• Audiensi dengan Masyarakat TNTN, Plt Gubri Tegaskan Relokasi tidak Dipaksakan

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Senin, 13 April 2026
    A- A+



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Perwakilan massa aksi dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) yang menolak relokasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melakukan audensi dengan Pamerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (13/4/2026) di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau.


    Perwakilan massa aksi langsung ditemui Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, dan Forkopimda Riau lainnya.

    Dalam kesempatan itu, massa aksi diminta menyampaikan langsung tuntutan masyarakat TNTN. Tuntutan langsung disampaikan oleh koordinator massa aksi, Wandri Saputra Simbolon.

    Setidaknya ada beberapa tuntutan yang disampaikan, salah satunya permintaan massa aksi bisa melakukan zoom meeting (pertemuan virtual) dengan Pemerintah Pusat untuk menyampaikan aspirasi.
    "Pertama kami minta bisa melakukan zoom terhadap Pemerintah Pusat, baik itu Presiden Republik Indonesia, atau pun kabinet lainnya," pinta Wandri.

    Namun permintaan tersebut tidak bisa dipenuhi langsung, karena untuk bisa melakukan zoom dengan pusat butuh proses untuk menetapkan waktu dan perwakilan yang menerima zoom dengan masyarakat.
    Menanggapi permintaan tersebut, Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto mengatakan, jika usulan masyarakat tersebut pada prinsipnya diterima, namun Pemprov Riau perlu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait permintaan masyarakat tersebut.

    Usulan masyarakat ingin melakukan zoom dengan Pemerintah Pusat kita terima. Namun kita perlu diskusi dan koordinasi, siapa nanti yang akan menerima," ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Plt Gubri menegaskan, jika proses relokasi TNTN dilakukan Tim Percepatan Pemulihan TNTN (TP2TNTN) bekerja sesuai dengan regulasi atas pemerintah pusat.

    "Pada prinsipnya apa yang menjadi tuntutan masyarakat sudah kami laksanakan. Bahwa proses relokasi tidak ada paksaan, tapi warga menyerahkan lahan secara suka rela ke posko," katanya.

    Kemudian Plt Gubri juga menegaskan, jika relokasi TNTN juga mengedepankan berkeadilan. Di mana penyelesaian masalah tanpa masalah.

    "Kami sudah sampaikan progresnya ke pusat, termasuk kebutuhan lahan untuk relokasi. Jika lahan relokasi belum siap dan sarana prasarana serta fasilitas lainnya belum disiapkan, maka masyarakat belum direlokasi," tegasnya.

    "Artinya, kami pastikan relokasi tidak ada akan merugikan masyarakat. Saya yakin dan percaya, kami dalam bekerja masih memiliki hati nurani, karena kami bekerja untuk masyarakat," tukasnya. ck
  • No Comment to " Audiensi dengan Masyarakat TNTN, Plt Gubri Tegaskan Relokasi tidak Dipaksakan "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com