Intelijen AS: Rusia Berpotensi Serang NATO, Polandia Bisa Jadi Target
KORANRIAU.co-Hasil analisis intelijen Amerika Serikat (AS) teranyar menyebut, Presiden Rusia Vladimir Putin berpotensi untuk melancarkan serangan ke NATO dalam beberapa tahun mendatang.
Penilaian intelijen itu menguraikan
beberapa skenario yang kemungkinan akan diambil Rusia. Di antaranya adalah
serangan siber hingga serangan skala kecil yang bertujuan untuk menantang
persatuan NATO.
Kendati demikian, laporan tak menyebutkan
bagaimana dan kapan Putih akan melancarkan serangan tersebut. Hanya saja,
diprediksi serangan akan terjadi dalam rentang waktu tahun ini hingga beberapa
tahun mendatang.
Salah satu sumber juga mengatakan, kemungkinan
besar Putin akan meningkatkan eskalasi dengan menargetkan negara Baltik atau
Polandia.
"Para pejabat AS dan NATO sendiri telah
meyakini bahwa Putin akan meningkatkan eskalasi jika ia tak mampu mendapatkan
jalan keluar - dari perang dengan Ukraina," ujar sumber yang tak
disebutkan namanya, melansir CNN. BeritaDunia
Juru Bicara Militer NATO Martin O'Donnel menolak
berkomentar soal penilaian intelijen rahasia tersebut. Yang jelas, menurutnya,
NATO selalu mempersiapkan diri untuk berbagai skenario.
"NATO sedang awas dan kami siap untuk
mencegah dan membela diri jika diperlukan," ujar dia.
Selama beberapa tahun terakhir, Rusia telah
beberapa kali melanggar wilayah NATO. Pada Mei lalu, sebuah drone yang membawa
bahan peledak menghantam sebuah gedung apartemen di Rumania. September lalu,
jet tempur NATO menembak jatuh beberapa drone Rusia yang melanggar wilayah
udara Polandia selama serangan ke Ukraina.
Baru-baru ini, AS menilai, sebuah drone bermuatan
bahan peledak ditemukan di bandara Jerman pada Rabu (5/8). Drone itu disebut
dimiliki oleh dinas intelijen Rusia.
cnnindonesia




