Browsing "Older Posts"

  • Menhan Sjafrie Sebut Prabowo Bertemu Tokoh Oposisi

    By redkoranriaudotco → Sabtu, 31 Januari 2026



    KORANRIAU.co- Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan tokoh-tokoh yang mengklaim sebagai oposisi pemerintah, Jumat (30/1) malam.


    "Tadi malam Bapak Presiden dan beberapa tokoh tokoh nasional yang tanda kutip mengatakan oposisi," kata Sjafrie di Cibodas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (31/1).

    Ia mengatakan, pertemuan itu membahas tentang bagaimana negara harus dikelola secara baik oleh seluruh pihak.

    Sejauh ini, kata dia, banyak pihak yang kerap membuat kondisi negara tidak diuntungkan dari segi pemanfaatan sumber daya alam hingga perputaran keuangan.

    Ia melanjutkan, pihak-pihak itu mulai dari swasta yang tidak mau mengikuti regulasi usaha demi keuntungan pribadi hingga dugaan anggaran negara yang bocor.

    "Bahkan saya menerima (laporan) kurang lebih Rp5.777 triliun (dari) bank Himbara yang menyalurkan kepada korporasi. Padahal kita punya APBN 300 sekian triliun rupiah. Kemana kebocoran (anggaran) itu?," kata dia, kepada para peserta retreat.

    Ia sendiri tidak menutup mata bahwa ada kemungkinan oknum pemerintah yang mungkin jadi penyebab terjadinya kerugian negara itu.

    Karena itu, dia mengatakan, Prabowo dalam pertemuannya dengan para tokoh oposisi itu ingin mengajak bersama sama membenahi negara.

    "Oleh karena itulah saya ingin menyampaikan bahwa kita harus realistis melihat situasi. Kita jangan tutup tutupi keadaan yang bisa membuat negara kita itu kesulitan," jelas dia.

    Ia juga meminta media untuk turut membantu pemerintah tetap menjalankan tugas negara dengan melalui pemberitaan yang informatif.

    Dengan demikian, insan pers dinilai sudah terlibat bersama-sama pemerintah dalam membela hak-hak rakyat.

    "Kalau negara sulit, yang paling sulit itu rakyat. Karena keberpihakan kita terhadap rakyat harus kita tunjukkan secara moral dan tindakan," jelas dia.

    Usai memberikan sambutan, awak media pun mempertanyakan pertemuan Prabowo dengan tokoh oposisi tersebut. Saat ditanya wartawan soal siapa saja tokoh-tokoh tersebut, dia mengaku tidak mengetahui nama-nama tokoh tersebut.

    "Saya tidak tahu namanya, lupa ya. Yang pasti tokoh-tokoh nasional itu sudah menyatakan tidak ada oposisi. Ini masalah komunikasi dan komunikasi itu sudah terjalin," kata dia.

    "Yang saya tahu bahwa tokoh tokoh itu menyatakan bahwa sekarang waktunya kedaulatan rakyat kembali," jelas dia.

    Saat ditanya di mana pertemuan tersebut terjadi, dia pun enggan menjelaskan lebih rinci.

    "Di suatu tempat. Saya kira kalian (media) lebih tahu," jelas dia.
    cnnindonesia

  • Modus Top Up, Debt Kolektor di Pekanbaru Gelapkan Motor Konsumen

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Tim Resmob Jembalang Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap praktik penagihan kredit menyimpang yang melibatkan dua debt kolektor leasing berinisial IT dan RHK.

     

    Direktur Reserse Kriminal Umum (Direreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua mengatakan keduanya ditangkap setelah diduga melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor milik seorang konsumen dengan modus tawaran skema "top up kredit".

    Penangkapan dilakukan di Simpang Bangko, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pada Jumat (30/1/2026) dini hari. 

    "Petugas terpaksa melakukan pengejaran dan menghentikan sebuah bus yang ditumpangi kedua pelaku saat mereka berusaha melarikan diri menuju Provinsi Sumatera Utara untuk menghindari kejaran aparat," ujar Hasyim Sabtu (31/1/2026).

    Kasus ini bermula dari laporan korban berinisial SS, seorang karyawan swasta di Pekanbaru. Korban mengaku kehilangan sepeda motornya setelah mendatangi kantor salah satu perusahaan pembiayaan yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai untuk membicarakan masalah penyelesaian tunggakan cicilannya.

    Di kantor tersebut, para pelaku membujuk korban dengan dalih memberikan solusi pembayaran melalui skema penambahan kredit atau top up. 

    "Korban kemudian diminta menandatangani selembar dokumen yang sengaja ditutupi sebagian dan tidak dijelaskan isinya secara mendalam oleh para pelaku kepada korban," ucap Hasyim.

    Dengan alasan ingin mencocokkan nomor rangka kendaraan sebagai syarat administrasi, pelaku meminta kunci sepeda motor milik korban. Namun, setelah kunci diserahkan, pelaku justru membawa lari kendaraan tersebut dan tidak kunjung kembali, meninggalkan korban yang kebingungan di kantor leasing.

    "Korban SS baru menyadari telah ditipu setelah mengetahui bahwa dokumen yang ia tandatangani sebelumnya ternyata merupakan surat serah terima kendaraan secara sukarela," jelasnya. 

    Akibat tindakan manipulatif ini, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp26,4 juta dan segera melapor ke Polresta Pekanbaru.

    Hasyim menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir praktik penagihan yang melanggar hukum. Hasyim menyampaikan setiap bentuk intimidasi atau tipu daya dalam penguasaan kendaraan secara ilegal akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku.

    "Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku berupaya melarikan diri atas arahan atasan mereka," ucap Hasyim. 

    Saat ini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, sementara IT dan RHK dijerat dengan Pasal 492 dan/atau Pasal 486 KUHP terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan. Mcr/nor

     

  • Lantai Tangsi Belanda di Siak Roboh, 10 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Keceriaan kegiatan study tour siswa SD IT Baitul Ridho Kecamatan Lubuk Dalam, berubah menjadi kepanikan luar biasa, Sabtu (31/1/2026) pagi.


    Lantai dua bangunan bersejarah Tangsi Belanda yang terletak di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, mendadak runtuh saat dikunjungi rombongan sekolah, mengakibatkan 10 orang dilarikan ke rumah sakit.

    Informasi yang diperoleh riauterkini.com, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.45 WIB.

    Rombongan yang terdiri dari 55 murid kelas 5 dan 6, serta 13 majelis guru awalnya tengah menyusuri jejak sejarah di kompleks peninggalan kolonial tersebut didampingi seorang pemandu.

    ​Petaka muncul saat rombongan memasuki salah satu ruangan di lantai dua. Diduga karena kondisi kayu yang sudah lapuk dan beban yang melebihi kapasitas (over kapasitas), lantai papan bangunan tersebut jebol.

    Para korban terjatuh ke lantai dasar dari ketinggian sekitar 4 meter.

    ​​Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 9 siswa dan 1 orang guru mengalami luka-luka. Luka yang dialami bervariasi, mulai dari memar, nyeri tulang belakang, hingga luka robek serius di bagian kepala dan wajah.

    Seluruh korban segera dievakuasi ke RSUD Tengku Rafian untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

    Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Siak Syafrizal, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

    “Benar, hingga siang ini anak-anak dan guru, yang mengalami luka-luka masih berada di RSUD Siak, untuk penanganan,” kata Syafrizal.

    ​Syafrizal menjelaskan sesaat setelah kejadian, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans dari Puskesmas Kecamatan Mempura menuju RSUD. Penanganan ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah.

    ​"Ibu Bupati sudah berada di RSUD sejak siang, hingga waktu Zuhur untuk memantau langsung kondisi para korban, serta memberikan dukungan moril kepada keluarga," ujar Syafrizal dalam keterangannya. rtc

  • Tim Gabungan Amankan Dua Wanita Pengguna Narkoba di THM Pekanbaru

    By redkoranriaudotco →

     



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Tim gabungan menggelar patroli skala besar di Tempat Hiburan Malam (THM) untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Pekanbaru.

     

    Dalam kegiatan tersebut, dua orang wanita dinyatakan positif menggunakan obat terlarang setelah menjalani tes urine, Sabtu (31/1) dini hari.

     

    Patroli digelar oleh Tim Raga Ditreskrimum Polda Riau bersama Ditsamapta Polda Riau, Satbrimob Polda Riau, Polresta Pekanbaru, Wakil Wali Kota Pekanbaru, serta jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua mengatakan, kedua wanita tersebut diamankan saat patroli menyasar salah satu tempat hiburan malam di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.

    “Dalam patroli gabungan ini, petugas mengamankan dua orang wanita di tempat hiburan Angel Wings. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan keduanya positif menggunakan obat terlarang,” ujar Kombes Hasyim.

    Patroli gabungan ini berlangsung sejak Jumat (30/1) pukul 21.00 WIB hingga Sabtu (31/1) pukul 04.30 WIB. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (C3), serta menekan aktivitas geng motor dan premanisme di wilayah Pekanbaru.

    Sebelum patroli dimulai, tim terlebih dahulu melaksanakan apel persiapan di Mapolda Riau. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru dan pejabat Pemko Pekanbaru di Mapolresta Pekanbaru.

    Patroli menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari kediaman Kapolda Riau, Wakapolda Riau, hingga para pejabat utama Polda Riau di wilayah Kota Pekanbaru. 

    Selain itu, tim juga melakukan penyisiran di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Tuanku Tambusai, dan Jalan Riau.

    Sejumlah lokasi hiburan malam turut menjadi sasaran pemeriksaan, di antaranya Paragon, Gen-Z, dan Live House. Dari hasil patroli di sebagian besar lokasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya gangguan harkamtibmas.

    “Situasi di kawasan Paragon, Jalan Sultan Syarif Kasim, yang sebelumnya sempat viral di media sosial, juga terpantau aman dan kondusif,” kata Kombes Hasyim.

    Ia menegaskan, patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin, terutama menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

    “Secara umum situasi kamtibmas di Kota Pekanbaru dalam kondisi aman. Namun patroli akan terus kami intensifkan, khususnya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan potensi gangguan keamanan lainnya,” pungkasnya. mcr/nor

     

  • Usai Penggeledahan, Kejagung Akan Periksa Eks Menteri LHK Siti Nurbaya

    By redkoranriaudotco → Jumat, 30 Januari 2026



    KORANRIAU.co-- Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan bakal segera memanggil eks Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya untuk diperiksa di kasus dugaan korupsi tata kelola perkebunan dan industri sawit.


    Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Syarief Sulaeman Nahdi menyebut hal itu dilakukan usai menggeledah salah satu rumah dari Siti Nurbaya.

    Syarief menjelaskan pihaknya memang terlebih dahulu melakukan penggeledahan dan masih belum memeriksa Siti Nurbaya di kasus tersebut.

    "Kalau penggeledahan itu kita mencari barang bukti dan alat bukti. Jadi tidak harus diperiksa. Jadi satu konteks yang berbeda," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (30/1).

    "Nanti saya jadwalkan (pemeriksaan Siti Nurbaya)," imbuh Syarief.

    Syarief menjelaskan penggeledahan dilakukan penyidik pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1) kemarin. Ia menyebut setidaknya ada enam lokasi yang digeledah di wilayah Jakarta dan Bogor.


    Kendati demikian, ia tidak mengungkap secara rinci ihwal lokasi yang digeledah tersebut. Syarief hanya mengatakan penggeledahan dilakukan di sejumlah lokasi pihak swasta hingga pejabat kementerian terkait.

    "lya, pejabat Kementerian. Belum bisa kita buka tapi ada beberapa (lokasi), ada swasta, ada pemerintahan," tuturnya.

    Ia menambahkan aksi dugaan korupsi terkait tata kelola perkebunan dan industri sawit itu terjadi selama periode tahun 2015 hingga 2024 kemarin.

    Lebih lanjut, Syarief menjelaskan dalam penggeledahan itu penyidik turut menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen hingga alat elektronik.

    "Ada beberapa, ada dokumen, ada barang bukti elektronik. Itu adalah memang yang kita perlukan. (Aset) belum," imbuhnya.
    cnnindonesia

  • Polres Dumai Tangkap Residivis Pelaku Ganjal ATM di 29 TKP Lintas Provinsi

    By redkoranriaudotco →


    KORANRIAU.co,PEKANBARU-  Polres Dumai berhasil mengungkap kasus pencurian dengan modus ganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang merugikan seorang PNS berinisial DSS (40) hingga Rp20 juta.

    Kejadian bermula pada Ahad, (7/12/2025). Saat itu, korban yang baru pulang dari gereja bersama anaknya singgah di salah satu minimarket, Dumai untuk mengambil uang di mesin ATM.

    Ketika memasukkan kartu ATM BRI, korban melihat tulisan di kertas yang memperingatkan agar tidak menekan tombol bahasa Inggris. Namun setelah memilih bahasa Indonesia, layar ATM tidak menampilkan perintah selanjutnya.

    Karyawan minimarket yang melihat kejadian tersebut menyarankan korban menghubungi nomor yang tertera di atas tempat penarikan uang. Tanpa curiga, korban mengisi pulsa terlebih dahulu melalui BRIMO, lalu menelepon nomor 081316140571 yang tertulis di stiker.

    Pelaku yang menyamar sebagai petugas bank kemudian mengarahkan korban, termasuk meminta nomor PIN ATM.

    Setelah mendapat PIN, pelaku menyuruh korban mencari seseorang bernama Rudi di bengkel las depan minimarket, yang ternyata tidak ada. Pelaku lalu meminta korban segera ke Bank BRI Cabang Sudirman dengan alasan agar "Pak Rudi tidak keburu pulang".

    Sesampainya di Kantor Bank BRI Sudirman, Dumai korban menerima notifikasi dari aplikasi BRIMO bahwa telah terjadi penarikan uang sebanyak 7 kali dengan total Rp20 juta.

    "Kami telah berhasil mengamankan pelaku berinisial alias D (49) yang merupakan residivis dengan modus ganjal ATM. Pelaku ini sangat lihai dan telah beraksi di 29 lokasi berbeda lintas provinsi, dari 29 TKP tersebut, pelaku sudah pernah menjalani hukuman untuk 5 kasus, yakni 3 kasus di Sumatera Utara, 1 kasus di Sumatera Barat, dan 1 kasus di Bengkalis, Riau, setelah kami melakukan penyelidikan mendalam dan koordinasi antar wilayah, pelaku diamankan di wilayah Sumatera Utara dan kini proses penyidikan masih berjalan," jelas Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang saat memberikan konferensi pers di Mapolres Dumai, Jumat (30/1/2026).

    Modus operandi yang dijalankan pelaku ialah sangat terencana dan memanfaatkan kelengahan masyarakat yang kurang waspada.

    Pelaku memanipulasi mesin ATM dengan cara mengelem tombol bintang menggunakan lem kuat dan menempelkan stiker palsu berisi nomor telepon yang menyamar sebagai call center bank. Ketika korban menelepon, pelaku berpura-pura menjadi petugas bank dan meminta PIN ATM.

    Lebih lanjut dijelaskan Kapolres, pelaku terlebih dahulu membuat mesin ATM error dengan menekan dan mengelem tombol bintang (*) sehingga mesin tertahan dan error. Setelah korban menelepon dan mengikuti arahan pelaku hingga mendapat PIN, pelaku meminta korban meninggalkan lokasi. rpc

  • Edi Basri dan Iskandar Hoesin 'Berebut' Jabatan Ketua KONI Riau

    By redkoranriaudotco →
    Foto: Edi Basri dan Iskandar Hoesin.


     KORANRIAU.co,PEKANBARU - Dua bakal calon ketua umum KONI Riau periode 2026-2030 telah resmi mengambil formulir pendaftaran. Dalam pendaftaran itu, bakal calon langsung melakukan pengundian nomor urut.

    Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua Umum KONI Riau Khairul Fahmi mengatakan, pengambilan formulir pendaftaran dan nomor urut calon ketua sudah selesai dilaksanakan.

    "Untuk pengambilan formulir sudah kita tutup karena hanya ada dua bakal calon yang mendaftar sebagai ketua umum KONI Riau periode 2026-2030," kata Fahmi, Jumat (30/1/26).

    Dua bakal calon itu, kata Fahmi, yakni Edi Basri dan Iskandar Hoesin. Edi Basri merupakan anggota DPRD Riau sementara Iskandar Hoesin merupakan Ketua KONI Riau yang saat ini masih aktif menjabat hingga Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Riau terlaksana.

    Dalam pengambilan formulir dan pencabutan lot tersebut, Edi Basri diwakili oleh Deni Ermanto Iddehan, sementara Iskandar Hoesin diwakili oleh Teuku Zainudin Balok.

    "Dari hasil pencabutan lot tersebut, yang mendapatkan nomor urut 1 yakni Pak H Edi Basri, kemudian nomor urut 2 Pak H Iskandar Hoesin," ujarnya.

    Selanjutnya pada Senin 2 Februari, sebut Fahmi, bakal calon akan mengembalikan formulir pendaftaran beserta dengan berkas persyaratan yang harus oleh masing-masing bakal calon. Dalam pengembalian dokumen itu, masing-masing bakal calon akan menyerahkan tiga rangkap dokumen baik dukungan KONI, pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga, serta dokumen administrasi lainnya.

    Untuk pengembalian dokumen pendaftaran nanti, waktu masing-masing bakal calon sudah ditetapkan oleh TPP sesuai nomor urut yang didapat.

    Kita sepakat, untuk nomor urut 1 penyerahan dari jam 10.00 - 11.00 WIB. Kalau semisalnya dalam waktu itu tidak ada juga pengembalian dokumen oleh bakal calon yang bersangkutan, maka kami anggap itu tidak serius dan tidak melanjutkan proses pendaftaran. Karena kita tidak ada additional time," tegasnya.

    Begitu juga dengan bakal calon nomor urut 2 yang akan melakukan pengembalian dokumen pada pukul 13.30-14.30 WIB. Masing-masing bakal calon harus mendaftar atau mengembalikan dokumen pendaftaran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

    Pada saat pengembalian dokumen pendaftaran itu juga, TPP akan membuka dan melihat detil dokumen-dokumen yang diserahkan di hadapan bakal calon dan juga TPP. ck
  • Wawako Pekanbaru Lantik 22 Pejabat, Ini Nama-namanya

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar resmi melantik 22 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Jumat (30/1/26).

    Adapun rinciannya 8 pejabat administrasi dan 14 pejabat pengawas dari beberapa dinas di Pemko Pekanbaru.

    Dari nama-nama tersebut, salah satu Camat, yakni Camat Tenayan Raya Abdul Barri turut dilantik sebagai Kabag di Sekretariat DPRD Pekambaru.

    Sementara perombakan banyak terjadi di dua dinas yakni Dishub dan Sekretariat DPRD.

    Berikut nama-nama pejabat yang dilantik :

    1. Febrino - Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekanbaru.
    2. Oktavianus Nahwai - Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Pekanbaru
    3. Dwangga Khairu Maulana - Kasubag Umum Dishub Pekanbaru
    4. Raja Randa Maulana - Kasi Analisa dan Evaluasi Bidang Pengembangan Sistem Transportasi Dishub Pekanbaru
    5. Sarwono - Kasi Data dan Informasi Bidang Pengembangan Sistem Transportasi Dishub
    6. Perdana Dipo - Kasi Bina Potensi Masyarakat Bidang Penyelenggaraan Masyarakat Satpol PP Pekanbaru
    7. Ken Morito - Kepala UPT Pengelolaan TMP Dishub Pekanbaru
    8. Putra Alamsyah - Kasi Pengawasan Jalan Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub
    9. Muhammad Ansyar - Kasi Pemerintahan Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai
    10. Hafiz Zalfi - Kasubag Tata Usaha UPT Pengelolaan TMP
    11. Badria Rika Sari, Sekretaris Disdalduk -KB Pekanbaru
    12. Abdul Barri, Kabag Fasilitasi Penganggaran Sekwan DPRD Pekanbaru
    13. Doni Sandy Irwan, Kabag Umum Sekwan DPRD Pekanbaru
    14. Vita Marti, Kabag Persidangan dan Perundangan Sekwan DPRD Pekanbaru
    15. Jun Hendri, Kabid Ketersediaan dan Kerawanan DKP Pekanbaru
    16. Khairul Efendi, Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi UMKM Pekanbaru
    17. Desi Melani, Kasub TU dan Kepegawaian Sekwan DPRD Pekanbaru
    18. Eki Muzaki, Kasubag Verifikasi dan Perkendaraan Sekwan DPRD Pekanbaru
    19. Doni Hernando, Kasubag Umum Dinas Pertanahan Pekanbaru
    20. Susilawati, Kasubag Umum DPKP Pekanbaru
    21. Hasnul Yamin, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat DPKP Pekanbaru
    22. Heri Indraputra, Kasi Pengadaan Logistik DPKP Pekanbaru. ck

     

  • Berkas Lengkap, 9 Tersangka Korupsi BPR Indra Arta Inhu Segera Disidang

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU-- Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) melimpahkan tersangka dan barang bukti (tahap II) perkara dugaan perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan keuangan daerah di Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Indra Arta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).


    Selanjutnya dalam waktu dekat, JPU Kejari Inhu akan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk diperiksa dan diadili sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    Demikian disampaikan Kepala Kejari Inhu, Dr Ratih Andrawina Suminar SH MH melalui Kasi Intelijen, Hamiko SH MH didampingi Kasi Pidsus, Leonard Sarimonang Simalango SH MH. "Kemarin Rabu (28/11/26), penyidik sudah melimpahkan tersangka dan barang bukti perkara dugaan korupsi di Perumda BPR Indra Arta Inhu kepada JPU,"kata Hamiko, Kamis (29/1/26).

    Dijelaskannya, penyerahan tersangka dan barang bukti itu berlangsung di Rutan Kelas IIB Rengat. Perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan keuangan Daerah di Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Indra Arta Kabupaten Inhu tahun 2014 hingga 2024.

    Perbuatan melawan hukum itu dilakukan oleh sembilan orang tersangka. Dimana, sebelumnya berkas perkara yang diserahkan oleh penyidik telah diberikan petunjuk oleh jaksa peneliti untuk dilengkapi.

    "Setelah dilengkapi oleh penyidik berdasarkan petunjuk jaksa peneliti, barulah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa peneliti," ungkapnya.

    Di antara sembilan tersangka dan berkasnya dinyatakan lengkap yakni, pertama berinisial SA selaku Direktur Perumda BPR Indra Arta Kabupaten Inhu tahun 2012 hingga sekarang. Kedua, berinisial AB selaku pejabat eksekutif kredit Perumda BPR Indra Arta.

    Ketiga, berinisial ZAL selaku account officer Perumda BPR Indra. Keempat, berinisial KHD selaku account officer Perumda BPR Indra Arta. Kelima, berinisial SS selaku account officer Perumda BPR Indra Arta. Keenam, berinisial RRP selaku account officer Perumda BPR Indra Arta.
    Ketujuh, berinisial THP selaku account officer Perumda BPR Indra Arta. Kedelapan, RHS selaku teller dan kasir Perumda BPR Indra Arta dan kesembilan berinisial KH selaku debitur yang melakukan pinjaman di Perumda BPR Indra Arta.

    Lebih jauh disampaikanmya, setelah dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti, selanjutnya beralih tanggungjawab dari penyidik kepada JPU. "Terhadap para tersangka kemudian dilakukan penahanan oleh JPU selama 20 hari kedepan di Rutan Kelas IIB Rengat," terangnya. rpc
     
  • Uni Eropa Tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai Organisasi Teroris

    By redkoranriaudotco →

     


    KORANRIAU.co- Uni Eropa (UE) resmi menetapkan Garda Revolusi Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) sebagai organisasi teroris, buntut tindakan brutal selama demonstrasi massal yang dimulai akhir Desember lalu.

    "Ini sudah lama tertunda," kata Kepala Uni Eropa, Ursula von der Leyen, setelah para menteri luar negeri blok tersebut resmi mengambil keputusan.

    "Teroris memang sebutan yang tepat untuk rezim yang menghancurkan demonstrasi rakyatnya sendiri dengan darah," imbuh von der Leyen, dikutip AFP.


    Selain menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris, UE juga memberlakukan larangan visa dan pembekuan aset terhadap 21 entitas negara dan pejabat Iran. Beberapa di antaranya termasuk Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni dan Jaksa Agung Mohammad Movahedi-Azad.


    Sebelumnya, Iran mengakui ribuan orang tewas selama demonstrasi akhir Desember hingga awal Januari ini, dengan jumlah korban mencapai lebih dari 3.000 orang. Teheran mengeklaim sebagian besar yang tewas adalah anggota pasukan keamanan atau warga sipil yang tewas akibat perusuh.

    Namun sejumlah kelompok hak asasi manusia mengatakan jumlah korban jauh lebih tinggi, berpotensi mencapai puluhan ribu orang. Mereka juga mencatat bahwa para demonstran tewas akibat tembakan langsung dari pasukan keamanan, termasuk oleh IRGC.

    Iran marah

    Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk langkah Uni Eropa dan mengatakan keputusan itu "ilegal, politis, dan bertentangan dengan hukum internasional", serta merupakan pelanggaran terhadap urusan internal negara.

    Dilansir Al Jazeera, Kemlu Iran menegaskan pihaknya berhak mengambil tindakan yang tepat dalam kerangka hukum internasional untuk membela kedaulatan dan kepentingan bangsa Iran.

    Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuduh Uni Eropa "mengipasi api" di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

    "Mengesampingkan kemunafikan yang terang-terangan, tidak mengambil tindakan apa pun sebagai tanggapan terhadap genosida Israel di Gaza, namun bergegas untuk 'membela hak asasi manusia' di Iran. Aksi Eropa bertujuan menutupi bahwa mereka adalah aktor yang sedang mengalami penurunan drastis," tulis Araghchi di media sosial.

    "Selain itu, karena benua ini pasti akan sangat terdampak oleh perang di kawasan kita, termasuk efek domino dari melonjaknya harga energi, sikap Uni Eropa saat ini sangat merugikan kepentingannya sendiri," imbuhnya.

    Didirikan oleh Revolusi Islam 1979 di Iran, IRGC merupakan cabang elit militer negara yang bertanggung jawab langsung kepada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. IRGC juga mengawasi program rudal dan nuklir Iran.



    Selain itu IRGC turut mengendalikan atau memiliki perusahaan di seluruh perekonomian Iran, termasuk di sektor-sektor strategis utama.

    Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi kepada beberapa ratus pejabat dan entitas Iran atas penindasan terhadap gerakan protes sebelumnya dan atas dukungan Teheran terhadap perang Rusia di Ukraina.

    IRGC secara keseluruhan dan para komandan seniornya juga sudah berada di bawah sanksi Uni Eropa, yang berarti bahwa penambahan mereka ke daftar hitam teror diperkirakan akan berdampak kecil pada organisasi tersebut.
    cnnindonesia
  • Pelatih Irak: Futsal Indonesia Sama dengan Brasil

    By redkoranriaudotco →

     



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Timnas Futsal Indonesia melaju ke perempat final AFC Futsal 2026 setelah menang 5-3 atas Kirgistan pada babak penyisihan Grup A di Indonesia Arena, Kamis (29/1). Sepak terjang tim Garuda kian diakui para pesaing.

    Pelatih timnas futsal Korea Selatan, Paulo Fernandes menyebut perkembangan Indonesia maju pesat dalam olahraga ini. Ia berpendapat, negeri Ginseng perlu belajar dari Indonesia soal futsal.

    "Saat ini, futsal Indonesia berkembang pesat. Mereka punya proyek yang jelas untuk bertumbuh. Hal ini yang dibutuhkan Korea untuk masa depan," kata Fernandes di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (29/1).

    Pengakuan juga disampaikan oleh pelatih timnas futsal Irak, Joao Carlos. Juru taktik asal Brasil itu menyandingkan kultur futsal dan sepak bola di negara asalnya dengan Indonesia.

    "Futsal Indonesia mungkin sama [berkembangnya] dengan Brasil. Tapi di sana, yang lebih berkembang adalah sepak bola. Dengan kondisi futsal di Indonesia seperti ini membuat kami senang bisa ada di turnamen ini," ucap Carlos.

    Tangguhnya Timnas Futsal Indonesia membuat pemain Kirgistan, Amanbaev Donirebek berharap tim asuhan Hector Souto bisa melangkah jauh di pentas Asia. Meski baru dikalahkan Indonesia, Donirebek ingin melihat tim Merah Putih finis peringkat tiga besar.


    "Tentu saja Indonesia adalah tim yang kuat. Menurut saya Indonesia bisa finis di peringkat ketiga. Minimal mereka bisa finis di peringkat ketiga," tutur Donirebek.

    Menanggapi pertumbuhan futsal Indonesia, sang pelatih, Hector Souto, menyebut timnya sedang berada di jalur yang benar. Namun, juru racik strategi asal Spanyol itu menganggap skuad Garuda baru berada di pintu gerbang awal menuju kejayaan.

    "Menurut saya, kami berada di jalur yang tepat. Tapi ini baru awal dari proses," kata Hector Souto.

    "Pemain kami, menurut saya, melakukan hal magis. Mereka benar-benar hebat sejak usia muda dengan kondisi yang mereka punya. Masih banyak yang harus kami lakukan. Yang kita lihat baru puncak dari piramida. Kita harus membangun [fondasi] untuk membantu mereka melesat," ia menegaskan.
    cnnindonesia
  • Polisi Amankan Tiga Pelaku Illegal Logging di Bengkalis, Sita Ratusan Tual Kayu

    By redkoranriaudotco →

     



    KORANRIAU.co, PEKANBARU– Satreskrim Polres Bengkalis berhasil mengungkap dugaan praktik pembalakan liar (illegal logging) di kawasan Sungai Nibung, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

    Dalam penindakan itu, petugas mengamankan tiga orang pelaku yang diduga terlibat langsung dalam aktivitas ilegal tersebut.

    Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari atensi Kapolda Riau dalam upaya serius menekan kejahatan kehutanan di wilayah Riau.

    “Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan berupa keluar-masuk truk bermuatan kayu di kawasan Sungai Nibung. Setelah dilakukan penyelidikan, kami mendapati adanya aktivitas penghanyutan kayu di sungai,”ujarnya seperti disampaikan Kasat Reskrim IPTU Yohn Mabel, Jumat (30/1/26).

    Tim Tipidter Satreskrim Polres Bengkalis, kata Yohn, mulai melakukan pemantauan sejak sore hari. Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas menemukan tumpukan kayu jenis mahang yang diapungkan di tepi sungai.

    “Sekitar pukul 19.30 WIB, kami melihat sebuah kapal pompong hendak menarik kayu-kayu tersebut ke darat. Saat itulah tim langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan tiga orang di lokasi,” jelasnya.

    Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit kapal pompong berwarna hitam bermuatan kayu mahang dalam bentuk potongan kayu bulat sepanjang kurang lebih 220 sentimeter. Selain itu, ditemukan pula tumpukan kayu mahang yang diperkirakan setara dengan muatan delapan unit truk colt diesel.

    “Kayu-kayu tersebut rencananya akan diolah menjadi papan. Ini jelas merugikan negara dan berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan,” tegas IPTU Yohn Mabel.

    Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiga terduga pelaku mengaku hanya menjalankan perintah dari seseorang berinisial K yang berdomisili di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Sementara kayu mahang tersebut diduga milik seseorang berinisial P.

    “Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan dan pihak lain yang terlibat dalam kasus ini,” tambahnya.

    Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Siak Kecil untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. ck
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com