KORANRIAU.co,PEKANBARU–Sedikitnya 21 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kandis, Kabupaten Siak harus dilarikan ke klinik dan menjalani perawatan medis intensif, karena diduga akibat keracunan makanan setelah mengkonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Insiden ini terungkap setelah pihak sekolah
melaporkan adanya gangguan pencernaan massal yang dialami siswa, Selasa pagi
(13/1/26).
Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Siak,
Lisa Wahari, mengatakan puluhan siswa mengalami diare, hingga harus mendapatkan
tindakan medis berupa pemasangan infus.
Berdasarkan investigasi internal Satuan Pelayanan
Pemenuhan Gizi (SPPG), kata Lisa, penyebab keracunan diduga kuat adalah bumbu
pelengkap yang sudah tidak layak konsumsi.
Diduga ada unsur kelalaian serius yang dilakukan
tim masak dari dapur penyedia tersebut.
Lisa menjelaskan, Ahad (11/1/26), dapur SPPG
Kampung Telaga Sam-Sam, menerima bahan baku untuk diolah. Sehari setelah itu,
ahli gizi menemukan bumbu pelengkap dalam kondisi buruk dan tidak layak
digunakan.
Bumbu yang rusak tersebut diminta untuk segera
dibuang. Namun, tim masak diduga tetap menggunakan bumbu tersebut untuk menu
pengantaran siang. Mereka mencoba mencampurkan baking powder dengan asumsi
dapat menetralkan rasa asam pada bumbu atau santan yang mulai rusak.
Pendistribusian menu makan siang itu telah selesai
dilakukan di sejumlah sekolah, bahkan posyandu. Namun keluhan baru muncul
sehari setelah menu tersebut dikonsumsi.
Pihak BGN langsung bergerak cepat dengan
mengevakuasi korban ke klinik terdekat guna mendapatkan pertolongan pertama.
Buntut dari kejadian ini, BGN mengambil tindakan tegas dengan menutup
sementara operasional dapur di bawah Yayasan Tuah Karya tersebut.
"Dapur ditutup sampai pihak pengelola mampu
melengkapi standar operasional sesuai aturan ketat BGN," tegas Lisa Wahari.
Terpisah, ketua Dewan Pimpinan Pemuda Sakai Emi
mengaku sangat menyayangkan kejadian keracunan tersebut.
“Kami meminta pihak terkait untuk mengevaluasi,
agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” kata Emi.
Sementara untuk pihak dapur MBG diminta
menjalankan apa yang telah diperintahkan oleh ahli gizi.
“Ini menyangkut generasi muda. Jangan sampai timbul
korban jiwa,” kata Emi. rtc

No Comment to " 21 Siswa SMK 1 Kandis Siak Keracunan Usai Makan MBG "