KORANRIAU.co- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak negara-negara lain untuk mengirimkan kapal perang untuk menjaga Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran.
Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair
dunia biasanya melewati Selat Hormuz, jalur laut sempit yang berada di antara
Iran dan Oman.
Jalur pelayaran vital itu terganggu akibat perang
AS dan Israel dengan Iran. Beberapa kapal terjebak dan tidak bisa lewat
sehingga memicu gelojak harga minyak hingga naik 40 persen.
"Negara-negara di dunia yang menerima minyak
melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur itu, dan kami akan membantu, sangat
banyak!" tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.
"AS juga akan berkoordinasi dengan
negara-negara tersebut agar semuanya berjalan cepat, lancar, dan baik,"
imbuh Trump.
Dalam unggahan sebelumnya, Trump memprediksi
banyak negara negara yang akan membantu AS menjamin keamanan pelayaran Selat
Hormuz, terutama negara-negara yang terdampak oleh upaya Iran menutup jalur itu,
Trump berharap China, Perancis, Jepang, Korea
Selatan, Inggris dan negara lain akan mengirim kapal perangnya ke kawasan
tersebut.
"Sementara itu, Amerika Serikat akan
membombardir garis pantai dan terus menembak kapal serta perahu Iran hingga
tenggelam," tulisnya.
Kemampuan Iran untuk menghentikan pelayaran di
jalur itu dapat memberi daya tawar besar terhadap AS dan sekutunya.
Di sisi lain, negara-negara Barat meningkatkan
kehadiran militer di Mediterania timur selama perang, dengan fokus pada
keamanan Siprus setelah drone buatan Iran menghantam pangkalan militer Inggris
di pulau itu pada 2 Maret silam.
Menteri Pertahanan Inggris John Healey juga tengah
mempertimbangkan opsi tambahan penempatan militer di kawasan Teluk setelah Iran
meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal.
"Inggris sedang berdiskusi dengan sekutu dan
mitra mengenai berbagai opsi untuk memastikan keamanan pelayaran di kawasan
tersebut," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris pada Sabtu.
Angkatan Laut Prancis juga mengerahkan sekitar
selusin kapal perang, termasuk kelompok kapal induk, ke Laut Mediterania, Laut
Merah, dan kemungkinan ke Selat Hormuz, sebagai bagian dari dukungan pertahanan
bagi sekutu yang terdampak konflik.
Pejabat Prancis mengatakan Paris telah
berkonsultasi dengan negara-negara di Eropa, Asia, dan negara-negara Arab Teluk
selama sepekan terakhir untuk menyusun rencana agar kapal perang nantinya
mengawal kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz.
cnnindonesia

No Comment to " Trump Desak Negara Lain Bantu Amankan Pelayaran di Selat Hormuz "