KORANRIAU.co,ROKAN HULU– Tahanan yang sebelumnya melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian, Ramos Ishaidi alias Ramos bin Abdul Muis, akhirnya kembali diamankan.
Ia diserahkan oleh pihak keluarga kepada jajaran lapas pada Kamis (8/10/26) malam, setelah upaya pencarian disertai pendekatan persuasif dan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH).
Penyerahan berlangsung sekitar pukul 21.20 WIB di Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian. Proses tersebut difasilitasi Kapolsek Rambah Samo bersama jajaran dan disaksikan pihak keluarga.
Kembalinya Ramos merupakan hasil komunikasi intensif yang dibangun jajaran lapas dengan keluarga, khususnya istri dan paman tahanan.
Melalui pendekatan tersebut, keluarga didorong untuk mengajak Ramos bersikap kooperatif dan kembali menjalani proses hukum.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi P. Purba, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari upaya pencarian berkelanjutan, kerja sama seluruh jajaran, serta komunikasi dengan keluarga dan aparat penegak hukum.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh jajaran, upaya pencarian yang dilakukan secara berkelanjutan, serta komunikasi yang baik dengan pihak keluarga dan aparat penegak hukum. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga tahanan dapat kembali dengan aman ke Lapas,” ujarnya.
Setelah menerima kembali tahanan tersebut, jajaran lapas langsung melakukan sejumlah langkah pengamanan dan penanganan lanjutan.
Langkah itu meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan internal untuk mendalami motif dan rute pelarian, serta penempatan tahanan di kamar hunian isolasi atau pengasingan dengan pengawasan maksimal.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, turut memantau perkembangan pencarian hingga kembalinya tahanan tersebut.
Ia mengapresiasi upaya Kalapas dan seluruh jajaran, termasuk pembentukan tim pencarian sejak awal serta komunikasi dengan keluarga dan masyarakat.
Menurutnya, koordinasi dengan kepolisian, TNI, dan aparat penegak hukum setempat menjadi bagian penting dalam penanganan kasus tersebut.
"Sinergi lintas sektor diperlukan untuk memastikan proses berjalan efektif sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban," kata dia.
Pihak Lapas Pasir Pengaraian juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Rambah Samo, Polres Rokan Hulu, dan keluarga tahanan atas kerja sama dalam proses penyerahan kembali Ramos.
Dengan kembalinya tahanan tersebut, pihak lapas menyatakan situasi keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian tetap aman, tertib, kondusif, dan terkendali. ck

No Comment to " Sempat Kabur, Tahanan Lapas Pasir Pengaraian Masuk Ruang Isolasi "