KORANRIAU.co,JAKARTA— Wartawan Pemprov Riau (WPR) melakukan kunjungan ke BankRiau Kepri (BRK) Syariah Cabang Jakarta, Jumat (2/10/26).
Para jurnalis yang dipimpin Marrio Kisaz ini disambut Branch Manager BRK Syariah Cabang Jakarta Indra Bayu, Pimdiv Sekretariat Perusahaan TM Fadhly Kholis, Pimbag Komunikasi, Korporasi dan Investor Relation Ika Irawan dan David Arimirsa.
Dalam pertemuan itu, Bayu menjelaskan Kinerja pembiayaan BRK Syariah Cabang Jakarta tercatat solid sepanjang tahun berjalan, dengan total penyaluran mencapai Rp240 miliar tanpa ada catatan pembiayaan bermasalah.
Capaian ini disampaikan oleh Branch Manager BRK Syariah Cabang Jakarta, Indra Bayu, Jumat, 2 Oktober 2026. Dari total pembiayaan tersebut, segmen komersial menyumbang Rp215 miliar dan segmen konsumer sebesar Rp25 miliar. Realisasi ini setara 98,7 persen dari target pembiayaan yang telah ditetapkan manajemen.
Indra menjelaskan kualitas portofolio pembiayaan cabang ini terjaga baik, dengan tingkat pembiayaan bermasalah berada di titik nol persen. “Alhamdulillah NPL kita nol. Lancar semua,” ujarnya.
Ia menyebut kedekatan dengan nasabah menjadi strategi utama menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat, mengingat mayoritas nasabah cabang ini merupakan pelaku usaha asal Riau dengan bisnis yang sudah mapan dan jaminan yang kuat.
“Kedekatan emosional diperlukan. Jadi mitigasi risiko kami sangat kuat. Dari awal semuanya sudah kami perhitungkan,” kata Indra.
Dari sisi penghimpunan dana, BRK Syariah Cabang Jakarta membukukan dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp5,89 triliun, tumbuh 128,7 persen secara tahunan.
Pertumbuhan itu diiringi kenaikan laba 121,59 persen (y on y) Per September 2026, dan aset sebesar 132,21 persen dan pendapatan 127,12 persen.
Komponen giro menyumbang Rp168 miliar dari total DPK, dengan sumber dana utama berasal dari Kementerian Keuangan dan nasabah asal Riau.
Indra menyebut strategi penghimpunan dana kini lebih diarahkan ke deposito karena dinilai lebih tahan terhadap gejolak pasar. Guna mengejar target pembiayaan tahun ini sebesar Rp244 miliar, BRK Syariah Cabang Jakarta menyiapkan sejumlah ekspansi bisnis komersial senilai Rp128 miliar yang akan direalisasikan hingga Desember 2026.
Basis nasabah cabang ini masih terkonsentrasi di wilayah Riau Kepulauan Riau pada segmen ritel market, dengan arahan untuk memperluas penyaluran ke sektor minyak dan gas serta agribisnis sebagai sektor strategis.
Di tengah capaian tersebut, Indra mengakui adanya risiko konsentrasi DPK pada deposito korporasi dan deposan besar, serta masih adanya gap intermediasi yang perlu dikonversi menjadi pembiayaan melalui percepatan pipeline.
“Persaingan dana memang berputar. Jadi memang harus kuat di BRK Syariah. Kalau tidak, dana nasabah itu cepat pindah,” katanya. rls/nor



No Comment to " Media Visit WPR ke BRK Syariah Cabang Jakarta "