KORANRIAU.co,PEKANBARU – Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sungai Jalau Bersatu (FMSJB), Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, menggelar aksi damai di jalan masuk wilayah operasional PT. KKU pada Jumat (3/4/26).
Dalam aksi tersebut, warga
memasang portal di akses masuk utama sebagai bentuk desakan agar perusahaan
menghentikan seluruh aktivitas operasionalnya hingga kewajiban terhadap
masyarakat dipenuhi.
Poin utama tuntutan masyarakat, dipicu oleh
akumulasi kekecewaan warga terhadap manajemen PT. KKU. Berikut adalah poin-poin
krusial yang menjadi tuntutan warga:
Warga menuding aktivitas perusahaan menjadi
penyebab utama mengeringnya sumur-sumur penduduk dan gagal panen di area
persawahan di sekitar lokasi.
Masyarakat juga menagih janji program Corporate
Social Responsibility (CSR) yang hingga kini dinilai belum terealisasi bagi
kesejahteraan masyarakat setempat.. Mendesak adanya langkah konkret dan solusi
finansial atas kerugian yang dialami warga.
Pernyataan Perwakilan Warga Ginda, salah satu
koordinator aksi, menyatakan bahwa tindakan pemblokiran jalan ini merupakan
langkah terakhir karena mediasi sebelumnya tidak membuahkan hasil. “Kami sudah
cukup bersabar. Pemasangan portal ini adalah simbol bahwa aktivitas perusahaan
harus berhenti total sampai hak-hak kami dipenuhi," tegasnya.”
Harapan Masyarakat Kedepannya Masyarakat berharap
Pemerintah Kabupaten Kampar dan pihak berwenang segera turun untuk memberikan
tindakan tegas terhadap PT. KKU. Warga menegaskan akan tetap berjaga di lokasi
dan tidak segan melakukan aksi lanjutan apabila portal yang telah dipasang
dirusak secara sepihak oleh perusahaan sebelum kesepakatan tercapai. rtc

No Comment to " Warga Kampar Utara Tolak PT KKU Buang Limbah ke Sungai "