• DPRD Riau Serahkan Konflik Parisman dan Indra Gunawan Eet ke BK, Pengeroyok Dipolisikan

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Jumat, 17 Juli 2026
    A- A+



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau akhirnya memberikan keterangan terkait kegaduhan di DPRD yang melibatkan pendukung Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet di Gedung DPRD Riau, Kamis (16/7/2026).

    Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Riau Kaderismanto, yang didampingi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau Imustiar, Ketua Fraksi PDI-P Makmun Sholihin, Ketua Fraksi Gerindra Ginda Burnama, Ketua Fraksi Demokrat Dodi Saputra, Ketua Fraksi PAN plus PPP Diski, anggota Komisi I Andi Darma Taufik, Jumat (17/7/2026).

    Kaderismanto mengatakan, DPRD Riau telah mengambil sikap atas kegaduhan yang terjadi di Gedung DPRD Riau. Selaku pimpinan DPRD, ia bersama ketua fraksi sudah melakukan rapat dan menghasilkan beberapa keputusan.

    Namun sebelum itu, ia mewakili nama besar DPRD Riau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Riau atas kegaduhan yang telah terjadi.

    "Kami atas nama lembaga, seluruh pimpinan, segenap Anggota DPRD Riau beserta jajaran menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Riau, terkait dengan keributan di hari kemarin," ujar Kade.

    Dikatakannya, kegaduhan kemarin itu terjadi pada saat pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan TAPD. Namun substansi kejadian kegaduhan itu bukanlah pada pembahasan pada Banggar tersebut. Karena pembahasan dalam rapat tersebut berkaitan dengan LKPJ tahun 2025, sementara rancangan APBD Riau tahun 2027 belum dilaksanakan.

    "Berdasarkan kronologis anggota dewan yang hadir pada saat itu, rapatnya sudah selesai. Kita mulai jam 10.00 WIB kemudian break makan siang, dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.30 WIB. Nah, setelah itu terjadi keributan," jelasnya.

    Berdasarkan keterangan tersebut, Pimpinan DPRD Riau bersama Pimpinan Fraksi menyepakati tiga hal. Pertama, meminta kasus dugaan pengeroyokan terhadap petugas keamanan DPRD Riau dapat diproses secara hukum.

    "Untuk kejadian kisruh dan pengeroyokan terhadap personel keamanan DPRD itu, tentu akan kita teruskan secara hukum," tegas Kade.

    Pasalnya, karena bentrokan itu salah seorang petugas keamanan DPRD Riau mengalami luka di bagian kepala. Bahkan bagian kepala korban terpaksa dijahit dan menjalani perawatan di rumah sakit.

    Ia menegaskan, yang diproses ini adalah orang yang datang ke DPRD Riau kemudian membuat keributan. Menurutnya, siapa pun yang datang ke DPRD Riau dipersilahkan dan tidak ada masalah. 

    "Yang tidak boleh itu adalah mereka datang namun buat ribut hingga melukai orang lain," ucapnya.

    Kedua, selisih paham anggota dewan dari Fraksi Golkar ini akan diselesaikan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan tata tertib (tatib) yang ada.

    "Permasalahan kedua sahabat kita ini akan diselesaikan dengan mekanisme yang ada di tatib kita. BK akan melakukan proses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku  dan sesuai dengan tatib yang ada," katanya.

    Selanjutnya, DPRD Riau juga sepakat untuk memfasilitasi kedua anggota dewan yakni Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet untuk melakukan perdamaian.

    "Karena ini lembaga DPRD dan keduanya sahabat kami di DPRD ini, maka kami sepakat memfasilitasi untuk melakukan perdamaian. Karena kami yakin kemarin itu kesalahpahaman saja yang semakin meruncing dan pada akhirnya bentrok. Tapi kita tidak tahu yang bentrok ini datang sendiri atau didatangkan," sebutnya. ck

     

     

     

     

     

     

     

     

  • No Comment to " DPRD Riau Serahkan Konflik Parisman dan Indra Gunawan Eet ke BK, Pengeroyok Dipolisikan "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com