• Polri Analisis CCTV-Periksa Saksi Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Sabtu, 14 Maret 2026
    A- A+



    KORANRIAU.co- Mabes Polri menyebut penyidik sudah mulai menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP)  penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.


    Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan saat ini petugas telah melakukan pengecekan TKP, memeriksa saksi serta bukti digital termasuk rekaman CCTV.

    "Pengumpulan berbagai alat bukti digital, dalam hal ini termasuk CCTV, sedang dalam proses analisis lebih lanjut. Harapannya pelaku dapat segera teridentifikasi," ujarnya dalam konferensi pers, Jakarta, Jumat (13/3).

    Ia mengatakan setidak saat ini dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian telah dimintai keterangan awal. Isir mengatakan jumlah saksi yang diperiksa masih akan bertambah seiring proses penyidikan.

    "Saksi yang di-interview adalah yang bersama-sama dengan pihak korban, yang menolong korban," tuturnya.

    Selain itu, penyidik juga telah meminta hasil visum et repertum awal untuk mengetahui kondisi luka korban. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuh.

    "Ada beberapa bagian tubuh yang terkena yaitu dada, wajah, dan tangan," lanjut Isir.

    Ia menambahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah memberikan atensi khusus dan memerintahkan agar kasus tersebut diusut secara tuntas.

    "Seluruh personel penyidik akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat perkara ini terang benderang serta menangkap pelakunya, siapa pun dia," tegasnya.

    Polri juga mengimbau masyarakat yang mengetahui rangkaian peristiwa tersebut agar memberikan informasi kepada penyidik. Kepolisian memastikan perlindungan bagi warga yang memberikan keterangan.

    "Sekali lagi kami mengajak kita semua seluruh masyarakat untuk mendoakan korban, AY, yang saat ini sedang dalam perawatan di salah satu rumah sakit, segera pulih dan dapat berkumpul bersama keluarga dan melanjutkan aktivitasnya seperti semula," katanya.

    Sebelumnya Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis malam tadi.

    Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul 'Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia' di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.

    "Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).

    Dimas mengatakan akibat insiden itu Andrie langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Ia menyebut dari hasil pemeriksaan Andrie menderita luka bakar sebanyak 24 persen.

    "Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen," tuturnya.
    cnnindonesia

    Subjects:

    Nasional
  • No Comment to " Polri Analisis CCTV-Periksa Saksi Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com