KORANRIAU.co- Patung berwarna emas Presiden Amerika Serikat Donald Trump telanjang terpampang di Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis, sejak Rabu (7/10).
Patung tersebut karya Jens Galschiot yang diberi
nama The Orang Plague. Patung ini menggambarkan Trump telanjang, memegang
tongkat golf, dan timbangan di tangan lain.
Di bawah patung itu juga tertera sederet kalimat
dalam plakat.
"Aku sedang duduk di punggung seseorang. Dia
tenggelam di bawah beban saya. Aku akan melakukan apa saja untuk membantunya.
Kecuali saat turun dari punggungnya -Raja Ketidakadilan-" demikian kalimat
dalam plakat, dikutip Euro News.
Menurut Galschiøt, karya tersebut terinspirasi
dongeng Hans Christian Andersen, The Emperor's New Clotehs, dan merupakan
"seruan satir" terhadap kebijakan iklim dan luar negeri Trump.
Golschiot mengatakan banyak politikus maupun LSM
takut untuk secara terbuka mengangkat isu menghadapi Trump dan kebijakannya.
Mereka khawatir dideportasi, dipangkas anggarannya, atau tarif impor ditambah.
"Sebagai bengkel seni independen, kami tak
dibatasi oleh ikatan semacam itu," kata dia.
Golschiot lalu berujar, "Patung ini dibuat
untuk membahas 'masalah yang selama ini diabaikan' dan memulai debat yang
diperlukan soal bagaimana AS menghancurkan satu-satunya kesempatan dunia untuk
melawan bencana iklim."
Sementara itu, anggota Parlemen Eropa dari sayap
kiri Denmark Per Clausen yang mengundang sang seniman, mengatakan tak takut
dengan reaksi Trump.
"Jika seseorang begitu sensitif sehingga tak
bisa mentolerir patung ini dipamerkan di Parlemen Eropa, maka mereka tidak
pantas berada di panggung dunia," kata Clausen.
Patung itu sebelumnya dipamerkan di demonstrasi
"Hands Off Greenland" di Kopenhagen awal tahun ini dan konferensi
tingkat tinggi Iklim PBB COP30 di Belém, Brasil tahun lalu.
cnnindonesia

No Comment to " Patung Emas Trump Telanjang Dipamerkan di Parlemen Eropa "