KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini masih terus menggesa pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau. Kegiatan OMC tahap dua ini sudah dimulai sejak 28 Maret lalu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah
dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kabid
Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur mengatakan, OMC dilakukan sebagai upaya
untuk menciptakan hujan buatan guna membahasi lahan terutama lahan gambut di
Riau.
“OMC di Riau sudah dilakukan sejak 28
Maret hingga saat ini. Total garam yang sudah disemai sebanyak 25 ton,”
katanya, Kamis.
Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan OMC
kali ini merupakan kegiatan tahap kedua yang dilaksanakan. Sebelumnya juga sudah
dilakukan kegiatan serupa pada awal Februari lalu.
“OMC di fokuskan di daerah pesisir timur
Riau. Yakni di wilayah Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan
dan kota Dumai,” ujarnya.
Selain adanya pesawat OMC, saat ini di
Riau juga sudah terdapat dua unit helikopter untuk kegiatan water bombing.
Dengan adanya tambahan bantuan helikopter tersebut, saat ini di provinsi Riau
sudah terdapat empat helikopter untuk penanganan Karhutla. Yakni dua helikopter
patroli dan juga dua helikopter water bombing.
“Saat ini sudah ada empat helikopter di
Riau yang dapat digunakan untuk penanggulangan Karhutla. Dua unit untuk
kegiatan patroli dan dua unit untuk water bombing,” ujarnya.
Untuk menambah kekuatan, Pihaknya juga
sedang mengajukan untuk penambahan helikopter water bombing karena luasan
Karhutla di Riau terus bertambah.
“Kami sudah mengajukan kembali untuk
helikopter water bombing, saat ini sedang di proses karena untuk helikopter
water bombing itu perizinannya cukup panjang,” paparnya. mcr

No Comment to " BNPB Tabur 25 Ton Garam OMC di Riau "