KORANRIAU.co- Militer Iran mengeklaim menembakkan "rudal peringatan" ke arah dua kapal perusak Amerika Serikat di Teluk Oman, yang memaksa kedua kapal tersebut meninggalkan wilayah itu.
Melalui kantor berita IRNA, militer Iran menyebut
kedua kapal perusak itu meninggalkan Teluk Oman "setelah penembakan rudal
peringatan" oleh pasukannya.
Operasi tersebut disebut sebagai respons terhadap
"pelanggaran maritim dan tindakan provokatif, serta pembajakan kapal
dagang dan tanker minyak oleh pasukan angkatan laut teroris Amerika
Serikat," kata pihak militer Iran.
Namun, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) dengan
cepat membantah insiden tersebut terjadi.
"Pasukan Iran TIDAK menyerang atau menembaki
kapal perang Angkatan Laut AS. Tindakan seperti itu akan menjadi pelanggaran
serius terhadap gencatan senjata," kata CENTCOM seperti dikutip AFP.
CENTCOM menambahkan pasukannya "tetap
beroperasi secara bebas di perairan regional" dan sedang menjalankan
blokade tandingan AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Insiden ini menjadi episode terbaru yang
mengguncang gencatan senjata yang diumumkan pada 8 April antara AS-Iran,
Upaya mengakhiri perang melalui perundingan
langsung maupun mediasi sejauh ini pun masih gagal.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Rabu
mengatakan Washington "tidak lagi melakukan serangan berkelanjutan"
terhadap Iran karena Operation Epic Fury, nama operasi serangan AS terhadap
Iran, telah berakhir.
Ia menambahkan Amerika Serikat telah menghancurkan
apa yang "tersisa dari angkatan udara Iran" serta "melumpuhkan
seluruh angkatan laut konvensional mereka".
Sejak perang pecah, Iran memberlakukan blokade
laut di Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang menghubungkan Teluk Oman
dengan Samudra Hindia.
Amerika Serikat kemudian membentuk blokadenya
sendiri terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Dalam masa damai, sekitar seperlima pasokan minyak
dunia melewati jalur sempit strategis tersebut.
cnnindonesia

No Comment to " Iran Klaim Tembak Rudal ke 2 Kapal Perusak AS di Teluk Oman "