• Bantuan Logistik Korban Banjir di Rohul Mulai Menipis

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Jumat, 19 Oktober 2018
    A- A+



    KORANRIAU.co, Pasirpengaraian -- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, mulai kewalahan dalam memberikan bantuan logistik kepada para korban banjir di wilayahnya. Saat ini stok bantuan logistik bencana di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul dan Dinas Sosisal Perlindungan Perempuan dan Anak setempat sudah mulai menipis.

    Lekosongan stok logistik untuk korban banjir ini disebabkan luasnya daerah yang terdampak banjir yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Dari data BPBD Rohul, banjir di wilayah ini telah terjadi di Kecamatan Rokan IV Koto, Kunto Darusalam, dan Bonai Darusalam.

    Plt Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos-PPA) Kabupaten Rokan Hulu Ir Ruslan melalui Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial, Hardiyanto, mengatakan, stok bantuan logistik terakhir yang dimiliki Dinas Sosial dan PPA Rohul sudah diserahkan kepada para korban banjir di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darusalam.

    Sementara, untuk bantuan logistik korban banjir di Bonai Darusalam, Dinsos PPA masih menunggu distribusi bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Riau.

    “Untuk ketersediaan stok bantuan di gudang kita, memang sudah sangat menipis, kita sudah usulkan bantuan dari dinas social Provinsi dan kita masih menunggu bantuan tersebut datang.” Ucapnya, Kamis, 18 Oktober 2018.

    Dijelaskan Hardiyanto, dalam penanganan bencana, Dinsos-PPA memiliki tupoksi berbeda dengan BPBD. Dinsos lebih kepada memberikan bantuan pascabencana dan pemulihan korban dengan memberikan bantuan kepada para korban yang terganggu aktivitas perekonomianya akibat bencana.

    “Bantuan dari dinas sosial diberikan 2 kali 24 jam setelah bencana terjadi. Dan kita bekerja berdasarkan data dari BPBD Rohul,” terangnya.

    Selain Dinsos-PPA, kekosongan stok logistik bantuan korban bencana juga dialami BPBD Rohul. Menurut Sekretaris BPBD Rohul Syafi’i Nur, stok bantuan yang dimiliki saat ini sudah kosong.
    Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan korban banjir di Bonai Darusalam, BPBD terus melakukan koordinasi dengan BPBD Riau. Namun sayangnya, kata dia, BPBD Riau hanya dapat membantu 240 kaleng sarden, karena stok logistik di gudang BPBD Riau juga dalam keadaan menipis.

    “Kita sangat mengharapkan bantuan dari semua pihak untuk dapat membantu saudara-saudara kita di Bonai Darusalam yang menjadi korban banjir,” harapnya.

    Dikatakan Syafi’i, 80 persen wilayah Kecamatan Bonai Darusalam hingga kemarin masih terendam banjir. Dari data BPBD Rohul, banjir di Bonai Darusalam juga telah merendam 2.413 rumah, di mana 7.426 warga korban banjir saat ini sangat membutuhkan bantuan terutama makanan, dikarenakan lumpuhnya kegiatan perekonomian di daerah itu. (Despandri)
  • No Comment to " Bantuan Logistik Korban Banjir di Rohul Mulai Menipis "