KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, menyoroti kondisi fiskal daerah yang masih terbatas saat melantik 13 Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Senin (26/1/2026) sore, di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau.
Dalam arahannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa beban kerja pejabat yang
dilantik tidak ringan. Keterbatasan fiskal akibat rendahnya pendapatan daerah
serta kecilnya transfer dari pemerintah pusat menjadi tantangan utama yang
harus dijawab dengan kerja keras dan soliditas birokrasi.
“Fiskal kita rendah, dari pusat juga kecil. Tugas kita berat,” ujar SF
Hariyanto.
Ia menyampaikan, di tengah keterbatasan anggaran, masyarakat tetap menaruh
harapan besar terhadap kinerja pemerintah daerah, terutama pada sektor pelayanan
publik dan pengelolaan potensi ekonomi daerah. Karena itu, para pejabat diminta
bekerja maksimal dan menjaga kepercayaan publik.
“Banyak masyarakat yang berharap kepada kita. Kewajiban kita berat, apalagi
terkait investor, pelayanan PTSP, pertambangan, dan pendapatan daerah,”
tegasnya.
SF Hariyanto juga mengingatkan bahwa tantangan fiskal menuntut seluruh
organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bekerja lebih keras, efektif, dan
saling bersinergi. Ia meminta seluruh pejabat menjaga kekompakan dan menghindari
konflik internal yang justru dapat menghambat kinerja pemerintahan.
“Saya minta kawan-kawan bekerja keras siang malam, jaga kekompakan. Jangan
bikin ricuh, jangan bikin rusuh. Kerjalah, buatlah penjelasan yang baik kepada
masyarakat,” katanya.
Pelantikan tersebut, lanjut SF Hariyanto, merupakan bagian dari upaya
penguatan kinerja pemerintahan di tengah kondisi fiskal yang menantang. Ia
berharap pejabat yang dilantik mampu mengoptimalkan potensi daerah,
meningkatkan pendapatan, serta memperbaiki iklim investasi di Provinsi Riau. mcr/nor

No Comment to " Fiskal Rendah, Plt Gubri Minta OPD Kerja Keras "