KORANRIAU.co,PEKANBARU - Seratusan massa yang tergabung dalam Forum Aktivis Mahasiswa (FAM) Riau menggelar aksi damai di depan Kantor Walikota Pekanbaru, Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Selasa (28/4/26).
Pantauan CAKAPLAH.com dalam aksi itu, massa mendesak Pemerintah Kota
(Pemko) Pekanbaru untuk mengevaluasi sekaligus memutus kontrak kerja sama
pengelolaan parkir dengan PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM).
Koordinator lapangan aksi Ahmad Nasir menyebut, kerja sama pengelolaan
parkir yang telah berjalan sejak 2021 belum memberikan hasil yang memuaskan
bagi masyarakat maupun kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah
(PAD) Kota Pekanbaru.
“Selama hampir lima tahun berjalan,
kami menilai pengelolaan parkir belum menunjukkan pelayanan yang baik kepada
masyarakat. Kontribusinya terhadap PAD juga dinilai masih jauh dari harapan.
Karena itu kami meminta Pemko mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi
hingga memutus kontrak jika memang diperlukan,” tegas Ahmad Nasir dalam
orasinya.
Massa juga menyoroti dugaan belum optimalnya penerapan sejumlah kebijakan
dalam pengelolaan parkir, termasuk sistem pembayaran non-tunai atau elektronik
yang dinilai belum berjalan maksimal.
Menurut massa sebagai pihak pengelola, perusahaan seharusnya patuh terhadap
kebijakan terbaru yang ditetapkan Pemerintah Kota Pekanbaru, termasuk terkait
penyesuaian tarif parkir.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sedikitnya tujuh tuntutan. Di
antaranya meminta PT Yabisa Sukses Mandiri tidak lagi menjadi pengelola parkir
di Pekanbaru, mendukung penuh langkah tegas Walikota Pekanbaru dalam menata
ulang sistem parkir, serta mendorong transparansi atas kontrak kerja sama yang
disepakati selama 10 tahun.
Massa juga menilai durasi kontrak yang cukup panjang menimbulkan pertanyaan
di tengah masyarakat. Mereka meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh
terhadap kerja sama tersebut demi memastikan pengelolaan parkir benar-benar
memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa menegaskan
akan kembali menggelar aksi dengan jumlah yang lebih besar apabila tuntutan
mereka tidak mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Kota Pekanbaru.
Sementara itu, massa aksi disambut oleh Sekretaris Dishub Pekanbaru,
Sunarko didampingi Plt Kepala UPT Parkir Pekanbaru, Rafit Dwi Febri berjanji
akan menindaklanjuti ke pimpinan Dishub dan Walikota.
"Terima kasih kepada teman teman massa aksi damai, semuanya tentu
berproses, pak Kadis tidak berada di tempat, nanti kami akan sampaikan ke
pimpinan Dishub dan Pak Walikota," katanya. ck

No Comment to " Massa Desak Pemko Pekanbaru Putus Kontrak Pengelola Parkir "