KORANRIAU.co,PEKANBARU- Penghulu (Kades) Mengkapan Muhir mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati melintasi jalan nasional dan jalan menuju Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).
Saat ini harimau sudah menampakkan diri, dan
membuat resah warga, terutama para pemilik kebun.
Warga yang melintasi jalan menuju KITB, pada Ahad (19/7/2026) malam,
melihat harimau menyeberang jalan. Meski sekilas,
karena berkendara, namun jelas itu harimau.
Saya tidak tahu apakah itu harimau yang
selama ini muncul, atau ada harimau baru
lagi,” kata Muhir, Senin (20/7/2026) siang.
Menurut dari ukurannya, sebut Muhir, warga bernama Dody, yang melihat harimau di
Jalan Nasional Km 4, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB,
merupakan harimau yang selama ini berkeliaran di
Mengkapan.
“Apa yang digambarkan Dody, sama dengan harimau yang
sebelumnya berkeliaran di Mengkapan ini,” terang Muhir.
Muhir sudah mengingatkan warga agar tidak sendirian berada di kebun. Pergi
ke kebun saat hari sudah terang, dan sebelum senja mesti sudah keluar dari
kebun.
“Malam hari jika tidak terlalu penting, jangan keluar rumah,” ucap Muhir.
Muhir juga menjelaskan di hari yang sama, setelah Dody melihat harimau di
Km 4 Jalan Nasional. Seorang warga Kepulauan Meranti bekerja di Mengkapan
bernama Agus, sedang melangsir tandan buah segar (TBS) dengan keranjang.
“Dia diserang, tapi kena bagian
keranjangnya, dia melaju dengan panik. Lalu dia minta berhenti bekerja,
petangnya dia pulang kampung,” terang Muhir.
Ditanya ukuran harimau, dia tidak bisa menjelaskan, karena
setelah diserang, dia panik dan syok.
Muhir juga menjelaskan tim dari BBKSDA Siak,
pada Senin (20/7/2026) siang ke kantornya, berkoordinasi dengannya
terkait harimau yang berkeliaran di Mengkapan.
Kabid II BBKSDA Siak Hermanto mengatakan dia
menurunkan anggotanya di Mengkapan. Untuk info selanjutnya dia mempersilakan
konfirmasi ke BBkSDA Provinsi Riau.
“Kami mengumpulkan materi lalu, melaporkan ke BBkSDA Provinsi Riau, silakan
konfirmasi ke sana ya,” kata Hermanto. rpc

No Comment to " Harimau Serang Warga di Mengkapan Siak "