BERITA TERBARU

Ekonomi Bisnis

Politik & Hukum

Edukasi

Berita Foto

Wisata

Daerah

Student

Nasional

Kolom

Internasional

Olahraga

Recent Posts

  • Polsek Kampar Kiri Bakar Dua Rakit Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Bio

    By redkoranriaudotco → Minggu, 16 Agustus 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Jajaran Polsek Kampar Kiri melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Batang Bio, Desa Koto Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Sabtu (15/8/2026) siang.

    Dalam operasi Sabtu (15/8/26) siang tersebut, petugas menemukan dua rakit tambang emas serta satu mesin hisap merek Proquip Rato berwarna merah. Dua rakit ditemukan dalam kondisi tidak beroperasi dan disimpan di semak-semak di pinggir sungai, dengan bagian atasnya ditutupi rumput kering.

    Petugas kemudian membakar kedua rakit tersebut agar tidak dapat digunakan kembali, sementara satu unit mesin hisap diamankan ke Mapolsek Kampar Kiri.

     “Dua rakitan dibakar agar tidak dapat dipergunakan lagi dan satu mesin diamankan di Mapolsek Kampar Kiri,” kata Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Kampar Kiri Kompol R Zuhri Siregar.

    Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap aktivitas pertambangan emas tanpa izin. Selain melanggar hukum, aktivitas PETI dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, mengancam keselamatan masyarakat, serta merusak ekosistem sungai.

    “Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas penambangan emas tanpa izin. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara konsisten bersama instansi terkait karena praktik PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat dan merusak lingkungan,” tegas Kompol Zuhri.

     Usai mengamankan temuan tersebut, personel Polsek Kampar Kiri melanjutkan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Subayang untuk mencari kemungkinan adanya rakit tambang lainnya. Namun, dalam penyisiran tersebut petugas tidak menemukan rakit tambang tambahan.

    Kompol Zuhri juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat maupun memberikan perlindungan terhadap aktivitas PETI. Ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya kegiatan penambangan emas tanpa izin.

    “Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlibat maupun melindungi aktivitas PETI karena dampaknya sangat besar terhadap lingkungan dan keselamatan. Penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya. rpc

     

  • Polisi Buru Pelaku Penyerang Warga di Area Perkebunan Agrinas di Rohul

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU– Polisi memburu para pelaku penyerangan terhadap puluhan warga yang terjadi di area perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau. Penyerangan tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka dan harus menjalani pemeriksaan medis.

    Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Hasyim Risahondua mengatakan, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tambusai Utara. Polisi juga telah melakukan sejumlah langkah penanganan terhadap para korban.

    "Tindakan selanjutnya, memeriksa saksi-saksi, mencari keberadaan pelaku-pelaku dan melengkapi berkas," kata Hasyim kepada wartawan, Ahad (16/8/26).

    Sebelumnya, puluhan warga mendatangi Polsek Tambusai Utara pada Sabtu sore untuk melaporkan penyerangan yang mereka alami sehari sebelumnya. Polisi juga membawa para korban untuk menjalani visum serta melakukan pemeriksaan guna mengumpulkan keterangan terkait kejadian.

    Sejumlah korban terlihat mengalami luka di berbagai bagian tubuh. Ada yang mengalami luka pada kepala, tangan, kaki, rusuk hingga lebam pada bagian mata.

    Salah seorang korban, Gunawan (31), mengatakan penyerangan terjadi pada Jumat (14/8/2026). Saat itu, ia bersama sejumlah rekannya sedang berada di mess setelah selesai membersihkan kebun.

    "Tiba-tiba datang gerombolan orang tak dikenal dengan tiga truk colt diesel dan dua mobil double cabin. Mereka berteriak 'serang', jadi kami langsung diserang," ujar Gunawan.

    Gunawan mengaku dipukul menggunakan kayu dan besi. Akibatnya, hidung dan tangannya mengalami luka hingga harus diperban.

    Ia juga mengaku mendapat ancaman menggunakan senjata api. Selain itu, dua telepon selulernya disebut turut dirampas oleh para pelaku. rpc

     

  • Plt Gubri Minta PHR Perbaiki Infrastruktur Melalui Program CSR

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU,co,PEKANBARU- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, meminta jajaran manajemen PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) agar membantu perbaikan infrastruktur mrlalui porgram Corporate Social Responsibility (CSR).

    Hal itu disampaikan SF Hariyanto saat menerima audiensi jajaran manajemen PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Kantor Gubernur Riau, Jumat (14/8/26). Pertemuan tersebut digelar guna memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah serta memastikan keberlanjutan kontribusi industri minyak dan gas bumi (migas) bagi masyarakat.

     SF Hariyanto, menyambut kedatangan jajaran pimpinan PHR sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan. Langkah ini dinilai penting untuk menyatukan komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Riau.

    "Terima kasih sudah datang ke sini, saya senang bisa bersilaturahmi dengan Pak Direktur serta jajarannya karena sudah lama kita tidak bertemu," ujar Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto..

    SF Hariyanto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah secara mandiri tanpa keterlibatan pihak swasta. Pihaknya mengharapkan kontribusi nyata dari PHR, khususnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk perbaikan jalan rusak di wilayah kerja perusahaan.

    "Kita tahu bersama untuk membangun Riau ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri, diperlukan sinergi dan kolaborasi," kata SF Hariyanto dalam pertemuan tersebut.

    Pemprov Riau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang tergabung dalam Tim Satgas juga menyatakan kesiapannya dalam membantu mengatasi berbagai kendala operasional PHR. Pihak perusahaan diimbau untuk aktif berkoordinasi guna mencari solusi bersama demi percepatan produksi migas nasional.

     Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Muhammad Arifin, mengapresiasi dukungan Pemprov Riau terhadap kelancaran kegiatan operasional perusahaan di wilayah Riau. Pihaknya juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait persetujuan ketentuan fiskal (fiscal terms) baru dari pemerintah pusat untuk operasional PHR.

     "Alhamdulillah kita bisa bertemu hari ini, kami mengucapkan syukur karena pemerintah telah menyetujui fiscal terms yang baru untuk operasional kami," kata Muhammad Arifin menegaskan penyesuaian ketentuan fiskal tersebut mengikuti dinamika peningkatan produksi Migas. nor

  • Tim SAR Cari Tiga Korban Kapal TKI Tenggelam di Rupat

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU — Kapal yang mengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) dengan rute Rupat–Malaysia terbalik di perairan Pulau Rupat, Riau, Jumat (14/8/2026) malam. Tiga orang hilang dan masih dalam pencarian.

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Kapal jenis speedboat itu sebelumnya berangkat sekitar pukul 19.00 WIB dengan menggunakan dua mesin.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan kapal terbalik setelah diterjang cuaca buruk berupa hujan, angin kencang, dan badai di sekitar perairan Pulau Rupat.

    “Berdasarkan informasi yang kami terima dari Kanit Polair Dumai, kapal tersebut sebelumnya berangkat sekitar pukul 19.00 WIB. Saat berada di perairan Pulau Rupat, kapal mengalami kecelakaan dan terbalik akibat kondisi cuaca buruk,” kata Budi, Ahad (16/8/26).

    Setelah kapal terbalik, sejumlah korban dilaporkan hanyut dan berupaya meminta pertolongan. Korban yang berhasil ditemukan kemudian mendapat pertolongan dari kapal yang melintas dan dibawa menuju Dumai.

    Namun, berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, masih terdapat tiga orang yang diperkirakan hilang dan belum ditemukan.

    “Untuk korban yang masih dalam pencarian, kami sudah menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan personel dan kapal SAR menuju lokasi kejadian,” ujar Budi.

    Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru mengerahkan Kapal RB 218 Dumai bersama 11 personel Rescuer Unit Siaga SAR Dumai untuk melakukan pencarian terhadap tiga orang yang masih dilaporkan hilang.

    "Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban masih berlangsung. Kami berupaya maksimal agar korban segera ditemukan," kata Budi. ck

     

  • Malaysia Ungkap Pilot Pembawa Narkoba ke RI Beraksi Sendirian

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Pilot Malaysia Airlines yang ditangkap di Indonesia karena menyelundupkan narkoba beraksi seorang diri dalam melewati pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA)


    Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika (NCID) Malaysia Datuk Hussein Omar Khan mengatakan penyelidikan awal menemukan tidak ada keterlibatan orang dalam atau kolusi yang membantu tersangka melewati pemeriksaan keamanan bandara.

    Berbicara kepada BuletinTV3, Hussein mengatakan temuan tersebut diperoleh setelah pemeriksaan terhadap tersangka yang dilakukan oleh satuan tugas khusus dari pihaknya yang dikirim ke Jakarta.


    "Berdasarkan pemeriksaan kami, tidak ada indikasi keterlibatan orang dalam di KLIA. Dia bertindak seorang diri dalam melewati pemeriksaan keamanan," kata Hussein dikutip dari New Straits Times.


    Hussein mengatakan saat ini pihaknya sedang memeriksa bagaimana tersangka berhasil menghindari deteksi selama pemeriksaan.

    Namun, rincian mengenai metode yang digunakan tersangka untuk melewati pemeriksaan keamanan tidak diungkapkan untuk menghindari terganggunya penyelidikan yang masih berlangsung.

    Hussein mengatakan pemeriksaan yang dilakukan di Jakarta juga mengungkap operasi jaringan sindikat narkoba internasional dan domestik yang lebih luas dan berkaitan dengan tersangka.

    "Dia telah memberikan informasi mengenai sejumlah sindikat yang beroperasi di Malaysia dan negara lain, termasuk Indonesia," ujar Hussein.

    Ia menyatakan pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait keterlibatan anggota jaringan lainnya, termasuk aliran dana yang berkaitan dengan perdagangan narkoba.

    Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman sebelumnya ditangkap pada 28 Juli 2026 di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    Penangkapan dilakukan setelah petugas menemukan 15 paket besar seberat 26 kilogramberisi 70.114 pil ekstasi dan metamfetamin di dalam koper milik pilot itu.

    Pilot berusia 39 tahun itudiduga telah dua kali membawa narkoba ke Indonesia dan disebut memperoleh bayaran hingga Rp220 juta untuk aktivitas penyelundupan narkoba.

    Setelah ditangkap, hasil tes urine Saufi menunjukkan positif mengonsumsi tiga jenis narkotika, yakni sabu, ekstasi, dan kokain.
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com