KORANRIAU.co,PEKANBARU- Beberapa hari terakhir, masyarakat Pekanbaru kesulitan mendapatkan Pertalite. Bahkan antrean panjang hingga ke badan jalan terlihat hampir di semua SPBU yang ada di Kota Bertuah.
Kondisi ini ternyata dipicu lonjakan konsumsi akibat peralihan pengguna dari Pertamax ke Pertalite. Sebagaimana diketahui, harga Pertamax mengalami kenaikan signifikan, termasuk di wilayah Riau.
Bahkan untuk jenis Pertamax Turbo, harganya mencapai Rp20.250 per liter, sehingga ini mendorong masyarakat mencari alternatif BBM dengan harga lebih terjangkau.
"Peningkatan ini juga disebabkan banyaknya masyarakat yang beralih dari Pertamax ke Pertalite," ujar Section Head Commrel Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Romi, Sabtu (2/5/26).
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan tim terkait guna memastikan distribusi BBM tetap berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
"Kami terus berkoordinasi dengan tim terkait supaya pelayanan ke masyarakat tetap terjaga,"terangnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina juga telah melakukan penambahan pasokan. Kuota Pertalite dan solar ditingkatkan hingga 20 persen untuk mengatasi lonjakan permintaan.
Penambahan tersebut, kata Romi, sudah mulai direalisasikan sejak kemarin dan diharapkan mampu mengurangi antrean serta kelangkaan yang terjadi di sejumlah SPBU.
"Kita mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi energi dapat berjalan merata dan tepat sasaran," pungkasnya. ck

No Comment to " Ini Penyebab Langkanya Pertalite di Pekanbaru "