KORANRIAU.co,PELALAWAN- Seorang anak laki-laki berinisial L (6 tahun) dilaporkan tenggelam di Sungai Equator, wilayah Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung, Rabu (22/4/26).
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada malam hari, sekitar 10 meter dari titik awal tenggelam.Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kapolsek Pangkalan Lesung AKP Lambok Hendriko, S.H mengatakan, pihaknya menerima laporan warga terkait peristiwa tersebut pada sore hari.
“Setelah menerima informasi, kami bersama personel piket langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan membantu proses pencarian,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika sekitar 10 anak bermain dan berenang di sungai. Sekitar pukul 17.00 WIB, korban melompat dari jembatan ke sungai, namun tidak muncul kembali ke permukaan dan diduga terseret arus.
Ibu korban, Husnul Khotimah (32), segera meminta bantuan warga setempat setelah menyadari anaknya hilang. Warga kemudian melakukan pencarian secara manual menggunakan alat tradisional di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 19.30 WIB, aparat kepolisian tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Satpolairud Polres Pelalawan, BPBD Kabupaten Pelalawan, serta Basarnas Pekanbaru, untuk memperluas upaya pencarian.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 23.10 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal tenggelam.
Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa. rtc

No Comment to " Tenggelam di Sungai Equator Pelalawan, Bocah Ditemukan Meninggal "