KORANRIAU.co,PEKANBARU- Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan oleh Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Siak, terhadap Junaidi (52), yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, di kediamannya di Kelurahan Kampung Dalam, Siak Kota.
OTT dilakukan atas dugaan tindak pidana korupsi, berupa pemerasan olehnya, selaku pejabat negara terhadap pemenang proyek pengadaan jasa sarana transportasi air untuk desa terpencil, Desa Teluk Lanus, pada Dinas Perhubungan Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2026.
Demikian dikatakan Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melalui Kasat Reskrin Dr Raja Kosmos.
Kronologi penangkalan, dijelaskan Raja Kosmos, AS selaku Direktur CV Shift of Marine akan melakukan pencairan uang muka kegiatan sebesar Rp165 juta.
AS dihubungi oleh tersangka selaku Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak melalui pesan WA. Dalam pesan WA tersebut, tersangka meminta kepada AS, agar memberikan uang sebesar Rp25 juta, setelah mencairkan uang tersebut.
“Tersangka merupakan pejabat pengguna anggaran (PA) yang berwenang dalam setiap penanda tanganan pencairan,” jelas Kasat Kosmos.
Setelah AS melakukan pencairan di Bank Riau Kepri, sekitar pukul 14.30 WIB, AS menghubungi tersangka, perihal uang yang diminta sebelumnya.
Atas permintaan tersangka, AS menyerahkan uang Rp15 juta di kediaman tersangka, bukan Rp25 juta seperti yang diminta.
AS merasa terpaksa untuk memberikan uang tersebut, ditemukan dalam percakapan Whatapss dengan suaminya ada kekesalan dan keluhan untuk memberikan uang tersebut dengan pernyataan banyak lagi yang harus dilunasi, dan jika disanggupinya memberikan uang senilai yang diminta Rp25 juta, maka akan berdampak terhadap operasional kapal sewa, yaitu akan tidak terlaksana sebanyak 7 kali dari 77 kali kontrak, sehingga saksi hanya menyanggupi Rp15 juta saja.
“Tersangka aktif meminta uang hasil pencairan uang muka, dimulai dari proses kelengkapan pencairan, mengarahkan saksi AS untuk melakukan pencairan ke bank dan sampai menghubungi pihak bank untuk memastikan uang sudah cair,” ungkap Kasat Kosmos. rpc

No Comment to " OTT Kadishub Siak, Sudah Dibuntuti Sejak dari Bank, Aktif Berkomunikasi Melalui Chat WA "