Browsing "Older Posts"

  • Nonton Bareng PGN Pekanbaru dan Media, Perkuat Sinergi Informasi

    By redkoranriaudotco → Selasa, 29 September 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Pekanbaru bersama media pers menggelar kegiatan nonton bareng di Cinepolis Living World, Selasa (29/9/26).


    Kegiatan bertajuk Media Meetup PGN Area Pekanbaru ini, merupakan sebagai wadah memperkuat hubungan dan sinergi dengan media. Iven ini sekaligus momentum bagi PGN untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan media di Kota Pekanbaru.

    Area Head PGN Pekanbaru Charly Simanullang mengatakan, hubungan antara PGN dan media tidak semata dibutuhkan ketika perusahaan menghadapi persoalan atau situasi krisis.

    Menurutnya, komunikasi dan sinergi perlu dibangun secara konsisten agar informasi mengenai energi dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

    “Jadi ini bukan hanya saat-saat momen krisis, tapi yang kita inginkan adalah bagaimana kita membangun sinergi dengan media ini dengan asas kekeluargaan, sehingga PGN tidak hanya membutuhkan media pada saat krisis saja,” kata Charly dalam kegiatan tersebut.

    Ia menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang selama ini telah membantu PGN, khususnya dalam menyampaikan informasi dan mengomunikasikan berbagai kegiatan perusahaan kepada masyarakat. Charly menyebut kolaborasi yang telah terjalin selama sekitar dua tahun terakhir menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik antara PGN dan media di Area Pekanbaru.

    “Dalam dua tahun terakhir ini bagaimana kita berkolaborasi bersama, bersinergi sehingga terwujud kerja sama yang bagus,” ujarnya.

    Menurut Charly, media memiliki peran penting dalam membantu menyampaikan informasi sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait energi.

    Karena itu, PGN berharap sinergi yang sudah terbangun dapat terus dilanjutkan. Ia juga berharap kerja sama tersebut dapat menjadi sarana untuk menyalurkan informasi dan energi positif kepada masyarakat, khususnya di Kota Pekanbaru.

    “Bagaimana peran media juga untuk mentransfer energi baik ke bumi sehingga bisa dikenal di Riau, khususnya di Area Pekanbaru. Tentu kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” tuturnya.

    Media Meetup PGN Area Pekanbaru Tahun 2026 mengusung konsep yang lebih santai. Setelah pada tahun sebelumnya kegiatan bersama media diisi dengan aktivitas lain, tahun ini PGN mengajak rekan-rekan media menikmati kegiatan bersama melalui agenda movie bersama.

    Charly mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi momen untuk mempererat hubungan antara PGN dan media dalam suasana kekeluargaan.

    “Semoga momen ini, momen spesial bagi kita,” katanya. Kegiatan Media Meetup PGN Area Pekanbaru 2026 berlangsung di Cinepolis Living World Pekanbaru, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. rls/nor
  • Pemuda Ini Todong Kasir dan Sandera Anak saat Rampok Toko di Pelalawan

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PELALAWAN – Seorang pemuda berinisial H, 25 tahun, ditangkap setelah diduga melakukan pencurian dengan kekerasan di sebuah toko di Sorek I, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Dalam pelariannya, pria asal Kabupaten Indragiri Hilir itu juga diduga menyandera dan melukai seorang anak berusia 9 tahun menggunakan gunting.


    Peristiwa tersebut terjadi di Toko Sorek Mart, Jalan Lintas Timur Engkolan, RT 001/RW 015, Sorek I, sekitar pukul 08.30 WIB, Senin, 28 September 2026. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pangkalan Kuras dengan nomor LP/B/79/IX/2026/SPKT/Polsek Pkl.Kuras/Polres Pelalawan/Polda Riau.

    Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Situmeang, S.H. memerintahkan Unit Reskrim melakukan pengejaran setelah menerima informasi dari layanan Call Center 110 Polres Pelalawan.

    Berdasarkan keterangan saksi, H sebelumnya terlihat mondar-mandir di depan Toko Sorek Mart. Ia kemudian masuk dan membeli minuman Coca-Cola. Setelah itu, H mendatangi kasir berinisial WN, 23 tahun.

    "Aku rindu sama mamak ku, boleh nggak pinjam HP," kata H seperti ditirukan dalam laporan kepolisian.

    Kasir menjawab bahwa telepon seluler tersebut merupakan milik toko dan tidak dapat dipinjamkan. H kemudian memaksa masuk ke meja kasir. Korban berteriak meminta pertolongan.

    Pelaku lalu mengambil gunting yang berada di atas meja kasir dan mengarahkannya kepada korban. Karena ketakutan, korban membiarkan telepon seluler milik toko diambil.

    Seorang tukang kebun bernama Aan kemudian datang setelah mendengar teriakan korban. H kembali mengarahkan gunting kepadanya. Aan ketakutan sehingga pelaku dapat melarikan diri dari toko.

    Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian mengejar H. Pelaku sempat masuk ke Toko Echo Elektronik. Di lokasi tersebut, H diduga memiting leher seorang anak berusia 9 tahun dan menjadikannya sandera.

    Ketika warga mendekat, pelaku melepaskan anak tersebut. Namun, saat kembali dikejar warga, H diduga menusukkan gunting ke bagian punggung anak itu hingga mengalami luka.

    Warga akhirnya berhasil menangkap H. Kedua tangannya diikat sebelum diserahkan kepada anggota Polsek Pangkalan Kuras. Sementara anak yang terluka langsung mendapat perawatan.

    Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit telepon seluler Oppo A98 warna biru dan satu buah gunting yang diduga digunakan untuk mengancam korban. Kerugian dalam kejadian tersebut ditaksir sekitar Rp4 juta.

    "Benar, pelaku Hendra, warga Inhil, diamankan warga setelah melakukan curas di Sorek Mart. Modusnya meminjam HP toko, tetapi setelah ditolak pelaku menodongkan gunting. Pelaku juga melukai anak berusia 9 tahun saat dikejar warga," ujar Kapolsek Pangkalan Kuras.

    Menurut dia, atas arahan Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H., pelaku telah diamankan bersama barang bukti berupa telepon seluler Oppo A98 dan gunting. "Proses selanjutnya dilakukan di Polsek Pangkalan Kuras," katanya.

    H disangkakan melanggar Pasal 479 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Polisi menyebut dugaan motif dalam perkara tersebut adalah ekonomi. rtc

  • Mojtaba Disebut Setuju soal Rencana Baru Iran Buka Selat Hormuz

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan rencana baru Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz telah dikoordinasikan dengan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.


    Pezeshkian menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan stasiun televisi Amerika Serikat, CBS. Pernyataan tersebut kemudian dikutip kantor berita pemerintah Iran, IRNA, pada Sabtu (26/9).

    "Koordinasi dengan pemimpin revolusi (pemimpin tertinggi) telah dilakukan," kata Pezeshkian. Menurut Pezeshkian, Iran siap memenuhi kewajibannya jika AS menyetujui proposal tersebut.

    "Jika AS menerimanya dan memenuhi kewajibannya, kami akan melakukan hal yang sama, dan tidak akan ada masalah dalam hal ini," tambahnya.

    Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi pasokan minyak dunia. Selat tersebut menjadi titik utama dalam ketegangan antara Teheran dan Washington yang berlangsung selama hampir tujuh bulan.

    Pezeshkian mengatakan Iran telah membentuk tim yang terdiri dari enam orang untuk membahas rencana tersebut. Tim ini "memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan" terkait proposal pembukaan kembali Selat Hormuz.

    Tim tersebut mencakup perwakilan dari "berbagai organisasi dan lembaga, termasuk militer, parlemen, dan pemerintah".

    Sementara itu, Washington belum memberikan tanggapan secara terbuka mengenai proposal tersebut. Sejumlah laporan menyebut Presiden AS Donald Trump telah menolak rencana Iran.

    Proposal tersebut antara lain menyerukan penghentian seluruh tindakan permusuhan di kawasan Timur Tengah.

    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan persyaratan dalam proposal tersebut sama dengan yang tercantum dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Iran dan AS pada Juni.

    Dalam proposal itu, Iran meminta AS membebaskan aset Iran yang dibekukan dengan nilai setidaknya US$$12 miliar. Iran juga meminta pencabutan sanksi terhadap sektor minyak Iran serta penghentian blokade angkatan laut AS terhadap Iran.
    cnnindonesia

  • Syarat Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup usai Imbang vs Malaysia

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Timnas Indonesia bermain imbang lawan Malaysia pada laga kedua FIFA ASEAN Cup 2026. Berikut syarat Timnas Indonesia bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.


    Hasil imbang yang terjadi membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin dari dua laga yang ada. Malaysia berhak atas posisi puncak klasemen karena unggul selisih gol atas Indonesia. Singapura ada di posisi ketiga dengan catatan tiga poin.

    Di laga terakhir, Indonesia akan menghadapi Bangladesh. Sementara itu Malaysia akan bentrok dengan Singapura.

    Timnas Indonesia harus merebut status juara grup karena hanya juara grup yang lolos ke partai final. Runner up grup akan tampil di perebutan tempat ketiga

    Untuk bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia tidak bisa bergantung sepenuhnya pada hasil sendiri saat menghadapi Bangladesh. Mereka tetap harus menunggu hasil Malaysia vs Singapura di waktu yang bersamaan.

    Timnas Indonesia bisa lolos tanpa perlu menghitung selisih gol, andai menang lawan Bangladesh dan di saat bersamaan duel Malaysia vs Singapura berakhir imbang. Dua hasil itu akan membuat Indonesia jadi juara grup dengan nilai tujuh poin dan Malaysia jadi runner up dengan koleksi lima poin.

    Skuad Garuda juga hanya perlu menang tanpa perlu memusingkan selisih gol untuk juara grup namun dengan catatan bahwa di laga lainnya, Singapura mengalahkan Malaysia. Situasi itu membuat Indonesia jadi juara grup dengan koleksi tujuh poin sedangkan Singapura bakal jadi runner up dengan torehan enam poin.

    Sedangkan bila Indonesia dan Malaysia sama-sama menang, penentuan juara grup akan dilihat dari selisih gol. Saat ini Malaysia punya selisih gol +3, unggul satu gol dari Indonesia.

    Namun di atas kertas, Indonesia akan menjumpai lawan yang lebih ringan, yaitu Bangladesh dibanding lawan yang harus dihadapi Malaysia yaitu Singapura. Indonesia harus bisa menang dengan skor lebih telak dan berbalik unggul dalam selisih gol atas Malaysia di laga terakhir atau setidaknya unggul produktivitas gol ketika selisih gol kedua tim sama.

    Laga Indonesia vs Bangladesh dan Malaysia vs Singapura akan digelar pada Kamis (1/10). Dua pertandingan itu akan digelar di waktu yang bersamaan yaitu dengan kick off pukul 19.30 WIB.
    cnnindonesia

  • Kejagung Tangkap Eks Sekjen ESDM Teguh Pamudji di Kasus Korupsi Nikel

    By redkoranriaudotco → Senin, 28 September 2026

    Foto: Kapuspen Kejagung RI.

    KORANRIAU.co- Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Sekjen Kementerian ESDM periode 2013-2017, Mochamad Teguh Pamudji terkait korupsi tata kelola nikel periode 2017-2020 di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang melibatkan PT CNI.


    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna menyebut penangkapan dilakukan penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus usai Teguh mangkir dari panggilan pemeriksaan, pada Jumat (25/9) kemarin.

    "Tim Penyidik Direktorat Penyidikan pada JAM PIDSUS mengamankan Tersangka MTP atas perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola komoditas nikel tahun 2017 s.d 2020," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (28/9).

    Anang mengatakan Teguh ditangkap di salah satu rumah yang terletak di kawasan Dusun 2 Kajongan, Bojongsari, Purbalingga, Jawa Tengah, pada Sabtu (26/9) dini hari.

    "Dalam perkara ini, MTP berperan selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2013-2017," tuturnya.

    Dalam proses penangkapan itu, Anang menyebut petugas sempat dihalangi saat ingin memasuki kediaman pelaku. Ia menambahkan Teguh saat ini telah dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Purwokerto untuk diperiksa lebih lanjut.

    "MTP adalah Tersangka yang telah diumumkan sebelumnya, tetapi karena yang bersangkutan tidak hadir sehingga Tim Penyidik melakukan upaya pengamanan paksa," pungkasnya.

    Sebelumnya Kejaksaan Agung menetapkan total empat orang tersangka dan satu korporasi sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola nikel periode 2017-2020 di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang melibatkan PT CNI.

    Anang menyebut salah satu tersangka merupakan eks Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Ditjen Minerba Kementerian ESDM berinisial BS.

    "BS selaku Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral pada Ditjen Minerba Kementerian ESDM periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2018," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (25/9).

    Selain itu, Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2017-2019 berinisial MHI dan Kepala Unit Sucofindo Kendari periode 2012-2019 berinisial NRH. cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com