KORANRIAU.co,PEKANBARU- Penanganan kasus pembunuhan tragis yang terjadi di Desa Tasik Serai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, kini memasuki tahap pendalaman kondisi psikologis tersangka. Kepolisian melibatkan tim ahli untuk mengungkap faktor kejiwaan yang diduga melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Tim Psikologi dari Polda Riau diterjunkan guna
melakukan asesmen menyeluruh terhadap tersangka, yang diketahui merupakan anak
kandung korban. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan
yang tengah berjalan di Polres Bengkalis.
Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kondisi
mental tersangka secara komprehensif, termasuk stabilitas emosi, kepribadian,
serta kemungkinan adanya gangguan psikologis yang memengaruhi tindakan
kekerasan tersebut.
“Pemeriksaan psikologis ini penting untuk
memberikan gambaran utuh terkait kondisi kejiwaan tersangka, sekaligus menjadi
bahan pertimbangan dalam proses hukum selanjutnya,” ungkap Kapolres Bengkalis
AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah, Rabu
(8/4/26).
Dalam proses asesmen, tim menggunakan berbagai
metode ilmiah, mulai dari wawancara mendalam, observasi perilaku, hingga
serangkaian tes psikologi. Pendekatan ini diharapkan mampu mengungkap
faktor-faktor yang menjadi pemicu terjadinya tindak pidana tersebut.
Selain untuk kepentingan penyidikan, hasil
pemeriksaan psikologis juga akan menjadi pertimbangan bagi aparat penegak hukum
dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan rekomendasi penanganan
khusus terhadap tersangka.
Saat ini, tersangka masih diamankan di Mapolres
Bengkalis dan menjalani proses hukum lebih lanjut, sembari menunggu hasil lengkap
dari tim psikologi. rtc

No Comment to " Polisi Dalami Kejiwaan Pembunuh Ayah Kandung di Bengkalis "