Browsing "Older Posts"

  • Polsek Singingi Hancurkan Dua Rakit Penambang Emas Ilegal

    By redkoranriaudotco → Rabu, 04 November 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Polsek Singingi melaksanakan kegiatan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuansing, Selasa (3/11/26).


    Kegiatan penertiban tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas informasi yang mereka terima terkait dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin yang masih berlangsung di wilayah Desa Sungai Bawang.

    Kapolsek Singingi Iptu Edi Winoto SH MH menyampaikan, pihaknya langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud.
     
    Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Singingi menemukan dua unit rakit PETI dalam kondisi tidak beroperasi. Menindaklanjuti temuan tersebut, personel kemudian melakukan tindakan dengan merusak dan membakar kedua rakit PETI agar tidak dapat digunakan kembali untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin.

    "Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menindaklanjuti setiap informasi masyarakat maupun pemberitaan media terkait aktivitas penambangan emas tanpa izin. Kami akan terus melakukan upaya penertiban dan penegakan hukum terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Singingi," ujar Iptu Edi Winoto.

    Kegiatan penertiban tersebut dilaksanakan oleh empat personel Polsek Singingi, yakni Aipda Kiki Haryatmal, Aipda Jastro Sahat Samosir, Brigadir Rexzy Maihendra dan Bripda Winter Sidabutar.
     
    Dari hasil kegiatan tersebut, ditemukan sebanyak dua unit rakit PETI yang kemudian dilakukan tindakan perusakan dan pembakaran. Sementara itu, tidak ditemukan pelaku di lokasi sehingga tidak ada orang yang diamankan maupun barang bukti yang dibawa petugas.

    Mereka akan terus meningkatkan kegiatan patroli, penyelidikan, dan penertiban guna mencegah aktivitas PETI yang berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu kelestarian alam.

    Polres Kuantan Singingi lewat Polsek Singingi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin serta berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kegiatan PETI di lingkungan masing-masing. rpc
  • Gawat! Malaysia Imbau Warga Siaga Jadi Sasaran Perang

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyerukan warga Negeri Jiran untuk bersiap kemungkinan perang usai negara-negara Eropa, Amerika Serikat, hingga Jepang melaporkan dugaan serangan siber.


    Dalam pernyataan kepada parlemen pada Selasa (3/11), Anwar mengatakan ancaman ini tidak boleh dianggap remeh hanya karena terjadi jauh dari wilayah Malaysia. Menurutnya, Kuala Lumpur juga berisiko mengalami hal serupa.


    "Jangan berasumsi bahwa ancaman-ancaman ini jauh dari kita. Dewan Keamanan Nasional (MKN) menyarankan kemarin agar saya membuat pernyataan hari ini untuk mengingatkan para anggota parlemen yang terhormat dan masyarakat umum bahwa kita tidak boleh berpikir ancaman ini jauh dari kita, karena apa yang terjadi di Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang telah mengejutkan negara-negara tersebut," kata Anwar, seperti dikutip Malay Mail.

    Seiring dengan masalah ini, Anwar mengatakan bahwa malam ini pemerintah akan menggelar rapat dengan semua departemen. Sekretaris Utama Pemerintah Tan Sri Shamsul Azri Abu Bakar dijadwalkan memimpin pertemuan.

    Sementara itu, Bank Negara Malaysia disebut akan mengadakan sesi khusus dengan semua lembaga keuangan di Negeri Jiran.


    Dalam tanggapannya kepada anggota parlemen Ronald Kiandee, Anwar menyampaikan pesatnya perkembangan Malaysia sebagai pusat digital regional menempatkannya dalam resiko tinggi menjadi target sasaran.

    Pemerintahan Anwar telah menggenjot Malaysia untuk mencapai status negara berpenghasilan tinggi dengan bertaruh pada perkembangan kecerdasan buatan. Anwar meluncurkan insentif pajak senilai miliaran ringgit untuk menarik investor.

    Di antara perusahaan yang menggelontorkan uang ke Malaysia salah satunya yaitu raksasa teknologi dan chip seperti Google dan Nvidia.


    Anwar khawatir perkembangan digital Malaysia dapat menyaingi kemampuan yang ditemukan di Eropa sehingga meningkatkan risiko Malaysia turut diserang.

    Anwar menyebut Putrajaya bakal mengadakan pembicaraan soal keamanan nasional secara terutup yang dipimpin MKN untuk seluruh anggota parlemen. Pengarahan tersebut rencananya dilakukan beberapa hari ke depan.

    "Saya ingin menekankan bahwa atas nama pemerintah, setiap hari, semua lembaga, menteri, dan kementerian diminta terus menjalankan tugas mereka guna memastikan koordinasi yang efektif dan bahwa daerah perkotaan di bawah pengawasan mereka yang sepenuhnya siap," tegas Anwar. cnnindonesia

  • Liga Champions: MU Comeback, Gulung AS Roma 3-2

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Manchester United mengalahkan AS Roma dalam matchday keempat Liga Champions di Stadion Old Trafford, Rabu (4/11) dini hari waktu Indonesia.


    MU berupaya menggedor pertahanan lawan pada menit-menit awal, namun Roma tidak butuh waktu begitu lama untuk mengubah skor.

    Pertandingan baru berjalan 11 menit, gelandang Matias Soule mencetak gol setelah menerima umpan dari Rodrigo Mora.

    Berselang lima menit kemudian Ayden Heaven tertangkap handsball. Wasit menunjuk titik putih di kotak penalti MU. Donyell Malen tidak menyia-nyiakan peluang dan membawa Roma unggul 2-0.

    MU punya peluang pada menit ke-26 melalui Carlos Baleba, tetapi bola masih melenceng dari gawang Il Lupi.


    The Red Devils tidak punya banyak kesempatan merangsek ke pertahanan lawan dengan mengusung serangan berbahaya.

    Pada injury time babak pertama MU dan Roma bertukar peluang. Kiper Roma, Vasquez Llach, bereaksi cepat menghentikan pergerakan Kobbie Mainoo. Sesaat kemudian giliran sepakan Soule yang membentur tiang gawang MU.

    Pada menit ke-54 Gianluca Mancini melanggar Matheus Cunha di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Bruno Fernandes yang maju sebagai eksekutor gagal menuntaskan tugas. Arah bola yang ditendangnya bisa dibaca dan diblok Vasquez.

    Wasit menilai ada pelanggaran ketika penalti diambil dan memutuskan mengulang tendangan 12 pas. Pada kesempatan kedua Fernandes bisa menyarangkan bola.

    Pada menit ke-59 Bryan Mbeumo hampir membuat bola masuk ke gawang. Penyelesaian akhirnya mengenai tiang gawang. AS Roma masih unggul dengan selisih satu gol.

    Gelombang serangan MU terus berlanjut. Pada menit ke-66 Mbeumo dijatuhkan di kotak penalti, namun wasit tidak menunjuk titik putih.

    Kans Harry Maguire melalui sundulan yang memanfaatkan sepak pojok juga tidak menjadi gol.

    MU yang terusmenyerang bisa mencetak gol pada menit ke-83 lewat penyelesaian akhir Cunha. Kegagalan Leonardo Balerdi membuang bola jadi petaka bagi Roma.

    Tiga menit berselang Cunha kembali mencetak gol. Setelah menerima umpan Fernandes. Cunha melepas tembakan dari dalam kotak penalti yang tidak bisa dihentikan Vasquez. MU berbalik memimpin 3-2.

    Pada masa injury time, Cunha melakukan pelanggaran dan mendapat kartu kuning kedua sehingga MU harus bermain dengan 10 pemain.

    Kendati kalah jumlah pemain, MU tetap bisa mempertahankan kemenangan dengan skor 3-2. 
    cnnindonesia

  • Sadap Ilegal Presiden, Eks Kapolri Listyo Sigit Dkk Ditahan

    By redkoranriaudotco → Selasa, 03 November 2026



    KORANRIAU.co- Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal, penghapusan data elektronik, dan illegal access. Ketiga tersangka ditahan di Ruang Tahanan (Rutan) Mabes Polri.


    "Terhadap tersangka kita tahan di Rutan Mabes Polri," kata Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selata (3/11/26).

    Tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka ialah Kepala Staf Kepresidenan yang juga eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo (LSP), Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta (AHN), dan Irjen Eko Hadi Santoso (EH).


    Penyidik masih mendalami kasus ini. Belum dipaparkan peran ketiga tersangka dalam kasus dugaan penyadapan terhadap sejumlah orang, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

    "Ini adalah proses awal, nggak mungkin kami dalam kurun waktu 24 jam langsung menjelaskan atau membongkar itu semua," ungkapnya.

    Dugaan penyadapan itu dilakukan sejak tahun lalu. Ada beberapa nomor telepon yang dimasukkan dalam Lawful Interception Management System (LIMS) tanpa melalui verifikasi atau dasar penegakan hukum.

    "Pada periode 2025-2026 para tersangka diduga memerintahkan penyadapan tanpa prosedur seperti diatur dalam Tata Cara Penyadapan Polri Perkap Nomor 5 tahun 2010," ucapnya.
    detik.com

  • Polri Bakal Blak-blakan soal Kabar Penyadapan Presiden

    By redkoranriaudotco →

     Polri Bakal Blak-blakan soal Kabar Penyadapan Presiden

     


    KORANRIAU.co- Polri menyatakan bakal menyampaikan informasi soal kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri atas dugaan penyadapan pada Selasa (3/11) hari ini.

    Hal ini disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir saat mendampingi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto ketika berkunjung ke Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Jakarta Pusat.

    "Nanti berkaitan sama konteks, berkaitan sama dinamika yang nanti mungkin rekan-rekan akan bertanya, dalam sore menjelang malam nanti, nanti kami dari Divhumas akan melaksanakan rilis," kata Isir kepada wartawan.

    Kendati demikian, Isir belum mau membenarkan apakah benar soal kabar penangkapan terhadap sejumlah petinggi Polri tersebut.

    "Jadi harapannya, tadi kalau ada pertanyaan sesuai dengan konteks yang ada, yang rekan-rekan tanyakan, nanti akan kita laksanakan rilis di Divhumas," ucap dia.



    Kabar mengenai penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri terkait dugaan penyadapan pembicaraan rahasia beredar luas di media sosial.

    Dalam informasi yang beredar itu, disebutkan ada enam perwira tinggi Polri yang ditangkap. Disebutkan mereka kemudian ditahan di tempat khusus (Patsus) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
    cnnindonesia

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com