keluarnya, ada Baznas,” katanya.

    SF Hariyanto mengapresiasi peran Baznas Provinsi Riau yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam membantu masyarakat melalui pengelolaan zakat.

    Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini Baznas Riau telah menyalurkan zakat mencapai sekitar Rp61 miliar yang berasal dari masyarakat dan kembali disalurkan untuk kepentingan masyarakat.
    “Alhamdulillah zakat-zakat dari Riau ini sudah menyalurkan Rp61 miliar. Ini dari masyarakat untuk masyarakat,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menunaikan zakat melalui Baznas. Menurutnya, lembaga tersebut merupakan mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

    “Kita doakan semuanya, para yang punya rezeki dan mampu untuk berzakat melalui Baznas. Baznas ini partner pemerintah, penyanggah utama perekonomian kita,” ujar SF Hariyanto.

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau berupaya mendorong pembangunan guna kemaslahatan umum di Provinsi Riau. Salah satunya dengan membantu pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

    Bantuan senilai Rp3 miliar itu diserahkan oleh Ketua Baznas Riau Masriadi Hasan kepada Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Riau Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, Jumat (13/3/26) di Pekanbaru.

    Masriadi Hasan menyebutkan bantuan tersebut berasal dari zakat infak masyarakat yang ditunaikan melalui Banzas Riau.

    "Ini berasal dari infak masyarakat Riau. Karena berdasarkan asnafnya, infak ini bersifat fleksibel. Bisa diserahkan kepada siapa saja yang membutuhkan, untuk kepentingan umum seperti pembangunan masjid, jembatan ataupun fasilitas sosial," kata Masriadi Hasan. mcr/nor
  • Kios Buah Dinas Pertanian Riau Terbakar

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Sebuah kios penjualan buah milik Dinas Pertanian Provinsi Riau yang berada di seberang SMK Pertanian Riau Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, terbakar pada Kamis (12/3/2026) malam.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan begitu mendapatkan laporan, pihaknya langsung mengerahkan empat armada unit.

    Di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman, melokalisir area yang terbakar agar api tidak meluas, serta melakukan proses pendinginan.

    "Bangunan yang terbakar merupakan kios buah milik Dinas Pertanian Provinsi Riau dengan ukuran sekitar 10x8 meter. Dari kejadian tersebut, bagian yang terbakar diperkirakan seluas 8x8 meter.

    Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut," kata Zarman.

    Ia menyebut, kondisi sekitar lokasi juga relatif aman karena di bagian kiri dan kanan bangunan merupakan lahan kosong.

    "Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang," katanya. Ck/nor

     

  • Agustrian SH, Pengacara Muda Siap Bela yang Terzalimi

    By redkoranriaudotco →

    Foto: Agustrian SH saat di PN Pekanbaru.

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Sosok Agustrian SH, namanya mungkin belum santer terdengar di kalangan advokat, khususnya di Provinsi Riau. Namun demikian, pengacara muda ini telah mampu menangani sejumlah kasus besar.


    “Salah satunya kasus korupsi di Baznas di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dengan terdakwanya Arsalim, selaku Wakil Ketua di badan zakat tersebut,”ungkap Agustrian, memulai pembicaraannya,  Jumat (13/3/26).



    Dalam kasus ini, Agus tidak sendirian membela kliennya itu. Bersama rekannya Hendri Irawan SH MH, mereka berdua mampu memberikan rasa keadilan bagi kliennya tersebut.


    “Tidak mudah untuk memberikan keyakinan kepada klien, bahwa kita mampu membelanya habis-habisan. Terlebih lagi, jika fakta hukumnya terbukti klien kita ini tidak bersalah seperti dalam dakwaan jaksa,”ungkapnya.


    Kepiawaian seorang advokat dalam memberikan pemahaman hukum terhadap klien yang dibelanya kata Agus, sangat diperlukan. Sehingga, klien benar-benar merasa nyaman akan kehadiran pengacara yang mendampingi selama tahapan proses hukum.


    “Bagi kita advokat, tugasnya tentu berupaya membantah dalil-dalil yang disampaikan rekan penyidik maupun jaksa penuntut. Meyakinkan majelis hakim, dengan fakta-fakta hukum sehingga dapat memberikan keputusan yang menguntungkan bagi klien,”tegasnya.


    Keberhasilan seorang advokat dalam membela dan mengembalikan hak-hak klien sebutnya, merupakan suatu mukjizat yang tidak bisa diungkapkan. Terlebih lagi jika yang dibela itu merupakan orang yang terzalimi.


    “Orang-orang yang seperti inilah (terzalimi-red), yang harus kita bela mati-matian. Kita harus mampu mengembalikan harkat dan martabatnya lagi,”tegasnya.


    Oleh karena itu lanjutnya, bagi seorang pengacara tidak ada istilah untuk berhenti dalam menggali ilmu. Kuantitas pengalaman atau experience seorang lawyer dalam menghadapi perkara, juga sangat menentukan dalam memenangkan suatu perkara.


    Selain menangani kasus korupsi, saat ini Agustrian juga sedang membela kliennya dalam kasus pidana umum maupun Perdata. Diantaranya, kasus dugaan  Penggelapan Tambang Batubara yang dilakukan oleh CV Batama terhadap PT Bara Prima Pratama senilai Rp 7 milyar rupiah dan sedang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tembilahan. Lalu perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH), yang berhasil dimenangkan (Inkrah) di Pengadilan Negeri (PN) Rengat Kabupaten Indrahiri Hulu (Inhu) serta sejumlah kasus lainnya. nor 

     

     

  • 5 Poin Pernyataan Perdana Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyampaikan pidato pertamanya pada Kamis (12/3) sejak ditunjuk memimpin negara yang tengah digempur Amerika Serikat dan Israel itu. 


    Mojtaba ditunjuk untuk menggantikan mendiang sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, yang telah menjadi pemimpin tertinggi Iran sejak 1989. Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel pada 28 Februari lalu, yang memicu perang meluas di Timur Tengah hingga hari ini.

    Serangan AS-Israel itu tak hanya menewaskan ayah Mojtaba, tapi juga ibu hingga istrinya. Menurut laporkan beberapa pejabat Iran, Mojtaba sendiri terluka imbas serangan AS-Israel yang menyasar kompleks tempat tinggal keluarga Khamenei di Teheran

    Namun hingga kini masih terdapat ketidakpastian mengenai keberadaan dan kondisi fisiknya.

    Berikut lima poin utama dari pernyataan perdana Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi Iran:


    1. Tak ada kejelasan kondisi Mojtaba
    "Pesan pertama pemimpin tertinggi revolusi Islam, Yang Mulia Ayatollah Seyyed Mojtaba Hossein Khamenei!" ujar seorang pembawa acara televisi Iran sebelum membacakan pernyataan panjang tersebut.

    Namun, pernyataan itu tidak disertai upaya untuk mengakhiri spekulasi mengenai kondisi Khamenei. Tidak ada video, rekaman suara, maupun foto terbaru dirinya yang ditampilkan.

    Sebaliknya, pernyataan tersebut dibacakan dengan latar foto arsip Khamenei dan bendera Republik Islam Iran yang dibuat secara grafis.

    2. Seruan balas dendam ke AS-Israel
    Dalam pernyataan itu, Khamenei tidak memberi sinyal bahwa ia ingin berdamai dengan musuh-musuh Iran. Ia justru menegaskan tekad untuk membalas dendam dalam perang yang menewaskan ayah dan istrinya.

    "Sebagian kecil dari balas dendam ini sejauh ini telah terwujud secara nyata, tetapi hingga sepenuhnya tercapai, hal ini akan tetap menjadi prioritas kami," kata Khamenei seperti dikutip AFP.

    "Kami akan menuntut kompensasi dari musuh. Jika mereka menolak, kami akan mengambil sebanyak mungkin harta mereka sesuai yang kami tentukan, dan jika itu tidak memungkinkan, kami akan menghancurkan jumlah properti yang setara milik mereka," tambahnya.


    Ia juga menyinggung serangan mematikan AS terhadap sebuah sekolah di Minab, selatan Iran, yang menewaskan 150 orang. Mojtaba menyebut serangan itu sebagai "kejahatan yang sengaja dilakukan musuh".

    New York Times melaporkan penyelidikan awal militer Amerika Serikat juga menyimpulkan rudal AS tersebut menghantam sekolah akibat kesalahan penentuan target.

    3. Pamer kemampuan bertahan Iran
    Dalam pidato perdananya, Mojtaba juga menggemakan retorika mendiang ayahnya terkait kemampuan Iran untuk mengganggu stabilitas kawasan dengan menekan pasokan minyak serta memanfaatkan jaringan sekutu regional.

    Ia menyerukan blokade Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia, akan terus berlanjut.

    "Kehendak rakyat adalah melanjutkan pertahanan yang efektif dan bersifat menangkal yang akan membuat musuh menyesali tindakannya," ucap Mojtaba.

    Ia juga memperingatkan bahwa "kajian telah dilakukan untuk membuka front-front lain di mana musuh memiliki sedikit pengalaman dan akan sangat rentan," tanpa merinci lebih lanjut.

    Front tersebut, kata dia, akan "diaktifkan" jika perang terus berlanjut.

    4. Pesan ke negara tetangga Arab Cs
    Khamenei menyatakan Iran berbagi perbatasan darat atau laut dengan sekitar 15 negara Timur Tengah dan "selalu menginginkan hubungan yang hangat dan konstruktif" dengan para tetangga tersebut.

    Namun ia mendesak penutupan pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara Timur Tengah. Ia mengatakan klaim Washington mengenai upaya menciptakan keamanan dan perdamaian hanyalah "kebohongan".

    "Negara-negara ini harus menentukan sikap mereka terhadap pihak yang telah menyerbu tanah air kami yang tercinta dan membunuh rakyat kami," ujarnya.

    5. Duka cita bagi keluarganya
    Mojtaba memuji ayahnya sebagai "harta yang bersinar dan tokoh luar biasa dalam sejarah", serta mengatakan ia melihat langsung jasad sang ayatollah setelah "kesyahidan"-nya.

    Ia menggambarkan tubuh ayahnya sebagai "gunung keteguhan".

    Mojtaba juga menegaskan bahwa selain ayahnya, ia turut kehilangan "istri tercinta yang setia", saudara perempuannya, anak dari saudara tersebut, serta saudara iparnya dalam serangan itu.

    Ia tidak menyebut ibunya, yang sebelumnya dilaporkan juga tewas. Kantor berita Fars News Agency namun pada Kamis menyatakan laporan tersebut tidak akurat dan bahwa ibunya masih hidup.
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com