KORANRIAU.co- Konsul Jenderal Republik Indonesia di Istanbul, Darianto, mengatakan ada warga negara Indonesia (WNI) yang mengalami kekerasan fisik saat ditahan pasukan Israel, setelah diculik di perairan internasional.
Terdapat sembilan WNI yang ditangkap di perairan
internasional saat ikut berlayar dalam armada Global Sumud Flotilla (GSF)
menuju Jalur Gaza, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan menembus blokade
Israel. Namun, Darianto tak merinci siapa saja atau berapa WNI yang mengalami
kekerasan fisik.
"Kami, Konsulat Jenderal RI di Istanbul,
Alhamdullilah, hari ini bersama sembilan saudara-saudara kita yang bergabung
dalam misi GSF telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat, walaupun mereka
dalam tiga-empat hari mengalami kekerasan fisik, ada yang ditendang, dipukul,
ataupun disetrum," kata Darianto dalam unggahan di akun Instagram @menluri.
Sebelumnya dalam video yang beredar di media
sosial, pasukan Israel memperlakukan dengan keji para relawan yang
ditahan. Dalam rekaman tampak tangan relawan GSF diikat ke belakang dengan
tali, diseret petugas Israel dan dipaksa sujud.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengecam keras
pasukan Israel yang menyiksa warga negara Indonesia saat ditahan.
"Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan
yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan," kata Sugiono
dalam rilis resmi, Kamis (21/5) malam.
Indonesia, lanjut Sugiono, kembali menekankan
bahwa segala bentuk tindakan yang tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud
Flotilla oleh militer Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional
dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Turki Achmad
Rizal Purnama mengatakan para WNI itu akan menjalani proses pemeriksaan
kesehatan, visum, dan testimoni sebelum dipulangkan ke Indonesia. Namun dia tak
merinci kapan waktu pasti mereka diterbangkan ke Indonesia.
"WNI akan selesaikan proses administrasi dan
akan segera dipulangkan jika seluruh prosesnya selesai," kata Rizal kepada
CNNIndonesia.com saat dimintai konfirmasi.
cnnindonesia

No Comment to " KJRI Istanbul: 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum Pasukan Israel "