KORANRIAU.co,PEKANBARU -- Sebanyak 13 murid SDN 044 Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dilarikan ke rumah sakit usai mengalami gejala didugakeracunan makanan.
Gejala tersebut muncul beberapa saat setelah para murid menyantap hidangan
dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Kampar Zulhendra Dasat, melalui Kabid P2P Elfian, membenarkan
kejadian tersebut.
Pihaknya menerima laporan dari tim Surveilans Puskesmas dan langsung
menerjunkan tim ke RSD Madani Pekanbaru untuk melakukan verifikasi serta
penanganan awal.
"Tim Surveilans dan Kesehatan Lingkungan Diskes Kampar sudah turun ke
RSD Madani. Dari total 555 murid penerima program MBG di sekolah tersebut,
tercatat ada 13 yang mengalami gejala," ujar Elfian.
Para korban terdiri dari 12 murid kelas 6B dan 1 murid kelas 6A. Gejala
yang dialami para murid antara lain kulit kemerahan, timbul bentol atau ruam,
sakit perut, mual, muntah, hingga demam. Reaksi tersebut dirasakan para murid
hanya selang 10 menit setelah mengonsumsi menu MBG pada jam istirahat sekolah
sekitar pukul 09.30 WIB.
Adapun menu yang disajikan hari itu terdiri dari nasi, telur goreng sambal
cabai, tempe goreng, tumis sawi putih, dan buah semangka.
Saat ini, seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis di RSD Madani.
Sebanyak 9 murid sudah dipindahkan ke ruang rawat inap untuk menjalani
observasi lanjutan, sementara 4 lainnya masih mendapat penanganan intensif di
Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Kondisi para murid juga mendapat perhatian langsung dari Kadis Kesehatan
Provinsi Riau bersama jajaran Diskes Provinsi Riau, Tim Gerak Cepat (TGC), dan
jajaran Diskes Kampar yang turun meninjau langsung ke RSD Madani guna
memastikan perawatan berjalan maksimal.
Meskipun demikian, Diskes Kampar menegaskan belum bisa menyimpulkan
penyebab pasti dari peristiwa ini. Sampel sisa makanan yang dikonsumsi para
murid telah diambil dan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda)
Provinsi Riau untuk dilakukan uji laboratorium.
Saat ini kejadian masih dalam proses penyelidikan epidemiologi. Pemantauan
terhadap kondisi seluruh pasien maupun potensi munculnya kasus tambahan akan
terus dilakukan oleh pihak Diskes selama 3 x 24 jam ke depan. rpc

No Comment to " Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Murid SD di Kampar Dilarikan ke Rumah Sakit "