KORANRIAU.co- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mengamuk soal kebocoran informasi terkait stok amunisi dan membantah Washington kekurangan pasokan alutsista gegara perang melawan Iran.
Trump menganggap kebocoran informasi ini
membuat Amerika terlihat lemah pada momen kritis. Hal itu disampaikan sejumlah
pejabat senior AS yang ikut dalam sebuah rapat kabinet pekan lalu di Camp David.
Dikutip CNN, menurut enam sumber yang terlibat,
topik soal amunisi AS menjadi sorotan utama dalam rapat itu.
Trump disebut frustrasi menyinggung pemberitaan media mengenai stok
amunisi yang menipis. TVLangsung
Banyak dari sumber itu mengatakan Trump sebenarnya
telah mengetahui potensi masalah terkait persediaan amunisi selama
berbulan-bulan dan tidak terkejut dengan laporan tersebut.
Namun, mereka mengatakan Trump marah karena
informasi tersebut terungkap pada titik krusial dalam konflik dan terus menjadi
isu yang semakin terbuka, sementara ia ingin menunjukkan posisi AS yang kuat di
mata Iran yang hingga kini masih belum manut bernegosiasi dengan Washington.
"AS memiliki persediaan 'amunisi' dalam
jumlah besar, terutama untuk jenis-jenis tertentu," tulis Trump di Truth
Social sesaat setelah tengah malam pada Kamis.
"Selain itu, dalam jumlah besar sedang
diproduksi dan dikirim ke AS sesuai kebutuhan. Perusahaan-perusahaan pertahanan
sedang membangun jumlah pabrik dan fasilitas produksi terbesar dalam sejarah
negara kita."
Meski demikian, Trump mengakui bahwa setidaknya
sebagian informasi yang beredar mengenai persediaan tersebut memang akurat.
Di Ruang Oval, Trump mengakui bahwa
persediaan amunisi tertentu berada dalam kondisi yang lebih "ketat",
sembari menambahkan bahwa terdapat "pasokan senjata yang secara virtual
tidak terbatas" untuk senjata-senjata yang kurang canggih.
Trump bahkan mengatakan pemerintahannya akan
mengupayakan "hukuman penjara jangka panjang" bagi mereka yang
terbukti membocorkan informasi tersebut ke publik.
Trump telah meminta Kementerian Kehakiman
untuk mencari orang-orang yang disebutnya sebagai individu
"pengkhianat" di dalam pemerintahan yang membocorkan informasi tersebut,
menurut sejumlah pejabat.
cnnindonesia

No Comment to " Trump Ngamuk soal Bocor Stok Amunisi AS, Akui Ada Pasokan yang Menipis "