KORANRIAU.co- Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yordania mewanti-wanti warga di negara tersebut saat Iran meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer Negeri Paman Sam di Timur Tengah.
Kedubes mengeluarkan peringatan keamanan bagi
warga AS menyusul laporan rudal hingga drone yang memasuki wilayah udara
Yordania.
"Laporan menunjukkan ada rudal, drone, atau
roket di wilayah udara Yordania," demikian peringatan Kedubes AS, dikutip
Anadolu Agency, Kamis (11.6).
Mereka lalu berujar, "Cari perlindungan ke
tempat aman sesegera mungkin, pastikan tetap berada di dalam ruangan dan
perhatikan pengumuman dan peringatan otoritas setempat."
Pengumuman tersebut muncul usai AS menggempur
wilayah Iran pada awal pekan ini. Washington menuduh Garda Revolusi Islam
(IRGC) menembak pesawat Apache yang sedang patroli di sekitar Selat Hormuz.
Presiden Donald Trump lalu meminta AS menyerang
sebagai balasan. Serangan mereka menyebabkan menara komunikasi dan fasilitas
air Iran hancur. Tak lama setelah itu, Teheran meluncurkan balasan.
Pada Rabu, Iran telah menghancurkan empat sasaran
utama, termasuk hanggar pesawat tempur F-35 di pangkalan udara dan pusat
komando kendali militer AS di Al-Azraq, Yordania.
IRGC juga menargetkan 21 target di berbagai
pangkalan udara di Yordania dan menembak drone AS MQ-9 di wilayah udara Iran.
Selain pangkalan AS di Yordania, Iran juga
menggempur pangkalan militer Washington di Bahrain menggunakan drone.
Iran dan AS kembali bertempur di tengah gencatan
senjata yang dimulai sejak April dan diperpanjang tanpa rincian waktu.
Kesepakatan itu mencakup penghentian serangan dari
AS dan sekutunya Israel ke Iran dan Lebanon. Namun, Iran menuduh mereka melanggar
gencatan. Pertempuran pun terus berlanjut hingga kini.
cnnindonesia

No Comment to " AS Wanti-wanti Warganya di Yordania saat Iran Luncurkan Balasan "