KORANRIAU.co- Sidang kasus korupsi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali ditunda karena alasan keamanan.
The Jerusalem Post melaporkan sidang yang
mestinya digelar pada Senin (20/4) itu mesti dibatalkan sementara karena
"alasan keamanan-diplomatik" yang tak dirinci.
Jaksa penuntut menentang penundaan ini dengan
menyatakan bahwa Netanyahu mesti menyesuaikan jadwalnya dengan kalender
pengadilan kecuali jika memang ada kebutuhan keamanan mendesak dan tak
terhindarkan.
Sidang pidana Netanyahu berfokus pada Kasus 4000
mengenai tuduhan pemberian perlakuan istimewa kepada media sebagai imbalan atas
pemberitaan yang menguntungkan Netanyahu. Netanyahu telah membantah tuduhan ini.
Kasus ini masih berada dalam tahap pemeriksaan
ulang atas kesaksian Netanyahu. Sang PM pertama kali memberi kesaksian pada
Desember 2024 dan jaksa mulai memeriksanya secara silang pada Juni 2025.
Netanyahu tersandung tiga kasus korupsi yang mencakup tuduhan penyuapan,
penipuan, dan penyalahgunaan kepercayaan.
Kasus 1000 menuduh Netanyahu dan istrinya, Sara,
menerima hadiah mewah senilai 700.000 shekel dari dua pengusaha sebagai imbalan
atas bantuan politik.
Kasus 2000 menuding Netanyahu membuat kesepakatan
dengan pemilik perusahaan media Yedioth Ahronoth, Arnon Mozes, untuk mendapat
liputan yang menguntungkan. Sebagai imbalan, Netanyahu disebut menawarkan untuk
membatasi surat kabar saingan Yedioth Ahronoth, yakni Israel Hayom.
Kasus 4000 sementara itu menuduh Netanyahu dan
istri meminta berita positif mengenai mereka di situs populer Walla, yang
dimiliki teman dekat Netanyahu Shaul Elovitch. Netanyahu disebut memberi
imbalan dengan memuluskan jalan bagi Elovitch untuk merger dengan perusahaan
telekomunikasi yang diincar sang pengusaha.
Sidang kasus korupsi Netanyahu sudah dimulai sejak
Mei 2020. Mulanya, persidangan dijadwalkan berlangsung selama beberapa bulan.
Namun Netanyahu terus menunda sidang dengan alasan
sedang berperang di Gaza dan Lebanon. Netanyahu sendiri membantah semua tuduhan
itu.
cnnindonesia

No Comment to " Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan "