Browsing "Older Posts"

  • Pengacara Sebut Pengadilan Tipikor Pekanbaru tak Berwenang Sidangkan Abdul Wahid

    By redkoranriaudotco → Senin, 30 Maret 2026




    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (30/3/2026), berlangsung panas.


    Tim Penasehat hukum Abdul Wahid menegaskan Pengadilan Tipikor Pekanbaru tidak berwenang mengadili perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan anggaran proyek di Dinas PUPR-PPKP Provinsi Riau.

    Nota Perlawanan (eksepsi) dibacakan secara bergantian oleh tim penasehat hukum yang dipimpin Kemal Syahab di hadapan majelis hakim yang diketuai Delta Tamtama SH MH.

    Tim penasihat hukum secara tegas menyatakan bahwa pengadilan tidak memiliki kewenangan absolut untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut.

    Dalam persidangan, tim penasihat hukum menekankan bahwa perkara yang didakwakan tidak memenuhi kualifikasi sebagai tindak pidana korupsi.

    Menurut tim penasehat hukum, kewenangan Pengadilan Tipikor bersifat limitatif dan hanya dapat menangani perkara yang secara jelas memenuhi unsur pidana korupsi sebagaimana diatur undang-undang.

    “Perkara a quo sejak awal tidak berada dalam yurisdiksi pengadilan tipikor, melainkan masuk dalam ranah hukum administrasi negara,” tegas Kemal.

    Ia menjelaskan, perkara ini berangkat dari kebijakan administratif berupa penerbitan peraturan gubernur terkait APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2025.

    "Dalam konteks tersebut, jika terdapat dugaan kesalahan, maka mekanisme yang seharusnya ditempuh adalah melalui jalur administrasi negara," tegasnya.

    Mereka merujuk pada Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2019 yang mengatur bahwa sengketa terkait tindakan pemerintahan, termasuk dugaan penyalahgunaan wewenang, harus diuji melalui Pengadilan Tata Usaha Negara.

    “Bukan serta merta ditarik ke ranah pidana tanpa melalui mekanisme administratif terlebih dahulu,” kata Kemal.

    Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Abdul Wahid melakukan tindak pidana korupsi terkait pemerasan proyek di Dinas PUPR-PPKP Provinsi Riau.

    Dalam perkara ini, Abdul Wahid didakwa bersama Muhammad Arief Setiawan selaku Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau dan Dani M Nursalam selaku Tenaga Ahli Gubenur Riau, serta melibatkan ajudan gubernur Marjani dalam berkas terpisah.

    Ketiganya didakwa diduga melakukan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap pejabat di lingkungan Dinas PUPR-PKPP dengan total nilai mencapai Rp3,55 miliar.

    Sidang lanjutan terhadap Abdul Wahid dihadiri ratusan simpatisan. Mereka memberikan semangat dan dukungan terhadap Abdul Wahid dalam menjalani persidangan. nor
  • Plt Gubri SF Ingatkan ASN Wajib Lapor LHKPN atau Kena Sanksi

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, memberikan peringatan keras kepada seluruh ASN agar patuh melaporkan pajak dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Jika tidak, akan ada sanksi tegas bagi yang masih mengabaikan kewajiban tersebut.

    Dijelaskan SF Hariyanto, masih ada pegawai dilingkungan Pemprov Riau yang belum memenuhi kewajiban pelaporan pajak dan LHKPN. Hal ini dinilai sebagai persoalan serius yang harus segera dituntaskan.

    “Saya melihat laporan dari Inspektorat terhadap kepatuhan dalam laporan LHKPN dan pajak. Masih ada beberapa pegawai yang belum melapor. Ini adalah ketaatan kita, tidak ada sanksi, tapi akan saya buat,”katanya di Kantor Gubernur Riau, Senin (30/3/26).

    SF Hariyanto menyatakan bahwa tanpa ketaatan, tata kelola pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, ia berencana menerapkan langkah tegas bagi pelanggar.

    Sanksi administratif akan disiapkan untuk memastikan kepatuhan. Salah satu langkah yang diusulkannya adalah penahanan gaji bagi ASN yang tidak melapor.

    “Saya minta 100 persen Pemprov Riau melaporkan LHKPN dan pajak,” ujarnya.

    Selain isu kepatuhan, SF Hariyanto juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku sebagai ASN. Ia menilai citra pegawai negeri sangat bergantung pada tindakan sehari-hari.

    “Kita harus menjaga tindak tanduk perbuatan kita yang mencerminkan PNS yang dilihat masyarakat Riau,” katanya.

    Momentum apel pagi sekaligus halal bihalal Idul Fitri 1447 H di halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (30/3/2026) juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antar pegawai. Kegiatan ini baru terlaksana karena adanya kebijakan WFA saat hari raya.

    “Alhamdulillah kita sudah melaksanakan halal bihalal hari ini di minggu keempat bulan Maret. Lebaran tanggal 21 kita masih WFA, jadi kita melaksanakan sekarang,” jelasnya.

    Menutup arahannya, SF Hariyanto berharap seluruh ASN tetap menjaga kesehatan dan semangat kerja. Ia ingin budaya disiplin dan kepatuhan terus ditingkatkan.

    “Saya berharap semua kita jaga kekompakan dan kesehatan,” tutupnya. mcr

  • Kapolda Riau: Mudik Lebaran, Kecelakaan Turun 60 Persen

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kepolisian Daerah (Polda) Riau mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026, yakni mencapai 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan pengamanan mudik yang berlangsung aman, tertib, dan lancar.

    “Penurunan angka kecelakaan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta efektivitas langkah pengamanan yang dilakukan,” ujarnya, Ahad (29/3/26).

    Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban selama momentum Lebaran.

    Selain itu, Irjen Herry turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan atas dedikasi dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

    Menurutnya, keberhasilan pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjalankan arahan pimpinan untuk senantiasa hadir memberikan rasa aman dan pelayanan optimal, khususnya pada momen hari besar keagamaan.

    Kapolda berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Provinsi Riau.

     “Atas nama Polda Riau, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama arus mudik dan balik,” tutupnya. ck

     

  • Usai Dicopot, Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru akan Jalani Proses Hukum

    By redkoranriaudotco →


    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Polda Riau membenarkan adanya pencopotan jabatan Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru, dari tangan Kompol M Jacub Nurman Kamaru. Kini M Jacub juga tengah ditempatkan dalam tempat khusus (Patsus) untuk menjalani proses hukum pelanggaran yang dilakukan.


    Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan personel yang berprestasi akan diberikan penghargaan, sementara yang terbukti melakukan pelanggaran dipastikan ditindak tegas.

    M Jacub diduga melakukan pelanggaran dalam penanganan perkara. “Dari hasil pemeriksaan internal, Kompol Jacub diduga menyalahgunakan wewenang dengan tidak menjalankan prosedur sesuai standar operasional,” jelasnya.

    Ia menjelaskan kesalahan yang dilakukan Kompol Jacub terkait mekanisme Tim Asesmen Terpadu (TAT) dan tidak melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

    “Polda Riau menegaskan bahwa setiap penanganan perkara narkotika harus melalui mekanisme yang jelas, termasuk pelaksanaan TAT dan koordinasi lintas lembaga, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

    Pencopotan dan penempatan dalam patsus terhadap Kompol Jacub disebut sebagai bentuk nyata komitmen institusi dalam menindak tegas setiap pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang dalam kasus narkoba.

    Kapolda Riau menegaskan bahwa tindakan tegas (punishment) terhadap oknum yang melanggar SOP ini merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pembinaan personel.

    Sejalan dengan itu.Polda Riau juga secara konsisten memberikan penghargaan (reward)bagi personel yang menunjukkan dedikasi tinggi dan keberhasilan dalam menjalankan tugas. Prinsip keseimbangan ini diterapkan demi mewujudkan institusi Polri yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat."

    “Polda Riau juga memastikan akan terus melakukan pengawasan internal secara ketat guna menjaga integritas dan profesionalisme seluruh personel di lapangan,” tuturnya. rtc

  • Cuitan Perdana Maduro dari Penjara AS, Bocorkan Kondisinya dan Istri

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Presiden Venezuela yang digulingkan dan diculik Amerika Serikat (AS) Nicolas Maduro muncul perdana di publik dengan menggungah cuitan di akun media sosial X.


    Dalam unggahan dari balik penjara AS, ia mengungkap kondisinya dan istrinya, Cilia Flores, yang juga diculik militer AS dalam penggerebekan malam hari pada Januari lalu.

    Maduro mengatakan ia dan Cilia dalam kondisi baik-baik saja. Keduanya juga merasa tenang.

    "Kami baik-baik saja, teguh, tenang, dan terus berdoa," kata keduanya dalam pesan yang dibagikan melalui akun X milik Maduro, meski tidak jelas siapa yang mengunggahnya, Sabtu (28/3).

    Pasangan itu juga mengucapkan terima kasih atas doa baik dari pendukung. Dukungan itu menjadi penguat bagi keduanya.

    "Kami telah menerima komunikasi, pesan, email, surat, dan doa dari kalian. Setiap kata cinta, setiap bentuk kasih sayang, setiap dukungan mengisi jiwa kami dan menguatkan kami secara spiritual," imbuh Maduro.

    Dalam keterangan publik perdana itu, ia juga memuji persatuan rakyat Venezuela di masa-masa sulit.

    "Kami merasakan kekaguman mendalam atas kemampuan rakyat kami untuk tetap bersatu di masa sulit, untuk mengekspresikan cinta, kesadaran, dan solidaritas, baik di dalam Venezuela maupun di luar negeri," pungkasnya.

    Nyaris tiga bulan ia dan Cilia ditahan di Metropolitan Detention Center Brooklyn, penjara federal yang dikenal dengan kondisi tidak higienis. Ia dan Cilia dijebloskan ke penjara setelah komando Amerika menculik pasangan itu dari kompleks kediaman mereka di Caracas, Venezuela.

    Kepada AFP, sumber yang dekat dengan pemerintah Venezuela mengatakan Maduro membaca Alkitab dan dipanggil 'presiden' oleh sesama tahanan di penjara Brooklyn.

    Keduanya dilaporkan tidak memiliki akses ke internet maupun surat kabar. Maduro hanya diizinkan berkomunikasi melalui telepon dengan keluarga dan pengacaranya, itu pun maksimal 15 menit per panggilan, tambah sumber tersebut.

    Putranya, Nicolas Maduro Guerra alias Nicolasito, mengatakan dalam berbagai penampilan publik bahwa ayahnya dalam kondisi baik, tenang, dan bahkan berolahraga di penjara.

    Maduro, yang menyebut dirinya sebagai tahanan perang, belum berbicara apapun sejak didakwa di New York pada 5 Januari lalu.

    Dalam sidang selama satu jam pada Kamis lalu, hakim menolak permohonan pembela terkait ketidakmampuan Maduro dan istrinya membayar biaya hukum tanpa bantuan pemerintah Venezuela. Keduanya tidak berbicara dalam persidangan tersebut.

    Maduro menyatakan tidak bersalah atas tuduhan konspirasi 'narkoterorisme', konspirasi impor kokain, kepemilikan senapan mesin dan alat penghancur, serta konspirasi untuk memiliki senjata tersebut.

    Operasi AS pada Januari menggulingkan Maduro, yang memimpin Venezuela sejak 2013, dan memaksa negara dengan cadangan minyak terbesar dunia itu tunduk pada kehendak Presiden AS Donald Trump.

    Delcy Rodriguez, yang menjabat wakil presiden sejak 2018, kini menggantikan Maduro. Ia menghadapi tantangan memimpin negara kaya minyak tetapi ekonominya terpuruk.

    Sejak Maduro didongkel Trump, Rodriguez memberlakukan Undang-undang amnesti bersejarah untuk membebaskan tahanan politik yang dipenjara selama masa pemerintahannya.

    Ia juga mereformasi regulasi minyak dan pertambangan, sesuai tuntutan AS untuk akses terhadap kekayaan alam Venezuela.

    Bulan ini, Departemen Luar Negeri AS menyatakan tengah memulihkan hubungan diplomatik dengan Venezuela sebagai tanda mencairnya hubungan kedua negara.
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com