KORANRIAU.co,PEKANBARU- PT Bank Rakyat Indonesia (BRI/Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam memperkuat integritas serta penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh kegiatan operasional perusahaan, termasuk melalui kebijakan zero tolerance terhadap fraud.
Dalam mendukung transformasi berkelanjutan, BRI secara konsisten memperkuat
sistem pengendalian dan pengawasan internal guna memastikan seluruh proses
bisnis berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas, serta
memberikan layanan perbankan yang aman bagi nasabah dan pemangku kepentingan.
Pemimpin Cabang BRI Pekanbaru Tuanku Tambusai, Quariza Akhitul Amru Ryad,
menyampaikan bahwa penerapan GCG dan integritas merupakan fondasi utama dalam
menjaga kepercayaan publik.
“BRI menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik secara konsisten,
termasuk kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk fraud, sebagai bagian
dari komitmen menjaga integritas perusahaan,” ujar Quariza.
Quariza menjelaskan, penguatan pengendalian internal terus dilakukan agar
seluruh aktivitas operasional BRI berjalan sesuai ketentuan dan nilai-nilai
perusahaan.
“Kami berharap media dapat menyajikan informasi secara berimbang dan
objektif, sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai komitmen
BRI dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik,” ungkapnya.
Untuk diketahui, zero tolerance to fraud, atau penipuan dalam dunia
perbankan merupakan suatu tindakan yang dilakukan dengan sengaja untuk
memperoleh keuntungan secara ilegal. Rls/nor

No Comment to " BRI Tegaskan Komitmen Penguatan GCG dan Zero Tolerance terhadap Fraud "