KORANRIAU.co,PEKANBARU- Jasad yang diduga merupakan Boiko Gulo, warga yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, akhirnya ditemukan setelah 21 hari pencarian. Jasad tersebut ditemukan terhimpit di keramba apung milik warga di Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (25/8/26).
Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah membenarkan penemuan jasad
tersebut. Menurutnya, polisi masih melakukan proses identifikasi untuk
memastikan identitas korban.
“Dugaan sementara jasad yang
ditemukan tersebut adalah tubuh Boiko Gulo. Namun, kita belum bisa memastikan
dan masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Pihak keluarga juga telah kita
hubungi,” ujar Rully.
Rully mengatakan, meski keluarga korban telah dihubungi, pihak kepolisian
tetap melakukan pemeriksaan terhadap jasad guna memastikan identitasnya sebelum
diserahkan kepada keluarga.
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, jasad tersebut dibawa ke
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang untuk menjalani pemeriksaan identitas
dan proses pembersihan.
Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum
Bangkinang guna pemeriksaan identitas dan pembersihan sebelum diserahkan kepada
pihak keluarga,” jelasnya.
Sebelumnya, Boiko Gulo dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan
Rantau Berangin pada 4 Agustus 2026. Tim gabungan kemudian melakukan operasi
pencarian di sepanjang aliran sungai.
Namun, operasi pencarian resmi dihentikan pada Senin (10/8/2026) setelah
upaya pencarian dilakukan sesuai prosedur dan belum membuahkan hasil. rpc

No Comment to " Jasad Diduga Pemuda Terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin Ditemukan Setelah 21 Hari Pencarian "