BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Legislator PDIP: Banyak Koruptor Tak Lagi Takut Dipenjara

    By redkoranriaudotco → Senin, 14 September 2026



    KORANRIAU.co- Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengungkap bahwa saat ini banyak koruptor tak takut mendekam di penjara karena pengawasan yang lemah dan mudah dimanipulasi.


    Menurut Wayan, saat ini banyak koruptor yang dinyatakan bersalah, dan dipenjara, namun justru di luar pengetahuan publik, mereka tinggal di sebuah kos dekat penjara laiknya orang bebas.


    "Karena sudah terbukti banyak koruptor yang ditangkap, ditahan, dipenjara, dia kos di samping penjara, dia enggak takut dipenjarakan," kata Wayan dalam rapat penyerapan aspirasi lanjutan RUU Perampasan Aset di Komisi III DPR, Senin (14/9).

    Wayan pada kesempatan itu menegaskan dukungan fraksinya agar RUU Perampasan Aset segera disahkan. Namun, pelaksanaannya oleh aparat penegak hukum harus konsisten.

    Wayan menilai negara tak boleh kalah oleh para koruptor. Bahkan, dia mendukung wacana pemiskinan koruptor dalam RUU Perampasan Aset yang asetnya harus dikembalikan kepada negara.

    "Dipenjarakan penting, karena dia bersalah, tapi lebih penting mengembalikan kerugian negara," katanya.

    Meski begitu, RUU Perampasan Aset tetap harus melindungi setiap hak warga negara. Undang-undang tak boleh digunakan untuk melakukan tindakan sewenang-wenang kepada warga negara atas tuduhan koruptor.

    Karenanya, perlindungan hukum kepada mereka juga harus dijamin dalam undang-undang. Menurut Wayan, mereka harus diberikan hak untuk membela dengan maksimal.

    Selain itu, legislator asal Bali itu juga mewanti-wanti politisasi dalam penerapan undang-undang perampasan aset. Dia menyontohkan kasus seorang pengusaha yang dimiskinkan di Rusia hanya karena menjadi oposisi.

    "Hindari politisasi, karena di Rusia pernah ada seorang pengusaha kuat, karena dia beroposisi, tanpa sebab yang jelas, dia ditangkap, dan ini menjadi berita dunia. Ini juga sudah diantisipasi oleh kami," katanya.
    cnnindonesia
  • Camat Sukajadi Motivasi Peserta MTQ Kelurahan Harjosari

    By redkoranriaudotco →

    Foto: Camat Sukajadi Adri Hidayat (tengah) memimpin pemukulan kompang menandai pembukaan MTQ Kelurahan Harjosari, Senin (14/9/26) di Masjid An-Nur Brimob.



    KORANRIAU.co,PEKANBARU-  Camat Sukajadi  Adri Hidayat Putra S.STP, M.IP secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kelurahan Harjosari Tahun 2026, Senin (14/9/26) di Masjid An- Nur Brimob, Jalan Durian, Kota Pekanbaru.


    Foto: Camat Sukajadi Adri Hidayat Putra saat memberikan sambutan.


    Dalam arahannya, Camat Adri memberikan motivasi kepada seluruh peserta Qori dan Qoriah agar menunjukkan kemampuannya. Selain itu, Adri mengingatkan agar peserta menjunjung tinggi sportifitas.

     

    “Adik-adik peserta MTQ jangan hanya sampai di tingkat kelurahan saja. Tetapi harus terus berjuang menuju tingkat kecamatan dan Kota Pekanbaru,”katanya.


    Foto: Camat Sukajadi bersama Ketua Forum RT/RW dan Tokoh Masyarakat.

     

    Bahkan lanjut Camat Adri, tidak tertutup kemungkinan pserta di tingkat Kelurahan Harjosari ini bisa mewakili ke tingkat Provinsi Riau dan Nasional. Bahkan ke puncak lebih tinggi yakni Tingkat Internasinal.

     

    “Saya yakim, kalo bakat dan kemampuan adik-adik peserta MTQ ini diasah dengan baik, pasti akan mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi. Bisa mewakili di tingkat Nasional dan bahkan Internasional,”ungkap Adri.


    Foto: Babinsa, Bhabinkamtimbas, Ketua LPS dan para Ketua RW dan RT Kelurahan Harjosari

     

    Camat Adri juga menegaskan, bahwa perlombaan MTQ ini juga sebagai ajang mengikat tali silaturahmi pertemanan  antar peserta. Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga bagi peserta.

     

    Pada kesempatan itu, Camat Adri juga menyampaikan agar masyarakat meramaikan setiap kegiatan MTQ baik timgkat kelurahan, kecamatan dan Kota Pekanbaru. Hal ini menurutnya, merupakan program kerja dari Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho.


    Foto: Plt Lurah Harjsari  Hardianul Fadly S.STP, MAP (tengah batik) Bersama para juara MTQ.

     

     

    “Kalau masyarakat selalu menjaga kekompakan dengan meramaikan kegiatan MTQ ini, tentu pimpinan kita Pak Walikota akan sangat senang,”terangnya.

     

    Selain itu, Camat Adri juga meminta kepada seluruh Ketua RT dan RW untuk selalu tanggap dan merespon setiap aduan dan keluhan masyarakat.  Karena, RT dan RW merupakan perpanjangan tangan Pemko Pekanbaru di tengah masyarakat.

     

    “Kami di kecamatan akan cepat tanggap setiap ada keluhan masyarakat. Meski kemampuan kami terbatas, namun kami akan langsung menyampaikan ke Pak Walikota dan akan ditindaklanjuti secepatnya,”papar Adri.


    Tidak hanya itu, Camat Adri juga mengingatkan warga di musim Elnino untuk tidak membakar sampah sembarangan. Hal ini akan berpotensi munculnya titik api yang mengakibatkan kabut asap dan membahayakan bagi kesehatan.

     

    Pembukaan MTQ Tingkat Kelurahan Harjosari ini ditandai dengan pemukulan kompang. Turut hadir, Pelaksana tugas (Plt) Lurah Harjosari Hardianul Fadly S.STP, MAP, sejumlah Lurah di Kecamatan Sukajadi, Para Kasi Kecamatan Sukajadi, Para Kasi Kelurahan Harjosari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, Ketua LPS, Ketua Forum RT/RT, para Ketua RT dan RW serta Tokoh Masyarakat.

     

    Asrama Brimob Juara Umum

     

    Dalam pelaksanaan MTQ Kelurahan Harjosari Tahun 2026 kali ini, utusan dari RW 05 (Asrama Brimob) keluar sebagai Juara Umum. Mereka mengalahkan utusan semua kategori Tilawah dan Tahfiz dari RW lainnya, dengan total nilai keseluruhan 92,8.

     

    Dengan terpilihnya RW 05 sebagai Juara Umum, otomatis Piala Bergilir berpindah tangan dari sebelumnya yang dipegang RW 01 Kelurahan Harjosari.  Trophy bergilir ini diserahkan oleh Plt Lurah Harjosari Hardianul Fadly S.STP, MAP kepada Ketua RW 05 Ipda Sugianto. nor

     

  • Dua Hektare Perkebunan Kelapa di Inhil Terbakar

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Kebakaran melanda areal perkebunan kelapa milik warga di Dusun Sungai Cakah, Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sudah berhasil dipadamkan. Luasan lahan perkebunan milik warga yang terbakar tersebut diperkirakan mencapai dua hektar lebih. 

    "Sudah padam kemarin sore menjelang magrib. Diperkirakan luasan lahan terbakar dua hektar," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Inhil, Junaidy, Senin (14/9/26). 

    Di areal perkebunan yang terbakar,  tak hanya menghanguskan tanaman kelapa dan pohon pinang sebagai tumpang sari, petugas juga menemukan bangkai ular di bongkahan akar kelapa yang sudah tumbang, diperkirakan sepanjang tiga meteran. Persis di dekat bangkai ular ada sejumlah telur dalam kondisi gosong.

    "Ya petugas kita menemukan bangkai ular, di lokasi bekas lahan terbakar, ada juga telurnya. Kita duga memang telurnya karena berdekatan dengan bangkai ular itu" ungkap Junaidy. 

    Terkait upaya pemadaman menurut Junaidy,  pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh tim gabungan. Petugas yang diterjunkan terdiri dari DPKP, Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI-Polri serta tim pemadam dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

    Menurutnya, proses pemadaman tidak mudah. Selain kondisi lahan gambut yang kering dan mudah terbakar, petugas juga menghadapi kendala minimnya sumber air di sekitar lokasi.

    "Petugas harus bekerja keras karena sumber air cukup minim. Kondisi lahan gambut yang kering juga membuat api dengan cepat menjalar dan melahap areal perkebunan kelapa milik warga," ujar Junaidy.

    Upaya pemadaman mendapat kemudahan setelah air mulai pasang sekitar pukul 16.00 WIB. Kondisi tersebut dimanfaatkan petugas sebagai sumber air untuk mengisi armada pemadam.

    Namun, sumber air dari aliran pasang tersebut berada cukup jauh dari lokasi kebakaran. Akibatnya, dua armada pemadam kebakaran harus bekerja secara bergantian dan bolak-balik mengambil air untuk menyuplai proses pemadaman.

    Di sisi lain, tim BPBD bersama personel TNI-Polri turut menerobos ke dalam areal perkebunan yang terbakar. Mereka menggunakan peralatan pemadam portable untuk menjangkau titik-titik api yang sulit dicapai kendaraan pemadam.

    Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kebakaran sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum meninggalkan lokasi, tim gabungan terlebih dahulu melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Mcr

     

  • Kapolda Riau Beri Kuliah Umum di UHTP

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) telah membuka rangkaian kegiatan akademik tahun ajaran baru melalui Kuliah Umum dengan menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang berbeda.


    Diantaranya, Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan, Praktisi Teknologi Informasi Jerman Gloria Abidin MSc dan Kepala Transformasi Digital Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan RI Dewi Nur Aisyah.


    Kegiatan yang dilaksanakan di Hall dr Zainal Abidin MPH, Kampus 2 Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Senin (14/9/26) itu, dengan tema "Sinergi Hukum, Teknologi Informasi dan Kesehatan Dalam Pemanfaatan Data di Era Digital Untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat dan Berdampak".


    Ketua Pelaksana Kuliah Umum UHTP Ilhamdi MH menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang lahir dari diskusi bersama civitas akademika UHTP.

    "Acara ini berasal dari diskusi kami bersama civitas akademik Universitas Hang Tuah Pekanbaru. Bahwasanya filsafat kebenaran dari Tuhan Yang Maha Esa dan disampaikan juga oleh para filsuf. Yang menyatakan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang senantiasa mempelajari ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain," jelas Ilhamdi.

    Berangkat dari nilai tersebut, panitia menghadirkan tiga pembicara dengan keahlian di bidangnya masing-masing.

    "Kami menginisiasi kegiatan ini sebagai rutinitas tahunan kita yang menghadirkan 3 pembicara yang sangat luar biasa. Mulai dari Kapolda Riau, Praktisi IT dari Jerman, dan Dewi Nur Aisyah dari Kemenkes," sebutnya.

    Ilhamdi juga menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UHTP. Selain itu, materi dan dokumentasi kegiatan akan dipublikasikan secara luas.

    "Acara ini ditayangkan langsung di channel youtube. Dan akan dipublish paling sedikit di 30 media cetak dan lokal. Baik nasional ataupun lokal. Dan diposting oleh ribuan mahasiswa kami," ujarnya.

    Dalam sambutannya, Ilhamdi juga menyinggung dukungan penuh civitas akademika UHTP terhadap program yang digagas Kapolda Riau.

    "Kami selaku panitia mengetahui jelas, terkait program bapak mengenai green policing. Untuk itu, kami sangat berbangga hati, di mana, setiap mahasiswa kami mengenakan stiker green policing sebagai wujud dukungan kami," pungkasnya.

    Sementara itu, Rektor UHTP Assoc Prof Ns Lita dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memulai perkuliahan di UHTP.

    "Kuliah Umum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi adik-adik untuk memulai aktivitas perkuliahan di Universitas Hang Tuah Pekanbaru. Dan mudah-mudahan 5 hingga 10 tahun ke depan, kalian dapat menggantikan posisi pejabat yang membawa perubahan bagi Riau ataupun Indonesia," kata Assoc Prof Ns Lita.

    Lita juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Riau beserta jajaran yang telah menyempatkan hadir. 

    "Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak Kapolda beserta jajaran yang sudah menyempatkan hadir bersama kami. Kami sangat berharap kehadiran bapak dapat memberikan motivasi yang sangat luar biasa bagi anak-anak kami," katanya.

    Lebih lanjut Lita memaparkan perkembangan UHTP. Saat ini, usia kampus yang dipimpinnya tersebut, telah menginjak 4 tahun. Sebelumnya kampus ini dikenal sebagai STIKES ataupun STMIK Hang Tuah Pekanbaru. Seiring perkembangan, UHTP kini telah memiliki beberapa fakultas.

    "Diantaranya FIKH, FKes, Filkom, Fakultas Kesehatan Masyarakat dan tengah melakukan pengembangan pada Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat yang nanti kami berharap bibit unggul Kesehatan dapat lahir dari UHTP," ungkapnya.

    Kuliah Umum ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa UHTP, khususnya dalam memahami pentingnya kolaborasi lintas sektor antara hukum, teknologi informasi, dan kesehatan dalam menjawab tantangan pelayanan publik di era digital.

    Dengan sinergi tersebut, diharapkan ke depan akan lahir lulusan UHTP yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional. rls/nor
  • Warga Pekanbaru Puas Kinerja Plt Gubri, Perlebar Ruas Jalan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Warga Kota Pekanbaru mengapresiasi gerak cepat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, menangani persoalan kemacetan di beberapa ruas jalan.


    Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah melakukan pelebaran U-Turn Jalan Tuanku Tambusai dan U-Turn Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pekanbaru. Pelebaran tersebut untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama kota Pekanbaru itu. 

    Pelebaran tersebut dimaksud menindaklanjuti rencana peniadaan lampu merah (Traffic Light) simpang empat SKA Pekanbaru, yang selama ini dinilai penyebab kemacetan di perempatan tersebut. 

    Warga menilai pelebaran jalan tersebut menjadi bukti perhatian Plt Gubri SF Hariyanto terhadap persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

    Salah seorang warga, Andri, mengaku bersyukur dengan pembenahan Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta. 

    Warga Kelurahan Tangkerang Barat itu mengatakan ruas jalan tersebut sebelumnya kerap mengalami kemacetan, terutama di kawasan depan Masjid Abu Darda dan RS Hermina, Jalan Tuanku Tambusai. 

    Kemudian di Ruas Jalan Soekanto-Hatta, Pemprov Riau melakukan pelebaran jalan di depan Mal Living World (LW), termasuk U-Turn di depan Lotte Mart dan depan Perumahan Citra Land. 

    "Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian yang ditunjukkan oleh Plt Gubri SF Hariyanto. Meskipun belum setahun menjadi orang nomor satu di Riau, SF Hariyanto telah mampu melihat persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, terutama Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau," ungkap Andri.

    Menurutnya, kawasan Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta memiliki mobilitas tinggi karena terdapat rumah sakit, kampus, pusat perbelanjaan, permukiman, dan berbagai fasilitas pelayanan masyarakat.

    "Sebagai salah seorang yang sering melintasi tersebut, saya sangat bersyukur atas pelebaran jalan ini. Selama ini kawasan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta di jam-jam tertentu sering macet," sebutnya. 

    Andri menilai peningkatan kapasitas jalan penting untuk mengimbangi pertumbuhan kendaraan dan aktivitas masyarakat di Pekanbaru. Jalan yang lebih lebar, menurutnya, dapat mengurangi waktu tempuh sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

    Ia juga mengapresiasi upaya Plt Gubri mendorong pembangunan di tengah keterbatasan anggaran. Pelebaran jalan di Kota Pekanbaru diharapkan tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat Pekanbaru.

    "Memang setiap pembangunan membutuhkan biaya besar, dan mungkin ini yang menjadi kendala sehingga pelebaran jalan ini belum terjadi. Tapi semua itu bisa diatasi jika pemimpinnya memang serius dalam melakukan pembangunan dan pelebaran jalan. Ini bisa dilihat dari komitmen yang ditunjukkan oleh SF Hariyanto," ujarnya. 

    Warga Minta Ruas Strategis Lain Dibebenahi

    Andri berharap pelebaran Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekanto-Hatta tidak menjadi satu-satunya pembenahan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Ia mendorong agar ruas strategis lain juga dibenahi secara bertahap. 

    Menurutnya, persoalan kemacetan di Pekanbaru membutuhkan penanganan berkelanjutan. Pertumbuhan penduduk, meningkatnya jumlah kendaraan, serta berkembangnya pusat ekonomi harus diiringi dengan kapasitas jalan yang memadai. 

    “Dalam keadaan minim anggaran dan dana pusat yang kurang, Plt Gubri bisa terus melakukan pembangunan secara bertahap. 
    Jadi intinya adalah ada kemauan dan usaha, bukan cuma mengeluh dan bersedih. Untuk itu, kami sangat mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas perhatian Plt Gubri SF Hariyanto,” katanya.

    Dia juga berharap sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru terus diperkuat. Sebab penanganan kemacetan dan pembangunan infrastruktur perkotaan membutuhkan kolaborasi lintas pemerintah daerah. 

    "Karena Riau ini butuh pemimpin yang mampu bekerja dan berbuat bagi masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh Plt Gubri SF Hariyanto," tutupnya. 

    Untuk diketahui, selain dua ruas jalan itu, Pemprov Riau juga tengah melakukan pelebaran Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru samping Masjid Raya Annur Provinsi Riau. Dalam waktu dekat, Pemprov Riau juga akan menghubungkan jalan Cut Nyak Dien ke Jalan Pepaya Pekanbaru, dalam upaya mengurai kemacetan di Ruas Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. rls/nor



INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com