KORANRIAU.co- Pemerintah Iran mengancam akan meluncurkan serangan antisipasi setelah menuding Amerika Serikat memanas-manasi demo Teheran.
Sekretariat Dewan Pertahanan Tertinggi Iran
menyatakan pada Selasa (6/2) bahwa keamanan, kemerdekaan, dan integritas
teritorial Iran sama sekali tak boleh dilanggar.
Mereka menegaskan segala tindakan agresi maupun
bermusuhan yang dilancarkan terhadap Teheran akan ditanggapi dengan tegas dan
proporsional.
"Sekretariat juga mencatat bahwa dalam
kerangka bela diri yang sah, Iran tidak membatasi diri semata-mata demi
merespons tindakan yang telah dilakukan," demikian lapor kantor berita
Iran Mehr News.
Iran sedang dilanda demo besar-besaran sejak 28
Desember lalu. Setidaknya 36 orang tewas akibat bentrokan antara pasukan
keamanan dan warga sipil.
Warga Iran mulanya memprotes inflasi tinggi di negara itu. Namun, demo meluas dan berubah menjadi desakan perubahan rezim. Pemerintah Iran telah memperingatkan bahwa demo ini dipanasi dan ditunggangi oleh musuh-musuh Iran. AS dan Israel, selaku musuh bebuyutan Teheran, sejak awal menyuarakan dukungan bagi rakyat Iran untuk menggulingkan rezim Ayatollah Ali Khamenei. Pada Rabu (7/1), Kementerian Luar Negeri Iran menyebut AS bukan peduli pada warga Iran, melainkan ingin mengintervensi urusan domestik Teheran. Menurut Kemlu Iran, ada upaya-upaya asing untuk menciptakan ketidakstabilan dan ketidakamanan di dalam negeri. "Kementerian mencatat aksi Washington terhadap Iran melampaui tekanan ekonomi dan melibatkan perang psikologis, kampanye media, misinformasi, ancaman intervensi militer, serta hasutan untuk melakukan kekerasan dan terorisme," demikian laporan media Iran Fars. Kemlu Iran menegaskan tindakan-tindakan tersebut bertentangan dengan Piagam PBB, hukum internasional, dan dasar-dasar hak asasi manusia (HAM) internasional. Kemlu Iran pun menyerukan komunitas global untuk mengecam tindakan ilegal dan sepihak AS di Iran lantaran berdampak pada kehidupan masyarakat dan merupakan bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan.
cnnindonesia

No Comment to " Tuduh AS Tunggangi Demo, Iran Ancam Luncurkan Serangan "