• Ditemukan Terapung di Selat Malaka Mayat Diperkirakan Sudah Satu Pekan

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Minggu, 02 Desember 2018
    A- A+
    KORANRIAU.co, Pekanbaru - Total sudah tujuh mayat yang ditemukan mengapung di Perairan Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau, yang berdekatan dengan Selat Malaka.

    Mereka sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk di otopsi. Diperkirakan mereka sudah lama mengapung di air.
    Ilustrasi

    “Kondisi sudah lama di dalam air. Jadi kalau diestimasikan sudah lebih dari satu pekan berada di air. Memang dilihat kondisinya cocok,” ujar Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian RS Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto, Ahad (2/12/2018).

    Tim Disaster Victim Identification (DVI), kata Supriyanto, mengalami cukup kesulitan untuk mengidentifikasi para jasad ini. Sebab, kondisi mereka sudah membusuk. Meski begitu, dari pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

    “Sementara ini, kami tidak temukan tanda kekerasan, karena kondisi juga sudah membusuk. Jadi kita tidak ketemu itu. Kami mengalami sulit mengenali wajahnya,” sebutnya.

    Selain kesulitan untuk mengenali wajah para korban, tim DVI yang berjumlah sekitar 20-an lebih ini juga tidak bisa mengambil sidik jari mereka. “Biasanya menggunakan sidik jari, tapi sidik jari hampir mustahil dilakukan karena sebagian besar kondisi sudah membusuk,” ujar Supriyanto.

    Maka dari itu, polisi mengidentifikasi melalui susunan gigi para korban dan DNA. “Ini langkah terakhir. Selain itu, kita temukan data sekunder seperti propertis dan medis, seperti luka bekas operasi, tato dan lainnya juga diidentifikasi,” kata dia.

    Dijelaskan Supriyanto, dalam proses identifikasi para korban ini, tim DVI mengambil data antemortem maupun posmortem. Untuk antemortem, data yang diambil dari fisik korban sebelum meninggal. Sedangkan posmortem diambil dari data fisik korban setelah meninggal.

    “Jadi yang dilakukan pemeriksaan dengan prosedur DVI, karena ini suatu bentuk standar bencana atau kecelakaan. Kami gak lihat ini suatu pidana atau yang lain. Karena identifikasi yang paling penting terlebih dahulu,” bebernya.

    Untuk sementara, dari tujuh yang ditemukan sudah ada tiga mayat yang berhasil teridentifikasi identitasnya. Pertama adalah Ujang Chaniago berusia 48 tahun yang berasal dari Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

    Kemudian Mimi Dewi, 32, warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Terakhir Maya Karina, 37, warga Mentikan, RT 020/RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

    “Untuk para korban yang sudah berhasil teridentifikasi, sudah dibawa oleh keluarganya,” pungkasnya. (KR7)
  • No Comment to " Ditemukan Terapung di Selat Malaka Mayat Diperkirakan Sudah Satu Pekan "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com v1DLfq.jpg v1KDx4.jpg