KORANRIAU.co- Sebanyak 12 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan rudal dan drone Rusia di seluruh wilayah Ukraina awal pekan ini.
Angkatan Udara Ukraina dalam pernyataannya
mengatakan Rusia meluncurkan 656 drone dan 73 rudal ke sejumlah kota di Ukraina
dalam semalam.
Serangan itu menargetkan ibu kota Kyiv, kota
Dnipro di tengah, dan kota-kota timur seperti Poltava, Kharkiv, dan
Zaporizhzhia. Ukraina menyebut sistem pertahanan udara mereka berhasil
menghancurkan 40 rudla dan 602 drone Rusia.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengatakan empat
orang tewas di kota tersebut sementara 58 orang, termasuk dua anak mengalami
luka-luka.
"Ledakan di kota. Pasukan pertahanan udara
sedang bekerja! Tetaplah di tempat perlindungan!" kata Klitschko dalam
sebuah peringatan, seperti dikutip Al Jazeera.
Di wilayah Dnipropetrovsk di Ukraina tengah, sebanyak delapan orang tewas dan
36 orang mengalami luka-luka imbas serangan Rusia. Sementara itu 10 orang
terluka di Kharkiv, Ukraina timur laut.
Militer Rusia mengatakan pemboman tersebut
menargetkan kompleks industri militer Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataannya
mengatakan serangan besar-besaran itu menggunakan "senjata presisi
tinggi" yang ditujukan ke Kyiv, Zaporizhia, Kharkiv, dan Dnipropetrovsk.
Selain itu infrastruktur energi dan transportasi yang digunakan militer Ukraina
juga jadi target.
Serangan ini terjadi setelah Presiden Ukraina
Volodymyr Zelensky mengaku telah mengantongi informasi intelijen soal rencana
serangan besar-besaran terbaru Rusia.
"Harap perhatikan peringatan udara. Lindungi
hidup Anda. Layanan kami bekerja secara efisien dan siap. Angkatan udara dan
para 'pembela langit' kita lainnya akan bertugas 24/7 seperti bias," kata
Zelensky.
cnnindonesia

No Comment to " Rusia Luncurkan 656 Drone ke Ukraina Dalam Semalam, 12 Tewas "