Browsing "Older Posts"

  • Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kilogram Sabu di Pekanbaru

    By redkoranriaudotco → Senin, 19 Oktober 2026
    Foto: Barang Bukti 47 kilogram sabu yang berhasil disita polisi.


    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil menggagalkan peredaran Narkotika jenis sabu-sabu seberat 47 kilogram di Kota Pekanbaru.



    Pengungkapan kasus bernilai miliaran rupiah ini menjadi salah satu bukti ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas peredaran gelap barang haram yang kian meresahkan masyarakat.

    Selain menyita puluhan kilogram barang bukti, tim di lapangan juga bergerak cepat mengamankan pihak yang menguasai dan mengendalikan barang haram tersebut.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi penyergapan tersebut dipusatkan di kawasan Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Petugas yang telah melakukan pengintaian berhasil menyergap pelaku tanpa perlawanan berarti beserta seluruh barang bukti yang disembunyikan.

    Total barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil disita dalam penindakan tunggal tersebut mencapai 47 kilogram. Keberhasilan ini diyakini telah menyelamatkan ratusan ribu jiwa generasi muda dari bahaya ketergantungan dan kerusakan akibat penyalahgunaan Narkoba.

    Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi menyampaikan,  bahwa seluruh rangkaian penindakan berjalan dengan lancar berkat kerja keras tim Ditresnarkoba di lapangan.

    “Benar, pengungkapan dilakukan oleh Tim Ditnarkoba Polda Riau. Untuk informasi detailnya nanti akan kami sampaikan secara resmi saat kegiatan rilis pers,” ujar Kombes Pol Akmadi Senin (19/10/26).

    Akmadi menegaskan, penindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Polda Riau dalam menjalankan arahan tegas dari pimpinan tertinggi Kepolisian Republik Indonesia. Operasi ini berjalan selaras dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat untuk menindak tanpa kompromi segala bentuk peredaran narkotika.

    “Ini sesuai dengan arahan Bapak Kapolri dan Pak Kapolda Riau. Selain pengungkapan ini, kami juga terus gencar melakukan penindakan lain seperti penggerebekan kampung narkoba, razia intensif di tempat hiburan malam, serta tindakan preventif dan represif lainnya,” pungkas Akhmadi. nor
  • 82,2 Persen Warga Pekanbaru Puas dengan Kepemimpinan Agung - Markarius

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU-  Hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Survey Opini Rakyat (LSOR), tingkat kepuasan warga Pekanbaru terhadap kepemimpinan Walikota Agung Nugroho dan Wakilnya Markarius Anwar mencapai 82,2 persen.


    Sementara warga yang menyatakan tidak puas hanya 15,4 persen. Sedangkan 2,4 persen memilih untuk tidak menjawab. Artinya, kepuasan warga terhadap kinerja Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru saat ini hampir seratus persen.

    Selain menyurvei tingkat kepuasan Walikota Pekanbaru, LSOR juga memotret gambaran jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2031 saat ini. Dari survei tersebut, maka sebanyak 57 persen warga Pekanbaru akan memilih Agung Nugroho kembali.

    Artinya, jika maju kembali Pilkada Pekanbaru, maka Agung akan bisa duduk kembali sebagai Walikota Pekanbaru dengan menang satu kali putaran.

    Sementara pesaingnya yakni, Markarius Anwar yang merupakan Wakil Walikota Pekanbaru saat ini hanya mendapatkan suara 17 persen. Kemudian Zulkardi yang kini duduk sebagai Anggota DPRD Pekanbaru mendapatkan dukungan suara 4 persen.

    Sementara Muflihun, mantan Pj Walikota Pekanbaru sekaligus calon Walikota Pekanbaru periode 2025-2030 hanya mendapatkan suara 3 persen. Kemudian 17 persen warga Pekanbaru memilih calon lain dan 2 persen memilih untuk tidak menjawab.

    Ketua LSOR, Adlin, mengatakan bahwa survei ini dilaksanakan mulai 24 September hingga 15 Oktober 2026. Survei ini melibatkan 41 orang mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau sebagai pengumpul data.

    "Kemudian menjadikan 410 orang warga Pekanbaru yang telah memiliki hak pilih dengan proporsi 205 laki-laki dan 205 perempuan sebagai responden untuk diwawancarai," ujar Adlin, Senin (19/10/26).

    Adlin menyebut, dalam survei ini, metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Sampling error 5 persen dan margin error 5 persen. ck
  • Tujuh Pengguna Narkoba Diamankan Polres Rohil

    By redkoranriaudotco → Minggu, 18 Oktober 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU— Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir bersama jajaran Polsek Tanah Putih dan personel TNI menggelar razia gabungan untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Kecamatan Tanah Putih, Sabtu (17/10/2026). Dalam operasi tersebut, tujuh orang dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah menjalani pemeriksaan petugas.


    Sebanyak 64 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi, yakni kawasan Rantau Bais, Teluk Berembun, dan Menggala Junction KM 25.

    Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hilir AKP Ronni T.M. Sitinjak, S.E., M.H., bersama Kapolsek Tanah Putih Kompol Ali Azar, S.Sos.

    Selain melakukan pemeriksaan terhadap orang dan kendaraan, petugas juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam memerangi peredaran barang terlarang tersebut.

    Dari hasil operasi, tujuh orang, masing-masing berinisial AK (21), R bin E (21), MH (36), HAP (35), F (27), MA (23), dan HH (53), dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan narkoba jenis metamfetamina dan amfetamina.

    Petugas juga menyita barang bukti berupa diduga sabu seberat 0,15 gram, alat isap, serta mancis yang ditemukan dalam penanganan di lokasi.

    Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Ronni T.M. Sitinjak, S.E., M.H., didampingi Kasi Humas Polres Rokan Hilir IPDA Anton, S.H., menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

    Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi, yakni Polisi Bersama Masyarakat.

    “Pemberantasan narkoba tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh Polri. Kami membutuhkan kepedulian, informasi, dan keberanian masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba,” ujarnya.

    Ia menegaskan, razia serupa akan terus dilakukan secara rutin dengan waktu dan sasaran yang tidak terduga. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada pendampingan dan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari bahaya narkoba.

    “Temuan hari ini menjadi pengingat bahwa perjuangan memberantas narkoba masih harus terus dilakukan. Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Narkoba tidak punya tempat di Rokan Hilir,” tegasnya.

    Operasi tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat. Edi, warga Menggala, mengaku mengapresiasi kehadiran aparat gabungan yang turun langsung ke lingkungan masyarakat.

    “Kami sangat senang dan berterima kasih. Selama ini kami khawatir lingkungan terganggu oleh narkoba. Dengan kehadiran polisi langsung ke lokasi, kami merasa lebih aman dan semakin berani melapor jika melihat hal mencurigakan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” ungkapnya.

    Hal senada disampaikan Yanti, warga lainnya. Ia menilai langkah proaktif aparat kepolisian menjadi bukti keseriusan dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah penyalahgunaan narkoba.

    “Kami melihat polisi benar-benar bekerja untuk masyarakat, bukan hanya menunggu laporan, tetapi juga datang langsung ke lingkungan kami. Kami siap mendukung dan ikut mengawasi lingkungan agar tetap bersih dari narkoba,” katanya.

    Saat ini, ketujuh orang tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Secara keseluruhan, operasi gabungan berlangsung lancar dengan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. rtc
  • Polisi Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Pangean Kuansing

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,KUANSING- Polsek Pangean, Polres Kuantan Singingi (Kuansing), mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Padang Kunyit, Kecamatan Pangean, Sabtu (17/10/26) malam. 


    Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial FW dan menyita 20 paket diduga sabu dengan berat kotor 6,36 gram.

    Kapolsek Pangean Iptu Mario Suwito mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah tersebut.

    Menindaklanjuti informasi itu, Unit Reskrim Polsek Pangean melakukan penyelidikan dan patroli sejak pukul 17.00 WIB. Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas menggerebek bagian belakang sebuah rumah yang dicurigai menjadi lokasi transaksi dan mengamankan FW. Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan perangkat desa.

    Dari saku celana FW, polisi menemukan 20 paket diduga sabu dan uang tunai Rp895.000. Petugas juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, yakni satu bal plastik klip bening ukuran kecil, dua mancis, satu batang kaca pirex, satu bong, serta satu unit telepon genggam Vivo Y18 berwarna merah marun.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, urine FW dinyatakan positif mengandung amfetamin. Selanjutnya, FW beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Pangean untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, dengan koordinasi bersama Satresnarkoba Polres Kuansing.

    Atas dugaan perbuatannya, FW disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

    Mario Suwito menegaskan, Polsek Pangean akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. 

    Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada kepolisian jika mengetahui aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan atau peredaran narkotika.

    "Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu kepolisian memberantas peredaran narkotika. Jika mengetahui aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian," ujarnya. rac
  • Pesta Gol, PSPS Bungkam Persiku Kudus 4-1

    By redkoranriaudotco →




    KORANRIAU.co,PEKANBARU- PSPS Pekanbaru sukses mengalahkan Persiku Kudus dengan skor telak 4-1, Ahad (18/10/26) di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.


    Meski tuan rumah sempat kebobolan lebih dulu di babak pertama, PSPS akhirnya berhasil comeback di babak kedua dengan pesta gol ke gawang Persiku.

    Pada babak pertama, PSPS Vs Persiku bermain imbang 1-1. Di babak ini, PSPS tertinggal 0-1 dari Persiku lewat gol penalti Victor Hugo pada menit 20'. Kemudian PSPS berhasil menyamakan skor 1-1 pada menit 43' lewat gol perdana Asir Asiz di musim ini.

    Kemudian memasuki babak kedua, PSPS sebagai tuan rumah kembali menekan pertahanan Persiku. Tak butuh waktu lama, kini giliran PSPS yang mendapatkan hadiah penalti setelah Matheus Machado dilanggar pemain belakang Persiku di dalam kotak 16 pada menit 48'.

    Setelah dilakukan check VAR, Antonio Gamaroni yang mengambil tendangan penalti tersebut sukses membobol gawang Persiku setelah tendangan mendatarnya ke sisi kanan gawang dan tak mampu dijangkau penjaga gawang Persiku. Gol Gamaroni pun mengubah papan skor menjadi 2-1 dan keunggulan kini untuk PSPS.

    Sementara itu, Persiku yang tertinggal satu gol dari PSPS juga mencoba melakukan serangan cepat. Pada menit 64', Victor Hugo nyaris mencetak gol keduanya ke gawang PSPS. 

    Tembakan terukur Victor dari tengah lapangan tepat mengarah ke dalam gawang berhasil ditepis Dicky ke atas mistar gawang dan menghasilkan tendangan sudut bagi Persiku. Tak sampai di situ, Victor yang mengambil tendangan sudut kembali mengarahkan tendangannya langsung ke dalam. Beruntingnya, Dicky kembali berhasil menghalau bola tersebut ke luar lapangan.

    Tak berselang lama, PSPS yang melakukan serangan kembali berhasil membobol gawang Persiku pada menit 70' lewat kaki Natanael Siringoringo. Asir Asir yang datang dari sisi kiri langsung melakukan umpan silang ke depan gawang Persiku. 

    Bola umpan Asir yang lolos dari bendungan pemain belakang dan kiper Persiku berhasil disambut oleh Natanael dan melakukan shooting ke gawang Persiku tanpa penjagaan. Gol Natanael pun menambah skor untuk PSPS menjadi 3-1.

    Tertinggal 3-1, Persiku terus berusaha untuk memperkecil selisih gol. Akan tetapi, hingga menit 83' skor 3-1 masih bertahan.

    Kemudian pada menit 85', pelatih PSPS menarik keluar Asir Asiz dan menggantikannya dengan Alfin Tuasalamony. Alfin masuk dengan menggantikan posisi M Ihsan di posisi bek kanan dan Ihsan diarahkan naik ke sayap kanan menggantikan posisi Asir yang keluar.

    Lagi-lagi, pada menit 90'+1 kembali membobol gawang Persiku. Kali ini gol PSPS datang dari Matheus Machado. 

    Matheus yang mendapatkan bola rebound dari tembakan Asir Asiz langsung melepas tembakan keras ke tengah gawang Persiku. M Ridwan, Penjaga gawang Persiku yang mencoba menahan tembakan tersebut tak mampu mengarahkan bola keluar hingga akhirnya bola masuk ke gawang Persiku.

    Gol Matheus pun menambah skor bagi PSPS menjadi 4-1.  Dengan tambahan waktu 7 menit, Persiku yang masih berupaya menciptakan keajaiban tak mampu menambah gol di babak kedua. Hingga babak kedua usai, PSPS Vs Persiku berakhir dengan skor 4-1.

    Sebagai informasi, bahwa dalam laga itu Matheus Machado dinobatkan sebagai MVP setelah memberikan satu asist dan satu gol untuk PSPS. ck/nor
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com