Serangan ini menjadi yang terbaru ketika peperangan
kedua negara kembali memanas di tengah gencatan senjata dan upaya perundingan
yang mandek.
"Dalam operasi yang bertujuan menghukum pihak
agresor ini, sejumlah besar rudal balistik berbahan bakar padat dan cair
menghantam lokasi pemeliharaan, persiapan, dan penempatan pesawat tempur F-35,
F-16, dan F-15, serta hangar mereka, sehingga menimbulkan kerusakan parah pada
musuh," kata IRGC dalam pernyataan yang dikutip kantor berita
semi-resmi Tasnim.
Media Iran, baik resmi maupun semi-resmi, melaporkan
bahwa sejumlah rudal Iran itu ditembakkan ke sebuah pangkalan AS di
Yordania sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari.
Dikutip Al Jazeera,
berbagai jenis rudal terlihat melintas di wilayah perbatasan Yordania-Suriah.
|
|
Sementara itu, pihak Yordania menuturkan sedikitnya
delapan rudal Iran telah dicegat oleh pertahanan udara negaranya di atas
Amman dan sejumlah kota lainnya di negara tersebut.
Rekaman yang beredar menunjukkan bahwa ini mungkin
merupakan rentetan serangan paling intens sejauh ini, dengan jumlah rudal yang
ditembakkan Iran sebagai respons terhadap serangan AS dalam beberapa hari
terakhir mencapai angka tertinggi.
Serangan Iran ke pangkalan AS di Yordania ini
berlangsung tak lama setelah AS mengeklaim telah menghancurkan lima kapal
tanker Iran dalam serangan terbaru.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pihaknya
menghancurkan lima kapal tanker minyak mentah Iran setelah IRGC dua kali
menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS dengan rudal balistik dalam dua hari
terakhir.
Dalam pernyataan yang dibagikan secara daring, CENTCOM
mengatakan kapal perang tersebut berhasil menghindari kedua upaya serangan dan
tetap melanjutkan patroli di perairan kawasan, tanpa ada personel Amerika yang
terluka.
Sebagai respons, pasukan AS menyerang kapal tanker M/T
Kaviz, M/T Charminar, M/T Horizon 1, dan M/T Riesco di Teluk Oman, serta M/T
Derya di dekat Pulau Kharg.
Menurut pernyataan tersebut, Iran mengklaim
kapal-kapal tanker itu sebagai bagian dari "jaringan bayangan bernilai
miliaran dolar" yang mendanai IRGC dan kelompok-kelompok proksinya di
kawasan.
CENTCOM menambahkan bahwa "Iran tidak memiliki
sarana untuk mempertahankan kapal-kapal tersebut".
Serangan serupa terjadi pada 5 September, ketika
CENTCOM menghancurkan tiga kapal tanker Iran setelah IRGC berupaya menargetkan
sebuah kapal induk AS dan kapal perusak berpeluru kendali-serangan yang menurut
CENTCOM gagal. cnnindonesia

No Comment to " Perang Memanas, Iran Bombardir Hanggar Jet F-35 AS di Yordania "