Browsing "Older Posts"

Browsing Category "Rokan Hulu"
  • Hanya Mobil Kecil dan Motor, Ujicoba Jembatan Sungai Rokan Dimulai

    By redkoranriaudotco → Kamis, 16 Oktober 2025

      



     
    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Jembatan Sungai Rokan di Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai hari ini Kamis (16/10/25) akan dilakukan ujicoba. Ujicoba berupa pembukaan jembatan untuk bisa dilintasi kendaraan bermotor tersebut dapat dilakukan setelah perbaikan yang dilakukan selesai.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau Arief Setiawan melalui Kabid Bina Marga, Zulfahmi mengatakan, perbaikan berupa dongkrak jembatan dan pengecoran telah selesai dilaksanakan. Karena itu ujicoba pembukaan jembatan bisa dilaksanakan.

    “Uji coba pembukaan jembatan Sungai Rokan dimulai 16 Oktober sampai dua pekan kedepan,” kata Zulfahmi.

    Saat ujicoba pembukaan jembatan tersebut. Belum semua jenis kendaraan boleh melintas, hanya kendaraan roda dua dan mobil dengan ukuran kecil saja yang boleh melintas.

    “Selama pelaksanaan ujicoba, kami batasi hanya sepeda motor dan mobil kecil saja yang boleh melintas. Karena itu dilokasi juga kami pasang portal,”katanya.

    Sementara itu, bagi kendaraan Roda 8 hingga lebih dari Pasirpengaraian menuju Pekanbaru melewati Jalan Alternatif I yaknimenuju perbatasan Padang Lawas-Simpang Tiga LKA Tambusai (Murini)- Rantau Kasai Km 11 Mahato - Pujud - Simpang Manggala Jonson (Rokan Hilir). 

    Sementara Jalur Alternatif Il dengan rute Simpang Kumu - Simpang Tiga LKA Tambusai (Murini)-Rantau Kasai-Km 11 Mahato - Pujud -Simpang Manggala Jonson (Rokan Hilir). rls/nor
  • Pemprov Riau Segera Perbaiki Jembatan Sei Rokan

    By redkoranriaudotco → Jumat, 31 Januari 2025


     

     

    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pasca terjadinya kemiringan pada Jembatan Sei Rokan yang berada di Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), akibat dihantam derasnya air sungai disertai tumpukan kayu pada 23 November 2024 lalu.

     

    Hingga kini, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Ujung Batu menuju Ibukota Kabupaten Rokan Hulu Pasirpengaraian  belum dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Provinsi Riau.

    Pj Gubernur Riau (Gubri) Rahman Hadi menyampaikan, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPRPKP saat ini mengalami kendala faktor alam untuk melakukan perbaikan kemiringan pilar jembatan Sei Rokan di Kecamatan Ujung Batu. 

    Mengingat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi, ditambah lagi debit air sungai Rokan mengalami peningkatan. Sehingga perbaikan Jembatan Sei Rokan oleh Pemprov Riau akan dilakukan setelah debit air sungai Rokan turun. 

    “Pemprov sudah berkonsultasi dan bahkan  pihak Balai Geotehnik Terowongan dan Struktur (BGTS) Bandung telah turun melakukan audit ketahanan jembatan. Bahwasanya Jembatan Sei Rokan masih memungkinkan untuk diperbaiki,” katanya.

    “Tapi untuk bisa memperbaikinya sekarang ini kan debit air tinggi jadi kita tidak ada yang sanggup untuk turun melihat ke bawahnya. Kita akan menunggu ketika curah hujan sudah mulai turun kemudian debit airnya sudah mulai memungkinkan untuk kita turun maka akan melakukan perbaikan,” ungkap Pj Gubri.

    Disinggung kesiapan anggaran untuk perbaikan Jembatan Sei Rokan tersebut, Rahman Hadi, menyatakan untuk anggaran perbaikan jembatan dari APBD Provinsi Riau. 

    “Jadi kita akan melakukan pergeseran anggaran, untuk perbaikan jembatan. Anggarannya bisa sudah bisa peralihan untuk pelaksanaan teknisnya tentu saja faktor alam dan cuaca sangat menentukan,” sebutnya. Mc/nor

     

  • 1.200 Rumah di Rohul Terendam Banjir

    By redkoranriaudotco → Kamis, 30 Januari 2025


     


     

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Sedikitnya 1.200-an rumah di empat Desa dan satu Kelurahan di Kecamatan Rambah, atau Ibukota Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terendam banjir.

    Banjir yang terjadi pada Rabu (29/1/2025) ini akibat meluapnya air Sungai Batang Lubuh, pasca hujan lebat hang melanda Rokan Hulu pada Selasa malam lalu.

    Menurut informasi dari warga, air mulai masuk ke pemukiman sekitar dini hari tadi. Banjir juga sempat memutus akses transportasi di Jalan raya Pasir Pengaraian.

    Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Koptu Kurni Suhadi mengatakan, adapun Desa dan Kelurahan di Kecamatan Rambah yang terdampak banjir diantaranya Desa Babussalam, Desa Pematang Berangan, Desa Rambah Tengah Hulu, Desa Koto Tinggi dan Kelurahan Pasir Pengaraian.

    "Untuk ketinggian air bervariasi sekitar 60 hingga 100 Centi meter," katanya, Rabu siang.

    Dari pendataan yang dilakukan, sedikitnya ada 1.000 lebih rumah warga yang terendam banjir. Atas kondisi ini, dirinya mengimbau kepada warga untuk tetap waspada.

    Dari pantauan, meski terendam babjir, terutama di Jalan lintas Pasir Pengaraian, hingga tadi sore, arus lalu lintas tetap berjalan lancar seperti biasa. Karena kondisi air sudah mulai surut. Rtc/nor

     

  • Nyaris Roboh, Jembatan Sei Rokan Rohul Ditutup Sementara untuk Kendaraan Berat

    By redkoranriaudotco → Senin, 25 November 2024

     


     

     

    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Jembatan Sei Rokan yang menghubungkan Ujung Batu dan Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kini dalam kondisi kritis dan nyaris roboh.

    Hal ini diungkapkan oleh Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, M Arief Setiawan, usai menerima laporan dari UPT Wilayah VI yang sudah meninjau langsung kondisi tiang jembatan yang berusia hampir 40 tahun.

    "Petugas dari UPT sudah turun langsung ke bagian bawah jembatan untuk memeriksa tiangnya. Laporan yang kami terima kondisinya memang sangat memprihatinkan," ujar Arief.

    Lebih lanjut Arief menjelaskan bahwa kerusakan pada tiang pilar (pilon) jembatan sulit diukur dengan pasti, namun curah hujan yang terus meningkat di wilayah hulu, Sumatera Barat, memperparah situasi. 

    Aliran Sungai Rokan semakin deras, menambah tekanan pada tiang jembatan yang sudah miring.

    "Jika hujan di Sumbar terus-menerus, debit air Sungai Rokan akan naik, dan arusnya semakin kuat. Dalam kondisi ini, tiang jembatan yang sudah lemah mungkin tidak mampu menahan beban," tambah Arief.

    Menyikapi ancaman tersebut, Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau bekerja sama dengan kepolisian dan stakeholder terkait untuk membatasi kendaraan bertonase berat melintas di jembatan itu.

    "Mulai pukul 18.00 WIB. kendaraan bertonase besar tidak lagi diizinkan melewati jembatan Sei Rokan. Kebijakan ini akan berlaku hingga jembatan diperbaiki," tegas Arief.

    Keamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Rio berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jembatan Sei Rokan sebelum situasi bertambah buruk.

     "Kami terus memantau perkembangan situasi ini dan akan berkoordinasi lebih lanjut untuk penanganan darurat," pungkasnya. mc

     

  • Sekdaprov Riau SF Hariyanto Janji Atasi Banjir dan Bangun Infrastruktur di Rohul

    By redkoranriaudotco → Senin, 09 September 2024

     


     

    KORANRIAU.co,ROHUL - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto bersilaturahmi dengan warga Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (9/9/24). Momen tersebut menjadi ajang curhat masyarakat akan persoalan banjir dan infratruktur jalan yang masih memerlukan perhatian ekstra. 

     

    Dalam kegiatan tersebut, Sekdaprov Riau Ir SF Hariyanto MT mengatakan akan menindaklajuti keluhan dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, persoalan jalan yang rusak, persoalan banjir dan beberapa masalah teknis lainnya akan dicarikan solusi. Hal itu tentunya harus didukung komitmen pemimpin dengan keberanian yang memihak ke masyarakat. 

     

    Kunjungan Sekda Riau tersebut disambut Camat Bonai Darussalam Elfitren, Kapolsek Bonai Darussalam Ipda Romi Yendri, Danramil Bonai Darussalam, dan Ketua DPD Apdesi Riau yang juga Kepala Desa Sontang Zulfahrianto, serta kepala desa se-Kecamatan Bonai Darussalam, tokoh masyarakat, ninik mamak setempat serta ribuan masyarakat.

     

    Kepala Desa Sontang Zulfahrianto menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Sekda Riau dalam memenuhi undangan silaturahmi masyarakat Sontang. "Terima kasih Pak Sekda sudah sampai ke desa kami. Beliau ini sudah saya anggap abang sendiri. Maka atas nama pemerintah dan masyarakat Sontang sekali saya mengucapkan terima kasih," ungkap pria yang akrab disapa Anto Sontang.

     

    Kesempatan tersebut pun tak disia-siakan oleh Ketua DPD Apdesi Riau itu. Ia pun menyampaikan lima usulan masyarakat Bonai Darussalam. Kecamatan Bonai Darussalam memiliki 7 desa, salah satunya adalah Desa Sontang yang merupakan ibukota Kecamatan Bonai Darussalam. Kecamatan tersebut berbatasan langsung dengan empat kabupaten, yakni Rohil, Bengkalis, Siak, dan Kampar.

     

    Usulan pertama, penuntaskan jalan Sontang-Duri, kedua penuntasan Jalan Sontong-Simpang Kambing-Kandis, ketiga pembangunan turap surau yang lingsor, pembangunan jalur dua di jalan ibukota kecamatan sepanjang 2 Km, perbaikan sekolah SMA 1 dan 2 Bonai Darussalam, serta SMAK 1 Bonai Darussalam, terakhir pembangunan sekolah SMA.

     

    "Saya percaya, Insyaallah usulan masyarakat Bonai Darussalam yang lima ini pasti akan dipenuhi oleh Pak Sekda. Karena saya melihat setiap kunjungan beliau ke daerah, pasti semua dipenuhi beliau," ucapnya.

     

    "Dan Alhamdulillah, kehadiran Pak Sekda ke desa kita juga membawa berkah. Beliau membawa sembako untuk kita masyarakat Sontang sebanyak 2000 paket. Jadi pejabat yang kita layani itu yang bisa mengenyangkan masyarakat kita. Ini kadang pejabat datang gratis dan tak bawa apa-apa," katanya.

     

    Menanggapi permintaan tersebut, Sekdaprov Riau SF Hariyanto langsung memenuhi permintaan masyarakat Bonai Darussalam yang menginginkan perbaikan infrastruktur jalan yang sering tergenang banjir.

     

    "Insyaallah saya berjanji untuk jalan tergenang banjir, itu nanti kita timbun lagi. Kemarin Pak Kades waktu tergenang banjir sudah melapor ke saya, dan sudah kita timbun. Namun katanya masih kurang, nanti kita timbun lagi agar masyarakat Bonai Darussalam tidak terisolir," katanya.

     

    Kemudian terkait perbaikan jalan Sontong-Simpang Kambing-Kandis, Sekda Riau juga akan berupaya mengkomunikasikan dengan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), sebab jalan tersebut berada di kawasan produksi PHR.

     

    "Untuk jalan Sontong sampai Kandis itu saya bicarakan dengan PT PHR. Karena kalau itu diperbaiki Pemprov Riau harus dialihkan statusnya menjadi jalan provinsi. Kemudian jalan Sontang-Duri, itu jalan dulu saya yang mulai saat menjabat Kadis PU. Sejak saya pindah ke Jakarta, jalan itu tidak ada lagi multiyears. Karena perbaikan jalan tersebut harus multiyears agar tuntas, Insyaallah karena saya yang mulai dan saya juga yang menyelesaikan," ujarnya.

     

    Kemudian, terkait perbaikan sekoleh SMAN 1 dan SMAN 2 serta SMKN 1 Bonai Darussalam, SF Hariyanto berjanji akan mencoba memasukam di APBD murni 2025. "Untuk pembangunan sekolah baru, saya berharap juga seandainya ada lahan kosong yang mau dihibahkan untuk pembangunan sekolah silahkan Pak Kades. Nanti Pemprov Riau yang bangun, sebab masih banyak anak-anak kita tak tertampung," sebutnya.

     

    Termasuk usulan jalan dua jalur di ibukota kecamatan sepanjang 2 Km, Sekda Riau akan diupayakan di APBD murni 2025. Karena ruas tersebut tersambung dengan jalan provinsi. Rls/nor

     

  • Diperbaiki, Jalan Lintas yang Longsor di Rohul Bisa Dilewati

    By redkoranriaudotco → Jumat, 23 Februari 2024


     

    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Jalan longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), telah bisa dilwati, pasca diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR PKPP) Riau.


    Kepala Dinas PUPR PKPP Riau M Arief mengatakan, begitu tim dan peralatan tiba dilokasi. Langsung dilakukan upaya perbaikan jalan yang longsor tersebut.

    “Perbaikan jalan yang longsor di Desa Rokan IV Koto sudah mulai dikerjakan,” katanya.

    Lebih lanjut dikatakannya, perbaikan dilakukan  dengan mengeruk sisi jalan dan mengalihkan jalan. Hal tersebut agar masyarakat dari arah Kabupaten Rohul dan sebaliknya tetap bisa melintas untuk beraktivitas.

    “Untuk sementara dibuka jalan disisi jalan yang longsor. Dengan dilakukan itu, kendaraan roda empat sudah bisa melintas namun tetap harus bergantian. Tapi tetap harus berhati-hati karena jalannya juga masih terus dikerjakan,” sebutnya.

    Saat ditanyakan terkait rencana pembangunan jembatan sementara yakni dengan jembatan bayley. Pihaknya masih menunggu hasil kajian dari tim yang sudah ada dilokasi. 

    “Untuk jembatan bayley belum ada laporan. Namun kemarin tim juga hadir dengan orang yang ahli dengan bayley. Mungkin masih mempelajari lokasi layak atau tidaknya,” ujarnya.rls/nor
  • Hasil Panen Melimpah, Gubri Syamsuar Bangga dengan Petani Cabai di Rohul

    By redkoranriaudotco → Kamis, 06 Juli 2023




    KORANRIAU.co,ROHUL - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Lawatannya ini dalam rangka melakukan panen raya cabai merah bersama Wakil Bupati Rohul, Indra Gunawan. 

    Pada kesempatannya, Gubri Syamsuar mengatakan sangat senang bisa bertemu dengan warga Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Rohul. Terlebih, melihat potensi perkembangan tanaman pangan dan ternak yang dilakukan oleh petani. 

    “Kami hari ini sengaja turun ke desa, untuk bertemu kepala desa dan masyarakat sekaligus melihat potensi yang ada di desa ini. Apa yang kami lihat hari ini, sangat senang sekali,” kata Gubri, Kamis (6/7/23).


    Dijelaskan, petani Desa Rantau Sakti sudah memiliki pemahaman yang luar biasa. Karena telah mampu berproses menyesuaian dengan unsur-unsur ketahanan pangan seperti adanya integrasi antara cabai dengan ternak ayam serta peternakan bebek.

    “Karena petani-petani di sini sudah sangat pintar bahkan disini ada integrasi antara cabai dengan ternak ayam serta ternak bebek. Jadi artinya, kalau semua petani kita seperti ini, pasti petani kita di Riau cepat sejahteranya,” jelasnya.


    Orang nomor satu di Provinsi Riau ini menerangkan, bahwa pemerintah bersama instansi vertikal dan pihak-pihak terkait telah melakukan upaya terhadap penanganan harga pangan. Hal ini tentu saja dalam rangka untuk mengupayakan kestabilan serta pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

    “Saya menyampaikan, kami menjaga harga pangan. Jangan sampai harga ini merugikan petani, tugas pemerintah bagaimana menjaga kestabilan dan petani tetap dapat untung,” terangnya.

    Oleh karna itu, dirinya berpesan kepada Kepala Dinas Pangan Tanaman pangan dan Holtikultura Provinsi Riau agar dapat menjadikan cara petani desa Rantau Sakti ini role model ke petani lainnya. Sehingga, ketahanan pangan di bumi lancang kuning tetap terjaga.

    “Makanya kami minta kepada kepala dinas kami, ini dapat menjadikan contoh supaya nanti petani lain bisa tertarik melakukan hal ini. Jadi saya harapkan terus melanjutkan yang telah bagus dilakukan ini, dan pertahankan,” pungkasnya.rls/nor
  • Gubri Syamsuar : Tarekat Harus Dijaga dan Dipertahankan

    By redkoranriaudotco → Jumat, 30 Juni 2023




    KORANRIAU.co,ROHUL - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri Haul Allah Yarham Syekh Ma'sum Tambusai ke-62. Pertemuan tersebut sekaligus merayakan Hari Raya Iduladha 1444 Hijriyah.

    Bertempat di Dusun Surau Suluk Tariqat Naqsabandiyah, Kuala Tambusai, Desa Sungai Kumango, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu (Rohul), pada Jum'at (30/6/2023).

    Orang nomor satu di Provinsi Riau itu mengatakan, sebagai sebuah negeri yang religius, melayu tidak dapat dipisahkan dengan Agama Islam. Melayu sangat identik dengan Islam. Maka kata Gubri, kegiatan-kegiatan menuju jalan keberkahan mesti dipertahankan.


    Kemudian, Gubri sampaikan, pelaksanaan kegiatan tarekat harus senantiasa dilakukan di negeri melayu. Hal tersebut mesti dilestarikan untuk menjaga keberkahan di Negeri Lancang Kuning.

    "Melayu adalah suatu kodrat dari Allah, bahwa orang-orang melayu ini pasti beragama Islam. Kegiatan menuju jalan kebenaran seperti pelaksanaan tarekat harus dijaga dan dipertahankan, Sepanjang dzikir di lantunkan, maka negeri kita pasti Allah ridhoi keselamatan," ujarnya.

    Selanjutnya, Mantan Bupati Siak dua periode itu mengimbau masyarakat untuk mempertahankan bahasa daerah. Kerena menurutnya sudah banyak bahasa daerah yang punah di Indonesia.


    Ia menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu ia telah mengikuti rapat di Kementerian Dalam Negeri. Pertemuan itu terkait revitalisasi bahasa melayu, bersama Sekjen Kemendagri, Dirjen Bangda, Dirjen Keuangan Daerah, Sekjen Kemendikbud, serta Kaban Bahasa Kemendikbud. 

    Oleh karena itu, ucapnya, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menjaga bahasa daerah tetap dilestarikan. Bahkan bahasa daerah dimasukan kedalam mata pelajaran di bangku sekolah.


    "Dari pembahasan rapat tersebut, saat ini pemerintah telah membuat program belajar bahasa daerah dan sudah merupakan kewajiban belajar bahasa daerah diseluruh provinsi, dan kabupaten se Indonesia. Maka jangan heran jika kita nanti berbahasa melayu, karena hal ini memang dianjurkan, dan harus dipelihara, tidak boleh hilang di daerah kita ini," tandasnya. rls/nor
  • Himpunan Keluarga Rohul Tahniah Datuk Seri Muspidauan Pimpin LAM Pekanbaru

    By redkoranriaudotco → Sabtu, 17 Juni 2023


     Foto: Ketua DPH LAM Kota Pekanbaru Muspidauan SH MH (kiri)  dan Sekum HKR Dr Matnuril MSi MH.






    KORANRIAU.co-Sekretaris Umum Himpunan Keluarga Rokan Hulu Dr.Matnuril,M.Si,M.H memberikan ucapan tahniah kepada Datuk Seri Muspidawan,M.H atas dikukuhkannya secara resmi sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru. 


    Prosesi Pengukuhan dilaksanakan oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Melayu Riau  Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf secara resmi di Balai Adat Melayu Riau, Sabtu, 17 Juni 2023. Hadir dalam acara ini seluruh besar Ketua dan perwakilan DPH Lembaga Adat Melayu Kabupaten/Kota se Provinsi Riau. 






    Datuk Seri Muspidawan,MH merupakan pengurus aktif Himpunan Keluarga Rokan Hulu (HKR) Pekanbaru. Oleh karenanya, pada kesempatan itu, Sekretaris Umum HKR yang hadir secara khusus menyampaikan ucapan tahniah kepadan Datuk Seri Muspidawan,MH selasai proses Adat itu dilaksanakan. 


    "Tahniah kepada abangda, Datuk Seri Muspidawan, hari ini telah dikukuhkan. Atas nama sesama warga Rokan hulu, dan pengurus HKR kami mengucapkan tahniah, semoga amanah mengurus Adat di Kota Pekanbaru" ucap Nuril. 


    Dilanjutkannga, dengan telah dikukuhnya sebagai Ketua Umum DPH tentu pekerjaan berat telah menanti, terutama sekali merangkul semua elemen untuk kembali bersatu padu mengurus Adat Melayu yang kita junjung bersama di Kota Pekanbaru ini. Nuril meyakini, Datuk Seri Muspidawan,M.H akan sukses mengemban amanah itu jika semua elemen kompak dan bersatu untuk kembali membangkitkan nama besar LAM Kota Pekanbaru. 


    "Ya, kita dukung dan doa kan bersama. Kami yakin LAM Kota Pekanbaru akan sukses jika semua elemen bersatu padu mengembalikan fungsi dan peran LAM Kota Pekanbaru sebaik baiknya, kita dukung bersama" pungkas Nuril yang juga Kepala UPT KPH Tahura Minas ini.rls/nor
  • Kemenag Rohul Imbau Masyarakat Cegah Radikalisme dan Terorisme

    By redkoranriaudotco → Minggu, 28 Mei 2023



    KORANRIAU.co,ROHUL- Penyebaran radikalisame dan terorisme menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia, dan dari sekian upaya untuk membendung penyebaran paham radikal terorisme tersebut, mencegah merupakan upaya paling efektif.


    “Mencegah jelas lebih baik untuk menanggulangi terorisme yang berkedok agama, dibandingkan harus menyembuhkan. Dari sisi agama, ada beberapa langkah yang dapat menangkal propaganda radikalisme terorisme tersebut,” ungkap Kanwil Kemenag Rokan Hulu (Rohul) melalui Kasi Pendis H. Masri Manas S.Ag.


    Langkah itu, lanjut nya antara lain untuk meluruskan pemahaman ajaran agama dan menghindari kekeliruan yang sering terjadi. Tokoh agama dan tokoh masyarakat harus saling bekerjasama untuk menangkal paham ini, juga melakukan pencegahan dari dalam umat beragama sehingga benih-benih itu tidak timbul.


    “Apabila ada orang atau kelompok yang terjangkiti paham radikalisme, hendaknya dilakukan pendekatan keagamaan secara simpatik, sehingga dapat menyadarkan kelompok ini. Perlu juga diadakan ceramah dan diskusi-diskusi yang simpatik dengan kelompok-kelompok yang terkontaminasi oleh kelompok radikal,” imbuh nya.


    Menurut Kemenag Rohul paham radikalisme yang mengarah pada terorisme sebenarnya bukan masalah baru tapi telah terjadi pada awal perkembangan agama-agama dunia. Kelompok ini salah dalam memahami agama, sehingga mengarah pada radikalisme. Penyebabnya, sebagian karena pemahaman agama yang sempit dan dangkal. Sebab lainnya karena menggunakan agama untuk kepentingan-kepentingan pribadi, kelompok, atau kepentingan politik.


    “Dengan mengatasnamakan agama, mereka meyakini akan dapat mempengaruhi banyak orang, sehingga ambisinya terwujud. Mencegahnya adalah dengan jalan memberikan pemahaman agama secara utuh, integral dan komprehensif sehingga ajaran agama itu tidak dipahami secara parsial yang mengakibatkan terjadi kesalahpahaman,” tuturnya.


    Langkah berikutnya adalah memberikan informasi kepada umat beragama agar tidak mudah diprovokasi oleh kelompok ini, sehingga rencana mereka akan gagal. Kaitannya dengan keutuhan NKRI, para penganut agama harus menyadari bahwa NKRI adalah merupakan bagian dari kehidupan beragama. Karena itu wajib dipertahankan dengan sungguh-sungguh.


    “Dengan demikian, kehidupan bermasyarakat, beragama, berbangsa, dan bernegara akan menjadi tenang, dan kekacauan akan dapat dihindari dengan baik,” tukas nya.


    Pemuka agama harus bisa fokus memberikan pencegahan dan pencerahan pada umatnya masing masing supaya tidak menimbulkan suasana panas dan bergejolak dengan adanya paham radikalisme yang berkembang dewasa ini dengan bekerjasama pihak aparat maupun pihak berwenang untuk menjaga suasana kondusif, sehingga perlu program pencegahan yang melibatkan beberapa stake holder baik pemerintah maupun non pemerintah dan Selain pencegahan, program kedua adalah rehabilitasi dan deradikalisasi yang menyasar para napi pelaku terorisme, baik yang di dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) dan di luar Lapas.


     “Paham radikal terorisme tidak bisa diselesaikan dengan cara kekerasan seperti yang dulu digunakan pemerintah Orde Baru. Sekarang pemerintaah dan negara harus hadir melindungi rakyatnya dari ancaman-ancaman yang ditimbulkan dari gerakan tersebut terutama dengan memperkuat ideologi bangsa dan ekonomi rakyat,” jelasnya.


    Kemenag Rohul mengungkapkan bahwa, ketika masih dalam urusan agama, radikal itu masih bisa didiskusikan di mushola-mushola atau masjid. Tetapi bila sudah keluar dari masalah agama dan masuk ke masalah sosial dan politik, serta melibatkan banyak orang, radikalisme itu harus dicegah dan diantisipasi karena itu menjadi pintu masuk radikalisme. Dengan demikian, upaya pencegahan itulah yang harus dikedepankan dalam menciptakan kedamaian dan keutuhan NKRI.


    “Di Rohul juga banyak organisasi kemasyarakatan keagamaan dan sosial yang peduli terhadap pemikiran keagamaan yang inklusif. Itulah kekuatan dan benteng peradaban kita,” tuturnya.


    Selain itu, Kemenag Rohul juga berharap orang tua membentengi keluarga dan anaknya dari pengaruh ISIS dan paham radikal lainnya seperti Negara Islam Indonesia (NII), dan Orang tua harus berhati-hati dalam memilih tokoh atau guru agama yang mengajar anak-anaknya.


    “Pilih guru agama yang memiliki pemikiran inklusif dan bukan garis keras. Bila ada guru yang mengajarkan membunuh orang lain yang memiliki paham dan keyakinan berbeda, jangan diikuti,” ucapnya.


    “Partisipasi para guru tidak terbatas pada guru pelajaran agama, tetapi juga guru pelajaran lain. Tidak mesti menyita waktu, tetapi bisa disampaikan sepintas lalu tetapi sering. Itu akan lebih membawa dampak besar,” tuturnya.


    Selain itu, keluarga sebagai benteng pertama untuk menghalau dan mengantisipasi pengaruh paham ISIS dan Paham Radikal Lainnya dengan melakukan upaya preventif melalui nasihat-nasihat yang baik.


    Selain itu, menurut Kemenag Rohul juga perlu beberapa langkah menangkal paham radikalisme  antara lain  Memperkenalkan Ilmu Pengetahuan Dengan Baik Dan Benar, Memahamkan Ilmu Pengetahuan Dengan Baik Dan Benar, Meminimalisir Kesenjangan Sosial, Menjaga Persatuan Dan Kesatuan,  Mendukung Aksi Perdamaian, Berperan Aktif Dalam Melaporkan Radikalisme Dan Terorisme, Meningkatkan Pemahaman Akan Hidup Kebersamaan, Menyaring Informasi Yang Didapatkan, dan ikut aktif dalam mensosialisasikan bahaya paham radikalisme.rls/nor
  • Jalan Putus di Rohul, PUPR Riau Bangun Jembatan Darurat

    By redkoranriaudotco → Rabu, 22 Maret 2023



    KORANRIAU.co,ROHUL - Hujan lebat disertai longsor membuat jalan provinsi di ruas Pasir Pengaraian-Bangun Purba, Rokan Hulu (Rohul) terputus. Jembatan penghubung tepatnya di Desa Bangun Purba jebol diterjang air. 


    Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau melalui UPT Jalan dan Jembatan Wilayah VI, langsung mengambil tindakan cepat dan terukur.


    Menurut Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah VI, Ferry Yunanda, pihaknya segera membangun jembatan darurat agar aksesibilitas masyarakat tidak terganggu.


    "Rencana penanganan ruas jalan Tangun, batas Sumut- Kabupaten Rohul, tepatnya di Desa Bangun Purba, yang mengalami longsor akibat curah hujan yang berlebihan, adalah dengan membangun jembatan darurat yg bersifat sementara sambil menunggu pembangunan jembatan permanen," ulas Ferry kepada media, Rabu (22/03/2023).


    Saat ini, ucap Ferry, pihaknya bekerjasama dengan Dinas PU Kabupaten Rohul sedang mengerjakan jembatan darurat dimaksud.


    "Alat berat dan seluruh material yang kita perlukan sudah di TKP. Sekarang lagi on progress, pengelasan rangka baja," kata Ferry lagi.


    Sebelumnya, kata Ferry, pada lokasi jalan putus tersebut sudah terdapat box culvert. Tapi karena curah hujan yang berlebihan, box culvert tersebut jebol dan ruas jalan mengalami longsor.


    "Bentang longsor akibat hujan, kurang lebih 10 -12 meter," jelas pria yang terkenal ramah itu.


    Ferry berharap, dengan jembatan darurat, masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa.


    "Intinya kita ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," tutup Ferry.mc/nor 
  • Warga Senang Gubri Syamsuar Bangun Jembatan di Rokan IV Koto

    By redkoranriaudotco → Minggu, 19 Maret 2023





    KORANRIAU.co,ROHUL - Warga Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar yang telah menunjukkan komitmen melaksanakan pembangunan. 


    Salah seorang warga, Rosidik mengaku, komitmen  Pemprov Riau sangat terasa manfaatnya oleh masyarakat di tempat ia tinggal. Dijelaskan, hal itu terbukti dengan adanya pembangunan jembatan di ruas jalan Rokan-Pendalian-Dusun Batas dan jembatan pada ruas jalan Ujung Batu Rokan-Batas Sumatera Barat (Sumbar). 


    "Artinya, Pemprov Riau satu visi dengan masyarakat, yaitu untuk memajukan Kecamatan Rokan IV Koto," ucap Rosidik saat peresmian Jembatan Sei Palis dan Sei Kubu, Sabtu, (18/3/2023).


    Menurut dia, program pembangunan yang telah dilakukan Pemprov Riau mampu memperlancar distribusi kebutuhan logistik, mobilitas barang, serta mobilitas orang antarwilayah.


    Lebih lanjut dikatakan, kemudahan akses sangat dirasakan dan berpengaruh pada harga bahan pokok dapat ditebus dengan uang rupiah yang lebih murah.


    "Dulu harga pangan di sini agak cukup mahal, tapi setelah ada kemudahan akses dari Sumbar untuk sampai ke sini, harganya sudah murah, contohnya seperti harga sayur-sayuran, cabai, dan kelapa," 


    Lalu dikatakan dia, bahwa saat ini sudah banyak infrastruktur yang direalisasikan di Rokan IV Koto, yakni pembangunan jembatan, jalan, dan sekolah.


    "Gubernur Syamsuar juga sudah melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMAN 3 Rokan IV Koto dan melakukan peninjauan ke SMKN 1 Rokan IV Koto. Ini untuk memenuhi kebutuhan sekolah yang baru saja dibangun itu," ucap Rosidik. 


    Disampaikan, masyarakat setempat berharap dengan pembangunan yang dilakukan oleh Pemprov Riau tentunya dapat meningkatkan taraf kehidupan warga yang berada di dusun-dusun.


    "Pembangunan ini sudah disaksikan oleh masyarakat dan kami langsung rasakan sendiri. Tentunya ribuan terima kasih yang kami ucapkan oleh Pak Gubernur Syamsuar dan jajarannya," Rosidik menuturkan. 


    Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar meresmikan Jembatan Sei Palis pada ruas jalan Rokan-Pendalian-Dusun Batas, dan Jembatan Sei Kubu pada ruas jalan Ujung Batu Rokan-Batas Sumatera Barat, pada Sabtu, (18/3/2023). 


    Kedua ruas ini merupakan jalan utama penghubung kabupaten di Riau dengan Sumatra Barat sehingga dapat memperlancar distribusi kebutuhan logistik, mobilitas barang, serta mobilitas orang antarwilayah. 


    Gubri Syamsuar katakan, peresmian jembatan ini menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat Rokan IV koto guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


    "Disampaikan tadi oleh tokoh masyarakat, sekarang sudah ada tiga travel ataupun bis yang masuk ke wilayah Rokan IV koto setiap harinya, hal ini tentunya sangat membantu warga sekitar baik dari segi adanya dukungan barang-barang yang dibutuhkan masyarakat," ucap Gubri Syamsuar.


    Dijelaskan dia, bahwa pembangunan infrastruktur ini juga memberikan dampak pada penurunan harga barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat karena telah adanya kemudahan akses.


    "Dilaporkan tadi kepada saya, dengan pembangunan infrastruktur ini, terjadi penurunan harga yang biasanya didapatkan dengan harga yang lebih tinggi, seperti cabai, beras," jelasnya.


    "Inilah gunanya infrastruktur ini selalu dibenahi dan dibangun, agar memberikan kemudahan kepada masyarakat," imbuhnya.


    Pembangunan jembatan Sei Kubu pada ruas jalan Ujung Batu Rokan-Batas Sumatera Barat memiliki nilai kontrak atau addendum senilai Rp 11,6 Miliar. Panjang bentang jembatan ini 30 meter, lebar 9 meter, panjang oprit, 240 meter. 


    Lalu, untuk Jembatan Sei Palis pada ruas jalan Rokan-Pendalian-Dusun Batas memiliki nilai kontrak Rp7,3 Miliar. Panjang bentang jembatan 22 meter, lebar 9 meter, panjang oprit 250 meter. rls/nor
  • Gubri Syamsuar Ajak Lembaga Adat Bersinergi Perangi Narkoba

    By redkoranriaudotco → Senin, 18 Juli 2022


     

    KORANRIAU.co,ROHUL - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar mengajak lembaga adat untuk bersinergi dan berpartisipasi dalam memerangi narkoba di Provinsi Riau.


    Gubri Syamsuar menuturkan, Provinsi Riau menjadi salah satu daerah yang rawan narkoba dan dapat mengancam generasi muda, apalagi daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.


    "Narkoba ini akan merusak generasi muda, mari kita bersinergi berantas narkoba," ucapnya, saat menghadiri pengukuhan dan penabalan Hulubalang Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kabupaten Rokan (Rohul), yang berlangsung di Kantor LAM Pasir Pangaraian Rohul, Senin (18/7/2022).


    Jelasnya, Pemprov Riau bersama Kapolda, Danrem 031 Wirabima serta Forkopimda Riau lainnya telah sepakat untuk sama-sama memberantas narkoba di Provinsi Riau ini.


    "Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Malaysia untuk sama-sama berkoordinasi dalam menangani narkoba di daerah perbatasan," ucapnya.


    Berkaitan dengan upaya pencegahan narkoba tersebut, menurut Gubri, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Riau yaitu dengan menyiapkan modul pembelajaran anti narkoba untuk anak-anak Riau. 


    Dalam rencananya, tahun ini modul tersebut sudah diluncurkan untuk pembelajaran anak-anak usia sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar, menengah pertama, pesantren serta SMA/SMK sederajat.


    Ia mengharapkan dengan upaya tersebut, akan memberikan pemahaman kepada anak-anak akan bahaya narkoba dan tidak tergiur dengan iming-iming apapun untuk mencoba menggunakan dan memakai narkoba.


    "Itu (modul anti narkoba) yang kita persiapkan sekarang, mudah-mudahan kita harapkan Riau ini berkurang peredaran narkobanya," ungkapnya.


    Dalam kesempatan itu, Kapolres Rokan Hulu Pangucap Priyo Sugito juga meminta dukungan dari semua pihak dalam menjaga sisi Kamtibmas di Kabupaten Rokan Hulu. Ia mengajak untuk saling bahu membahu dalam menjaga tanah Rohul lebih baik.


    "Mari kita bahu-membahu menjaga tanah Rokan Hulu ini seperti apa yang kita inginkan bersama," tutupnya.rls/nor

  • Gubri Syamsuar Tanam 10 Ribu Batang Bibit Aren di Rohul

    By redkoranriaudotco → Senin, 04 Juli 2022

    Foto: Gubri H Syamsuar didampingi Kadis LHK Mamun Murod saat menanam bibit aren di Rohul.
     



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar bersama gabungan kelompok tani (Gapoktan) HKm Tambusai Utara Rawa Seribu, melakukan penanaman bibit aren sebanyak 10 ribu batang, Senin (4/7/22).


    Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau. Rencananya, 20 ribu batang yang akan ditanam di daerah tersebut.


    Gubri mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkomitmen untuk mendukung pengembangan program Perhutanan Sosial (PS) yang merupakan salah satu program prioritas nasional.


    Perhutanan sosial diharapkan menjadi bagian dari strategi menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi Riau, dalam upaya mewujudkan pengelolaan Kawasan hutan secara lestari di Riau, seperti perambahan hutan, illegal logging dan karhutla.


    "Oleh karenanya, kami menyambut baik dan memberikan Apresiasi atas inisiasi Gapoktan HKm Tambusai Utara Rawa Seribu bersama Dinas LHK Provinsi Riau, untuk menyelenggarakan kegiatan penanaman aren bersama," kata Gubri dalam kegiatan penanaman aren bersama Gapoktan HKm Tambusai Utara Rawa Seribu.


    Selain penanaman aren, Gubri juga akan bersama melakukan penaburan 7 ekor indukan Arwana jantan dan betina."Kedua komoditi ini sebagai produk unggulan dari unit usaha HKm masyarakat yang tergabung dalam Gapoktan Rawa Seribu," kata Gubri.


    Masih di tempat yang sama, Kepala Dinas LHK Riau, Mamun Murod menambahkan bahwa Riau berdasarkan Daftar Indikatif Peta Indikatif Area Perhutanan Sosial (PIAPS Revisi VII) memiliki luas PS  seluas 1.234.428 ha dimana sampai dengan saat ini telah ada 76 hak kelola PS dengan luas kelola PS 103.310,34 ha yang terdiri dari 25 hak kelola Hutan Desa (68.428 ha), 41 hak kelola Hutan Kemasyarakatn (26.905 ha), 7 hak kelola Hutan Tanaman Rakyat (3.569,5 ha), 1 hak kelola Kemitraan (4000 ha) dan 2 hak kelola Hutan Adat (407,8 ha).


    "Pemprov Riau melalui Dinas LHK Provinsi Riau bersama para pihak terus berupaya mendorong percepatan pengembangan PS sebagai bagian dari Rencana Aksi Riau Hijau. Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) Provinsi Riau yang telah dibentuk dan beranggotakan berbagai elemen terkait, memiliki tugas membantu melakukan percepatan. Peran Pokja ini sangat diharapkan mengingat alokasi Pemberian Akses Kelola di Tahun 2022 mencapai ± 20.000 Ha," jelasnya.


    Sedangkan terhadap areal yang sudah mendapat persetujuan juga perlu terus difasilitasi, terutama dalam penyusunan Rencana Pengelolaan, Rencana Kerja dan pengembangan usahanya.


    Keberhasilan Program PS di Provinsi Riau hendaknya bukan dari sisi target luasan saja, namun hendaknya juga mampu mengembangkan Pengelolaan PS yang berkualitas sehingga betul-betul memberikan manfaat bagi masyarakat.


    Untuk itu sangat dibutuhkan kerjasama antar kementerian terkait di tingkat nasional, OPD di lingkungan Pemprov Riau dan Kabupaten/Kota, serta para pihak termasuk dunia usaha, LSM dan akademisi. Penting untuk kita pahami Bersama, bahwa pembinaan dan penguatan yang dibutuhkan oleh masyarakat pengelola PS tidak sebatas pada urusan bidang kehutanan, namun juga aspek-aspek pengembangan usaha seperti pelatihan keterampilan, peralatan, pemasaran dan pembiayaan. 


    Setelah mendapatkan persetujuan pengelolaan Perhutanan Sosial diperlukan pendampingan berkesinambungan terhadap kegiatan–kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya penyusunan Rencana Pengembangan Usaha. Untuk itu diperlukan dukungan Para Pihak untuk melakukan pendampingan pasca persetujuan Perhutanan sosial.


    Gapoktan Tambusai Utara telah memperoleh hak kelola Hutan Kemasyarakatan (HKm) dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Tahun 2017 seluas 1.565 Ha. Hak Kelola ini tentu harus digunakan dengan baik sesuai dengan tujuan utama yaitu untuk pemberdayaan masyarakat.


    "Pengelolaan areal ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan kesempatan usaha bagi anggota dan masyarakat sekitar, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan di daerah kita ini," sebutnya.


    "Saat ini telah ada dua Kelompok Usaha PS yang dikembangkan oleh pengurus Gapoktan, yakni KUPS Rawa Seribu dan KUPS Budidaya Aren. Kegiatan yang dikembangkan berupa penangkaran Ikan Arwana yang selain bernilai ekonomi tinggi, juga merupakan upaya mempertahankan keanekaragaman hayati jenis endemic di daerah kita," jelasnya.nor

  • Konflik Lahan, Warga Kota Lama Rohul Nilai PTPN V Ingkar Janji

    By redkoranriaudotco → Minggu, 24 Oktober 2021


    KORANRIAU.co,ROHUL-Ratusan masyarakat Banja Ladang Kotalama, Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang tergabung dalam Koperasi Balas Pas melakukan aksi menduduki lahan Perkebunan Kelapa Sawit PTPN V Sei Intan, Kamis (21/10/2021).


    Aksi ini merupakan bentuk kekesalan warga Banja Ladang atas sikap PTPN-V yang dinilai ingkar janji merealisasikan lahan pengganti kebun Pola KKPA seluas 320 hektare, sebagai pengganti lahan masyarakat yang sudah digarap PTPN V sejak puluhan tahun silam.


    Menurut Ketua Koperasi Balas Pas Narlis, lahan yang digarap PTPN V seluas 320 hektar sejak tahun 80-an silam, merupakan lahan perladangan milik mereka yang diduduki PTPN-V dengan alasan masuk dalam Kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN V.




    Setelah perjuangan panjang masyarakat Banjar Ladang, PTPN V akhirnya mengakui bahwa lahan tersebut merupakan lahan masyarakat. Untuk mengakhiri konflik lahan dengan masyarakat, PTPN-V kemudian menawarkan penggantian lahan lain dan berjanji membangunkan Kebun Pola KKPA untuk masyarakat di lokasi lain.


    Bahkan, pada tanggal 16 September 2020, Direktur PTPN-V Jatmiko K Sentosa, menerbitkan Surat Keputusan Nomor EVP/SK/IX/2020 tentang Tim Pencarian Lahan Bersama Kebun Kelapa Sawit Pola KKPA untuk Masyarakat Banja Ladang.


    Tim yang berisikan perwakilan PTPN V dan masyarakat sudah mencari lahan pengganti mulai dari dalam kelurahan Kota Lama, antar Kecamatan dan antar kabupaten dan sudah menemukan 6 titik lahan pengganti dan sudah disurvei.


    "Bahkan terakhir, ditemukan lahan di Pelalawan namun PTPN V menolak, dengan alasan pembiayaan," kata Narlis.


    Dengan apa yang dilakukan oleh perusahaan plat merah itu, masyarakat menilai PTPN-V tidak punya itikad baik menyelesaikan permasalahan yang sudah berproses selama 5 tahun. masyarakat mengaku sudah melakukan semua kesepakatan dengan PTPN V, namun PTPN V terkesan menunda-nunda dan memberikan harapan palsu kepada masyarakat.


    "Setiap ada perundingan dengan masyarakat PTPN-V selalu mengutus orang-orang yang tidak bisa mengambil keputusan, jadi kami ini seperti di gantung-gantung," keluhnya


    Masyarakat meminta PTPN V segera merealisasikan lahan pengganti 320 hektare sesuai SK yang sudah di keluarkan PTPN V. Jika tidak, masyarakat mengancam akan mengklaim lahan mereka kembali yang sebagian sudah direplanting oleh PTPN V.


    "Kami meminta, selama janji PTPN V belum ditepati, maka tidak ada kegiatan di lahan 320 hektar ini. Selain itu, sebagai bentuk itikad baik PTPN V menyelesaikan masalah ini, warga meminta lahan seluas 93,5 Ha yang berada di Muara Dilam sebagai bagian kesepakatan ganti lahan tersebut" tegas Narlis.


    Menyikapi aksi masyarakat itu, Manager PTPN V Sei Intan Hendra, mengaku penyelesaian permasalahan lahan pengganti bagi masyarakat Banja Ladang ini sebenarnya sudah menemui titik temu. Hanya saja saat ini PTPN V terbentur aturan larangan holding yang tidak membolehkan PTPN-V menalangi pembiayaan 30 persen pembangunan kebun KKPA yang menjadi syarat mendapatkan pinjaman perbankan.


    "Terkait lahan di Pelalawan itu, terkendala pembiayaan. Dimana pihak bank tidak bisa membiayai 100 persen. Prosedurnya, harus 70 persen dari bank dan 30 persen PTPN V. Namun, ada aturan dari Holding, Master Amandemnen Agrement (MAA), dimana anak perusahaan tidak dibenarkan  diberikan pembiayaan sebagai apalis untuk pembangunankebun KKPA," ungkap Hendra.


    Sementara, terkait lahan 93,5 hektar di Desa Muara Dilam yang diusulkan warga Banja Ladang sebagai bagian dari kesepakatan penggantian lahan tersebut, Hendra mengakui  bahwa usulan tersebut saat ini tengah dikaji oleh Direksi secara internal. 


    "Lahan di Muara Dilam itu awalnya untuk penggantian lahan masyarakat Sinama Nenek. Namun, usulan dari masyarakat Banja Ladang sudah masuk dan tengah dalam kajian dan pembahasan secara internal," jelas Hendra.


    Di lokasi aksi, setelah dimediasi oleh pihak Kepolisian, warga Banja Ladang akhirnya membubarkan diri. Namun, jika tidak ada kesepakatan juga, warga akan kembali menduduki lahan dan akan menghentikan kegiatan di lahan PTPN V Sei Intan itu.mx/nor

  • Gubri Syamsuar Resmikan Jembatan Sei Siasam di Rohul

    By redkoranriaudotco → Rabu, 20 Oktober 2021


    KORANRIAU.co,ROHUL - Gubernur Riau H Syamsuar bersama Wakil Gubernur H Edy Natar Nasution meresmikan Jembatan Sei Siasam, Rabu (20/10). Keberadaan jembatan baru ini, telah nantikan oleh warga Desa Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Kota, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.


    Jenis Jembatan Sei Siasam kontruksi rangka baja, panjang jembatan 60 meter, panjang oprit 50 meter, dan lebar jembatan 7 meter. Biaya pembangunan, berasal dari APBD tahun anggaran 2020, sebesar Rp.13.465.303.850,61.


    Gubernur Riau H Syamsuar mengatakan, pembangunan Jembatan Sei Siasam pada ruas Jalan Ujung Batu - Rokan - Batas Sumatera Barat (Sumbar) merupakan kegiatan penunjang infrastruktur bagi masyarakat.



    Gubernur Riau H Syamsuar (tengah) menandatangani prasasti Jembatan Sei Siasam, didampingi Wakil Gubernur Riau, H Edy Nasution (kiri), dan Bupati Rohul Sukiman. 


    "Alhamdulillah pembangunan Jembatan Sei Siasam Desa Rokan Timur Pasir Rambah pada hari ini kita resmikan penggunaannya. Keberadaan jembatan ini untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, agar memenuhi kebutuhan akan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat," ujar Syamsuar. 


    Selain itu, hadirnya jembatan ini, imbuh Syamsuar, juga untuk menunjang perekonomian sosial dan budaya. Sehingga dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat pada ruas jalan Ujung Batu  Rokan  Batas Sumbar. 



    Jembatan Lama Desa Rokan Timur 


    Ia menjelaskan, jembatan Sei Siasam sebagai akses transportasi bagi masyarakat Desa Rokan Timur untuk mengangkut hasil bumi. Pembangunan jembatan baru ini menggantikan jembatan lama sudah lama dinantikan masyarakat.


    "Keberadaan jembatan ini untuk menggantikan jembatan lama yang rusak. Untuk itu kita sangat bahagia, dan berharap jembatan ini bisa memberi efek positif, dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hulu umumnya dan Kecamatan Rokan IV Koto khususnya," ucap Syamsuar. 


    Warga Desa Rokan Timur, Elfendri menuturkan, hadirnya Jembatan Sei Siasam telah dinanti nanti warga masyarakat, lantaran sudah senang bisa melewati jembatan yang baru ini.


    "Tranportasi masyarakat jadi lancar. Sebelumnya ketika masih menggunakan jembatan lama terpaksa antri, sebut Elfendri. 


    Diungkapkan Elfendri, ketika warga masih menggunakan jembatan lama, ketika melansir hasil karet terpaksa harus antri bergantian menunggu mobil yang masuk. 


    "Ada juga warga yang pernah jatuh terpleset. Karena karena kayu penyangganya licin. Saya ucapkan terimakasih kepada pak gubernur dan wakil gubernur Riau yang telah membantu membangun jembatan baru ini," tandasnya.rls/nor

  • Gubri Serahkan Obat dan Oksigen Bagi Pasien Covid-19 di Rohul

    By redkoranriaudotco → Kamis, 19 Agustus 2021


    KORANRIAU.co,ROHUL- Gubernur Riau H Syamsuar menyerahkan bantuan obat-obatan dan Oksigen Konsentrator untuk penanganan pasien terpapar Covid-19 di Rokan Hulu (Rohul).


    Penyerahan bantuan ini diberikan sebagai upaya meningkatkan kesembuhan pasien Covid-19 yang ada di Rokan Hulu. Gubri menegaskan upaya yang terus dilakukan untuk meningkatkan kesembuhan pasien Covid-19.


    "Ya salah satunya bagaimana kita bisa meningkatkan angka kesembuhan, bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat,"kata Gubri, didampingi Bupati Rohul H Sukiman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul, Kamis, (19/8/21).


    Menurutnya, agar jika ada pasien Covid-19 yang membutuhkan pertolongan, agar segera dibawa ke rumah sakit. Jika perlu dirujuk ke RSUD Arifin Achmad.


    "Jadi kalau misalnya ada bergejala, sedang langsung bawa ke rumah sakit, cepat ditindaklanjuti. Kalau mereka perlu dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru langsung dibawa,"sebutnya.


    Dia melanjutkan penyerahan vaksin Covid-19 jenis Sinovac, obat-obatan dan peralatan yang diberikan untuk percepat kesembuhan pasien Covid-19. Hal inil yang harus cepat dilakukan. 


    Gubri mencontohkan bantuan yang diberikan sangat diperlukan jika ada nanti pasien Covid-19 yang membutuhkan. Misalnya, bahan medis habis pakai (BHMP) ada Consumable HFNC sebanyak 20 unit.


    "Ada ini beberapa peralatan yang mana pasien Covid-19 gejala sedang bisa digunakan, misalnya HFNC kita berikan ada 20 jumlahnya. Itu salah satu upaya untuk meningkatkan angka kesembuhan di Rokan Hulu,"ulasnya.


    Pada kesempatan itu, Gubri berharap dengan bantuan yang diberikan dapat terus membantu pelayanan kepada warga pasien Covid-19 agar cepat sembuh. Nantinya, alat ini dapat membantu tenaga medis di Rohul.nor


  • 50 Hektar Hutan Lindung Suligi Rohul Terbakar

    By redkoranriaudotco → Kamis, 22 Juli 2021


    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghiasi Bumi Lancang Kuning di tahun 2021. Kali ini, terjadi di kawasan hutan lindung di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Diperkirakan luasan lahan yang hangus terbakar mencapai puluhan hektare.


    Kapolres Rohul, AKBP Taufiq Lukman menyampaikan, lahan yang terbakar berada di Desa Bukit Suligi, Kecamatan Tandun. Peristiwa tersebut terjadi pada, Rabu (21/7) dini hari.


    "Luasan lahan terbakar di kawasan hutan lindung Bukit Suligi sekitar 50 hektare. Kebakaran itu terjadi Rabu dini hari," ungkap Taufiq Lukman, Kamis petang. 


    Atas kebakaran itu, lanjut perwira polisi berpangkat dua bunga melati menyebutkan, telah dikerahkan puluhan personil gabungan terdiri Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Manggala Agni ke lapangan. Di sana, mereka melakukan upaya pemadaman. "Untuk api sudah berhasil dipadamkan," imbuhnya. 


    Mantan Kapolres Kepulauan Meranti menambahkan, dalam proses pemadaman didapati sejumlah kendala. Di antaranya akses jalan menuju lokasi kebakaran sulit, karena wilayah bukit yang curam. Selain itu, pihaknya kesulitan untuk mendapatkan sumber air. "Proses pemadaman turut dibantu dengan waterboombing," tambah Taufiq. 


    Kendati api sudah padam, Taufiq menyampaikan, para personil masih melakukan upaya pendinginan. Langkah ini, bertujuan untuk mengantisipasi munculnya titik api yang baru di sekitaran lokasi kebakaran. "Para personil masih standbye di sana. Mereka masih melakukan upaya pendinginan," pungkas Kapolres Rohul. 


    Peristiwa karhutla ini, bukan kali pertama disepanjang tahun 2021. Sebelumnya, telah terjadi karhutla area konsensi milik PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) seluas 10 hektare, Rabu (3/3) lalu. 


    Kemudian, di area konsensi milik PT Teguh Karsa Wahana Lestari (TKWL) seluas 10 hektare. Lahan milik perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kepala sawit itu terbakar di Kampung Temusai, Kecamatan Bunga Raya pada Maret 2021. 

    Atas kebakaran itu, pihak Kepolisian telah melakukan pengusutan. 


    Lahan yang terbakar itu diketahui masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) milik PT TKWL. Namun, telah dikuasai oleh masyarakat. "Di Temusai masuk dalam HGU PT TKWL. Kami sudah pasang garis polisi di sana. Saat ini kita tengah menyelidiki siapa-siapa tersangka pelaku pembakar lahan itu. Sejumlah saksi-saksi sudah kita periksa mulai dari masyarakat setempat, perangkat desa, dan pihak perusahaan," kata Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahardianto saat itu. 


    Akan tetapi lanjutnya, dari keterangan pihak perusahaan lahan tersebut belum ada izin pelepasan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan masih berstatus Hutan Produksi yang Dikonversi (HPK). "Namun hal janggalnya lahan yang ada kebun sawit di sana tidak terbakar, yang terbakar yang masih hutan dan semak. Ini yang sedang kita telusuri apakah ada indikasi unsur sengaja atau tidak" imbuhnya.


    Progres penyelidikan itu sudah masuk tahap pengumpulan bukti-bukti untuk mencari apakah pelaku benar melakukan tindak pidana atau tidak.

    "Nanti dalam proses hukumnya kita tidak hanya menggunakan satu peraturan perundang-undangan saja soal kebakaran itu, kita juga mencari aturan lain yang bisa diterapkan untuk menjerat pelaku," katanya.Riri




  • LAMR Rohul Miliki Peta Wilayah Masyarakat Adat

    By redkoranriaudotco → Kamis, 25 Juni 2020

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) telah merampungkan pembuatan peta Indikatif wilayah masyarakat adat di Kabupaten Rohul.

    Peta tersebut diserahkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Rohul H Zulyadaini kepada LAMR yang diterima langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H. Al azhar dan Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, di Balai Adat Melayu Riau, Rabu (25/6/2020).

    Turut hadir dari LAMR anggota MKA LAMR Datuk Tarlaili, Datuk Aspandiar, Sekretaris Umum DPH LAMR Datuk Nasir Penyalai, Sekretaris DPH H. Jonnaidi Dasa, dan Anton Suryaatmaja.

    Turut hadir mendampingi Ketua Umum DPH LAMR Rohul Datuk Seri Zulyadaini terlihat Sekretaris Umum LAMR Rohul H. Arzami YS, Ketua Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak di Rohul diantaranya Luhak Tambusai, Luhak Rambah, Luhak Kepenuhan, Luhak Kunto Darussalam, Luhak Rokan IV Koto, dan ditambah dengan tiga kenegerian yaitu Kenegerian Tandun, Kenegerian Kabun, serta Kenegerian Ujung Batu.

    Peta Indikatif wilayah masyarakat adat di Kabupaten Rohul tersebut menggambarkan batas wilayah lima luhak dan kenegerian di Kabupaten Rohul.

    Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar mengapresiasi LAMR Rohul yang telah bekerja keras menyusun peta tersebut.

    "Kami berharap masyarakat adat di kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau bisa melakukan hal yang sama seperti LAMR Rohul," kata Datuk Seri Syahril.

    Ketua MKA LAMR Datuk Seri Al azhar meminta kepada pemerintah untuk tidak memperpanjang Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan di Riau yang sudah berakhir.

    "Jika memperpanjangnya haruslah melibatkan masyarakat adat Melayu wilayah setempat," kata Datuk Seri Al azhar.

    "LAMR akan mengeluarkan penetapan masyarakat adat Melayu Rokan Hulu yang terdiri dari lima Luhak dan tiga kenegerian ini,” ujar Datuk Seri Al azhar.

    Ketua Umum DPH LAMR Rohul Datuk Seri Zulyadaini mengatakan tanah di Kabupaten Rohul merupakan tanah ulayat yang diwariskan secara turun temurun dari para leluhur kerajaan dari masa lalu.

    "Bahkan, sebelum masa penjajahan dan jauh sebelum masa kemerdekaan RI, aturan mengenai tanah adat tersebut sudah diatur sebelumnya," kata Datuk Seri Zulyadaini.rls


INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com