KORANRIAU.co- Conor McGregor merespons pembatalan pertarungan lawan rivalnya Michael Chandler di UFC White House pada Juni mendatang.
Mantan juara dunia UFC di dua divisi berbeda itu
belum pernah bertarung lagi setelam lima tahun usai mengalami patah kaki dalam
duel trilogi kontra Dustin Poirier.
McGregor, juga para pencinta bela diri campuran
berharap McGregor comeback dan menghadapi rivalnya Chandler yang sudah lama
tertunda.
Namun, CEO UFC Dana White menolak ide menjadwalkan
ulang pertarungan superstar asal Irlandia itu melawan Chandler.
"Tidak. Itu sudah beberapa tahun lalu,"
kata White dikutip MMA Fighting, Kamis (16/1).
Sehari berselang, McGregor merespons pernyataan
Dana Whited. Mantan juara dunia kelas ringan UFC itu mengaku tak peduli dan
tetap antusias melantai di UFC White House yang rencananya akan dihadiri
langsung Presiden AS Donald Trump.
"Pilih siapa yang kalian mau! The Mac tidak
akan khawatir dengan apa pun dan siapa pun. Saya adalah lawan yang
menarik," ujar McGregor di Twitter pribadinya.
Meski White tampak menolak pertarungan McGregor vs
Chandler di Gedung Putih, sejumlah sumber mengatakan duel kedua petarung
tersebut masih dipertimbangkan UFC.
Chandler sendiri pernah menegaskan bersedia jadi
lawan pertama saat McGregor kembali ke oktagon.
"Dari lubuk hati saya, saya rasa saya akan
melawan Conor McGregor di Gedung Putih dan duel tersebut sangat masuk akal
karena berbagai alasan," ujar Chandler.
UFC White House yang akan digelar pada 14 Juni
mendatang menjadi daya tarik sendiri bagi para petarung top MMA.Selain jadi
kesempatan dongkrak pamor, pertarungan di Gedung Putih menjanjikan banyak uang.
cnnindonesia

No Comment to " McGregor Ngotot Tarung di Depan Trump, Tak Peduli Lawan Siapa "