KORANRIAU.co,PEKANBARU- Cuaca panas yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam beberapa pekan terakhir memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah titik, terutama di kawasan lahan gambut.
Beberapa lokasi yang dilaporkan terjadi sejak
Senin (23/3/26) kemarin di antaranya perkebunan masyarakat di Desa Pedekik,
Kecamatan Bengkalis, Kelurahan Pergam di Kecamatan Rupat, serta wilayah
Kecamatan Rupat Utara. Hingga saat ini, luas lahan yang terbakar belum dapat
dipastikan karena kondisi di lapangan masih terus berkembang.
Petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI,
Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat setempat
masih berjibaku melakukan pemadaman di titik-titik api. Upaya pemadaman
dilakukan secara manual maupun menggunakan peralatan pemadam yang tersedia.
Kondisi lahan gambut yang kering akibat terik
matahari menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Api mudah
menyebar dan sulit dipadamkan karena dapat merambat hingga ke lapisan bawah
tanah.
Manager Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD
Bengkalis, Erzansyah, mengungkapkan bahwa kebakaran masih terjadi di tiga
wilayah tersebut. Upaya pemadaman di lapangan menghadapi kendala serius
karena kesulitan air dan lokasi.
“Kesulitan utama adalah terbatasnya sumber air
serta api yang membakar lahan gambut hingga kedalaman dua meter. Petugas
gabungan di lapangan melakukan upaya pemadaman, sedangkan luas lahan yang
terbakar masih dalam penghitungan,” jelas Erzansyah, Rabu (25/3/26) siang.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan
pembakaran lahan dalam kondisi cuaca panas ekstrem seperti saat ini. Selain
berpotensi memicu kebakaran besar, tindakan tersebut juga dapat dikenakan
sanksi hukum sesuai peraturan yang berlaku.
Hingga kini, proses pemadaman masih terus
berlangsung dan petugas berharap kondisi cuaca segera membaik atau turun hujan
agar api dapat dikendalikan sepenuhnya. rtc

No Comment to " Sejumlah Lahan Gambut Terbakar di Bengkalis "