• Tabrakan Speedboat di Perairan Meranti, Satu Awak Masih Hilang

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Selasa, 03 Februari 2026
    A- A+



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Kecelakaan laut kembali terjadi di jalur pelayaran padat perairan Kepulauan Meranti. Dua unit speedboat bertabrakan di perairan antara Pulau Burung dan Pulau Pelembang. 

     

    Insiden ini menyebabkan seorang awak kapal jatuh ke laut dan hingga kini belum ditemukan pascatabrakan antara Speedboat Mega Fajar 5 dan Levindo 10, Senin malam (2/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

    Meski berada di jalur perairan Kepulauan Riau, titik koordinat terakhir korban justru terdeteksi di sekitar Pulau Rangsang, Kepulauan Meranti, sehingga proses pencarian dikendalikan dari wilayah Meranti.

    Korban yang hilang diketahui bernama M. Ridwan (62), awak Speedboat Mega Fajar 5. Ia terjatuh ke laut sesaat setelah benturan keras antarkapal dan tidak sempat diselamatkan.

    Speedboat Mega Fajar 5 mengangkut 260 box ayam dan berangkat dari Pelabuhan Bongkar Muat Kota Segara Mentigi, Bintan. Kapal ini diawaki lima kru. Selain korban hilang, nakhoda kapal Darmansyah (53) mengalami patah tangan, sementara kru lainnya mengalami luka-luka.

    Seluruh korban selamat dievakuasi menuju Tanjung Balai Karimun dan langsung dilarikan ke RSUD setempat. Sementara awak Speedboat Levindo 10 dipastikan selamat dan tidak mengalami cedera.

    Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, menegaskan bahwa pencarian korban terus dilakukan secara maksimal tanpa membatasi wilayah administrasi.

     “Fokus kami adalah lokasi terdekat dan paling memungkinkan untuk menemukan korban. Pencarian tetap kami lakukan di perairan Meranti,” tegas Prima kepada Riau Pos, Selasa (3/2/2026).

    Tim SAR gabungan melakukan penyisiran laut dan menyebarkan peringatan melalui Radio GMDSS Selatpanjang agar seluruh kapal yang melintas ikut membantu pencarian.

    "Untuk memperkuat operasi SAR, KN 218 Basarnas Pekanbaru akan dikerahkan ke lokasi kejadian pada sore ini," ujarnya.

    Hingga Senin malam, tim SAR gabungan dari Basarnas, Polair Selatpanjang, dan TNI AL Selatpanjang masih bergerak menuju titik kejadian dan bersiaga di perairan Pulau Rangsang.

    Kecelakaan ini menegaskan kembali tingginya risiko pelayaran malam hari di jalur laut yang padat. Satu awak kapal kini masih hilang, dan pencarian berpacu dengan waktu di perairan Kepulauan Meranti.rpc

     

  • 1 komentar to ''Tabrakan Speedboat di Perairan Meranti, Satu Awak Masih Hilang"

    ADD COMMENT
    1. Semoga cepet ketemu ya pak....
      Jgn lama2 di laut...
      Laut... Tolong jgn peluk bapak lama lama....

      BalasHapus

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com