KORANRIAU.co,PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan bantuan keuangan (Bankeu) sebesar Rp200 juta per desa untuk 1.592 desa di seluruh kabupaten/kota. Namun, tiga desa justru menolak Bankeu itu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Riau, Syarifuddin AR, Rabu (25/12/19) membenarkan adanya penolakan Bankeu itu. "Iya, ada tiga desa yang tidak mengambil bantuan keuangan itu pada tahun ini,"katanya.
Ketiga desa itu sebut Syarifuddin diantaranya, Desa Sungai Solok, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan. Lalu, Desa Bukit Ranah, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar dan Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuansing.
Alasan tiga desa itu tidak mengambil Bankeu itu lanjut Syarifuddin karena kesiapan desa karena waktu terlalu singkat untuk menyiapkan laporan pertanggungjawaban. Kemudian, ada permasalahan antara kepada desa dengan BPD yang tak harmonis dan tidak mengambil bantuan itu.
"Jadi, jika Bankeu itu diterimanya, nanti bisa kurang kondusif penggunaannya,"terangnya.
Selain itu, ada desa yang merasa belum membutuhkan bantuan dari Pemprov Riau. Hal ini, lantaran mereka menginginkan BUMDes bersama. Dengan demikiam Bankeu itu kurang dibutuhkan untuk mengembangkan BUMDes.
Sementara BUMDes Bersama paparnya, sejauh ini belum fokus Pemprov Riau. Karena tahun ini fokusnya dengan penyertaan modal BUMDes per desa.
"Tahun depan baru kita bentuk BUMDes bersama. Karena dengan BUMDes bersama ini bisa 10 desa berkolaborasi, dengan begitu mereka bisa membuat usaha lebih besar atau bangun pabrik dan sebagainya,"ulasnya.
Untuk diketahui, Bankeu ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau 2019 sekitar Rp318 miliar. Tiap-tiap desa mendapatkan dana segar sebesar Rp200 juta diperuntukan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sesuai visi misi kepimpinan Syamsuar-Edy Natar Nasution.
Penyaluran bantuan ini, tidak terhenti sampai pada tahun 2019 ini saja. Tahun 2020 Pemprov Riau kembali menyalurkan Bankeu Rp200 juta setiap desa.nor

No Comment to " Tiga Desa Tolak Bankeu Rp200 Juta Pemprov Riau "