KORANRIAU.co,PEKANBARU - Ketersediaan rumah layak huni dengan harga yang terjangkau terus menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan program tersebut dinilai membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, sektor perbankan, dan para pengembang perumahan.
Komitmen itu kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Riau dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan permukiman yang berkualitas. Melalui sinergi lintas sektor, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat memiliki rumah layak.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan keberhasilan program perumahan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, peran pengembang menjadi faktor penting dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.
"Dalam menyukseskan program perumahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi Riau membutuhkan pengembang yang mampu menyediakan rumah dengan harga terjangkau, kualitas yang baik, legalitas yang jelas, serta kawasan layak dihuni. Di sinilah kami berharap Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat dapat mengambil peran yang lebih besar," ujar Plt Gubri SF Hariyanto, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (14/7/26).
Dijelaskan, rumah yang dibangun tidak hanya harus terjangkau dari sisi harga, tetapi juga memenuhi legalitas bangunan hingga berada di kawasan yang didukung infrastruktur dasar sehingga nyaman ditempati masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pengembang akan menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pencapaian target pembangunan perumahan di Provinsi Riau. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang layak dapat dipenuhi secara bertahap.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yang melibatkan pemerintah kabupaten dan kota. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya pembangunan perumahan yang lebih cepat dan efisien.
"Pemerintah Provinsi Riau juga mendukung penuh kebijakan tersebut melalui berbagai langkah. Pertama, mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk memberikan insentif pembebasan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah, percepatan penerbitan PBG dan penyederhanaan perizinan bagi developer," jelasnya.
Selain memberikan kemudahan dari sisi regulasi, Pemprov Riau juga berupaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar semakin banyak warga yang mampu memperoleh fasilitas pembiayaan rumah dengan skema yang lebih mudah.
Ia menuturkan, penguatan kerja sama dengan sektor perbankan dan berbagai lembaga pembiayaan menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pembiayaan perumahan yang lebih inklusif. Dengan dukungan tersebut, masyarakat berpenghasilan rendah diharapkan semakin mudah memiliki rumah.
"Kedua, memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan dan lembaga pembiayaan agar pembiayaan rumah jadi lebih mudah dan inklusif. Untuk itu, saya berharap pelantikan dan Rakerda ini tidak hanya membahas kepentingan internal organisasi, tapi menyusun kontribusi nyata Himperra terhadap kebutuhan perumahan di Riau," tuturnya. mcr

No Comment to " Pemprov Riau Ajak Pengembang Perkuat Kolaborasi Wujudkan Hunian Layak dan Terjangkau "