BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak saat Libur Nasional

    By redkoranriaudotco → Rabu, 25 Maret 2026

     



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau tidak akan melakukan denda keterlambatan, bagi wajib pajak yang jatuh tempo saat masa libur nasional dan cuti bersama Hari Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriyah.

    Pasalnya saat masa tersebut pelayanan Samsat di Provinsi Riau turut diliburkan. Hal tersebut berlangsung selama sepekan, terhitung pada Rabu (18/3/26) hingga Selasa (24/3/26) dan kembali dibuka Rabu, (25/3/26).

    "Pelayanan Samsat di Provinsi Riau akan kembali kita buka Rabu, 25 Maret 2026. Bagi wajib pajak, kita imbau untuk dapat menunaikan kewajibannya," kata Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, Selasa (24/3/26).

    Ninno mengatakan, bagi pajak kendaraan yang jatuh tempo pada masa cuti bersama tersebut, tidak dikenakan denda keterlambatan.

    "Bagi kendaraan yang menunggak pajak pada masa libur, wajib membayar pada Rabu. Dan tidak dikenakan denda keterlambatan," sebutnya.

    Ninno menyampaikan komitmennya mendongkrak target-target pendapatan daerah yang telah diamanatkan oleh Pemerintah Provinsi Riau.

    Seluruh jajaran Bapenda, dikatakannya memiliki peran strategis dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah guna menunjang pembangunan dan pelayanan publik di Provinsi Riau.

    "Seluruh jajaran di Bapenda, baik pejabat struktural, fungsional serta pegawai di Lingkungan Bapenda Riau memiliki peran dalam menunjang pembangunan dan pelayanan publik," ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan kinerja, kedisiplinan, serta sinergi antarbidang agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal.

    Tak lupa, Ninno juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

    "Mari kita sama-sama menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi dan regulasi yang berlaku. Sebagai mana yang diamanahkan oleh pimpinan," tukasnya. ck
  • Kim Jong Un: AS Sedang Melakukan Terorisme & Agresi di Berbagai Negara

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengkritik Amerika Serikat (AS) dalam pidato perdananya usai terpilih kembali sebagai presiden.


    Dalam pidato di Sidang Pertama Majelis Rakyat Tertinggi ke-15 Korea Utara, Kim mengatakan AS di bawah kepresidenan Donald Trump saat ini sedang melakukan tindakan terorisme dan agresi. Hal itu diyakini merujuk pada serangan AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari, dan beberapa lainnya termasuk di Venezuela dan Kuba.


    Kim berujar meski tindakan brutal itu dilakukan, pada faktanya AS gagal melemahkan rakyat yang menentang dominasi dan penaklukan.

    "Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, meskipun AS sekarang menggunakan tindakan terorisme dan agresi di berbagai belahan dunia, sikap arogan, sewenang-wenang, dan gegabah mereka gagal melemahkan kemauan umat manusia yang progresif untuk menentang dominasi dan penaklukan serta mencapai kemerdekaan dan kesetaraan," kata Kim Jong Un saat menyampaikan pidato kebijakan negara di Sidang Pertama Majelis Rakyat Tertinggi ke-15 DPRK, Senin (23/3), seperti dikutip kantor berita Korut, KCNA.


    Menurutnya, "kekuatan-kekuatan yang bercita-cita untuk merdeka pasti akan mengatasi cobaan saat ini dan menjadi lebih kuat daripada kekuatan-kekuatan yang mencari hegemoni."

    Ini merupakan pidato perdana Kim setelah terpilih kembali sebagai presiden urusan negara Korea Utara pada Senin (23/3). Dalam pidato ini, Kim berulang kali menegaskan kebijakan pertahanan Pyongyang yang tak akan melepaskan senjata nuklirnya.

    Kim menggarisbawahi bahwa situasi internasional saat ini rumit dan tidak terduga. Oleh karena itu, ia ingin mengantisipasinya dengan 'bersiap untuk segala kemungkinan'.

    "Cara yang tepat untuk mengubah ketidakpastian menjadi kepastian adalah dengan selalu mengkhawatirkan situasi terburuk daripada mencari kenyamanan, memprioritaskan manfaat jangka panjang dan strategis daripada manfaat jangka pendek, dan bercita-cita untuk kemakmuran berkelanjutan di masa depan daripada kemudahan saat ini," ucap cucu dari pendiri Korut, Kim Il-sung tersebut.

    Masih dalam pidato yang sama, Kim mengatakan AS dan sekutu saat ini terus-menerus mengerahkan aset strategis nuklir di sekitar Korea Utara. Tindakan ini mengancam pilar keamanan Korut, meski Pyongyang pada dasarnya tak takut.

    "Sebenarnya ini bukanlah hal baru bagi kami, dan keamanan negara kami dipertahankan pada tingkat yang lebih tinggi daripada wilayah lain di dunia. Saya yakin untuk mengatakan: Negara kita bukan lagi negara yang rentan terhadap ancaman dari negara lain, dan negara kita memiliki kekuatan untuk mengancam mereka, jika perlu," ucap Kim Jong Un.

    Korea Utara merupakan sekutu Iran. Korut sejak lama diyakini menjalin kerja sama militer dengan Iran, termasuk di bidang teknologi rudal.

    Menurut laporan Badan Intelijen Pertahanan AS pada 2019, rudal balistik Shahab-3 Iran dikembangkan dengan mencontoh rudal Rodong jarak menengah Korut. Rudal Kharramshahr Teheran juga diyakini terkait secara teknis dengan rudal Musudan milik Pyongyang.
    cnnindonesia
  • Salah Tinggalkan Liverpool Akhir Musim Ini

    By redkoranriaudotco →

     



    KORANRIAU.co - Musim 2025/2026 jadi kali terakhir Mohamed Salah berseragam Liverpool. Salah akan meninggalkan The Reds begitu musim ini tuntas.

    Dikutip dari situs resmi Liverpool, klub dan Salah sudah mencapai kata sepakat untuk berpisah musim panas nanti atau lebih cepat setahun. Salah musim lalu meneken kontak berdurasi dua tahun hingga 2027.

    Meski demikian, Liverpool memastikan Salah akan tetap fokus penuh membantu tim mencapai target-targetnya di sisa musim ini, yakni finis empat besar dan meraih trofi di dua ajang tersisa, yakni Liga Champions serta Piala FA.

    "Atas dasar rasa hormat dan cinta, Salah mau mengumumkan ini secepat mungkin ke suporter agar tidak ada lagi spekulasi soal masa depannya," ujar pernyataan resmi klub.

    "Mengingat masih ada target tersisa musim ini, Salah fokus penuh untuk mengakhiri kariernya di Liverpool dengan cara terbaik dan pada saat perpisahan di Anfield, barulah ada perayaaan prestasi serta jasa-jasanya untuk klub."

    Salah meninggalkan klub dengan prestasi luar biasa. Sejak gabung pada 2017 dari AS Roma, Salah sudah meraih delapan gelar, salah satu pemain tersukses sepanjang sejarah klub, termasuk dua titel Premier League dan satu Liga Champions.

    Dia berstatus sebagai top scorer ketiga sepanjang masa klub dengan 255 gol dari 435 penampilan, cuma kalah dari Ian Rush (346) dan Roger Hunt (285).

    Sayangnya, musim terakhir Salah berjalan buruk karena hubungannya merenggang dengan klub serta manajer Arne Slot. Salah bahkan sempat dibekukan satu pertandingan Desember lalu karena curhat ke media terkait situasinya.

    Performa Salah juga menurun musim ini karena baru bikin 10 gol dan sembilan assist dari 34 laga, termasuk lima gol di liga.
    detik
  • Tabrakan Bus TAM vs Calya di Pekanbaru, 1 Tewas 9 Luka-luka

    By redkoranriaudotco → Selasa, 24 Maret 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Yos Sudarso Km 15, tepatnya di depan SMKN 5, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 13.25 WIB. Akibatnya satu orang tewas dan 9 orang luka-luka.

    Peristiwa ini melibatkan satu unit bus Volvo TAM BM 7438 TU yang dikemudikan Afri Muhardi (52) bersama kernet Fajry Sadrio Pulungan (19), serta satu unit mobil Toyota Calya BM 1718 IB yang dikemudikan Muhammad Habib Yusra (25).

    Bus Volvo membawa lima penumpang yang semuanya duduk di bagian atas, yakni Soni Armani (42), pekerja swasta, Maria (38), ibu rumah tangga, Zulaikha Putri (9), pelajar, Syahry Ramadhan (14), pelajar, dan Aisyah Leman (18), pelajar.

    Sementara itu, mobil Toyota Calya membawa empat penumpang, yaitu Miswal Yetri (50), pekerja swasta, Afiqah Mishabus Suduri (19), mahasiswa, Zahara Hanifa Fadhillah (18), pelajar, dan Dian Restuti (20), pekerja swasta.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio WB Wicaksana, mengatakan kecelakaan itu mengakibatkan satu orang penumpang bus meninggal dunia.

    "Akibat benturan, satu penumpang bus, Zulaikha Putri, meninggal dunia. Dua penumpang lainnya mengalami luka berat, sedangkan tujuh korban lainnya mengalami luka ringan," ujar Satrio

    Selain korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp50 juta. Termasuk kerusakan pada kedua kendaraan dan dua warung di pinggir jalan yang hancur akibat tertabrak bus.

    "Bus Volvo mengalami kerusakan di bagian depan kanan dan kiri, termasuk kaca depan pecah, sementara mobil Toyota Calya rusak parah di bagian depan," ungkap Satrio.

    Satrio menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Calya yang datang dari arah selatan menuju utara hendak mendahului kendaraan di depannya.

    Saat melewati marka jalan, kendaraan tersebut melebar ke kanan sehingga bersinggungan dengan bus Volvo yang melaju dari arah berlawanan. "Benturan keras terjadi di badan jalan dan membuat bus kehilangan kendali," ucap Satrio.

    Bus kemudian keluar dari badan jalan ke sisi kiri dan menabrak dua warung di pinggir jalan. Material dari warung tersebut masuk ke bagian atas bus dan mengenai penumpang yang duduk di lantai atas.

    “Diduga pengemudi Toyota Calya kurang memperhatikan jarak aman dan marka jalan saat mendahului kendaraan di depannya. Jangan melewati marka jalan, perhatikan jarak aman, dan tetap fokus di jalan,” jelas Satrio.

    Berdasarkan keterangan saksi, bus dan mobil Calya bertabrakan setelah mobil Toyota Calya mendahului kendaraan di depannya dan melebar ke kanan hingga bersinggungan dengan bus.

    Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan menindaklanjuti prosedur hukum yang berlaku.

    Polisi juga mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati, khususnya di jalur rawan kecelakaan seperti Jalan Yos Sudarso, untuk mencegah insiden serupa.

    Kompol Satrio menegaskan bahwa keselamatan di jalan bergantung pada kedisiplinan dan kewaspadaan setiap pengendara.

    “Kami mengimbau seluruh pengendara agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan tidak mendahului kendaraan lain di lokasi marka jalan utuh. Keselamatan dimulai dari kesadaran pengendara,” imbau Satrio. ck

     

     

     

     

  • Eks Bos CIA Salahkan Trump atas Krisis Timteng: Naif seperti Bocah

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Mantan menteri pertahanan sekaligus direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA), Leon Panetta, menyalahkan Presiden AS Donald Trump atas eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengakibatkan krisis energi global.


    Ia berujar Trump telah salah langkah karena bertindak naif layaknya bocah.

    Dalam percakapan telepon dengan The Guardian, Panetta mengatakan Trump bertanggung jawab sepenuhnya atas krisis energi dunia buntut ditutupnya Selat Hormuz. Ia menegaskan Selat Hormuz tak akan menjadi medan panas seperti sekarang jika bukan karena keputusan kekanak-kanakan Trump.

    "Dia cenderung naif tentang bagaimana sesuatu bisa terjadi. Jika dia mengatakannya dan terus mengatakannya, dia berharap apa yang dia katakan akan menjadi kenyataan. Tapi itu yang dilakukan anak-anak. Itu bukan yang dilakukan seorang presiden," kata Panetta kepada The Guardian.


    Perang antara AS-Israel vs Iran yang dimulai pada 28 Februari telah menunjukkan tanda-tanda kekalahan bagi AS. Serangan yang awalnya diharapkan menjadi pukulan telak bagi rezim Iran itu kini berubah menjadi lepas kendali.

    Tiga belas anggota militer AS tewas dalam pertempuran ini. AS memang berhasil membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, namun siapa sangka pembunuhan itu bukannya mengubah rezim malah memperkuat pemerintahan teokratis Iran.

    Trump saat ini mulai dirundung kesulitan menjual citra perangnya di dalam negeri. Harga minyak naik tajam buntut perang ini, dan jajak pendapat serta koalisi pemilu mulai memperlihatkan penurunan dan perpecahan.

    Panetta yakin betul kondisi ini tak seperti yang dibayangkan Trump sebelumnya. Ia memprediksi Trump dan pemerintahannya sedang kelimpungan mencari cara untuk keluar dari krisis ini.

    "Dia menghadapi masalah yang sangat sulit. Apakah dia akan memperluas perang dengan mencoba membuka Selat Hormuz sehingga bisa menghilangkan pengaruh dan pada akhirnya bernegosiasi dengan Iran? Atau apakah dia hanya akan pergi begitu saja dan menyatakan kemenangan, meskipun semua orang akan jelas memahami bahwa dia sudah gagal?" ucapnya.

    "Dia berada dalam posisi yang sangat sulit saat ini, tapi tidak ada orang lain yang bertanggung jawab atas kondisi ini selain Donald Trump," lanjutnya.

    Menurut Panetta, bukan hal sulit untuk memperhitungkan dampak pada Selat Hormuz apabila suatu pihak memutuskan perang dengan Iran. Masalah ini selalu menjadi topik pembahasan di setiap forum dewan keamanan, sehingga ia heran mengapa pemerintahan Trump tidak terpikirkan tentang ini.

    "Bukan hal yang sulit untuk memahami bahwa jika Anda akan berperang dengan Iran, salah satu kerentanan terbesar adalah Selat Hormuz, dan itu dapat menciptakan krisis minyak yang sangat besar yang dapat mendorong harga bahan bakar melambung tinggi," kata Panetta.

    "Di setiap dewan keamanan nasional yang pernah saya ikuti, di mana kami membahas Iran, topik itu (Selat Hormuz) selalu muncul. Entah karena alasan tertentu, mereka tidak menganggap itu bisa jadi konsekuensi atau mereka mengira perang akan berakhir dengan cepat dan mereka tidak perlu khawatir tentang itu," ujarnya.

    Apa pun alasannya, Panetta percaya bahwa Trump dan pemerintahannya tak siap menghadapi kenyataan saat ini. Apalagi, jika mengingat kepribadian Trump yang cenderung bicara dan bertindak sesukanya.

    "Apa pun itu, mereka tidak siap menghadapinya dan sekarang mereka menanggung akibatnya karena jika ada jalan keluar bagi Trump, itu adalah menyatakan kemenangan dan semuanya sudah berakhir dan kita telah berhasil mencapai semua target militer kita. Masalahnya adalah dia bisa menyatakan kemenangan sesuka hatinya, tapi jika dia tidak bisa mendapat gencatan senjata, semuanya percuma," tutur Panetta.

    "Dan dia tidak akan mendapat gencatan senjata selama Iran terus mengancamnya dengan Selat Hormuz."
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com