Browsing "Older Posts"

Browsing Category "Student"
  • Ini Pemenang Lomba Menulis RDK Award 2025

    By redkoranriaudotco → Rabu, 01 Oktober 2025

     


    KORANRIAU,co,TANJUNGPINANG- Kompetisi menulis RDK Award 2025 telah tiba pada titik puncaknya. Ada 334 karya tulis pada semua jenjang perlombaan yang terkumpul dan telah selesai dibaca dan dinilai oleh dewan juri.

     

    Pada catatan penilaiannya, dewan juri menyebut kualitas rata-rata di tiap jenjang lumayan mengejutkan, terutama di jenjang SD dan SMP.

     

    Ini sinyalemen positif yang menunjukkan aktivitas menulis sebenarnya masih amat diminati oleh para pelajar, sayangnya hari ini penyalurannya masih belum banyak, masih belum memadai. Pun pada jenjang SMA, guru, dan umum; rata-rata mereka dinilai cakap menampilkan karya yang rapi secara penulisan dan terstruktur secara gagasan.

     

    "Tapi, bagaimanapun dewan juri telah memilih yang terbaik di antara yang terbaik,” kata ketua panitia RDK Award 2025, Nizamul Akhyar, di Tanjungpinang.

     

    Selain itu, pria yang akrab  menambahkan bahwa antusiasme yang tinggi pada kompetisi menulis RDK Award 2025 diharapkan bisa menjadi titik ledak paling hulu untuk kembali menumbuhkan minat menulis di semua kalangan.

     "Itu harapan besarnya,” ujarnya.

     

    Untuk penyerahan hadiah, akan dilakukan pada Jumat Tanggal 10 September 2025 mendatang, Pukul 19.00 WIB, depan pelataran gedun LAM Kepulauan Riau, Tepilaut Tanjungpinang. Untuk informasi silahkan hubungi kontak person : 0813 7209 4056.

     

    Berikut ini adalah daftar pemenang RDK Award 2025:

     

    Kategori Sekolah Dasar

    Fathan,  SDIT Fajar Ilahi Batu Aji,  Dari Blok Menjadi Mimpi

    Fern Nathanaela Christa Tio, SD 001 Tarempa, Cita-Citaku

    Nurin Afiqah Jaslina, SDIT Al Madinah Tanjungpinang, Panggung Dalam Hidupku

    Muhammad Nafis Al Farras, SD Islam Fatih, Pemain Bola

    Arrumaisha, SD Islam De Green Camp, Aku Rumaisha


    Kategori Sekolah Menengah Pertama 

    Charissa Sophia, SMPN I Tanjungpinang, Merajut Asa Membangun Tanjungpinang yang Dirindukan

    Siti Nas'Zira, SMPN 2 Singkep, Surat untuk Masyarakat Tercinta

    Aldio Saputra Pratama, SMPN 3 Bintan, Andai Aku Menjadi Bupati

    Aziza Marwah Kamilla, MTsN Tanjungpinang, Andai Aku Menjadi Walikota

    Yahya Damara Salahuddin, SMP Islam Muhammad Al Faatih, Bupati Bintan

     

    Kategori Sekolah Menengah Atas / Sederajat

    Athaya Yumna Lestar, SMAN 3 Batam, Seandainya Saya Gubernur Kepri

    Intan Fitria Maharani, SMAN 7 Tanjungpinang, Bangun Provinsi Kuat Mewujudkan Jiwa yang Sehat

    Nirmala Mayang Seruni, SMKN I Singkep, Seandainya Saya Menjadi  Gubernur Kepulauan Riau

    Kharisma Putri Wulandari, SMKN 4 Tanjungpinang, Peran Kebijakan Gubernur dalam Mengoptimalkan Penanganan Disparitas

    Aulia Hamzah, SMA Islam De Green Camp Tanjung, Seandainya Saya Menjadi Gubernur Kepulauan Riau


    Kategori Pendidik/ Guru

    Angga Adharullah, SMPN 9 Tanjungpinang, Dari Pulau Penyengat, Bahasa dan Sejarah Mengikat

    Ali Imran, SMKN I Singkep, Antara Konten Kapur dan Kurikulum

    Paizal Amri, SMAN 14 Batam, Guru Hari ini: Tidak Hebat, Tapi Terus Berjuang

     

    Kategori Jurnalis/Umum 

    Muhammad Padli, Natunaloka, Cahaya Inklusi Dari Perbatasan

    Mohammad Ismail, Menanti Mimpi Lumbung Ikan Terbesar di Indonesia, Dari Laut Kepri untuk Nusantara

    Ogen, Kepri Penyumbang Nafas Pariwisata Indonesia. rls

  • Warga Harjosari Apresiasi dan Antusias Ikuti Kegiatan Mahasiswa KKN MBKM UNRI

    By redkoranriaudotco → Rabu, 13 Agustus 2025

     

    Foto: Mahasiswa KKN UNRI saat kunjungi Batik Tekat Tiga Dara.




    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Keberadaan Mahasiswa KKN MBKM UNRI Kelurahan Harjosari, mendapat apresiasi dari masyarakat.


    Berbagai kegiatan dan program yang dicanangkan Mahasiswa KKN, masyarakat antusias mengikutinya. Salah satunya, kegiatan senam sehat yang diikuti ibu-ibu PKK serta masyarakat.

    Foto: Mahasiswa kunjungi warung daftarkan aplikasi QRIS.


    Senam yang rutin digelar setiap Minggu pagi itu, dilaksanakan di beberapa tempat. Diantaranya, masyaraakat di lingkungan RW 01 dan RW 06.

    Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat oleh para peserta, mulai dari ibu rumah tangga, kader PKK, hingga warga setempat. Instruktur senam memandu gerakan yang bervariasi, mulai dari pemanasan, senam aerobik, hingga peregangan, dengan iringan musik yang membangkitkan semangat.

    Foto: Mahasiwa saat kegiatan revitalisasi kebun warga.


    “Senam pagi ini bukan hanya untuk kesehatan fisik, tapi juga untuk mempererat hubungan antarwarga dan menciptakan suasana yang lebih harmonis di lingkungan kita,”kata Wiwik, Pengurus PKK Harjosari.

    Mahasiswa KKN MBKM UNRI juga turut memfasilitasi kegiatan dengan membantu persiapan lokasi, menyiapkan alat musik, dan mendokumentasikan kegiatan. Setelah senam, peserta menikmati sesi ramah tamah sambil saling bertukar cerita.

    Foto: Mahasiswa dan masyarakat ikuti senam sehat.


    Kegiatan ini terus dilaksanakan setiap minggu pagi sebagai langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kebugaran, mengurangi risiko penyakit, serta menumbuhkan nilai kebersamaan antar warga di Kelurahan Harjosari.

    Lurah Harjosari Mutia Pratama Rozi SSTP, MSi mengaku pihaknya sangat terbantu dengan keberadaan mahasiswa KKN diwilayahnya. Menurutnya, hampir seluruh kegiatan kelurahan mahasiswa ikut andil mensukseskannya.


    Foto: Mahasiswa sosialisasi anti bullying di SDN 89.


    "Alhamdulillah, dengan adanya mahasiswa KKN ini kami memang sangat terbantu. Terutama dalam mensukseskan kegiatan di kelurahan maupun di tingkat RT/RW,"kata Mutia, Rabu (13/8/25).

    Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua RW 01 Harjosari Zulfahmi SE MH, yang mengapresiasi beragam program mahasiswa KKN. Bahkan, masyarakat pun sangat antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa.

    "Mudah-mudahan, dengan adanya mahasiswa KKN ini tentunya dapat memberikan kemudahan bagi semua masyarakat di Kelurahan Harjosari. Khususnya dalam membantu program yang melibatkan masyarakat banyak,"harapnya. 

    Sementara Ketua Kelompok KKN MBKM UNRI Kelurahan Harjosari, Duta Selvalla Jaksi mengungkapkan, sejak turun pada Juli 2025 lalu, sudah banyak kegiatan yang mereka lakukan. Semua kegiatan itu, langsung bersentuhan dengan masyarakat.

    "Diantara kegiatan itu yakni, dengan membantu pelaku UMKM mendaftarkan sistim pembayaran lewat QRIS. Kami langsung mendatangi warung- warung yang mau mendaftar sistim pembayaran digital dan platform Google Maps,"jelssnya.

    Kegiatan lainnya, menggelar sosialisasi Anti Bullying di sekolah. Salah satunya di SDN 89. Kegiatan ini diikuti seluruh guru dan siswa.

    "Tujuan sosialisasi ini memberikan pemahaman bagi siswa tentang apa yang dimaksud bully itu. Termasuk juga tentang dampak negatif atau bahaya akibat bullying,"jelasnya.

    Duta juga menambahkan, program lainnya yaitu dengan meninjau pusat kerajinan Batik Tekat Tiga Dara di Kelurahan Harjosari. Pihaknya ingin mengetahui langsung proses produksi hingga ke pemasaran batik.

    Apalagi katanya, produksi batik ini telah melanglang buana tampil di sejumlah pameran di tanah air. Misalanya di Kota Jakarta, Bandung dan Surabaya.

    Terakhir, pihaknya juga melakukan kunjungan ke perkebunan warga yabg selama ini sempat tidak aktif lagi. Mahasiswa KKN dengan menggandeng Dinas Pertanian Pekanbaru, kembali menghidupkan perkebunan warga itu.

    "Kami ingin kebun warga ini kembali berfungsi, agar dapat membantu ketahanan pangan warga tempatan. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan semua pihak,"tutur Duta. 

    Ini daftar Mahasiswa KKN UNRI di Kelurahan Harjosari

    1. Duta Selvalla Jaksi 
    2. Putra Renji islami 
    3. Rafi Rivandiansyah 
    4. ⁠Elsa frida hutajulu 
    5. ⁠Angelia ponamon 
    6. ⁠Wella Dwi Arianti
    7. Tia Putri Yundaris 
    8. ⁠Evellyne ribka carolina 
    9. Indri melati 
    10. Dwi Septiyaningsih 
    11. ⁠Gratiana Br Manik
    12. ⁠Laura Mairenza Efendes

    rls/nor
  • Gubri Wahid Dorong Budaya Menabung Sejak Dini

    By redkoranriaudotco → Senin, 04 Agustus 2025

     



     
    KORANRIAU.co,PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cakap mengelola keuangan sejak usia sekolah.

    Salah satu implementasi nyata dari komitmen ini adalah melalui kegiatan edukasi dan aktivasi rekening pelajar, yang bertujuan untuk menanamkan budaya menabung sejak dini. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab finansial pada diri siswa.

    Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyatakan bahwa program ini menjadi prioritas utama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar. Melalui inisiatif ini, pelajar didorong untuk membuka Rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel), sebuah langkah konkret dalam membiasakan mereka dengan dunia perbankan dan pengelolaan keuangan pribadi.

    Gubernur Abdul Wahid menekankan pentingnya edukasi keuangan sejak usia dini sebagai bekal esensial dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang. Menurutnya, kebiasaan menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi merupakan proses melatih anak-anak untuk berpikir ke depan dan hidup terencana, membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.

    “Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi melatih anak-anak kita untuk berpikir ke depan dan hidup terencana,” ujar Abdul Wahid, Senin (28/8/2025) di Pekanbaru.

    “Kami berharap pelajar Riau tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga melek finansial. Ini pondasi penting dalam mencetak SDM Riau yang unggul dan berdaya saing," tambahnya.

    Komitmen ini sejalan dengan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Riau masih perlu ditingkatkan, khususnya di kalangan pelajar. Dengan adanya program ini, diharapkan kesenjangan tersebut dapat diminimalisir dan pelajar Riau dapat memiliki pemahaman yang kuat tentang pengelolaan finansial.

    Gubernur Abdul Wahid turut mendorong agar program edukasi dan aktivasi rekening pelajar ini diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Riau. Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif sekolah dan seluruh dunia pendidikan sangat krusial agar manfaat program ini dapat dirasakan secara lebih merata dan berkelanjutan di seluruh penjuru Riau.

    Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Dengan partisipasi aktif dari seluruh pihak, diharapkan target untuk meningkatkan jumlah pelajar yang memiliki rekening tabungan dapat tercapai secara signifikan.

    Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Riau berambisi untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan finansial yang mumpuni, siap menghadapi masa depan dengan perencanaan yang matang dan kemandirian ekonomi. mc/nor
  • Gubri Wahid Resmikan Pesantren Ekologi di Inhil

    By redkoranriaudotco → Sabtu, 26 Juli 2025

     



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Abdul Wahid, meresmikan berdirinya Pesantren Ekologi di Desa Belaras Barat, Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (26/7/25).

    Peluncuran ini menjadi bagian dari program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan, pendidikan, serta pelestarian alam pesisir. Dengan latar rumah adat Melayu dan balutan kain khas warna-warni, acara berlangsung khidmat di hadapan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, aparat desa, dan perwakilan pondok pesantren.

    Dalam sambutannya, Wahid menyampaikan bahwa Pesantren Ekologi adalah konsep penting dalam menjawab tantangan lingkungan hidup, terutama di wilayah pesisir yang rawan abrasi, kerusakan mangrove, dan perubahan iklim.

    “Kami berharap dari desa inilah lahir generasi muda yang tak hanya menguasai ilmu agama, tapi juga menjadi pelopor pelestarian lingkungan. Pesantren Ekologi ini adalah bentuk nyata bahwa agama dan alam harus berjalan seiring,” ujar Gubernur Wahid.

    Launcing ini di hadiri berbagai pihak, termasuk Kapolda Riau, Bupati Inhil Kapolres Inhil, kodim 0314 inhil, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau,, serta komunitas peduli lingkungan. Salah satu fokus utamanya adalah pemulihan dan perlindungan kawasan mangrove serta pembinaan santri dalam bidang agroekologi berkelanjutan.

    Kepala Desa Belaras Barat Atan Herman mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah provinsi terhadap potensi dan tantangan daerah mereka.

    “Desa kami siap menjadi contoh bagi desa-desa pesisir lainnya. Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas kepercayaannya. Kami akan jaga dan kembangkan pesantren ini dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

    Acara ditutup dengan penanaman pohon mangrove secara simbolis di desa, sebagai komitmen awal dari gerakan santri peduli lingkungan. nor
  • Pemprov Riau Gelar Puncak Hari Anak Nasional

    By redkoranriaudotco → Kamis, 15 Agustus 2024

     

     

    KORANRIAU.co,PEKANBARU– Pemprov Riau menggelar Puncak Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi, Kamis (15/8/24) di Gedung Daerah Balai Serindit, Kota Pekanbaru.

     

    Mewakili Pj Gubernur Riau, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Provinsi Riau, Tengku Zul Effendi menyampaikan, Tengku Zul Effendi menyampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Riau 2024 bagi seluruh anak-anak di Bumi Lancang Kuning.

    "Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Riau 2024," kata Tengku Zul Effendi.

    "Bagi seluruh anak-anak di Bumi Lancang Kuning, jadilah pelita yang cahayanya senantiasa memberikan manfaat bagi kehidupan," imbuhnya.

    Pada kesempatan itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Provinsi Riau menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari unsur organisasi perangkat daerah tingkat provinsi dan pusat, dunia usaha, media massa dan masyarakat untuk terus meningkatkan upaya perlindungan anak sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing.

    "Kita integrasikan ke dalam peningkatan sinergi melalui komunikasi intensif agar upaya perlindungan anak di Provinsi Riau dapat lebih optimal manfaatnya secara luas," ujarnya.

    Ia juga mengharapkan seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Peringatan Hari Anak ini sebagai tonggak kebanggaan dan semangat untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak- anak di Bumi Lancang Kuning.

    Selanjutnya, Tengku Zul Effendi juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan tiada hentinya dan berharap peringatan hari anak nasional di Provinsi Riau tersebut menjadi awal perubahan positif dalam kehidupan anak-anak.

    "Mari kita bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi mereka, agar terwujud Anak Terlindungi Indonesia Maju," pungkasnya.

    Saat Peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Riau tersebut, turut hadir Pj Ketua TP PKK Provinsi Riau, Adrias Hariyanto Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, (P3AP2KB) Provinsi Riau, Fariza dan tamu undangan lainnya. rls/nor

     

  • Amazing! Dua Siswi SD Riau Sabet Tiga Gelar International Piano Competition

    By redkoranriaudotco → Minggu, 17 Maret 2024

    Foto: Rigina dan Nagita 
     

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Dunia musik Provinsi Riau bertambah berwarna oleh para musisi muda. Salah satu yang berhasil mencuri perhatian adalah dua siswi Sekolah Dasar (SD) asal Provinsi Riau yang berhasil mengharumkan nama Bumi Melayu Lancang Kuning di ajang La Pianista International Piano Competition 2024 yang dihelat di Hall Kasablanka Kota Jakarta pada hari Sabtu tanggal 16 Maret 2024.

     

    Rigina dan Nagita berhasil membawa 3 gelar antara lain 2nd Winner Buono Pianista 2 Category, 4th Poco Pianista 2 Category serta 2nd Winner pada Piano Duet Category. 3 Trophy diboyong sekaligus pada kompetisi piano yang diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia ini.



     

    Putri pasangan Sutawijaya dan Anggi tersebut awalnya berlatih piano hanya untuk menyalurkan hobi bermusiknya dan mengisi waktu luang agar terhindar dari penggunaan gawai yang kadang berlebihan bagi anak-anak, bakat kedua putrinya justru muncul di bulan kedua saat berlatih di mutiara music jalan Ronggowarsito, hingga akhirnya memutuskan untuk turut berkompetisi di tingkat nasional.

     

    “Awalnya anak-anak memang penasaran bermain piano, jadi kami sebagai orang tua hanya mengantarkan saja keinginan anak-anak untuk mencoba pengalaman yang baru. Alhamdulillah ternyata ada bakat di bidang seni, sehingga memperoleh hasil di luar dugaan pada kompetisi piano tingkal nasional ini” cerita Sutawijaya, 



     

    La Pianista Piano Competition adalah kompetisi bermain piano tingkat internasional yang mana diselenggarakan oleh La Pianista Music. Lomba yang berlangsung di beberapa kota dan negara, seperti Surabaya, Medan, Semarang, Jakarta, Bali, Singapore serta Taiwan. Rls/nor

     

     

  • Pertama Kali Dikunjungi, Gubri Syamsuar Apresiasi SMK Perikanan Dumai

    By redkoranriaudotco → Minggu, 29 Oktober 2023



    KORANRIAU.co,DUMAI - Kepala Sekolah SMK Perikanan Provinsi Riau di Dumai, Dewi Marlina, mengaku untuk pertama kalinya dalam sejarah sekolah yang dipimpinnya dikunjungi Gubernur Riau.

    "Bagi kami ini seperti mimpi (karena belum pernah dikunjungi orang nomor satu di Riau)," ucap Dewi dalam sambutannya pada acara Sosialisasi Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Ahad (29/10/23). Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar langsung hadir pada acara tersebut.

    Gubri Syamsuar menyampaikan apresiasi kepada SMK Perikanan karena tidak sekedar mendidik siswa/siswi dengan pengetahuan umum, tapi juga membekali dengan hafalan Al-Quran (menjadi Hafiz/Hafizah).

    Menurut Gubri, siswa/siswi yang hafal Al-Quran biasanya diberikan kecerdasan di luar rata-rata. "Allah melebihkan kecerdasan mereka," ujarnya.

    Gubri berharap SMK Perikanan makin maju, apalagi kini sudah mulai diperkenalkan dengan teknologi AI. "Ini SMK pertama di Riau yang kita launching AI-nya," ucap Syamsuar.

    Syamsuar menyebut bahwa pembelajaran berbasis AI akan diterapkan di seluruh SMA dan SMK se-Riau.

    Pada kesempatan itu, Gubri Syamsuar juga meresmikan Ship Bridge Simulator (Ruang Simulasi Kapal). Ruang ini diharapkan akan bermanfaat bagi siswa/siswi SMK Perikanan.rls/nor



  • Sebelum UNESCO, Riau Lebih Dulu Terapkan Pembelajaran Berbasis AI

    By redkoranriaudotco → Rabu, 25 Oktober 2023



    KORANRIAU.co,BENGKALIS - United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menghimbau sekolah-sekolah agar pada tahun 2030 sudah bisa memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk membantu proses pembelajaran. 

    Namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) justru sudah mencanangkan pembelajaran berbasis AI di sekolah-sekolah pada tahun 2023 ini.

    "Jadi Riau 7 tahun lebih dulu dari himbauan UNESCO itu," ucap Praktisi AI sekaligus Vice Rector for Research & Development Digital Advancement Osaka Japan & UICI, Indonesia, Prof. Dr. Eng Jaswar Koto pada acara Sosialisasi Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) se-Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai di SMAN 08 Mandau, pada Rabu (25/10/23).

    Prof Jaswar sengaja digandeng Pemprov Riau untuk memanfaatkan teknologi AI dalam membantu proses pembelajaran di sekolah-sekolah.

    Prof Jaswar menyebut bahwa teknologi AI memberikan kemudahan sekaligus mempercepat proses pembelajaran. 

    "Jadi kalau dulu bapak/ibu guru misalnya, bisa sampai tengah malam memeriksa soal-soal anak-anak didik, sekarang dengan AI hanya perlu dalam sekian detik sudah tahu hasilnya," terang Jaswar.

    Teknologi AI ini juga untuk mengalihkan perhatian anak didik agar tidak menghabiskan waktu hanya untuk berselancar di media sosial.

    "Jadi mereka tidak sibuk dengan Tiktok, YouTube dan lainnya. Tapi justru belajar dengan AI," sebutnya lagi.

    Jaswar juga menampik jika AI dianggap menghilangkan pekerjaan manusia. "Justru membantu mempermudah dan mempercepat," katanya seraya menambahkan bahwa peran guru tidak mungkin tergantikan. Apalagi dalam mendidik akhlak budi pekerti.

    Prof Jaswar juga mengungkap awal mula dirinya bertemu dengan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan menawarkan teknologi AI.

    "Saya alhamdulillah bisa belajar teknologi di luar negeri (Jepang), melihat kemajuan negara-negara lain. Saya berfikir, kapanlah negara saya bisa maju seperti itu," ungkapnya.

    Singkat cerita, sebagai putra Riau, akhirnya dia dipertemukan dengan Gubri Syamsuar. 

    "Saya tawarkan kepada Pak Gubernur AI ini dan beliau langsung bilang, kapan mulai kita laksanakan. Luar biasa, jawaban yang tak pernah saya temukan dengan pejabat yang lain," akunya.

    Karena disambut baik Gubri Syamsuar, Prof Jaswar merasa semakin tertantang untuk menyiapkan segala hal yang diperlukan. 

    "Sekarang AI sudah bisa kita terapkan. Mudah-mudahan ini bisa memacu prestasi anak-anak Riau," harapnya.

    Sementara Gubri Syamsuar mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menyia-nyiakan peluang terkait pendidikan. 

    "Saya kalau masalah pendidikan, itu pasti saya kejar," tegasnya menanggapi pernyataan Prof Jaswar.

    Gubri Syamsuar menginginkan anak-anak Riau maju dalam pendidikan, sehingga tidak menjadi penonton di daerah sendiri.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMAN 08 Mandau, Edi Yusri mengaku sangat bersyukur para siswa di sekolahnya sudah bisa memanfaatkan AI.

    "Kami berterima kasih atas ide cemerlang Bapak Gubernur. Kami juga bangga sekolah kami dijadikan tuan rumah untuk sosialisasi AI," pungkasnya. rls/nor

     

     
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com