KORANRIAU.co- Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir memutuskan batal ke New York, Amerika Serikat (AS), usai sejumlah kelompok hak asasi manusia (HAM) ramai-ramai menyerukan penangkapannya.
The New Arab melaporkan Ben Gvir membatalkan
rencana perjalanannya ke New York pekan ini setelah sejumlah pihak menuntut
agar ia ditangkap.
Ben Gvir semula dijadwalkan memimpin delegasi
Israel ke pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 7-8 Juli. Sumber di
kementeriannya kemudian mengabarkan sang menteri tak akan hadir di acara
tersebut.
Ini adalah kali kedua bulan ini Ben Gvir
membatalkan rencana perjalanannya ke AS. Sebelumnya, ia berencana berlibur ke
AS pada Juni lalu namun kesulitan mendapatkan visa hingga akhirnya batal.
Para pejabat Israel telah menyampaikan
kekhawatiran terkait keamanan imbas rencana sejumlah aktivis untuk memprotes
kunjungan Ben Gvir. Mereka juga khawatir dengan potensi penentangan dari
oposisi AS.
Beberapa kelompok HAM di AS pekan lalu meminta
jaksa federal dan negara bagian untuk meluncurkan penyelidikan kriminal
terhadap Ben Gvir atas dugaan keterlibatannya dalam penyiksaan dan pelecehan
terhadap warga Palestina.
Yayasan Hind Rajab (HRF), salah satunya, mendesak
Kementerian Kehakiman AS untuk menangkap dan menuntut sang Menteri selama kunjungannya
ke New York.
Menurut kelompok tersebut, menteri sayap kanan itu
telah "menggunakan wewenangnya untuk memberlakukan kebijakan penyiksaan
sistematis, pembunuhan, pelecehan, dan pengusiran paksa" di Palestina.
Mereka juga bergabung dengan Pusat Hak
Konstitusional untuk menyerukan kepada jaksa penuntut negara bagian agar
membuka penyelidikan kriminal terhadap Ben Gvir.
Dalam surat kepada Jaksa Agung New York Letitia
James, kelompok-kelompok HAM menuduh Ben Gvir memfasilitasi tindakan penyiksaan
dan pelecehan terhadap 11 warga New York, termasuk seorang warga Palestina-Amerika
dan 10 aktivis Global Sumud Flotilla (GSF).
Mereka berpendapat James memiliki wewenang
menyelidiki Ben Gvir karena "sejumlah warga New York telah dirugikan oleh
perilaku kriminal Ben Gvir dan karena Ben Gvir mungkin juga terlibat dalam
perilaku kriminal saat berada di New York".
Sementara itu, lebih dari selusin kelompok Yahudi
telah berencana untuk berdemo bersama para aktivis pro-Palestina di markas
besar PBB selama kunjungan sang Menteri.
cnnindonesia

No Comment to " Menteri Israel Ben Gvir Batal ke AS Gara-gara Takut Ditangkap "