KORANRIAU.co,PEKANBARU- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis yang menggelar inspeksi mendadak (sidak) berupa pengecekan urine bagi seluruh pegawai di Kantor Pengadilan Negeri Bengkalis pada Senin pagi (18/5/2026).
Sebanyak puluhan orang
yang terdiri dari hakim, panitera dan Aparatur Sipil Negara diminta untuk
mengikuti tes urine. Suasana di Kantor Pengadilan Negeri Bengkalis, Jalan
Karimun, Kabupaten Bengkalis mendadak riuh namun tetap tertib sejak pukul 08.30
WIB.
Satu per satu aparatur
sipil negara (ASN), panitera, hingga para hakim berbaris untuk memberikan
sampel urine di bawah pengawasan ketat personel gabungan Satresnarkoba dan Sie
Propam Polres Bengkalis.
Kapolres Bengkalis,
AKBP Fahrian Saleh Siregar, menegaskan aksi ini merupakan langkah preventif
sekaligus deteksi dini. Sebagai garda terdepan keadilan, aparat penegak hukum
harus menjadi contoh pertama yang bersih dari jeratan barang haram sebelum
menegakkan hukum di masyarakat.
"Pengecekan urine
ini adalah bentuk komitmen nyata kami dalam mendukung program P4GN. Kita ingin
memastikan bahwa mereka yang memegang palu keadilan dan mengurus administrasi
hukum benar-benar memiliki integritas tinggi dan bebas dari pengaruh
narkotika," ujar Fahrian dengan tegas.
Sidak ini tidak
berjalan tanpa dasar hukum yang kuat. Kegiatan ini merujuk pada amanat Pasal 87
ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta diperkuat oleh
Surat Perintah Nomor: Sprin/90/V/HUK.6.6/2026 yang menegaskan legalitas
pengawasan internal tersebut.
Sebelum botol sampel
dibagikan, ketegangan sempat mencair saat Ipda Reza Ilham (Kanit I
Satresnarkoba) bersama tim memberikan sosialisasi singkat. Mereka mengingatkan
kembali mengenai bahaya laten narkoba serta konsekuensi hukum berat yang siap
menanti siapa saja yang nekat melanggar, tanpa pandang bulu.
Ketegangan pemeriksaan
akhirnya membuahkan hasil yang melegakan. Berdasarkan pemeriksaan medis
terhadap 29 sampel urine milik hakim, panitera, dan staf ASN yang hadir, tim
medis menyatakan seluruh sampel 100 persen negatif dari kandungan narkotika
jenis apa pun.
Merespons hasil bersih
tersebut, AKBP Fahrian memberikan apresiasi tinggi kepada pihak Pengadilan
Negeri Bengkalis atas keterbukaan mereka.
"Sinergitas
berkala seperti ini dipastikan akan terus berlanjut ke instansi lain demi
menjaga marwah institusi publik dan memupuk kembali kepercayaan penuh
masyarakat terhadap hukum," jelas Fahrian. mcr

No Comment to " Hakim dan Pegawai PN Bengkalis Tes Urine "