• LAMR Sukses Jalankan Program Kerja 2025, Optimis Hadapi 2026

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Selasa, 30 Desember 2025
    A- A+



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kendati banyak kendala yang dihadapi, namun Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) telah banyak menyelesaikan permasalahan atau konflik masyarakat.


    "Patut diakui tahun 2025 di Riau, harus dilalui dengan jalan berliku-liku, gulungan gelombang tak terhampang-hampang. Tak saja masalah ekonomi, hukum menghantam, politik menggelitik pelik, konflik antar sesama bergelora,"kata Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf, dalam acara Sembang-sembang pers Refleksi LAMR 2025 Optimisme 2026, Selasa (30/12/25) di Pekanbaru.

    Dia mengungkapkan, penerbitan kawasan hutan yang diharapkan, salah-salah menjadi senjata makan tuan.  Kawasan adat dicelat (curangi-red), hak masyarakat tempatan terhumban tanpa beban.




    Hanya saja katanya, waktu tidak pernah menunggu, semuanya harus dilalui. Maka,  tidak ada lain yang dapat dikatakan bahwa semuanya itu harus membuat sadar diri, introspeksi diri.

    "Sebagaimana manusia Melayu yang diajarkan senantiasa berserah diri kepada illahi, kita pun harus senantiasa bersyukur bahwa kita masih berada di bumi dengan suatu keyakinan bahwa apa yang sudah berlalu memang bukan ujung tuju, tetapi untuk kita semakin kuat membantu,"ungkapnya. 

    'Bukankah manis dapat kita katakan setelah tahu maung dan pahit. Orang-orangtua mengatakan, pengalaman jadikan kawan untuk menuju keharmonisan dan penahanan. Apalagi, beberapa kerja nyata telah dibuat LAMR yang lebih dari tahun-tagun sebelumnya. Lembaga, memimpin berbagai elemen masyarakat,  telah mengantarkan Riau untuk menjadi daerah istimewa,"tuturnya.

    Diakui keberadaannya dan dihargai kontribusinya. Sehingga berhak memperoleh sesuatu yang lebih dari semestinya.  

    "Pusat lembaga adat rumpun Melayu, kembali ke Riau, untuk dikembangkan menjadi se-Nusantara. Belum lagi terdaftarnya dalam data pendidikan nasional terhadap pelajaran budaya Melayu Riau,"jelasnya.

    Dia juga berharap, adanya kritik saran yang konstruktif untuk kemajuan LAMR. Karena pihaknya belum puas dengan capaian saat ini.

    Terkait program kerja di tahun 2026, Marjohan mengaku akan dibahas secara internal dalam waktu dekat. Program prioritas tetap peran serta LAMR dalam membela hak-hak masyarakat dan adat.

    Sementara Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil menyampaikan, bahwa LAMR telah selesai mengkaji Syekh Abdul Wahab Rokan sebagai pahlawan nasional yang kemudian disambut Pemkab Rohul dengan suka cita. Kemudian, diterbitkannya kembali buku Tunjuk Ajar Melayu. 

    "LAMR mendorong kuat terwujudnya Perda Pemajuan Budaya Melayu. Beberapa kerja sana telah dirancang untuk tahun 2026 ini seperti pembuatan video rutin Serindit Bercericit, Pemetaan Kawasan Adat dan Pengakuan MHA,"terangnya.

    Kenyataan itu menurutnya, semakin membuat pihaknya optimis melangkah tahun 2026.  Karena begitu banyaknya program kerja yang telah dilaksanakan.

    Bahkan lanjutnya, pada tahun 2025 jumlah masyarakat yang mengunjungi LAMR sebanyak 416. Lalu,  LAMR 250 kali mendatangi masyarakat.

    "Selanjutnya, program kerja 41 kali, juga sepanjang tahun 2025. Meski anggaran LAMR dipotong 30 persen, tetapi banyak program yang telah dijalanjan.Kita optimis di tahun 2026 akan semakin lebih baik lagi,"tutupnya. nor
  • No Comment to " LAMR Sukses Jalankan Program Kerja 2025, Optimis Hadapi 2026 "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com